<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>DR. Indrawan Nugroho Archives | Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</title>
	<atom:link href="https://journeyofindonesia.com/tag/dr-indrawan-nugroho/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://journeyofindonesia.com/tag/dr-indrawan-nugroho/</link>
	<description>Journey of Indonesia fokus pada perkembangan pariwisata Indonesia, meng-explore budaya, hiburan, life style, kesehatan, hiburan di tanah air</description>
	<lastBuildDate>Fri, 31 Jan 2025 13:06:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/06/cropped-favicon-1-32x32.png</url>
	<title>DR. Indrawan Nugroho Archives | Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</title>
	<link>https://journeyofindonesia.com/tag/dr-indrawan-nugroho/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198252186</site>	<item>
		<title>Hadir di Jakarta, Humble Baker Isi Ceruk Bisnis Artisan Bakery</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/travel/culinary/hadir-di-jakarta-humble-baker-isi-ceruk-bisnis-artisan-bakery/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 31 Jan 2025 04:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Culinary]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Artisan]]></category>
		<category><![CDATA[Bakery]]></category>
		<category><![CDATA[Chef Ibnu Pratama]]></category>
		<category><![CDATA[Deddy Corbuzier]]></category>
		<category><![CDATA[DR. Indrawan Nugroho]]></category>
		<category><![CDATA[Humble Baker]]></category>
		<category><![CDATA[Journey of Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[Rex Marindo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://journeyofindonesia.com/?p=17118</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA &#8211; Hadir sebagai brand yang mengusung konsep artisan bakery dengan harga bersahabat, Humble Baker hadirkan produk roti dan kue berkualitas tinggi yang dapat dinikmati oleh lebih banyak kalangan. Dengan spesialisasi pada Sourdough, Whole Wheat, Pumpkin Doughnuts, dan Premium Cake, Humble Baker mengisi celah pasar yang selama ini belum banyak digarap secara optimal. Lewat gerai [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/travel/culinary/hadir-di-jakarta-humble-baker-isi-ceruk-bisnis-artisan-bakery/">Hadir di Jakarta, Humble Baker Isi Ceruk Bisnis Artisan Bakery</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>JAKARTA &#8211; Hadir sebagai brand yang mengusung konsep artisan bakery dengan harga bersahabat, Humble Baker hadirkan produk roti dan kue berkualitas tinggi yang dapat dinikmati oleh lebih banyak kalangan. Dengan spesialisasi pada Sourdough, Whole Wheat, Pumpkin Doughnuts, dan Premium Cake, Humble Baker mengisi celah pasar yang selama ini belum banyak digarap secara optimal.</p>



<p>Lewat gerai pertamanya yang di buka di Jl. Wolter Monginsidi No.120, Jakarta Selatan, Humble Baker hadir lewat gagasan dari empat sekawan yakni Dr. Indrawan Nugroho, Rex Marindo, Chef Ibnu Pratama, dan Deddy Corbuzier.</p>



<p>Dilatarbelakangi dari data Indonesia Foodservice Industry, pada 2023, nilai PDB bisnis F&amp;B di Indonesia mencapai Rp405 triliun, naik Rp38 triliun dibanding tahun sebelumnya. Sementara itu, total nilai penjualan jasa boga nasional menyentuh US$ 30,2 miliar. Dengan pertumbuhan rata-rata 13% per tahun, pasar foodservice Indonesia diprediksi meroket hingga US$ 62,4 miliar pada 2025 dan menembus US$ 115 miliar pada 2030.</p>



<p>Seperti yang disampaikan oleh <strong>Dr. Indrawan Nugroho</strong> selaku <em>Corporate Innovation Consultant</em> bahwa pihaknya melihat bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pemimpin di industri bakery, bukan hanya sebagai pasar, tetapi juga sebagai produsen berkualitas tinggi.</p>



<p>Menurutnya, Indonesia punya potensi besar untuk menjadi pemimpin di industri bakery, bukan sekadar sebagai pasar konsumtif, tetapi juga sebagai produsen roti berkualitas yang mampu bersaing di kancah global.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="740" height="370" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/01/Dr.-Indrawan-Nugroho-Deddy-Corbuzier-Chef-Ibnu-Pratama-dan-Rex-Marindo-Muller-.jpg" alt="" class="wp-image-17119" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/01/Dr.-Indrawan-Nugroho-Deddy-Corbuzier-Chef-Ibnu-Pratama-dan-Rex-Marindo-Muller-.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/01/Dr.-Indrawan-Nugroho-Deddy-Corbuzier-Chef-Ibnu-Pratama-dan-Rex-Marindo-Muller--300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/01/Dr.-Indrawan-Nugroho-Deddy-Corbuzier-Chef-Ibnu-Pratama-dan-Rex-Marindo-Muller--360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Dr. Indrawan Nugroho, Deddy Corbuzier, Chef Ibnu Pratama, dan Rex Marindo (Muller)</em></figcaption></figure>
</div>


<p>“Akhir-akhir ini, pasar bakery di Indonesia dibanjiri oleh merek-merek dari luar negeri. Humble Baker hadir dengan ambisi besar, yaitu menjadikan Indonesia sebagai tuan rumah di negeri sendiri dalam industri bakery dan cakery artisan. Kami ingin menunjukkan bahwa merek lokal juga bisa memiliki kualitas tinggi, rasa autentik, dan daya saing yang kuat di industri ini,” ungkap suami dari Nina Nugroho ini saat <em>launching</em> outlet Humble Baker pada Kamis (31/1/2025).</p>



<p>Dr. Indrawan Nugroho cukup optimis dengan dibukanya outlet ini, &#8220;Kami sudah mempersiapkan Humble Baker ini sekitar 4 &#8211; 5 bulan lalu, itu sudah mencakup riset, persiapan dan pemilihan tempat. Dengan kapasitas mesin di lantai atas, kami sanggup membuat 60.000 produk perharinya&#8221;, ungkapnya kembali.</p>



<p>Pada sesi demonstrasi baking yang digelar selama acara, <strong>Chef Ibnu Pratama</strong>, sebagai pencipta resep dan kepala produksi Humble Baker, menjelaskan bagaimana pemilihan bahan baku dan proses pengolahan menjadi faktor kunci dalam menciptakan produk <em>signature pastry</em> Humble Baker. Sourdough-based Bakery, Pumpkin Doughnuts, dan Premium Cake adalah produk unggulan barand ini. &#8220;Ini tidak hanya memiliki cita rasa khas artisan, tetapi juga lebih sehat dan dijual dengan harga yang bersahabat&#8221;, promonya</p>



<p>Lewat bahan-bahan berkualitas tinggi dan diolah menggunakan teknik khusus, seluruh item produk memiliki karakteristik yang khas. &#8220;Seperti Sourdough-based Bakery, misalnya, dibuat melalui proses fermentasi yang membutuhkan waktu lebih dari 1 hari sehingga menghasilkan tekstur yang khas dan cita rasa premium. Sementara Pumpkin Doughnuts merupakan produk artisan yang tidak hanya lezat dan unik secara rasa, tetapi juga lebih sehat. Produk ini menggunakan bahan alami, yakni labu kuning yang kaya akan vitamin A, serat, dan antioksidan yang sangat baik untuk kesehatan,” tambah Chef Ibnu.</p>



<p>Sementara itu, <strong>Rex Marindo</strong>, salah satu penggagas dan konseptor Humble Baker, menegaskan bahwa bisnis ini tidak sekadar menjual produk ritel ke konsumen, tetapi juga membuka peluang kemitraan dan outsourcing bagi perusahaan, kafe, serta restoran di Indonesia. Menurutnya, model bisnis ini memungkinkan produk bakery artisan berkualitas dapat tersebar lebih luas dan dinikmati oleh lebih banyak orang di seluruh negeri</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="740" height="370" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/01/Seremonial-pembukaan-Humble-Baker-iBonk.jpg" alt="" class="wp-image-17120" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/01/Seremonial-pembukaan-Humble-Baker-iBonk.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/01/Seremonial-pembukaan-Humble-Baker-iBonk-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/01/Seremonial-pembukaan-Humble-Baker-iBonk-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Seremonial pembukaan Humble Baker (iBonk)</em></figcaption></figure>
</div>


<p>&#8220;Bentuk kerja samanya, kami menyebutnya lebih seperti investor outlet atau autopilot. Jadi, nanti teman-teman yang tertarik punya bisnis Humble Baker cukup menyediakan investasi, tapi operasionalnya tetap dari tim Humble Baker. Dengan demikian, lebih terencana, lebih terkontrol SOP-nya dan juga semua service dan lain-lainnya memiliki standar,&#8221; papar Rex.</p>



<p>Lebih jauh ia menjelaskan, sebenarnya, satu ruko dengan satu lantai sudah cukup untuk membuka Humble Baker. &#8220;Karena ini khan konsepnya roti shop. Untuk nilai investasi menjalin kemitraan dengan Humble Baker, kami belum bisa menyebutkan, karena belum disusun detail,&#8221; lanjutnya.</p>



<p>Tak jauh berbeda dengan 3 partnernya, <strong>Deddy Corbuzier</strong> menyebutkan bahwa sudah saatnya Indonesia memiliki produk bakery artisan lokal yang bukan hanya dapat dinikmati oleh siapa saja, tetapi juga mampu mendongkrak standar kualitas bakery di Indonesia. &#8220;Saya melihat bisnis memiliki visi yang jelas, keahlian yang solid, dan strategi bisnis yang matang. Oleh karena itu, saya mendukung perjalanan Humble Baker untuk menjadi brand bakery yang diperhitungkan di tingkat nasional, bahkan internasional,” sebut Deddy.</p>



<p>Sebagai bagian dari rangkaian acara peluncuran, para undangan berkesempatan untuk melihat langsung proses produksi melalui Production Facility Tour yang memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana Humble Baker menjaga standar kualitasnya./ <strong><em>JOURNEY OF INDONESIA</em></strong> | iBonk</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/travel/culinary/hadir-di-jakarta-humble-baker-isi-ceruk-bisnis-artisan-bakery/">Hadir di Jakarta, Humble Baker Isi Ceruk Bisnis Artisan Bakery</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">17118</post-id>	</item>
		<item>
		<title>DR. Indrawan Nugroho: Saatnya UMKM Indonesia Bangkit</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/events/dr-indrawan-nugroho-saatnya-umkm-indonesia-bangkit/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ibonk]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Jan 2022 15:01:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Events]]></category>
		<category><![CDATA[akuberdaya]]></category>
		<category><![CDATA[DR. Indrawan Nugroho]]></category>
		<category><![CDATA[Evapora Talk]]></category>
		<category><![CDATA[Nina Nugroho]]></category>
		<category><![CDATA[Nina Septiana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://journeyofindonesia.com/?p=2938</guid>

					<description><![CDATA[<p>Selama dua tahun pandemi Covid menguasai dunia telah banyak merusak keadaan perekonominandunia, termasuk Indonesia. Namun kedatangan tahun baru 2022, diharapkan bisa membuat ekonomi bisa terus bertumbuh. Program kerja yang diusung Kemenparekraf, ditambah munculnya gerakan #akuberdaya yang diinisiasi Nina Septiana memperlihatkan adanya titik cerah dan munculnya momentum kebangkitan UMKM Indonesia. Dalam sambutannya pada gelar Evapora Talk [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/events/dr-indrawan-nugroho-saatnya-umkm-indonesia-bangkit/">DR. Indrawan Nugroho: Saatnya UMKM Indonesia Bangkit</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Selama dua tahun pandemi Covid menguasai dunia telah banyak merusak keadaan perekonominandunia, termasuk Indonesia. Namun kedatangan tahun baru 2022, diharapkan bisa membuat ekonomi bisa terus bertumbuh. Program kerja yang diusung Kemenparekraf, ditambah munculnya gerakan <em>#akuberdaya</em> yang diinisiasi Nina Septiana memperlihatkan adanya titik cerah dan munculnya momentum kebangkitan UMKM Indonesia.</p>



<p>Dalam sambutannya pada gelar <em>Evapora Talk Series 35</em> yang mengangkat tema Kebangkitan UMKM Indonesia, <strong>Nina Septiana</strong> menyebut gerakan #akuberdaya berhasil mengajak Menteri Kemenparekraf,<strong> Sandiaga Uno</strong> hadir berbagi informasi untuk memberi motivasi dan sama-sama bangkit kembali, melalui berbagai platform pembelajaran yang sudah difasilitasi Evapora Talk bekerja sama dengan gerakan #akuberdaya</p>



<p>Nina menyebut, sejak gerakan #akuberdaya dirilis di Jakarta, pada Oktober 2021, ada mimpi besar yang ingin ditujunya, yakni, “Ingin melejitkan keberdayaan perempuan Indonesia dan juga UMKM Indonesia!”. Nina mengaku tidak tanggung-tanggung dalam memasang target pemberdayaan tersebut, yakni ada satu juta UMKM Indonesia yang bisa diberdayakan selama satu tahun ke depan.</p>



<p>“Pada akhirnya gerakan ini bisa memperbaiki kondisi bangsa dan negara. Doakan agar gerakan #akuberdaya bisa terus menjadi bagian yang bisa terus melejitkan keberdayaan UMKM Indonesia.”</p>



<p>Pada sessi utama hadir <strong>DR. Indrawan Nugroho</strong> yang mengakui setelah dua tahun dalam situasi Covid yang melemahkan perekonomian, pada akhirnya harus mulai menemukan, celah untuk melompat. “Yang sebelumnya mungkin masih ragu-ragu, banyak batasan, namun di awal 2022 ini, kita harus yakin menjalani bisnis. Allah SWT sudah mulai membuka pintu-pintu rezeki yang dulu mungkin sempat tertutup,” ungkap Indrawan.</p>



<p>Walaupun, masih ada ancaman Omnicron, namun Indrawan menyebut secara infrastruktur, market, pasar sudah terbuka, peluang-peluang sudah digelar, dan yang terpenting tetap harus dijaga prokesnya. Pandemi belum tuntas benar. Tapi mudah-mudahan banyak, kesempatan yang sudah terbuka, walaupun belum lebar banget!” ungkap Indrawan.</p>



<p>Indrawan menyebut, saat ini yang diperlukan adalah mau dengan cepat menangkap peluang secara tepat. Tentu saja bukan kecepatan yang sporadis, tetapi cepat yang tepat sasaran. Karena kalau serabutan menangkap peluang, tetapi kita tidak mampu men-<em>deliver</em>, akhirnya bisa buntungdibanding untungnya.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="740" height="370" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2022/07/Evapora-Talk-Series-35-Ist.jpg" alt="" class="wp-image-2940" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2022/07/Evapora-Talk-Series-35-Ist.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2022/07/Evapora-Talk-Series-35-Ist-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2022/07/Evapora-Talk-Series-35-Ist-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /><figcaption><em>Evapora Talk Series 35 Ist</em></figcaption></figure>
</div>


<p><em>Speed is a key</em>, tetapi sekali lagi, harus tepat sasaran. “Ibarat burung elang yang terbang dengan cepat di udara, dan bisa menangkap ikan di laut! Maka di tahun baru ini jadilah Elang yang siap menukik tajam, mengambil setiap peluang.”</p>



<p>Indrawan juga mengingatkan, sejak awal pademi, ia mengkampanyekan semangat ofensif bukan semangat defensif. “Tahun lalu di event Evapora, saya meneriakkan kata itu berulang-ulang seperti kaset rusak. Karena <em>the best defence is offence</em>. Karena dalam situasi yang paling sulit sekalipun. Kalau bicara bisnis pasti seperti itu.” Meskipun ofensif, Indra menyarankan agar tidak bergerak tanpa arah, dan statregi harus jelas.</p>



<p>Namun di luar itu, dirinta menyadari masih banyak UMKM yang merasa takut untuk membuat loncatan, mungkin karena punya pengalaman buruk dalam dua tahun terakhir dimana banyak yang menemui kegagalan, menghentikan cabang, mengurangi pegawai, bahkan terpaksa menutup usaha. Dan ini membuat trauma untuk membuat gebrakan.</p>



<p>Indrawan mengingatkan syarat utama seorang entrepreneur, sejatinya adalah harus memiliki optimisme yang kuat. “Jika tidak punya itu, lebih baik jadi pegawai dan bekerja di instansi. Dan hidup secara aman! Sementara enterprenuer akan selalu menghadapi tantangan yang terus menerus!”</p>



<p>Lebih lanjut ia menyebut, menjadi pengusaha harus punya semangat seperti kecoa.“Berkali-kali diinjak, tetap bisa lari dan hidup. Jadi semangat <em>enterprenuer </em>itu harus mirip kecoa!”</p>



<p>Indrawan dengan secara memikat juga memaparkan hasil riset tentang UMKM di industri kreatif yang membawanya berhasil meraih gelar Doktor di bidang Startegic Management. Ingin kepoin paparannya? Bisa disimak via <em>YouTube https://youtu.be/t8tRL0kylhE</em> dan ada paparan Menparekraf Sandiaga Uno juga di sini./<strong><em> JOURNEY OF INDONESIA</em></strong></p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/events/dr-indrawan-nugroho-saatnya-umkm-indonesia-bangkit/">DR. Indrawan Nugroho: Saatnya UMKM Indonesia Bangkit</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">2938</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
