<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>en Z Indonesia Archives | Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</title>
	<atom:link href="https://journeyofindonesia.com/tag/en-z-indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://journeyofindonesia.com/tag/en-z-indonesia/</link>
	<description>Journey of Indonesia fokus pada perkembangan pariwisata Indonesia, meng-explore budaya, hiburan, life style, kesehatan, hiburan di tanah air</description>
	<lastBuildDate>Mon, 20 Apr 2026 09:31:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/06/cropped-favicon-1-32x32.png</url>
	<title>en Z Indonesia Archives | Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</title>
	<link>https://journeyofindonesia.com/tag/en-z-indonesia/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198252186</site>	<item>
		<title>Bukan Lagi Libur Panjang, Gen Z Kini Lebih Memuja Intensitas dan Destinasi Domestik</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/lifestyle/bukan-lagi-libur-panjang-gen-z-kini-lebih-memuja-intensitas-dan-destinasi-domestik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 09:13:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[Agoda Travel Report]]></category>
		<category><![CDATA[Ekplorasi Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[en Z Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Gede Gunawan]]></category>
		<category><![CDATA[Journey of Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Liburan Singkat]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Tren Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Domestik]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Kuliner]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://journeyofindonesia.com/?p=22875</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA &#8211; Bayangkan sebuah akhir pekan di mana anda tiba-tiba memutuskan untuk menyesap kopi di dataran tinggi Dieng atau berburu kuliner di gang-gang sempit Yogyakarta, lalu kembali bekerja di hari Senin dengan semangat baru. Bagi generasi Z di Indonesia, skenario ini bukan lagi sekadar wacana, melainkan sebuah pola hidup baru dalam memandang perjalanan. Alih-alih menabung [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/lifestyle/bukan-lagi-libur-panjang-gen-z-kini-lebih-memuja-intensitas-dan-destinasi-domestik/">Bukan Lagi Libur Panjang, Gen Z Kini Lebih Memuja Intensitas dan Destinasi Domestik</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>JAKARTA &#8211; Bayangkan sebuah akhir pekan di mana anda tiba-tiba memutuskan untuk menyesap kopi di dataran tinggi Dieng atau berburu kuliner di gang-gang sempit Yogyakarta, lalu kembali bekerja di hari Senin dengan semangat baru. Bagi generasi Z di Indonesia, skenario ini bukan lagi sekadar wacana, melainkan sebuah pola hidup baru dalam memandang perjalanan.</p>



<p>Alih-alih menabung setahun penuh demi satu perjalanan panjang yang melelahkan ke luar negeri, anak muda Indonesia kini lebih memilih intensitas. Mereka ingin lebih sering berangkat, meski durasinya hanya sekejap. Fenomena ini terangkum jelas dalam <a href="https://www.agoda.com/?site_id=1922884&amp;tag=6da0c587-ac74-45f1-9a0a-d908d27c6f8d&amp;gad_source=1&amp;gad_campaignid=21045292504&amp;gbraid=0AAAAAD-GdVni8-ZjCMb5Faqs5Bsquig7q&amp;gclid=CjwKCAjwnZfPBhAGEiwAzg-VzGpMH_H23njuDqZeymGisH3E9wI3V_sAJ4Px-fKgovfQsy5PgPGUbBoCjBUQAvD_BwE" type="link" id="https://www.agoda.com/?site_id=1922884&amp;tag=6da0c587-ac74-45f1-9a0a-d908d27c6f8d&amp;gad_source=1&amp;gad_campaignid=21045292504&amp;gbraid=0AAAAAD-GdVni8-ZjCMb5Faqs5Bsquig7q&amp;gclid=CjwKCAjwnZfPBhAGEiwAzg-VzGpMH_H23njuDqZeymGisH3E9wI3V_sAJ4Px-fKgovfQsy5PgPGUbBoCjBUQAvD_BwE">Agoda Travel Outlook Report 2026</a> yang memotret pergeseran drastis perilaku pelancong muda di tanah air.</p>



<p>Fleksibilitas kini menjadi komoditas paling berharga. Perjalanan tak lagi dianggap sebagai pelarian besar dari kenyataan, melainkan bagian dari keseharian yang harus bisa diakses dengan mudah dan cepat. Menariknya, meski sering disebut sebagai generasi yang individualis, data justru menunjukkan bahwa Gen Z kita masih sangat mengutamakan kebersamaan. Saat mengepak koper, sosok pasangan dan keluarga tetap menjadi prioritas utama untuk diajak berbagi momen, jauh melampaui tren perjalanan solo yang sempat ramai dibicarakan.</p>



<p>Laporan tersebut mencatat angka yang cukup mencengangkan: sebanyak 80 persen responden dari kalangan Gen Z berencana melakukan perjalanan antara 4 hingga lebih dari 11 kali dalam setahun. Namun, jangan harap mereka akan menghilang berminggu-minggu. Mayoritas dari mereka, atau sekitar 90 persen, memilih durasi menginap yang ringkas, hanya antara satu hingga tujuh hari saja. Angka ini bahkan melampaui rata-rata keinginan Gen Z di wilayah Asia lainnya.</p>



<p>Ada satu kebanggaan tersendiri yang muncul dari data kali ini. Sebanyak 85 persen responden menegaskan niat mereka untuk tetap menjelajahi keindahan di dalam negeri. Ini adalah angka tertinggi dibandingkan negara-negara lain yang disurvei. Indonesia dengan segala keragaman budayanya tampaknya telah berhasil memikat hati anak mudanya sendiri, membuat destinasi domestik bukan lagi sekadar pilihan alternatif, melainkan tujuan utama.</p>



<p>Motivasi mereka pun kian terarah. Mereka tidak sekadar pergi untuk pamer foto, melainkan berburu makna. Sekitar 40 persen dari mereka mencari aktivitas luar ruang, diikuti oleh gairah wisata kuliner sebesar 25 persen, dan eksplorasi budaya sebanyak 20 persen. Ada kesadaran untuk menentukan destinasi berdasarkan pengalaman spesifik apa yang ingin dibawa pulang.</p>



<p><strong>Gede Gunawan</strong>, <em>Senior Country Director Agoda untuk Indonesia</em>, melihat fenomena ini sebagai sinyal positif bagi industri pariwisata lokal. Beliau memaparkan pengamatannya terhadap tren yang berkembang ini.</p>



<p>“Menarik melihat Gen Z Indonesia menjadikan negaranya sendiri sebagai destinasi utama. Hal ini mencerminkan beragamnya pengalaman yang tersedia di dalam negeri, sekaligus meningkatnya apresiasi terhadap pariwisata lokal. Di sisi lain, mereka tetap aktif mencari pengalaman dan petualangan baru. Agoda mendukung semangat eksplorasi ini melalui berbagai penawaran menarik untuk penerbangan, akomodasi, dan aktivitas, sehingga setiap perjalanan dapat dimanfaatkan secara maksimal,” ujar Gede Gunawan.</p>



<p>Pada akhirnya, kemudahan teknologi menjadi jembatan bagi hasrat eksplorasi ini. Dengan ketersediaan jutaan opsi akomodasi dan ratusan ribu rute penerbangan yang bisa diakses dalam satu genggaman, merencanakan liburan singkat di tengah kesibukan bukan lagi hal yang mustahil. Bagi Gen Z, dunia mungkin luas, tapi kebahagiaan paling nyata ternyata seringkali ditemukan di halaman rumah sendiri, berkali-kali dalam setahun./ <strong><em>JOURNEY OF INDONESIA</em></strong> | Morteza</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/lifestyle/bukan-lagi-libur-panjang-gen-z-kini-lebih-memuja-intensitas-dan-destinasi-domestik/">Bukan Lagi Libur Panjang, Gen Z Kini Lebih Memuja Intensitas dan Destinasi Domestik</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">22875</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
