<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Festival TRIDAYA Mandala Borobudur 2025 Archives | Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</title>
	<atom:link href="https://journeyofindonesia.com/tag/festival-tridaya-mandala-borobudur-2025/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://journeyofindonesia.com/tag/festival-tridaya-mandala-borobudur-2025/</link>
	<description>Journey of Indonesia fokus pada perkembangan pariwisata Indonesia, meng-explore budaya, hiburan, life style, kesehatan, hiburan di tanah air</description>
	<lastBuildDate>Thu, 03 Jul 2025 02:52:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/06/cropped-favicon-1-32x32.png</url>
	<title>Festival TRIDAYA Mandala Borobudur 2025 Archives | Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</title>
	<link>https://journeyofindonesia.com/tag/festival-tridaya-mandala-borobudur-2025/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198252186</site>	<item>
		<title>Pohon Mandala di Borobudur: Simbol Kesadaran Semesta yang Mengakar dalam Spiritualitas Nusantara</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/culture/pohon-mandala-di-borobudur-simbol-kesadaran-semesta-yang-mengakar-dalam-spiritualitas-nusantara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Jul 2025 00:53:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Culture]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Borobudur]]></category>
		<category><![CDATA[Brawida Krisma Paweta]]></category>
		<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[Festival TRIDAYA Mandala Borobudur 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Journey of Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Lukisan Pohon Mandala]]></category>
		<category><![CDATA[Taman Lumbini]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://journeyofindonesia.com/?p=19188</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAGELANG — Di kaki megahnya Candi Borobudur, Taman Lumbini menjadi saksi lahirnya karya seni monumental yang menyatu dengan napas spiritualitas Nusantara. Sebuah lukisan raksasa berukuran 6 x 6 meter, bertajuk Pohon Mandala, menjulang di pelataran. Karya ini tak sekadar menyuguhkan visual artistik, tetapi memancarkan energi kontemplatif yang mendalam. Lukisan tersebut merupakan karya Brawida Krisma Paweta, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/culture/pohon-mandala-di-borobudur-simbol-kesadaran-semesta-yang-mengakar-dalam-spiritualitas-nusantara/">Pohon Mandala di Borobudur: Simbol Kesadaran Semesta yang Mengakar dalam Spiritualitas Nusantara</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">MAGELANG — Di kaki megahnya <a href="https://borobudur.injourneydestination.id/destination-info/">Candi Borobudur</a>, Taman Lumbini menjadi saksi lahirnya karya seni monumental yang menyatu dengan napas spiritualitas Nusantara. Sebuah lukisan raksasa berukuran 6 x 6 meter, bertajuk Pohon Mandala, menjulang di pelataran. Karya ini tak sekadar menyuguhkan visual artistik, tetapi memancarkan energi kontemplatif yang mendalam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lukisan tersebut merupakan karya <strong>Brawida Krisma Paweta</strong>, seniman asal Ubud, Bali, yang menyalurkan eksplorasi spiritual dan kulturalnya melalui simbolisme pohon dan mandala. Pohon Mandala hadir sebagai karya utama dalam rangkaian <a href="https://journeyofindonesia.com/travel/tourism/tarian-jiwa-jawa-getarkan-malam-borobudur-lewat-gerak-dan-jiwa-bertutur-dalam-keheningan/">Festival Tridaya Mandala Borobudur 2025</a>, perhelatan budaya yang mengangkat tema kesadaran semesta dan harmoni spiritual manusia dengan alam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Brawida, pohon ini bukanlah pohon biasa. Ia adalah representasi dari “pohon kehidupan” yang universal, tak terikat oleh jenis, tetapi sarat makna. Dari akar hingga pucuk daun, setiap bagian mengandung filosofi mendalam: akar melambangkan leluhur dan masa lalu, batang mencerminkan perjalanan hidup manusia, dan buah serta daun merepresentasikan pencapaian dan kesadaran tertinggi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Akarnya adalah hubungan kita dengan asal-muasal, dengan leluhur. Ada sosok bayi dalam akar itu yang menandai kelahiran baru. Sementara cabangnya menjulang ke langit, menjadi penghubung antara dunia fana dan dunia spiritual,&#8221; ungkap Brawida dalam sesi pembukaan pameran.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam tradisi spiritual Asia, mandala bukan hanya bentuk geometris, tetapi medan energi yang menyatukan mikrokosmos dengan makrokosmos. Ketika diwujudkan dalam wujud pohon, mandala menjadi simbol hidup yang tumbuh dan dinamis, menyerap dari tanah, menjulang ke langit, dan memberi manfaat ke sekeliling.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pameran ini tidak hanya menampilkan lukisan sebagai objek estetika, melainkan sebagai sarana refleksi diri dan pencarian makna spiritual. Di tengah atmosfer sakral Candi Borobudur, lukisan Pohon Mandala seperti menyatu dengan filsafat candi yang menekankan keseimbangan batin dan pencapaian pencerahan. </p>



<p class="wp-block-paragraph">“Mandala bukan sekadar lingkaran. Ia adalah kekuatan spiritual yang menghubungkan manusia dengan semesta. Dan pohon adalah bentuk paling alami untuk menerjemahkan kekuatan itu,” imbuh Brawida.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tak hanya menyampaikan nilai spiritual, karya ini juga membawa pesan sosial yang kuat. Brawida berharap Indonesia bisa menumbuhkan mandala sosial—sebuah masyarakat yang berakar kuat pada nilai-nilai luhur, berdiri tegak dengan keberanian, dan berbuah dalam bentuk kebijaksanaan serta kebermanfaatan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kehadiran Pohon Mandala di Borobudur mengingatkan kembali pada pentingnya merawat hubungan manusia dengan alam, leluhur, dan kesadaran diri. Lebih dari sekadar seni, ia menjadi seruan untuk hidup yang lebih harmonis, spiritual, dan penuh makna di tengah dunia yang semakin berjarak dari nilai-nilai esensial kehidupan./ <strong><em>JOURNEY OF INDONESIA</em></strong> | Denny Nathanael Pohan</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/culture/pohon-mandala-di-borobudur-simbol-kesadaran-semesta-yang-mengakar-dalam-spiritualitas-nusantara/">Pohon Mandala di Borobudur: Simbol Kesadaran Semesta yang Mengakar dalam Spiritualitas Nusantara</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">19188</post-id>	</item>
		<item>
		<title>“Tarian Jiwa Jawa” Getarkan Malam Borobudur Lewat Gerak dan Jiwa Bertutur dalam Keheningan</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/travel/tourism/tarian-jiwa-jawa-getarkan-malam-borobudur-lewat-gerak-dan-jiwa-bertutur-dalam-keheningan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Jun 2025 00:28:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Show]]></category>
		<category><![CDATA[Tourism]]></category>
		<category><![CDATA[Borobudur]]></category>
		<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[Festival TRIDAYA Mandala Borobudur 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Journey of Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Manohara]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Sudhana]]></category>
		<category><![CDATA[Taman Lumbini]]></category>
		<category><![CDATA[Tarian Jiwa Jawa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://journeyofindonesia.com/?p=19125</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAGELANG – Di kaki megah Candi Borobudur, malam perlahan larut dalam keheningan yang syahdu. Bukan sekadar pertunjukan seni biasa, “Tarian Jiwa Jawa” yang dipentaskan di pelataran Taman Lumbini seolah mengajak penonton masuk ke dalam semesta batin yang dalam dan menyentuh. Denting gamelan bersahutan dengan desir angin malam, mengiringi langkah-langkah penari yang nyaris tak membelah udara. Pertunjukan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/travel/tourism/tarian-jiwa-jawa-getarkan-malam-borobudur-lewat-gerak-dan-jiwa-bertutur-dalam-keheningan/">“Tarian Jiwa Jawa” Getarkan Malam Borobudur Lewat Gerak dan Jiwa Bertutur dalam Keheningan</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">MAGELANG – Di kaki megah Candi Borobudur, malam perlahan larut dalam keheningan yang syahdu. Bukan sekadar pertunjukan seni biasa, “Tarian Jiwa Jawa” yang dipentaskan di pelataran Taman Lumbini seolah mengajak penonton masuk ke dalam semesta batin yang dalam dan menyentuh. Denting gamelan bersahutan dengan desir angin malam, mengiringi langkah-langkah penari yang nyaris tak membelah udara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pertunjukan ini merupakan bagian dari puncak <a href="https://www.instagram.com/p/DLEZNxfzRra/">Festival Tridaya Mandala Borobudur 2025</a>, yang mengangkat tema besar “Spiritualitas, Kebudayaan, dan Ekologi”. Dalam rangkaian acara yang mencakup sarasehan lintas iman, lokakarya ramah lingkungan, hingga pameran seni lokal, “Tarian Jiwa Jawa” tampil sebagai penanda spiritual yang paling sunyi sekaligus paling menggugah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berangkat dari <a href="https://journeyofindonesia.com/culture/festival-tridaya-mandala-borobudur-2025-resmi-dibuka-perpaduan-spiritualitas-budaya-dan-kepedulian-alam/">relief klasik</a> Borobudur tentang kisah Manohara dan Sudhana, sang koreografer memilih pendekatan berbeda. Tidak ada drama, dialog, atau latar megah. Yang tampak hanya sosok perempuan yang melangkah dalam keheningan, kadang ragu, kadang pasrah, namun tetap melangkah. Penonton tidak hanya melihat gerak tubuh, tetapi merasakan denyut narasi tentang pencarian dan pengorbanan, yang berbicara tanpa satu kata pun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berbeda dari pertunjukan tari pada umumnya yang menonjolkan keindahan teknis atau kemegahan tata panggung, kekuatan Tarian Jiwa Jawa justru terletak pada kesederhanaannya. Ia tidak berusaha memukau mata, melainkan menembus hati. Dalam gerak lambat yang kontemplatif, tubuh para penari menjadi medium spiritual—bertanya, berdoa, dan mengisahkan luka yang tak kasat mata.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Malam itu, <a href="https://borobudur.injourneydestination.id/destination-info/">Candi Borobudur</a> menjelma lebih dari sekadar situs warisan dunia. Ia menjadi ruang batin kolektif, tempat di mana tubuh manusia bersatu dengan semesta melalui tarian. Pertunjukan ini tidak hanya merayakan kebudayaan Jawa dalam bentuk paling mendalamnya, tetapi juga mengingatkan bahwa di balik setiap warisan leluhur, tersimpan kesadaran yang tak lekang waktu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seorang penonton dengan mata berkaca-kaca berbisik lirih, “Tarian ini tidak untuk ditonton. Ia didengarkan lewat rasa.”</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di era serba cepat dan bising, “Tarian Jiwa Jawa” hadir sebagai jeda yang menyejukkan. Ia bukan sekadar pertunjukan, melainkan perenungan yang menghidupkan kembali nilai-nilai Jawa: keselarasan, keheningan, dan relasi spiritual antara manusia dan alam. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebuah narasi yang mengingatkan, bahwa tubuh tak sekadar bergerak—ia bisa bertutur, menyembuhkan, bahkan berdoa. Dan di bawah langit malam Borobudur, jiwa pun menari./ <strong><em>JOURNEY OF INDONESIA</em></strong> \ Denny Nathanael Pohan</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/travel/tourism/tarian-jiwa-jawa-getarkan-malam-borobudur-lewat-gerak-dan-jiwa-bertutur-dalam-keheningan/">“Tarian Jiwa Jawa” Getarkan Malam Borobudur Lewat Gerak dan Jiwa Bertutur dalam Keheningan</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">19125</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Festival TRIDAYA Mandala Borobudur 2025 Resmi Dibuka, Perpaduan Spiritualitas, Budaya, dan Kepedulian Alam</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/culture/festival-tridaya-mandala-borobudur-2025-resmi-dibuka-perpaduan-spiritualitas-budaya-dan-kepedulian-alam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Jun 2025 02:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Culture]]></category>
		<category><![CDATA[Events]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Candi Borobudur]]></category>
		<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[Festival TRIDAYA Mandala Borobudur 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Sambang Urip: Bumi Sambhara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://journeyofindonesia.com/?p=19068</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAGELANG – Candi Borobudur kembali menjadi panggung harmoni spiritual dan kebudayaan dalam pembukaan Festival TRIDAYA Mandala Borobudur 2025 yang digelar di Taman Lumbini, kawasan Candi Borobudur, mulai hari ini hingga 25 Juni 2025. Festival ini mengusung tiga pilar utama: spiritualitas lintas iman, pelestarian budaya lokal, dan kepedulian terhadap lingkungan hidup. Malam pembukaan festival berlangsung khidmat [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/culture/festival-tridaya-mandala-borobudur-2025-resmi-dibuka-perpaduan-spiritualitas-budaya-dan-kepedulian-alam/">Festival TRIDAYA Mandala Borobudur 2025 Resmi Dibuka, Perpaduan Spiritualitas, Budaya, dan Kepedulian Alam</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">MAGELANG – <a href="https://borobudur.injourneydestination.id/destination-info/">Candi Borobudur</a> kembali menjadi panggung harmoni spiritual dan kebudayaan dalam pembukaan <a href="https://www.instagram.com/p/DLEZNxfzRra/">Festival TRIDAYA Mandala Borobudur 2025</a> yang digelar di Taman Lumbini, kawasan Candi Borobudur, mulai hari ini hingga 25 Juni 2025. Festival ini mengusung tiga pilar utama: spiritualitas lintas iman, pelestarian budaya lokal, dan kepedulian terhadap lingkungan hidup.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Malam pembukaan festival berlangsung khidmat melalui Doa Lintas Iman dan Sarasehan Spiritual Jiwa Borobudur, menghadirkan figur-figur spiritual dari berbagai latar kepercayaan. Tokoh-tokoh seperti Romo Franz Magnis-Suseno, Ustaz M. Yaser Arafat, Ki Radyo Harsono, dan Guido Schwarze turut berbagi pandangan tentang nilai-nilai universal Candi Borobudur sebagai pusat energi kedamaian dan etika spiritual yang melampaui sekat agama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sarasehan tersebut bukan sekadar ruang diskusi, tetapi menjadi titik temu pemikiran bahwa Borobudur lebih dari sekadar situs warisan dunia—ia adalah simbol hidup bagi toleransi, kebhinekaan, dan spiritualitas yang menyatu dengan alam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Semangat ini diwujudkan pula dalam aksi lingkungan “Sambang Urip: Bumi Sambhara”, yang melibatkan pelajar, komunitas lokal, dan relawan dalam membersihkan aliran sungai serta melakukan penanaman pohon di kawasan Borobudur. Upaya ini menjadi bentuk nyata kolaborasi antar generasi dalam menjaga keseimbangan ekosistem.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tak kalah menarik, festival ini juga menampilkan workshop daur ulang kreatif, tempat para peserta mengubah limbah plastik menjadi karya seni seperti tas dan aksesori dekoratif. Edukasi lingkungan disampaikan lewat pendekatan kreatif yang menyasar komunitas dan generasi muda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Festival TRIDAYA Mandala Borobudur 2025 tahun ini menyedot partisipasi luas dari berbagai daerah, termasuk Jakarta, Bali, Labuan Bajo, Danau Toba, hingga wilayah sekitar seperti Wonosobo, Kebumen, dan Purworejo. Ragam kegiatan seperti peragaan busana batik khas Borobudur, lomba kopi tradisional, pameran UMKM, serta pertunjukan sendratari bertema peradaban menambah kekayaan agenda festival.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Diselenggarakan secara independen oleh Mahajava Aksata dan Commvnal Coffee, festival ini menjadi ruang perjumpaan lintas iman dan budaya dalam semangat pelestarian nilai-nilai luhur Nusantara. TRIDAYA bukan hanya sebuah perayaan, tetapi juga ajakan untuk kembali terhubung dengan jiwa spiritual, akar tradisi, dan alam yang kini semakin terancam./ <strong><em>JOURNEY OF INDONESIA </em></strong>| Denny Nathanael Pohan</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/culture/festival-tridaya-mandala-borobudur-2025-resmi-dibuka-perpaduan-spiritualitas-budaya-dan-kepedulian-alam/">Festival TRIDAYA Mandala Borobudur 2025 Resmi Dibuka, Perpaduan Spiritualitas, Budaya, dan Kepedulian Alam</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">19068</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
