<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>BRI Jazz Gunung Series Bromo Archives | Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</title>
	<atom:link href="https://journeyofindonesia.com/tag/bri-jazz-gunung-series-bromo/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://journeyofindonesia.com/tag/bri-jazz-gunung-series-bromo/</link>
	<description>Journey of Indonesia fokus pada perkembangan pariwisata Indonesia, meng-explore budaya, hiburan, life style, kesehatan, hiburan di tanah air</description>
	<lastBuildDate>Mon, 11 Aug 2025 18:34:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/06/cropped-favicon-1-32x32.png</url>
	<title>BRI Jazz Gunung Series Bromo Archives | Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</title>
	<link>https://journeyofindonesia.com/tag/bri-jazz-gunung-series-bromo/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198252186</site>	<item>
		<title>Rouge Warnai BRI Jazz Gunung Series dengan Sentuhan Meditatif</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/entertainment/music/rouge-warnai-bri-jazz-gunung-series-dengan-sentuhan-meditatif/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Jul 2025 00:02:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Music]]></category>
		<category><![CDATA[BRI Jazz Gunung Series Bromo]]></category>
		<category><![CDATA[IFI]]></category>
		<category><![CDATA[Jazz Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Journey of Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<category><![CDATA[Rouge]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://journeyofindonesia.com/?p=19846</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROBOLINGGO — Tanpa pengantar megah, tiga musisi asal Prancis yang digawangi Madeleine Cazenave (piano), Sylvain Didou (kontrabas), dan Boris Louvet (drum &#38; elektronik) langsung saja membuka penampilan mereka di Jazz Gunung Series 2: Bromo. Lewat pendekatan musik yang meditatif dan penuh ruang jeda, Rouge menghadirkan suasana yang membuat penonton larut dalam keheningan. Madeleine memulai dengan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/music/rouge-warnai-bri-jazz-gunung-series-dengan-sentuhan-meditatif/">Rouge Warnai BRI Jazz Gunung Series dengan Sentuhan Meditatif</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>PROBOLINGGO — Tanpa pengantar megah, tiga musisi asal Prancis yang digawangi <strong>Madeleine Cazenave</strong> (piano), <strong>Sylvain Didou</strong> (kontrabas), dan <strong>Boris Louvet</strong> (drum &amp; elektronik) langsung saja membuka penampilan mereka di Jazz Gunung Series 2: Bromo. Lewat pendekatan musik yang meditatif dan penuh ruang jeda, Rouge menghadirkan suasana yang membuat penonton larut dalam keheningan.</p>



<p>Madeleine memulai dengan sentuhan lembut pada tuts piano. Sylvain memetik kontra bas dengan tempo nyaris tak terdengar, sementara Boris menambahkan ritme halus berlapis elektronik. Musik mereka tidak bernyanyi, melainkan berbicara perlahan dan hanya bagi mereka yang siap mendengar.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="740" height="370" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Sylvain-Didou-iBonk.jpg" alt="" class="wp-image-19850" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Sylvain-Didou-iBonk.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Sylvain-Didou-iBonk-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Sylvain-Didou-iBonk-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Sylvain Didou (iBonk)</em></figcaption></figure>
</div>


<p>Penonton pun mendengarkan, khusyuk, nyaris seperti sedang berdoa. “Inilah penampilan kami, selamat menikmati,” ujar Madeleine dalam bahasa Indonesia singkat, yang disambut senyum hangat dari hadirin.</p>



<p>Rouge tampil membawakan karya-karya dari album Vermeilles yang berarti “Merah Keemasan” dalam bahasa Prancis, warna senja yang mengantar malam. Setiap nada, petikan, dan jeda menciptakan kehangatan yang tak berasal dari tempo cepat, melainkan dari empati.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="740" height="370" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Madeleine-Cazenave-iBonk.jpg" alt="" class="wp-image-19848" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Madeleine-Cazenave-iBonk.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Madeleine-Cazenave-iBonk-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Madeleine-Cazenave-iBonk-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Madeleine Cazenave (iBonk)</em></figcaption></figure>
</div>


<p>Seperti kubah magis, Rouge lewat musik dan tata lampu seakan terus memaksa pengunjung untuk tak beranjak. &#8220;Ini baru musik, apa yang mereka hadirkan bikin kita tenang dan seperti dihadirkan untuk masing-masing individu yang hadir disini,&#8221; ungkap Alwi yang berasal dari Jakarta.</p>



<p>Penampilan ini menjadi bagian dari tur budaya perayaan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia &#8211; Prancis, dan didukung Institut Francais Indonesia (IFI) dalam agenda IF Incontournable 2025. Penampilan mereka terasa sebagai peristiwa kultural, bukan sekadar diplomasi. “Kami datang membawa musik kami, tapi malam ini Bromo memberi kami sesuatu yang lebih,” ungkap Madeleine.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="740" height="370" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Boris-Louvet-iBonk.jpg" alt="" class="wp-image-19847" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Boris-Louvet-iBonk.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Boris-Louvet-iBonk-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Boris-Louvet-iBonk-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Boris Louvet (iBonk)</em></figcaption></figure>
</div>


<p>Seperti setiap perjalanan spiritual, musik Rouge malam itu diakhiri dengan keheningan. Tidak ada tepuk tangan yang meledak-ledak, tidak ada teriakan. Hanya jeda panjang yang seakan memberi ruang bagi setiap orang untuk kembali dari perjalanan batin mereka.</p>



<p>Malam di lereng Gunung Bromo menjadi saksi pertemuan dua dunia, lanskap pegunungan Tengger yang hening dan musik jazz kontemporer dari Prancis yang magis./ <strong><em>JOURNEY OF INDONESIA</em></strong> | Ismed Nompo</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/music/rouge-warnai-bri-jazz-gunung-series-dengan-sentuhan-meditatif/">Rouge Warnai BRI Jazz Gunung Series dengan Sentuhan Meditatif</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">19846</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lorjhu’, Sukses Panaskan Panggung BRI Jazz Gunung Series 2: Bromo</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/entertainment/music/lorjhu-sukses-panaskan-panggung-bri-jazz-gunung-series-2-bromo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Jul 2025 13:19:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Music]]></category>
		<category><![CDATA[BRI Jazz Gunung Series Bromo]]></category>
		<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[Jazz Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Journey of Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Lorjhu']]></category>
		<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://journeyofindonesia.com/?p=19723</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROBOLINGGO — Sore yang cerah di Jiwa Jawa Resort Amphitheater, Bromo, berubah menjadi perayaan energi dan identitas ketika Lorjhu’ naik ke panggung. Grup musik yang berdomisili di Jakarta asal Sumenep, Madura, ini tampil sebagai pembuka dalam BRI Jazz Gunung Series 2 Bromo, Sabtu (26/7), dan sukses menggugah perhatian lewat musik rock berbahasa daerah yang dipadukan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/music/lorjhu-sukses-panaskan-panggung-bri-jazz-gunung-series-2-bromo/">Lorjhu’, Sukses Panaskan Panggung BRI Jazz Gunung Series 2: Bromo</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>PROBOLINGGO — Sore yang cerah di Jiwa Jawa Resort Amphitheater, Bromo, berubah menjadi perayaan energi dan identitas ketika <a href="https://www.instagram.com/lorjhukofficial/?hl=en">Lorjhu’</a> naik ke panggung. Grup musik yang berdomisili di Jakarta asal Sumenep, Madura, ini tampil sebagai pembuka dalam <a href="https://www.jazzgunung.com">BRI Jazz Gunung Series 2 Bromo</a>, Sabtu (26/7), dan sukses menggugah perhatian lewat musik rock berbahasa daerah yang dipadukan dengan semangat pertunjukan khas festival.</p>



<p>Dengan balutan sarung, odheng, dan peci tinggi khas Madura, Badrus Zeman dan rekan-rekannya membawa nuansa pesisir ke atas panggung yang berada di ketinggian 2.000 meter di atas permukaan laut. Di hadapan penonton dari berbagai penjuru Indonesia dan mancanegara, mereka membawakan lagu-lagu seperti &#8216;Nemor&#8217;, &#8216;Lakonah Oreng Manceng&#8217;, &#8216;Kembang Koning&#8217;, &#8216;Jhajhan No&#8217;Mano&#8217;An&#8217;, &#8216;Parenduan&#8217;, &#8216;Abhantal Ombak&#8217;, hingga &#8216;Can Macanan&#8217;.</p>



<p>Musik mereka tidak menawarkan harmoni jazz seperti pada umumnya, namun justru merepresentasikan inti dari jazz itu sendiri: kebebasan, improvisasi, dan kejutan. “Kami tidak mengubah aransemen jadi lebih nge-jazz karena kami percaya karakter musik kami sudah cukup kuat untuk berdiri sendiri,” ujar Badrus, vokalis Lorjhu’ yang juga dikenal sebagai seniman visual dan pengajar.</p>



<p>Ia mengaku sempat ragu saat pertama kali diajak tampil di festival ini. “Saya mikir, apa harus bikin aransemen khusus supaya lebih nge-jazz. Tapi setelah lihat line-up tahun-tahun sebelumnya, ya harusnya musik kita bisa masuk juga,” katanya.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="740" height="370" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Lorjhu-bawa-semangat-budaya-Madura-Ist.jpg" alt="" class="wp-image-19725" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Lorjhu-bawa-semangat-budaya-Madura-Ist.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Lorjhu-bawa-semangat-budaya-Madura-Ist-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Lorjhu-bawa-semangat-budaya-Madura-Ist-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Lorjhu&#8217; bawa semangat budaya Madura (Ist)</em></figcaption></figure>
</div>


<p>Keraguan itu berubah menjadi motivasi. Lorjhu’ bahkan mengakui bahwa Jazz Gunung adalah salah satu momen yang mendorong mereka latihan paling intens. Dengan latar belakang personel yang masing-masing memiliki kesibukan lain, koordinasi latihan menjadi tantangan tersendiri. “Bisa dibilang di event ini kita paling sering latihan. Karena kita sadar, ditonton oleh audiens jazz yang terbuka, tapi juga kritis,” ujar Badrus.</p>



<p>Penampilan Lorjhu’ menjadi penanda kuat bahwa musik daerah tak perlu menyesuaikan diri demi diterima. Justru ketika tampil jujur dan setia pada akar, musik itu bisa berbicara lebih lantang dan menyentuh lebih dalam.</p>



<p>Seperti yang disampaikan oleh Founder Jazz Gunung Indonesia, Sigit Pramono bahwa Lorjhu’ hadir bukan sekadar tampil, tetapi menyuarakan identitas. Lewat musik rock kontemporer yang diwarnai narasi lokal, mereka membawa warna berbeda ke dalam festival yang selama ini dikenal menyajikan musik jazz dengan nuansa etnik dan eksperimental.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="740" height="370" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Band-Lorjhu-tampil-dalam-rangkaian-BRI-Jazz-Gunung-Series-2-di-Jiwa-Jawa-Resort-Bromo-Probolinggo-Sabtu-26-Juli-2025-Ist.jpg" alt="" class="wp-image-19724" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Band-Lorjhu-tampil-dalam-rangkaian-BRI-Jazz-Gunung-Series-2-di-Jiwa-Jawa-Resort-Bromo-Probolinggo-Sabtu-26-Juli-2025-Ist.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Band-Lorjhu-tampil-dalam-rangkaian-BRI-Jazz-Gunung-Series-2-di-Jiwa-Jawa-Resort-Bromo-Probolinggo-Sabtu-26-Juli-2025-Ist-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Band-Lorjhu-tampil-dalam-rangkaian-BRI-Jazz-Gunung-Series-2-di-Jiwa-Jawa-Resort-Bromo-Probolinggo-Sabtu-26-Juli-2025-Ist-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Band Lorjhu’ tampil hagar di BRI Jazz Gunung Series 2 (Ist)</em></figcaption></figure>
</div>


<p>“Jazz Gunung bukan ruang untuk musik yang seragam dan aman-aman saja. Ini adalah panggung kebebasan berekspresi. Dan Lorjhu’ datang membawa semangat itu, liar, jujur, dan penuh identitas,” ungkap Sigit.</p>



<p>Atmosfer sore itu semakin hidup ketika penonton ikut larut dalam alunan musik, bertepuk tangan, merekam momen, hingga bersorak pada bagian klimaks lagu. Suatu pemandangan yang jarang terjadi—band rock berbahasa Madura membakar panggung festival jazz.</p>



<p>Selain Lorjhu’, panggung Jazz Gunung Series 2 Bromo juga dimeriahkan oleh nama-nama besar seperti <a href="https://journeyofindonesia.com/news/berita-foto/monita-tahalea-persembahkan-penampilan-terbaik-di-bri-jazz-gunung-bromo-series-2/">Monita Tahalea</a> yang menghadirkan pertunjukan puitis, Bintang Indrianto Trio, Natasya Elvira feat. Bromo Jazz Camp, Tohpati Ethnomission, Rouge dari Prancis, dan Sal Priadi sebagai penutup.</p>



<p>Namun jelas, Lorjhu’ telah membuka lebih dari sekadar acara, namun mereka membuka ruang baru bagi musik etnik kontemporer untuk bersinar di tengah atmosfer jazz./ <strong><em>JOURNEY OF INDONESIA</em></strong> | iBonk</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/music/lorjhu-sukses-panaskan-panggung-bri-jazz-gunung-series-2-bromo/">Lorjhu’, Sukses Panaskan Panggung BRI Jazz Gunung Series 2: Bromo</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">19723</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
