<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Festival Film Archives | Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</title>
	<atom:link href="https://journeyofindonesia.com/tag/festival-film/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://journeyofindonesia.com/tag/festival-film/</link>
	<description>Journey of Indonesia fokus pada perkembangan pariwisata Indonesia, meng-explore budaya, hiburan, life style, kesehatan, hiburan di tanah air</description>
	<lastBuildDate>Mon, 23 Oct 2023 04:18:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/06/cropped-favicon-1-32x32.png</url>
	<title>Festival Film Archives | Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</title>
	<link>https://journeyofindonesia.com/tag/festival-film/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198252186</site>	<item>
		<title>FFWI 2023 Resmi Bentuk Dewan Juri Akhir</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/news/ffwi-2023-resmi-bentuk-dewan-juri-akhir/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Administrator]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Oct 2023 04:12:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[FIlm]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[Festival Film]]></category>
		<category><![CDATA[FFWI XIII]]></category>
		<category><![CDATA[Film Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Journey of Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://journeyofindonesia.com/?p=10149</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA &#8211; Pada perhelatan akbar Festival Film Wartawan Indonesia (FFWI) 2023 bulan ini, panitia telah membentuk Dewan Juri Akhir yang terdiri dari lima penggiat dan kritikus film untuk memilih peraih Anugerah Gunungan. Pengumuman peraih Terbaik Piala Gunungan akan digelar pada acara puncak diselenggarakan di Gedung Pusat Perfilman Haji Usmar Ismail, Kuningan, Jakarta 27 Oktober 2023. [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/news/ffwi-2023-resmi-bentuk-dewan-juri-akhir/">FFWI 2023 Resmi Bentuk Dewan Juri Akhir</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>JAKARTA &#8211; Pada perhelatan akbar Festival Film Wartawan Indonesia (<a href="https://festivalfilmwartawan.id">FFWI</a>) 2023 bulan ini, panitia telah membentuk Dewan Juri Akhir yang terdiri dari lima <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/film/perdana-5-film-laga-berebut-gunungan-di-ffwi-2023/">penggiat</a> dan kritikus film untuk memilih peraih Anugerah Gunungan. </p>



<p>Pengumuman peraih Terbaik Piala Gunungan akan digelar pada acara puncak diselenggarakan di Gedung Pusat Perfilman Haji Usmar Ismail, Kuningan, Jakarta 27 Oktober 2023. Penyerahan Piala Gunungan akan dilakukan dua sesi, siang dan malam hari.</p>



<p>Jurnalis film senior Ilham Bintang, yang juga produser film kolosal Fatahillah, bergabung sebagai juri akhir tahun ini di tengah-tengah aktivitasnya sebagai Ketua Dewan Pertimbangan PPPFI. Ilham, yang juga anggota Komite Seleksi Film Indonesia untuk Piala Oscar, memiliki jejak pengalaman yang panjang sebagai juri untuk berbagai festival film. </p>



<p>“Juri Akhir akan mengutamakan diskusi di antara kami dalam menilai seluruh unggulan pemenang yang telah disusun oleh Juri Awal,” ujarnya.</p>



<p>Anggota juri berikutnya adalah sutradara film Nurman Hakim, yang karya-karyanya meraih banyak penghargaan dan masuk seleksi untuk kompetisi film skala internasional. Penulis esai film dan budaya di berbagai media nasional ini pun adalah kandidat doktor Antropologi di Universitas Indonesia dan dosen tetap di Fakultas Film dan Televisi Institut Kesenian Jakarta (IKJ).</p>



<p>Daniel Irawan, jurnalis dan kritikus film yang bergabung sebagai juri FFWI sejak 2021, adalah Creative Director di rumah produksi nasional dan Ketua Komite Pemilih Tetap dari ajang bergengsi Piala Maya sejak 2012. Daniel juga kerap mendapat kepercayaan sebagai juri pada Festival Film Anak, The Independent Film Television Alliance (IFTA), dan FFI.</p>



<p>Penulis, sutradara, dan produser film Adisurya Abdy yang pernah menjadi Ketua Panitia Festival Film Indonesia dan penggagas Usmar Ismail Awards, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Juri Akhir. Adisurya bergabung sebagai juri setelah mengamati kualitas penjurian selama dua tahun sebelumnya. “FFWI berisikan para pengamat film, penulis dan kritikus film yang tentunya sudah bisa dipastikan akan kemampuan pandangan dan pemikiran mereka tentang film Indonesia,” kata Adisurya.</p>



<p>Menurutnya, FFWI melengkapi berbagai festival film skala nasional dengan keunikannya tersendiri dan dapat terus berkembang mencapai skala internasional. “Hasil dari setiap festival film tidak harus sama, selalu ada alternatif dari sudut pandang dan disiplin ilmu berbeda.Tetapi satu tujuan, yaitu memperkuat dan memaksimalkan hasil karya film para sineas kita,” imbuhnya.</p>



<p>Wartawan, penulis, dan pegiat budaya Susi Ivvaty terpilih sebagai Sekretaris Dewan Juri Akhir. Beliau pernah bekerja di harian Kompas dan mendirikan situs alif.id yang menjadi mitra media bagi Madani International Film Festival sejak 2018.</p>



<p>Menurutnya, melalui FFWI wartawan berkesempatan untuk menyuarakan pendapat akan nilai-nilai yang diusung oleh suatu film tanpa bias kepentingan. “Semoga FFWI di tahun berikut akan semakin diharapkan kehadirannya oleh masyarakat perfilman Indonesia,” tutupnya./ <strong><em>JOURNEY OF INDONESIA</em></strong></p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/news/ffwi-2023-resmi-bentuk-dewan-juri-akhir/">FFWI 2023 Resmi Bentuk Dewan Juri Akhir</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">10149</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Walau Berat, FFWI Disiapkan Jadi Festival Film Bergengsi Tingkat ASEAN</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/news/walau-berat-ffwi-disiapkan-jadi-festival-film-bergengsi-tingkat-asean/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Morteza]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Aug 2023 04:24:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Festival Film]]></category>
		<category><![CDATA[Festival Film Wartawan Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[FFWI]]></category>
		<category><![CDATA[Wina Armada Sukardi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://journeyofindonesia.com/?p=9387</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA &#8211; Menurut Presiden Festival Film Wartawan Indonesia (FFWI) XIII Tahun 2023, Wina Armada Sukardi, menyatakan FFWI di masa depan bakal dirancang akan menjadi festival film bergengsi di tingkat ASEAN. Hal tersebut dipaparkannya dalam rapat khusus koordinasi persiapan penjurian FFWI di Hotel Novotel Cikini, Jakarta, Rabu, 23/8. Wina cukup menyadari bahwa langkah tersebut sangat tidak [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/news/walau-berat-ffwi-disiapkan-jadi-festival-film-bergengsi-tingkat-asean/">Walau Berat, FFWI Disiapkan Jadi Festival Film Bergengsi Tingkat ASEAN</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>JAKARTA &#8211; Menurut Presiden <strong><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Festival_Film_Wartawan_Indonesia">Festival Film Wartawan Indonesia</a> (FFWI) XIII </strong>Tahun 2023, <strong>Wina Armada Sukardi</strong>, menyatakan FFWI di masa depan bakal dirancang akan menjadi festival film bergengsi di tingkat ASEAN. Hal tersebut dipaparkannya dalam rapat khusus koordinasi persiapan penjurian FFWI di Hotel Novotel Cikini, Jakarta, Rabu, 23/8.</p>



<p>Wina cukup menyadari bahwa langkah tersebut sangat tidak mudah, namun para wartawan kebudayaan dan film di Indonesia yakin, cita-cita baik yang diperjuangkan bakal dapat<a href="https://journeyofindonesia.com/news/dewan-juri-ffwi-2023-sosialisasikan-pedoman-penilaian/"> terwujud</a>. Kritikus film ini juga menambahakan bahwa rancangan itu tentu dilaksanakan secara bertahap.</p>



<p>Pertama, FFWI bakal dijadikan ajeg lebih dahulu. Caranya dengan memperbaiki berbagai kekurangan yang masih ada. Setelah itu, ke depan akan dimulai dengan penilaian dan memberi penghargaan juga terhadap film-film ASEAN, dan seterusnya.</p>



<p>“Maksudnya, menjadikan FFWI sebagai festival film bergengsi di ASEAN. Ide ini sebagai bagian dari meletakan sinema Indonesia di peta perfilman internasional,” ungkapnya.</p>



<p>Wina yang juga merupakan pakar hukum pers dan advokat ini menunju Festival Film Asia Pasifik (FFAP) yang digagasan wartawan dan tokoh perfilman Usmar Ismail bersama Djamaludin Malik, sebagai contoh konkrit. Kala itu FFAP cuma khayalan dan angan-angan belaka, tetapi akhirnya jadi kenyataan.</p>



<p>Dalam rapat khusus ini dibahas kejelasan apa saja yang jadi pembeda penilaian dibandingkan dengan festival film lainnya. FFWI tidak ingin sekadar hadir, namun tak beda dengan berbagai festival film yang ada di tanah air.</p>



<p>Selama ini perbedaan utama FFWI dengan festival film lainnya, terletak pada panitia dan juri serta genre film yang dinilai. Panitia dan juri FFWI semuanya berprofesi sebagai wartawan. Selain itu, pada FFWI semua genre dasar film, yakni drama, komedi, laga dan horor, dinilai. Penilaian baik sebagai film secara keseluruhan maupun unsur-unsurnya. Sehingga tak heran jumlah Piala yang disediakan di FFWI mencapai 40 buah.</p>



<p>Dalam rapat khusus ini ditemukan dan disepakati fokus penilaian yang lebih diutamakan oleh juri. Sesuai dengan kewartawanan, film-film yang mengangkat relevasi sosial kemasyarakat, problematik dan karakter bangsa Indonesia menjadi penjadi nilai lebih bagi juri kegiatan ini. Demikian pula film-film menampilkan unsur-unsur kebudayaan daerah menjadi salah satu nilai lebih yang diberikan oleh FFWI. “Tentu saja semua kelebihan itu tetap harus memenuhi standar film yang baik,” ujar Wina.</p>



<p>Menurut Wina, panitia dan Direktorat Perfilman, Musik dan Media; Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi telah berdiskusi menyusun Buku Pedoman Penilaian Dewan Juri. Dalam rapat khusus ini buku pedoman itu lebih disempurnakan lagi.</p>



<p>Puncak acara pembagian Piala FFWI akan digelar di Jakarta pada 27 Oktober 2023. Menimbang banyaknya piala yang akan dibagikan, proses pembagian piala dibagi dalam dua sesi acara yani Siang danMakam</p>



<p>Rapat ini dihadiri pula oleh Edy Suwardi, Kapokja Apresiasi dan Literasi Film (Alif) Kemendikbudristek beserta jajarannnya./<strong><em> JOURNEY OF INDONESIA</em></strong></p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/news/walau-berat-ffwi-disiapkan-jadi-festival-film-bergengsi-tingkat-asean/">Walau Berat, FFWI Disiapkan Jadi Festival Film Bergengsi Tingkat ASEAN</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">9387</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Helfi Kardit Sebut Festival Film Ibarat Vitamin Bagi Sineas</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/news/helfi-kardit-sebut-festival-film-ibarat-vitamin-bagi-sineas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nuhaa]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Jun 2023 00:46:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[Festival Film]]></category>
		<category><![CDATA[Half Kardit]]></category>
		<category><![CDATA[Journey of Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://journeyofindonesia.com/?p=7884</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA &#8211; Sutradara dan produser khusus film-film horor dan laga, Helfi Kardit, menilai jika festival film ibarat vitamin bagi para sineas. Alasannya, mereka akan bersentuhan dengan para sineas dari bagian dunia yang berbeda, dan melihat langsung bagaimana karya mereka di apresiasi oleh penonton dengan latar belakang budaya yang berbeda. Hal tersebut ditegaskan pemilik rumah produksi [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/news/helfi-kardit-sebut-festival-film-ibarat-vitamin-bagi-sineas/">Helfi Kardit Sebut Festival Film Ibarat Vitamin Bagi Sineas</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>JAKARTA &#8211; Sutradara dan produser khusus film-film horor dan laga, <strong>Helfi Kardit</strong>, menilai jika festival film ibarat vitamin bagi para sineas. Alasannya, mereka akan bersentuhan dengan para sineas dari bagian dunia yang berbeda, dan melihat langsung bagaimana karya mereka di apresiasi oleh penonton dengan latar belakang budaya yang berbeda.</p>



<p>Hal tersebut ditegaskan pemilik rumah produksi Helroad Film, kepada panitian Festival Film Wartawan Indonesia (FFWI) pada Jumat,2/6. Helfi memang salah satu sineas Indonesia yang terus menerus mengikuti berbagai festival film, termasuk sampai ke tingkat internasional.</p>



<p>Film terakhir besutan rumah produksinya, “Menjelang Magrib” atau “Before Night Falls” untuk judul internasionalnya pada November tahun silam mengikuti kompetisi internasional film khusus untuk dengan genre horor, Molins Horror Film Festival, di Barcelona, Spanyol.</p>



<p>Walaupun belum menjadi pemenang, Helfi merasa pengalaman mengikuti festival-festival film sejak 2007 telah membuka lebar kesempatan bagi rumah produksinya untuk membangun jejaring dengan para pelaku industri internasional, khususnya pembeli dan distributor film.</p>



<p>Sebelumnya, 25 Mei silam, sutradara ini menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Pedoman Penilaian Dewan Juri Festival Film Wartawan Indonesia (FFWI) 2023. “Melalui festival, kita bisa melakukan riset dan belajar banyak tentang karya-karya yang berkualitas, bagaimana mengelola atau mendapatkan pendanaan, bahkan tentang bagaimana sebenarnya pasar film dunia bergerak,“ urainya.</p>



<p>Hal ini, tambahnya, akan memperkuat ekosistem perfilman kita, dan mendorong bertumbuhnya industri film nasional. Helfi berkata, “Keengganan mengikuti festival dan berfokus pada keuntungan komersial pola pikir yang seharusnya sudah ditinggalkan oleh para sineas kita. Kita tidak bisa membendung arus informasi di mana masyarakat sudah dapat menikmati beragam film dari seluruh dunia dengan berbagai cara dan mereka sudah bisa menilai sendiri kualitas film pilihan mereka.”</p>



<p>Pada acara sosialisasi lalu itu, 21 wartawan peliput berita kebudayaan, film, musik dan seni dari seluruh Indonesia yang bakal menjadi Dewan Juri Awal FFWI mengikuti secara daring dan luring dari Gedung Kantor Direktorat Perfilman, Musik dan Media Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi di Jakarta.</p>



<p>Acara sosialisasi tersebut merupakan rangkaian kegiatan menuju FFWI ke-13 yang akan terselenggara pada 27 Oktober 2023.</p>



<p>Para anggota Dewan Juri Awal tersebut akan menilai film-film nasional yang tayang di bioskop dan layanan streaming atau OTT sejak 1 Oktober 2022 sampai dengan 30 September 2023.</p>



<p>Helfi menuturkan, festival dalam negeri saat ini pun menjadi sarana yang efektif untuk memperkenalkan suatu karya kepada dunia. Kesertaan dalam festival, katanya, menjadi indikasi karya tersebut tidak saja diminati oleh penontonnya atau memiliki nilai komersial, tetapi juga berkualitas baik.</p>



<p>“Saya berharap akan lebih banyak festival film dalam negeri yang fokus genre seperti FFWI, terutama saat ini film-film horor menjadi perhatian dunia dan memiliki peluang tinggi untuk didistribusikan ke seluruh dunia,” ujarnya./ <strong><em>JOURNEY OF INDONESIA</em></strong></p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/news/helfi-kardit-sebut-festival-film-ibarat-vitamin-bagi-sineas/">Helfi Kardit Sebut Festival Film Ibarat Vitamin Bagi Sineas</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">7884</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
