<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Cinta Laura Archives | Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</title>
	<atom:link href="https://journeyofindonesia.com/tag/cinta-laura/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://journeyofindonesia.com/tag/cinta-laura/</link>
	<description>Journey of Indonesia fokus pada perkembangan pariwisata Indonesia, meng-explore budaya, hiburan, life style, kesehatan, hiburan di tanah air</description>
	<lastBuildDate>Thu, 23 Dec 2021 03:30:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/06/cropped-favicon-1-32x32.png</url>
	<title>Cinta Laura Archives | Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</title>
	<link>https://journeyofindonesia.com/tag/cinta-laura/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198252186</site>	<item>
		<title>Jeritan Malam, Sebuah Kengerian Yang Berasal dari Cerita Nyata</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/entertainment/film/jeritan-malam-sebuah-kengerian-yang-berasal-dari-cerita-nyata/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ibonk]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Dec 2019 03:19:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[FIlm]]></category>
		<category><![CDATA[Ade Prihatin]]></category>
		<category><![CDATA[Cinta Laura]]></category>
		<category><![CDATA[Herjunot Ali]]></category>
		<category><![CDATA[Indra Brasco]]></category>
		<category><![CDATA[Rocky Soraya]]></category>
		<category><![CDATA[Roy Marten]]></category>
		<category><![CDATA[Soraya Intercine Film]]></category>
		<category><![CDATA[Wingky Wiryawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wp.journeyofindonesia.com/?p=1019</guid>

					<description><![CDATA[<p>Seolah ingin tetap meneruskan tradisi, Soraya Intercine Film kembali memproduksi film bergenre horor yang erat kaitannya dengan urban legend di tanah air. Walaupun masih mengangkat sudut mistis yang banyak terjadi di bumi Nusantara ini namun sengaja tidak menampakkan kengerian hantu-hantu legend seperti kuntilanak, pocong ataupun gendoruwo. Kengerian di dalam cerita ini sengaja dimasukkan dalam kisahnya, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/film/jeritan-malam-sebuah-kengerian-yang-berasal-dari-cerita-nyata/">Jeritan Malam, Sebuah Kengerian Yang Berasal dari Cerita Nyata</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Seolah ingin tetap meneruskan tradisi,<em> Soraya Intercine Film</em> kembali memproduksi film bergenre horor yang erat kaitannya dengan urban <em>legend </em>di tanah air. Walaupun masih mengangkat sudut mistis yang banyak terjadi di bumi Nusantara ini namun sengaja tidak menampakkan kengerian hantu-hantu legend seperti kuntilanak, pocong ataupun gendoruwo. Kengerian di dalam cerita ini sengaja dimasukkan dalam kisahnya, kisah yang dibungkus dalam judul Jeritan Malam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Film ini sendiri berdasarkan sebuah kisah nyata yang diambil dari <em>laman Kaskus</em> dan diadaptasi dari kisah novel karya <strong>Ade Prihatin</strong> ini. Mengambil dari kepercayaan yang berkembang di tanah Jawa yakni <em>Kejawen </em>yang masih banyak di anut sampai saat ini. Kepercayaan purba nusantara atas anutan leluhur yang menurut pandangan sebagian orang hanyalah kepercayaan masa lalu yang tidak dapat dibuktikan secara logika.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, apa yang tidakdiyakini inilah ternyata yang menjadi benang merah cerita ini di kehidupan nyata sang penulis. Cerita yang akhirnya merubah kehidupan dan cara pandang seseorang atas hidupnya di dunia ini. Mitos yang mengungkung, kepercayaan nenek moyang dan budaya setempat menjadikan semuanya menjadi sebuah sajian kengerian yang dibawa sampai mati.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Film dimulai dengan kisah Reza (<strong>Herjunot Ali</strong>) yang menceritakan pengalaman yang didapatnya dari daerah Banyuwangi. Reza sendiri adalah pemuda masa kini yang sangat tidak percaya dengan adanya hal-hal gaib, seperti jimat dan segalanya. Apalagi dia memiliki pengalaman buruk dengan jimat yang mengakibatkan dirinya kehilangan adik satu-satunya. Sementara ia tumbuh besar dari keluarga penganut <em>kejawen</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Diceritakan pula, setelah berjuang sekian lama, akhirnya Reza mendapat pekerjaan yang diidam-idamkannya, agar dirinya dapat menikah dengan kekasih hatinya Wulan (<strong>Cinta Laura</strong>). Namun sayangnya lokasi pekerjaannya tersebut berada di Banyuwangi, Jawa Timur. Ini artinya Reza harus meninggalkan keluarga dan kekasih hatinya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Inilah asal mula kegilaan kehidupan yang yang tidak pernah dipikirkannya akhirnya terjadi. Seiring penugasan kerja yang diterima, ia diharuskan menempati sebuah <em>mess </em>yang ditempati oleh beberapa pegawai lama, Indra (<strong>Wingky Wiryawan</strong>) dan Minto (<strong>Indra Brasco</strong>) dan pak Dikin, penjaga <em>Mess</em>.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="740" height="370" src="https://wp.journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/12/Cinta_Laura1.jpg" alt="" class="wp-image-1021" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/12/Cinta_Laura1.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/12/Cinta_Laura1-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/12/Cinta_Laura1-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /><figcaption><em>Cinta Laura (Ibonk)</em></figcaption></figure></div>



<p class="wp-block-paragraph">Perkenalan Reza dengan Indra dan Minto membawa mereka pada persahabatan akrab, apalagi usia mereka tidak jauh berbeda. Lamban tapi pasti, kehidupan Reza mulai berubah dengan banyaknya keganjilan-keganjilan yang ditemukannya di <em>mess </em>tersebut. Namun sebagai individu yang <em>modern </em>dan selalu menampik hal-hal tersebut Reza mencoba tidak terganggu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Indra, Minto dan pak Dikin akhirnya membuka kisah akan apa yang terjadi di kediaman mereka tersebut. Mereka juga mengaku selalu dirusung ketakutan yang teramat sangat di setiap malam. Namun Reza selalu mencoba membuktikan kepada Indra, Minto dan pak Dikin bahwa hal-hal yang gaib yang mereka alami selalu bisa dibuktikan secara logika. Sifatnya yang tidak peduli dengan hal tersebut, membuat kawan-kawannya khawatir. Apalagi ternyata sejak kedatangan Reza ke <em>Mess </em>tersebut suasana menjadi bertambah panas karena ia membawa sebuah jimat titipan sang Ayah (<strong>Roy Marten</strong>), yang ternyata menjadi ihwal petaka selanjutnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kejadian demi kejadian yang akhirnya membuat Reza menggali lebih jauh sejarah masa lalu dari tempat yang mereka tempati tersebut. Keyakinan Reza yang sangat tidak percaya jika manusia hidup berdampingan dengan makhluk gaib, tanpa sengaja membawanya melakukan sebuah ritual yang seharusnya tidak dia lakukan. Tanpa disadari keinginannya untuk mencari bukti membawanya kepada kesalahan terbesar yang terjadi dalam hidupnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ritual yang tanpa disadarinya akhirnya malah membawa kepada sebuah kecerobohan yang disesalinya seumur hidupnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai seorang sutradara, kali ini <strong>Rocky Soraya</strong> mencoba menghadirkan sebuah cerita yang tidak biasa. Ia membawa emosi penonton seolah-olah tengah menaiki rollercoaster, naik turun dengan sajian <em>jumpscare </em>dan celetukan serta tingkah konyol dari ke 3 tokoh sentral film ini, Reza, Indra dan Minto. Disini Rocky tak hanya menggelar kengerian, tapi juga kita harus dipaksa menarik bibir untuk tersenyum ataupun terbahak dengan tingkah yang dihadirkan para tokohnya secara natural.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="740" height="370" src="https://wp.journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/12/Jeritan_Malam_2.jpg" alt="" class="wp-image-1022" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/12/Jeritan_Malam_2.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/12/Jeritan_Malam_2-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/12/Jeritan_Malam_2-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /><figcaption><em>Herjunot Ali, Rocky Soraya, Cinta Laura, Indra Brasco (Ibonk)</em></figcaption></figure></div>



<p class="wp-block-paragraph">Film ini juga konon memakan biaya termahal, seperti yang diakui Rocky bahwa hal tersebut terjadi karena syuting dilakukan diberbagai tempat. Ia juga mengatakan bahwa mereka tidak membangun setting, tapi memang mencari tempat yang sudah ada. &#8220;Ini untuk menjaga originalitas dan keaslian cerita&#8221;, ungkap Rocky.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ceritanya juga cukup apik dengan konsep <em>storytelling</em>, yang akan menggiring opini penonton pada apa yang diinginkan oleh sutradara. sampai pada akhirnya penonton dibuat memutar otak siapa dalang dibalik kejadian yang menimpa Reza, dan hanya bisa terjawab diakhir cerita.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kehadiran Cinta Laura yang berperan sebagai Wulan, kekasih Reza tidak banyak mendapat porsi di film ini. Namun seperti yang diakuinya bahwa ia sangat terkesan dengan segala upaya yang dilakukannya di film ini. &#8220;Ternyata memerankan karakter Wulan yang sedehana dan berasal dari sebuah kota kecil tidaklah mudah. Ekspresi saja tidak cukup, harus total dengan <em>body languange</em> yang cukup baik. Ini sebuah film yang cukup berbeda dari film-film sebelumnya saya pernah terlibat,&#8221; ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jeritan Malam juga diperkuat dengan <em>chemistry </em>dan akting para tokoh utama cukup diacungi jempol disini. Selain memiliki cerita yang kompleks tanpa menonjolkan adegan berdarah-darah, film ini juga mampu membuat penonton bergidik membayangkan kejadian ini adalah sebuah hal yang nyata dari sebuah kepercayaan sebagian masyarakat yang ada. Cuma yang disayangkan adalah kehadiran seorang pandai dengan melafalkan ayat-ayat untuk megusir hantu masih selalu menjadi sebuah keharusan yang ditampilkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Film ini sendiri akan tayang di tanggal 12 Desember 2019 ini, dan menjadi sebuah hal baru dalam menampilkan <em>scene </em>horor di ranah film nasional. Tidak melulu menjadikan jumpscare sebagai kuncian, tetapi juga pemahaman terhadap pola <em>lighting </em>dan hal-hal natural dikehidupan sehari-hari tersampaikan dengan baik disini. Mau ikut merasakan kengerian di film ini? Jaga tanggal mainnya…/ <strong><em>JOURNEY OF INDONESIA</em></strong></p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<div class="jeg_video_container jeg_video_content"><iframe title="JERITAN MALAM OFFICIAL TRAILER (2019) – Herjunot Ali, Cinta Laura Kiehl" width="500" height="281" src="https://www.youtube.com/embed/MIC4SF-WNUg?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe></div>
</div></figure>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/film/jeritan-malam-sebuah-kengerian-yang-berasal-dari-cerita-nyata/">Jeritan Malam, Sebuah Kengerian Yang Berasal dari Cerita Nyata</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1019</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Film Mati Anak, Hadirkan Plot Tak Biasa</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/entertainment/film/film-mati-anak-hadirkan-plot-tak-biasa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yulia Dewi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Mar 2019 04:11:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[FIlm]]></category>
		<category><![CDATA[Cinta Laura]]></category>
		<category><![CDATA[Derby Romero]]></category>
		<category><![CDATA[Irsyadillah]]></category>
		<category><![CDATA[Jovarel Callum]]></category>
		<category><![CDATA[MD Pictures]]></category>
		<category><![CDATA[Pichouse Films]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wp.journeyofindonesia.com/?p=749</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ada suasana baru di film bertema horor produksi Pichouse Films dan MD Pictures. Selain menampilkan Cinta Laura sebagai pemeran utama yang pertama kalinya bermain di genre horor, film “Mati Anak” juga merupakan debut pertama aktor Derby Romero sebagai sutradara. Derby Romero yang memulai langkah baru di industri film tanah air unjuk kemampuannya sebagai sutradara di [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/film/film-mati-anak-hadirkan-plot-tak-biasa/">Film Mati Anak, Hadirkan Plot Tak Biasa</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Ada suasana baru di film bertema horor produksi <em>Pichouse Films</em> dan <em>MD Picture</em>s. Selain menampilkan <strong>Cinta Laura</strong> sebagai pemeran utama yang pertama kalinya bermain di genre horor, film “Mati Anak” juga merupakan debut pertama aktor <strong>Derby Romero</strong> sebagai sutradara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Derby Romero yang memulai langkah baru di industri film tanah air unjuk kemampuannya sebagai sutradara di film Mati Anak. Pria berusia 28 tahun ini yang terbiasa berperan sebagai aktor harus menerima tantangan untuk mendirect beberapa pemain handal di film ini. Tidak seperti horor lainnya, Mati Anak mempunyai nuansa berbeda, di akhir cerita film ini menampilkan sebuah misteri yang tidak pernah diduga sebelumnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Cerita diawali dengan sebuah keluarga yang mengalami kejadian tragis, sekeluarganya tewas dengan cara yang mengenaskan. Entah apa yang menyebabkan keluarga tersebut mengalami kejadian yang sangat mengerikan. Namun, ada satu anak yang lolos dalam kejadian misterius yang menimpa keluarganya. Belakangan diketahui anak yang selamat bernama Andi (<strong>Jovarel Callum</strong>).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Andi kemudian dititipkan oleh kepala desa disebuah panti yang dihuni oleh beberapa anak yatim piatu yang mempunyai karakter berbeda-beda. Panti Asuhan ini diasuh oleh seorang wanita yang rajin dan berkepribadian kuat bernama Ina (Cinta Laura Kiehl).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Walau kondisi keuangan sedang tidak baik, namun Ina bersedia menerima Andi dan ingin membantunya dengan memberikan kasih sayang yang dibutuhkan Andi untuk keluar dari trauma yang menimpanya. Sosok Andi yang pendiam membuat Ina tertarik untuk menjadi pengasuhnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ina yakin dengan kasih sayang Andi akan sembuh dari traumanya. Namun tidak seperti yang dibayangkan, baru sehari Andi berada di panti tersebut banyak kejadian-kejadian aneh yang menimpa seluruh orang yang ada di panti. Ina dan anak-anak juga kerap di teror oleh sosok gaib yang ternyata mengancam jiwa mereka.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="640" height="360" src="https://wp.journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/07/Cinta_Laura_Kiehl_Yulia.jpg" alt="" class="wp-image-751" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/07/Cinta_Laura_Kiehl_Yulia.jpg 640w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/07/Cinta_Laura_Kiehl_Yulia-300x169.jpg 300w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption><em>Cinta Laura Kiehl (Yulia)</em></figcaption></figure></div>



<p class="wp-block-paragraph">Ina yang polos dan selalu berfikiran positif awalnya tidak percaya, sampai pada suatu hari kematian tak wajar menimpa kepala yayasan panti secara misterius. Ina berusaha melindungi anak-anaknya dari kekuatan yang tidak terlihat. Ia bersama Jaka (<strong>Irsyadillah</strong>) berusaha menyelidiki beberapa kejadian aneh yang menimpa mereka sejak menerima Andi di panti asuhan tersebut. Apalagi gangguan demi gangguan ternyata mengancam jiwa seluruh panti termasuk anak-anak di dalamnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mampukah Ina menyelamatkan anak-anak asuhannya dari ancaman makhluk gaib yang meneror mereka? Berhasilkah Ina dan Jaka keluar dari posisi yang mengancam jiwa mereka?</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari awal film ini menampilkan sebuah misteri dengan sensasi horor yang berdarah-darah. Namun, Mati Anak tidak melulu menampilkan suasana gelap yang kerap ditampilkan di beberapa horor lainya. Jalan cerita mengalir dengan beberapa kejutan di dalamnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tidak salah jika film ini menjadi film horor dengan sensasi yang berbeda. Selain menampilkan sisi sadistis, film ini juga banyak menampilkan pesan dari beberapa scene yang ditampilkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seperti dalam keadaan serba kekurangan, namun mereka tetap bahagia dengan kebersamaan mereka. Atau sebuah pesan yang menampilkan kasih sayang akan mengalahkan sosok pribadi yang jahat sekalipun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Film yang berlatar belakang awal 90-an ini cukup detail menampilkan suasana di tahun itu. Beberapa properti dan suasana yang ditampilkan di film Mati Anak cukup memanjakan penonton. Seperti mobil, uang, ataupun suasana panti asuhan yang ditampilkan di sana. Derby sebagai sutradara cukup berhasil menampilkan suasana tersebut. Kamera pun cukup smooth dalam pengambilan gambar, sebagai sutradara yang pertama kali mendirect sebuah film horor, Derby cukup baik dalam menangkap hal tersebut.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="640" height="360" src="https://wp.journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/07/Salah_satu_adegan_film_Mati_Anak_Ist.jpg" alt="" class="wp-image-752" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/07/Salah_satu_adegan_film_Mati_Anak_Ist.jpg 640w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/07/Salah_satu_adegan_film_Mati_Anak_Ist-300x169.jpg 300w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption><em>Salah satu adegan film Mati Anak (Ist)</em></figcaption></figure></div>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam sisi akting para pemainpun tidak diragukan lagi. Beberapa anak yang bermain di Mati Anak dalam memerankan masing-masing karakternya cukup menyatu dengan pemain lainnya. Anak-anak mampu menyatu dengan karakter Cinta Laura dan juga Irsyadillah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jika berbicara tentang Cinta Laura tentunya sudah tidak diragukan lagi, sebagai aktris yang berkecimpung cukup lama di dunia akting, ia sangat baik berperan di film ini. Bahkan logat Cinta yang kebarat-baratan pun hampir tidak terlihat di sini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Cinta cukup berhasil membawa suasana mencekam. Begitupun dengan tokoh Andi yang diperankan oleh Jovarel Callum walau tak banyak dialog yang dikeluarkan bocah berusia 8 tahun ini cukup berhasil menampilkan sosok misterius dalam karakter yang diperankannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Film Mati Anak yang digarap berdasarkan naskah yang ditulis oleh William Chandra dan Wendy Chandra ini dari sisi cerita tidak banyak yang ditampilkan, namun plot twist yg ditampilkan pada akhir cerita cukup membuat kejutan dan tidak dapat ditebak. Beberapa jumpscare pun kerap ditampilkan dan cukup mengejutkan penonton.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mati anak juga beberapa kali menampilkan adegan yang berdarah-darah, meski pemerannya kebanyakan anak-anak namun film ini bukanlah tontonan untuk anak-anak. Film yang dibintangi oleh Cinta Laura Khiel, Irsyadillah, Jovarel Callum, Fatih Unru, Basmalah Gralind, Juliant Rafael, Gesata Stella, dan Yayu Unru ini membatasi penontonnya untuk kalangan usia 17 tahun ke atas. Tertarik untuk menontonnya? Mati Anak akan tayang mulai tanggal 28 Maret 2019./ <strong><em>JOURNEY OF INDONESIA</em></strong></p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<div class="jeg_video_container jeg_video_content"><iframe loading="lazy" title="MatiAnak - Official Trailer | Cinta Laura, Irsyadillah" width="500" height="281" src="https://www.youtube.com/embed/S5wrPOXt2_4?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe></div>
</div></figure>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/film/film-mati-anak-hadirkan-plot-tak-biasa/">Film Mati Anak, Hadirkan Plot Tak Biasa</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">749</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
