<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jazz Festival Archives | Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</title>
	<atom:link href="https://journeyofindonesia.com/tag/jazz-festival/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://journeyofindonesia.com/tag/jazz-festival/</link>
	<description>Journey of Indonesia fokus pada perkembangan pariwisata Indonesia, meng-explore budaya, hiburan, life style, kesehatan, hiburan di tanah air</description>
	<lastBuildDate>Mon, 29 Sep 2025 03:18:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/06/cropped-favicon-1-32x32.png</url>
	<title>Jazz Festival Archives | Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</title>
	<link>https://journeyofindonesia.com/tag/jazz-festival/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198252186</site>	<item>
		<title>Solo City Jazz 2025, Meramu Jazz dengan Berbagai Jenis Musik</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/entertainment/music/solo-city-jazz-2025-meramu-jazz-dengan-berbagai-jenis-musik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Sep 2025 00:21:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Events]]></category>
		<category><![CDATA[Music]]></category>
		<category><![CDATA[Denny Purwanti]]></category>
		<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[Gideon Momongan]]></category>
		<category><![CDATA[Indrawan Ibonk]]></category>
		<category><![CDATA[Jazz Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Journey of Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[SCJ13]]></category>
		<category><![CDATA[Solo]]></category>
		<category><![CDATA[Solo City Jazz]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://journeyofindonesia.com/?p=20238</guid>

					<description><![CDATA[<p>SURAKARTA — Tujuh belas tahun silam, segelintir orang bersepakat untuk menjaga satu mimpi sederhana, untuk menghadirkan festival jazz tahunan yang bisa menjadi denyut budaya kota. Dari tekad itulah, pada 2009 lahir Solo City Jazz (SCJ). Kini, perjalanan panjang yang dirintis Wenny Purwanti, Gideon Momongan, dan Indrawan Ibonk itu berbuah nyata. Pada Sabtu (27/9/2025), SCJ edisi [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/music/solo-city-jazz-2025-meramu-jazz-dengan-berbagai-jenis-musik/">Solo City Jazz 2025, Meramu Jazz dengan Berbagai Jenis Musik</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">SURAKARTA — Tujuh belas tahun silam, segelintir orang bersepakat untuk menjaga satu mimpi sederhana, untuk menghadirkan festival jazz tahunan yang bisa menjadi denyut budaya kota. Dari tekad itulah, pada 2009 lahir <a href="https://www.instagram.com/solocityjazz/?hl=en">Solo City Jazz (SCJ)</a>. Kini, perjalanan panjang yang dirintis Wenny Purwanti, Gideon Momongan, dan Indrawan Ibonk itu berbuah nyata. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada Sabtu (27/9/2025), SCJ edisi ke-13 kembali digelar di Pamedan Mangkunegaran, Surakarta pada 27 September 2025. “Kami tidak pernah berpikir buru-buru menjadi festival besar. Target paling realistis sejak awal adalah menjaga kontinuitasnya. Pelan tapi pasti, SCJ tumbuh sebagai kebanggaan kota Solo. Sungguh kenyataan yang patut disyukuri, bahwa festival ini bisa mencapai usia sejauh ini,” ujar <strong>Wenny</strong> <strong>Purwanti</strong>, <em>CEO CPro</em> pada saat jumpa pers di Hotel Sahid Jaya, Kamis (25/9/2025)..</p>



<p class="wp-block-paragraph">SCJ 2025 membawa konsep “Jazz and Beyond”, meramu berbagai gaya jazz dengan ragam musik lain. Dari panggung lokal, hadir Pung &amp; Friends Jazz Triwindu, PiLiPe Solo Jazz Activity, dan Aditya Ong Quartet, tiga nama yang kerap disebut sebagai “local pride” Solo.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Festival ini juga menghadirkan sosok legendaris. Margie Segers, penyanyi yang telah meniti karier sejak akhir 1960-an, akan kembali mempesona penonton dengan nuansa jazz, soul, hingga pop-blues. Nama lain yang siap meriahkan panggung antara lain Efek Rumah Kaca, Float, Utara, serta Sandhy Sondoro. </p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kami bersuka cita bisa menghadirkan <em>line up</em> agar semua generasi penonton merasa terwakili,” kata <em>Festival Director</em> <strong>Gideon Momongan</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">SCJ 2025 ini turut mendapatkan sokongan dari berbagai sponsor, antara lain PT Pegadaian, PT Pertamina (Persero), PT PLN (Persero), Wings Group, Kapal Api, hingga mitra lokal seperti Batik Ria dan Soto Segar Boyolali. Dukungan itu memungkinkan panitia menyiapkan tata cahaya, tata suara, serta fasilitas festival dengan lebih matang.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="740" height="370" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/09/Penyelenggara-dan-musisi-yang-bakal-tampil-di-SCJ-2025-di-Pamedan-Mangkunegan-Surakarta-Donny-Yudha.jpg" alt="" class="wp-image-20240" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/09/Penyelenggara-dan-musisi-yang-bakal-tampil-di-SCJ-2025-di-Pamedan-Mangkunegan-Surakarta-Donny-Yudha.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/09/Penyelenggara-dan-musisi-yang-bakal-tampil-di-SCJ-2025-di-Pamedan-Mangkunegan-Surakarta-Donny-Yudha-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/09/Penyelenggara-dan-musisi-yang-bakal-tampil-di-SCJ-2025-di-Pamedan-Mangkunegan-Surakarta-Donny-Yudha-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Penyelenggara dan musisi yang bakal tampil di SCJ 2025 di Pamedan, Mangkunegan Surakarta (Donny Yudha)</em></figcaption></figure>
</div>


<p class="wp-block-paragraph"><em>Production Director</em>, <strong>Indrawan Ibonk</strong> memastikan penonton akan menikmati atmosfer yang berbeda dari konser yang ada. Panggung terbuka Mangkunegaran dirancang menghadirkan suasana intim, di mana jazz bisa dinikmati sebagai dialog hangat antara musisi dan publik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ditahun 2025 ini untuk pertama kalinya, SCJ menggunakan sistem tiket berbayar. Harga tiket dibanderol mulai Rp80.000 (Festival), Rp140.000 (VIP), hingga Rp160.000 (VVIP). Tiket hanya bisa dibeli melalui kanal resmi Artatix di artatix.co.id. Area penonton juga terbagi dalam zona berdiri ala festival hingga kursi eksklusif bagi VIP dan VVIP. Panitia juga menyiapkan area kuliner, fasilitas toilet, keamanan yang cukup dihadirkan dengan baik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih dari sekadar konser, Solo City Jazz selalu dimaknai sebagai pesta kota. Kehadiran ribuan penonton setiap tahun membawa dampak langsung bagi sektor pariwisata dan UMKM di sekitar Mangkunegaran. Hotel, transportasi, hingga pedagang kaki lima turut merasakan denyut festival.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“SCJ dikenal sebagai festival yang tak hanya memamerkan suara jazz, tetapi juga kultur musik lokal dan generasi muda. Tahun ini kami ingin menghadirkan line up yang memuaskan bagi semua pendengar, dari generasi Z hingga penikmat jazz senior,” tambah Wenny.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selama tujuh jam lebih, dari sore hingga larut malam, SCJ akan berubah menjadi sebuah panggung panggung raksasa. Di bawah langit Mangkunegaran, aneka ragam jazz yang berbaur dengan berbagai jenis musik akan berpadu menjadi pengalaman kolektif yang sulit dilupakan./ <strong><em>JOURNEY OF INDONESIA</em></strong> | eR Bee</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/music/solo-city-jazz-2025-meramu-jazz-dengan-berbagai-jenis-musik/">Solo City Jazz 2025, Meramu Jazz dengan Berbagai Jenis Musik</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">20238</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hadirkan Diva Lokal, BRI Jazz Gunung Series 3 Ijen Panggungkan Suliyana &#038; Glam Orchestra</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/entertainment/music/hadirkan-diva-lokal-bri-jazz-gunung-series-3-ijen-panggungkan-suliyana-glam-orchestra/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Aug 2025 21:45:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Music]]></category>
		<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[BRI Jazz Gunung Series Ijen]]></category>
		<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[Ijen]]></category>
		<category><![CDATA[Ipuk Fiestiandani]]></category>
		<category><![CDATA[Jazz Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Journey of Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<category><![CDATA[Sigit Pramono]]></category>
		<category><![CDATA[Suliyana]]></category>
		<category><![CDATA[Suliyana & Glam Orkestra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://journeyofindonesia.com/?p=19875</guid>

					<description><![CDATA[<p>BANYUWANGI – Gerimis masih terus membasahi Taman Gandrung Terakota pada Sabtu (9/8/2025) malam, namun tak mampu meredam semangat seribuan penonton yang memadati amfiteater di Jiwa Jawa Resort. Penyanyi asal Banyuwangi, Suliyana, bersama 13 personel Glam Orchestra tampak bersiap menghadirkan harmoni musik yang memadukan jazz, orkestra, dan lagu daerah yang akan menciptakan nuansa kemewahan yang jarang [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/music/hadirkan-diva-lokal-bri-jazz-gunung-series-3-ijen-panggungkan-suliyana-glam-orchestra/">Hadirkan Diva Lokal, BRI Jazz Gunung Series 3 Ijen Panggungkan Suliyana &amp; Glam Orchestra</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">BANYUWANGI – Gerimis masih terus membasahi Taman Gandrung Terakota pada Sabtu (9/8/2025) malam, namun tak mampu meredam semangat seribuan penonton yang memadati amfiteater di Jiwa Jawa Resort. Penyanyi asal Banyuwangi, Suliyana, bersama 13 personel Glam Orchestra tampak bersiap menghadirkan harmoni musik yang memadukan jazz, orkestra, dan lagu daerah yang akan menciptakan nuansa kemewahan yang jarang terdengar di panggung musik jazz di tanah air.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tampil dengan balutan longdress hitam menjuntai dengan belahan dada rendah, Suliyana membuka penampilannya lewat lagu &#8216;Cundamani&#8217;, karya Denny Caknan. Ia sengaja memilih lagu tersebut karena memiliki arti khusus bagi perjalanan kariernya. “Melalui lagu ini saya kembali ke dunia musik tanah air setelah vakum selama lima tahun,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Aransemen megah dari Glam Orchestra memberi warna baru pada lagu yang akrab di telinga masyarakat Jawa, mengawinkan irama dangdut koplo dengan sentuhan jazz yang elegan. Riuh penonton makin pecah saat &#8216;Kanggo Riko&#8217; dibawakan. Bagi warga Banyuwangi, lagu ini seperti pulang ke kampung halaman, dan beberapa penonton berdiri dan mulai bergoyang. Makin gayeng tatkala Suliyana menawarkan lagu &#8216;Kopi Dangdut&#8217; untuk dinyanyikannya.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full is-resized"><img decoding="async" width="740" height="370" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Hadirkan-sederet-setlist-beragam-membuat-Suliyana-mempu-mengatur-flow-penampilannya-iBonk.jpg" alt="" class="wp-image-19876" style="width:740px;height:auto" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Hadirkan-sederet-setlist-beragam-membuat-Suliyana-mempu-mengatur-flow-penampilannya-iBonk.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Hadirkan-sederet-setlist-beragam-membuat-Suliyana-mempu-mengatur-flow-penampilannya-iBonk-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Hadirkan-sederet-setlist-beragam-membuat-Suliyana-mempu-mengatur-flow-penampilannya-iBonk-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Hadirkan sederet setlist beragam, Suliyana mempu mengatur flow penampilannya (iBonk)</em></figcaption></figure>
</div>


<p class="wp-block-paragraph">Untuk sedikit mengendurkan suasana, diva Banyuwangi tersebut menghadirkan tembang &#8216;Layang Kangen&#8217; dan &#8216;Layang Sworo&#8217;. &#8220;Saya sengaja menghadirkan lagu ini, untuk mengingatkan kita kepada seseorang yang sangat berpengaruh pada genre musik ini, The God Father of Broken Heart… mas Didi Kempot,&#8221; ungkapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Suliyana bahkan turun dari panggung, menyapa penonton satu per satu sambil bernyanyi, menciptakan momen intim yang menghangatkan malam. Puncak kemeriahan tercipta kala “Rungkad” menggema. Hampir seluruh penonton berdiri, bergoyang kompak, dan ikut menyanyi bersama, seolah melupakan hujan yang baru saja reda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terkait kehadiran Suliyana di panggung <a href="https://www.jazzgunung.com/jazz-gunung-ijen/series-3-ijen/index.html">BRI Jazz Gunung Series 3 Ijen</a> ini, <em>founder Jazz Gunung Indonesia</em>, <strong>Sigit Pramono</strong> menyebutkan bahwa penampilan Suliyana sebagai bukti bahwa jazz mampu mengangkat citra musik daerah. “Jazz terbukti menjadi medium yang efektif untuk merebranding karya lokal menjadi lebih berkelas,” ujarnya.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="740" height="370" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Suliyana-seringkali-melibatkan-penonton-dan-berinteraksi-langsung-iBonk.jpg" alt="" class="wp-image-19878" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Suliyana-seringkali-melibatkan-penonton-dan-berinteraksi-langsung-iBonk.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Suliyana-seringkali-melibatkan-penonton-dan-berinteraksi-langsung-iBonk-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Suliyana-seringkali-melibatkan-penonton-dan-berinteraksi-langsung-iBonk-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Suliyana seringkali melibatkan penonton dan berinteraksi langsung (iBonk)</em></figcaption></figure>
</div>


<p class="wp-block-paragraph">Senada dengan yang disampaikan oleh <em>Bupati Banyuwangi</em>, <strong>Ipuk Fiestiandani</strong> yang turut hadir menyaksikan festival ini. Ipuk memuji upaya penyelenggara melibatkan musisi lokal. Menurutnya, kolaborasi ini membuktikan musik daerah bisa dipadukan secara kreatif tanpa kehilangan identitas. “Jazz Gunung adalah bagian dari Banyuwangi Festival yang memperkaya segmentasi pariwisata, dari seni etnik hingga modern, dari yang kolosal hingga segmented,” sebut Ipuk.</p>



<p class="wp-block-paragraph">BRI Jazz Gunung Series 3 Ijen ini tidak hanya menjadi ajang musik, tetapi juga sarana pemberdayaan ekonomi lokal. Sejumlah UMKM di sekitar Taman Gandrung Terakota dan diajak membuka gerai, menawarkan kuliner dan produk kreatif kepada ribuan pengunjung festival.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain menghadirkan musisi ternama, tahun ini, Jazz Gunung Indonesia juga bekerja sama dengan ISI Yogyakarta untuk menghadirkan pameran seni visual bertajuk “Fora Fauna” dan pameran batik “Beta Jemur” yang memperkuat nuansa seni multidimensi dalam festival ini./ <strong><em>JOURNEY OF INDONESIA </em></strong>| Ismed Nompo</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/music/hadirkan-diva-lokal-bri-jazz-gunung-series-3-ijen-panggungkan-suliyana-glam-orchestra/">Hadirkan Diva Lokal, BRI Jazz Gunung Series 3 Ijen Panggungkan Suliyana &amp; Glam Orchestra</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">19875</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Harmoni Tanpa Sekat dari Kevin Yosua Trio feat. Fabien Mary di Syahdunya Derai Hujan</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/entertainment/music/harmoni-tanpa-sekat-dari-kevin-yosua-trio-feat-fabien-mary-di-syahdunya-derai-hujan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Aug 2025 09:51:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Music]]></category>
		<category><![CDATA[BRI Jazz Gunung Series Ijen]]></category>
		<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[Fabien Mary]]></category>
		<category><![CDATA[Jazz]]></category>
		<category><![CDATA[Jazz Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Jazz Gunung Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Journey of Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kevin Yosua Trio]]></category>
		<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://journeyofindonesia.com/?p=19868</guid>

					<description><![CDATA[<p>BANYUWANGI — Udara pegunungan yang dingin di Amfiteater Taman Gandrung Terakota, Jiwa Jawa Resort, Banyuwangi, Sabtu (9/8/2025) malam, seketika terasa hangat oleh alunan musik jazz. Di panggung BRI Jazz Gunung Series 3 Ijen, Kevin Yosua Trio berkolaborasi dengan trompetis asal Prancis, Fabien Mary, menghadirkan perpaduan improvisasi dan harmoni yang memikat penonton. Kevin Yosua (contrabass), Rio [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/music/harmoni-tanpa-sekat-dari-kevin-yosua-trio-feat-fabien-mary-di-syahdunya-derai-hujan/">Harmoni Tanpa Sekat dari Kevin Yosua Trio feat. Fabien Mary di Syahdunya Derai Hujan</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">BANYUWANGI — Udara pegunungan yang dingin di Amfiteater Taman Gandrung Terakota, Jiwa Jawa Resort, Banyuwangi, Sabtu (9/8/2025) malam, seketika terasa hangat oleh alunan musik jazz. Di panggung BRI Jazz Gunung Series 3 Ijen, Kevin Yosua Trio berkolaborasi dengan trompetis asal Prancis, Fabien Mary, menghadirkan perpaduan improvisasi dan harmoni yang memikat penonton.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Kevin Yosua</strong> (contrabass), <strong>Rio Manuel</strong> (kibor) dan <strong>Hansen Arief</strong> (drum) membuka ruang bagi <strong>Fabien Mary </strong>untuk menghadirkan napas musikalnya lewat deretan lagu jazz standard seperti &#8216;I Should Care&#8217;, &#8216;Take The &#8220;A&#8221; Train&#8217;, &#8216;All Too Soon&#8217;, hingga &#8216;Bean And The Boys&#8217;.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menariknya, ini adalah pertemuan pertama mereka. “Fabien baru tiba dua hari lalu. Kami hanya membicarakan lagu apa yang akan dimainkan, dan sisanya kami biarkan mengalir. Di situlah letak keseruan bermain jazz,” kata Kevin seusai tampil.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="740" height="370" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Sederet-nomor-standard-Jjazz-mereka-mainkan-dan-menyatu-diantara-darai-hujan-JGI.jpg" alt="" class="wp-image-19870" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Sederet-nomor-standard-Jjazz-mereka-mainkan-dan-menyatu-diantara-darai-hujan-JGI.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Sederet-nomor-standard-Jjazz-mereka-mainkan-dan-menyatu-diantara-darai-hujan-JGI-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Sederet-nomor-standard-Jjazz-mereka-mainkan-dan-menyatu-diantara-darai-hujan-JGI-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Sederet nomor standard jazz mereka mainkan dan menyatu diantara darai hujan (JGI)</em></figcaption></figure>
</div>


<p class="wp-block-paragraph">Hujan yang sempat mengguyur tak membuat penonton beranjak. Justru, tetes air menjadi latar alami yang menyatu dengan nada. “Kami semua sudah mempersiapkan ini seumur hidup. Begitu bertemu, kami langsung siap bermain bersama,” tutur Fabien.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi Fabien, musik jazz adalah bahasa universal. “Meskipun tidak saling mengenal, kami bisa bermain lagu yang sama. Itu membuat semuanya terasa mudah,” tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seperti umumnya musisi jazz, mereka mengandalkan bank memori lagu-lagu standard dan progresi akor, membiarkan improvisasi menjadi ruh yang menghidupkan panggung. Malam itu, Jazz Gunung Ijen menjadi saksi bahwa musik mampu menyatukan perbedaan, bahkan dalam waktu yang singkat./ <strong><em>JOURNEY OF INDONESIA </em></strong>| Nuhaa</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/music/harmoni-tanpa-sekat-dari-kevin-yosua-trio-feat-fabien-mary-di-syahdunya-derai-hujan/">Harmoni Tanpa Sekat dari Kevin Yosua Trio feat. Fabien Mary di Syahdunya Derai Hujan</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">19868</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Irsa Destiwi Trio, Tetap Bersemangat Walau Diguyur Hujan di BRI Jazz Gunung Series 3 Ijen</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/entertainment/music/irsa-destiwi-trio-tetap-bersemangat-walau-diguyur-hujan-di-bri-jazz-gunung-series-3-ijen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Aug 2025 06:57:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Music]]></category>
		<category><![CDATA[Amfiteater Taman Gandrung Terakota]]></category>
		<category><![CDATA[BRI Jazz Gunung Series Ijen]]></category>
		<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[Irsa Destiwi]]></category>
		<category><![CDATA[Jazz Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Jiwa Jawa Resort]]></category>
		<category><![CDATA[Journey of Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://journeyofindonesia.com/?p=19862</guid>

					<description><![CDATA[<p>BANYUWANGI — Irsa Destiwi kembali memukau penonton di BRI Jazz Gunung Series 3 Ijen yang digelar di Amfiteater Taman Gandrung Terakota, Jiwa Jawa Resort, Banyuwangi, Sabtu (9/8). Penampilan pianis yang kini menetap di Bali itu semakin istimewa karena berkolaborasi dengan pemain contra bass asal New York, William Lyle, serta Grady Boanerges pada drum. Tahun ini [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/music/irsa-destiwi-trio-tetap-bersemangat-walau-diguyur-hujan-di-bri-jazz-gunung-series-3-ijen/">Irsa Destiwi Trio, Tetap Bersemangat Walau Diguyur Hujan di BRI Jazz Gunung Series 3 Ijen</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">BANYUWANGI — <strong>Irsa Destiwi</strong> kembali memukau penonton di <a href="https://www.jazzgunung.com/jazz-gunung-ijen/series-3-ijen/index.html">BRI Jazz Gunung Series 3 Ijen</a> yang digelar di Amfiteater Taman Gandrung Terakota, Jiwa Jawa Resort, Banyuwangi, Sabtu (9/8). Penampilan pianis yang kini menetap di Bali itu semakin istimewa karena berkolaborasi dengan pemain contra bass asal New York, <strong>William Lyle</strong>, serta <strong>Grady Boanerges</strong> pada drum.<br><br>Tahun ini menjadi penampilan ketiga Irsa di Jazz Gunung Ijen. Bagi musisi yang konsisten mengusung jazz tradisional tersebut, panggung ini bukan sekadar konser, tetapi juga ruang berekspresi yang memberi porsi besar bagi musisi jazz. “Pastinya sangat senang setiap kali datang ke sini, tapi khususnya tahun ini, karena banyak performer lain yang juga sangat bagus dan memainkan musik jazz,” ujarnya.<br><br>Irsa membawakan sejumlah karya orisinal seperti &#8216;Rosy Cheeks&#8217;, &#8216;It Could Happen to You&#8217;, &#8216;My Name is Ruby&#8217;, &#8216;Those 5 Days&#8217;, ataupun &#8216;Tree House&#8217;. Namun sayangnya mendung yang menggantung sejak sore hari itu ambrol juga. Hujan deras mengguyur amfiteater dan memaksa pertunjukan Irsa dan kawan-kawan sempat terhenti. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Paitia sigap memberikan penonton jas hujan, dan panggung disesuaikan kondisinya. Ketika penampilannya dilanjutkan, Irsa dan kawan-kawan bukannya meredup, semangat justru kian berkobar. “Tidak ada cara lain, ya main saja. Karena kami tidak mungkin cut di tengah lagu, kecuali langsung ada badai,” kata Irsa sambil tertawa seusai tampil.<br><br>Bagi Irsa, konsistensi sebuah <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/music/sal-priadi-tutup-jazz-gunung-bromo-2025-dengan-penampilan-atraktif/">festival jazz</a> terletak pada komposisi musiknya. Pengalaman bermain di alam terbuka menjadi daya tarik tersendiri. “Di tengah-tengah alam seperti ini, dan kita bisa main jazz, itu luar biasa sekali. Itu yang membedakan dari festival jazz lain. Biasanya kita main di indoor, tapi di sini bisa outdoor, dekat dengan alam, bahkan kehujanan,” ujarnya sedikit tergelak.<br><br>Selain sebagai ajang reuni dengan rekan-rekan musisi, Jazz Gunung Ijen juga memberi ruang bagi karya orisinal. Menurut Irsa, keberadaan panggung seperti ini penting untuk menjaga ekosistem musik jazz di Indonesia. “Musisi jazz butuh wadah di mana kami bisa mengekspresikan atau membawakan lagu orisinal di tempat yang tepat, di jazz festival,” tutupnya./ <em><strong>JOURNEY OF INDONESIA </strong></em>| iBonk</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/music/irsa-destiwi-trio-tetap-bersemangat-walau-diguyur-hujan-di-bri-jazz-gunung-series-3-ijen/">Irsa Destiwi Trio, Tetap Bersemangat Walau Diguyur Hujan di BRI Jazz Gunung Series 3 Ijen</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">19862</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dua Empat Buka BRI Jazz Gunung Series 3 Ijen, Hadirkan Setlist Terbaru</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/entertainment/music/dua-empat-buka-bri-jazz-gunung-series-3-ijen-hadirkan-setlist-terbaru/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Aug 2025 00:54:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Music]]></category>
		<category><![CDATA[Alvin Ghazalie]]></category>
		<category><![CDATA[BRI Jazz Gunung Series Ijen]]></category>
		<category><![CDATA[Dua Empat]]></category>
		<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[Jazz Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Journey of Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Misi Lesar]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://journeyofindonesia.com/?p=19852</guid>

					<description><![CDATA[<p>BANYUWANGI — Sore yang cerah di kaki Gunung Ijen menjadi saksi ketika duo gitaris Dua Empat, Alvin Ghazalie dan Misi Lesar, membuka panggung BRI Jazz Gunung Series 3 Ijen di Amfiteater Taman Gandrung Terakota, Jiwa Jawa Resort, Sabtu (9/8). Hembusan angin sejuk dari perbukitan, aroma tanah basah, dan panorama alam terbuka menjadi latar alami bagi [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/music/dua-empat-buka-bri-jazz-gunung-series-3-ijen-hadirkan-setlist-terbaru/">Dua Empat Buka BRI Jazz Gunung Series 3 Ijen, Hadirkan Setlist Terbaru</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">BANYUWANGI — Sore yang cerah di kaki Gunung Ijen menjadi saksi ketika duo gitaris Dua Empat, Alvin Ghazalie dan Misi Lesar, membuka panggung BRI Jazz Gunung Series 3 Ijen di Amfiteater Taman Gandrung Terakota, Jiwa Jawa Resort, Sabtu (9/8). Hembusan angin sejuk dari perbukitan, aroma tanah basah, dan panorama alam terbuka menjadi latar alami bagi penampilan yang begitu intim.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dibuka lewat denting gitar, mengawali pertemuan dengan nomor &#8216;From Friendship To Lovers&#8217; dan &#8216;My Funny Guy&#8217;. Lagu-lagu dari album terbaru bertajuk Dua Empat itu segera menciptakan suasana hangat. “Senang bisa tampil di Ijen, bisa menghirup udara segar yang tidak ada di kota,” sapa Alvin dari panggung, disambut tepuk tangan penonton.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tidak seperti biasanya, kali ini Dua Empat tampil dengan format full set yang memboyong sembilan musisi sekaligus. Selain Alvin dan Misi hadir juga contrabass, drum, empat horn (clarinet, flute, tenor saxophone, trumpet), serta vokalis Marini Nainggolan.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="740" height="370" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Misi-Lesar-hadirkan-band-format-besar-di-BRI-Jazz-Gunung-Series-3-Ijen-kali-ini-iBonk.jpg" alt="" class="wp-image-19855" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Misi-Lesar-hadirkan-band-format-besar-di-BRI-Jazz-Gunung-Series-3-Ijen-kali-ini-iBonk.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Misi-Lesar-hadirkan-band-format-besar-di-BRI-Jazz-Gunung-Series-3-Ijen-kali-ini-iBonk-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Misi-Lesar-hadirkan-band-format-besar-di-BRI-Jazz-Gunung-Series-3-Ijen-kali-ini-iBonk-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Misi Lesar (iBonk)</em></figcaption></figure>
</div>


<p class="wp-block-paragraph">“Format ini yang paling besar yang pernah kita bawakan di seluruh festival. Sejak album ini rilis, kalau ada gigs, kita usahakan tampil dengan format ini supaya lebih merepresentasikan albumnya secara penuh,” ujar Alvin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penyesuaian aransemen pun menjadi tantangan tersendiri. Beberapa lagu ditulis ulang agar sejalan dengan kekuatan format besar. Bagi Alvin dan Misi, hal ini penting supaya apa yang terdengar di studio bisa hadir utuh di atas panggung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sepanjang penampilan, mereka membawakan deretan lagu dari album terbaru, seperti &#8216;Isn’t It Romantic?&#8217;, &#8216;Life Is Full Of Losses&#8217;, &#8216;Would You Be Mine?&#8217;, ataupun &#8216;Sunshine Serenade&#8217;. Tak ketinggalan, beberapa karya dari album sebelumnya seperti &#8216;Siladen&#8217; dan &#8216;For A Moment&#8217; juga ikut dihadirkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Album Dua Empat sendiri disebut Misi sebagai kumpulan kisah personal yang memotret pikiran dan pengalaman mereka. “Secara aransemen dan komposisi, ini sangat personal. Cerita liriknya pun begitu,” ujarnya. Alvin menambahkan, “Kalau ingin tahu seperti apa Dua Empat, album ini menggambarkan isi kepala kami.”</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="740" height="370" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Alvin-Ghazalie-Marini-dan-Misi-Lesar-iBonk-.jpg" alt="" class="wp-image-19853" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Alvin-Ghazalie-Marini-dan-Misi-Lesar-iBonk-.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Alvin-Ghazalie-Marini-dan-Misi-Lesar-iBonk--300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Alvin-Ghazalie-Marini-dan-Misi-Lesar-iBonk--360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Alvin Ghazalie , Marini dan Misi Lesar (iBonk)</em></figcaption></figure>
</div>


<p class="wp-block-paragraph">Permainan gitar yang saling mengisi menjadi fondasi utama aransemen, diperkuat oleh <em>contrabass</em> yang kokoh dan <em>groove</em> yang dinamis. Flute menghadirkan nuansa jazzy yang lembut, sementara horn section memberi warna penuh energi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi duo asal Jakarta ini, tampil di Jazz Gunung selalu menjadi momen yang ditunggu. “Experience nya selalu seru, intimate, dan musik kita cocok dengan vibes yang intimate,” kata Misi. Lokasi alam terbuka menambah dimensi pengalaman, bukan hanya bagi penonton, tetapi juga bagi mereka sebagai musisi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menutup penampilan, mereka membawakan &#8216;Piccadilly&#8217; dan &#8216;Happiness Under Your Nose&#8217;, dua komposisi lembut yang selaras dengan matahari sore yang mulai condong ke barat. Suara gitar dan hembusan angin gunung seolah berpadu, meninggalkan kesan mendalam bagi siapa pun yang hadir./ <strong><em>JOURNEY OF INDONESIA</em></strong> | iBonk</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/music/dua-empat-buka-bri-jazz-gunung-series-3-ijen-hadirkan-setlist-terbaru/">Dua Empat Buka BRI Jazz Gunung Series 3 Ijen, Hadirkan Setlist Terbaru</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">19852</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pesta Seni dan Budaya Hadir di BRI Jazz Gunung Series Ijen 2025</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/events/pesta-seni-dan-budaya-hadir-di-bri-jazz-gunung-series-ijen-2025/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Aug 2025 14:34:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Events]]></category>
		<category><![CDATA[Music]]></category>
		<category><![CDATA[Beta Jemur]]></category>
		<category><![CDATA[BRI Jazz Gunung Series]]></category>
		<category><![CDATA[BRI Jazz Gunung Series Ijen]]></category>
		<category><![CDATA[Butet Kartaredjasa]]></category>
		<category><![CDATA[Dudung Aliesyahbana]]></category>
		<category><![CDATA[Jazz Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Journey of Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Pesta Seni & Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Sigit Purnomo.Mikke Susanto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://journeyofindonesia.com/?p=19834</guid>

					<description><![CDATA[<p>BANYUWANGI — BRI Jazz Gunung Series Ijen 2025 menutup rangkaian series festival tahun ini dengan kemeriahan di Amfiteater Taman Gandrung Terakota, Banyuwangi. Bukan sekadar konser musik, perhelatan ini menjadi ajang perayaan seni dan kebudayaan yang berpadu harmonis dengan lanskap alami lereng Gunung Ijen. Dua pameran utama hadir di area festival yakni pameran seni visual ruang [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/events/pesta-seni-dan-budaya-hadir-di-bri-jazz-gunung-series-ijen-2025/">Pesta Seni dan Budaya Hadir di BRI Jazz Gunung Series Ijen 2025</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">BANYUWANGI — <a href="https://www.jazzgunung.com/jazz-gunung-bromo/series-1-bromo/index.html">BRI Jazz Gunung Series Ijen 2025</a> menutup rangkaian series festival tahun ini dengan kemeriahan di Amfiteater Taman Gandrung Terakota, Banyuwangi. Bukan sekadar konser musik, perhelatan ini menjadi ajang perayaan seni dan kebudayaan yang berpadu harmonis dengan lanskap alami lereng Gunung Ijen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dua pameran utama hadir di area<a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/music/bri-jazz-gunung-series-3-di-ijen-siap-hadirkan-harmoni-musik-jazz-dan-pesona-alam-banyuwangi/"> festival </a>yakni pameran seni visual ruang terbuka Fora Fauna: Kebun Binatang Seni dan pameran batik Beta Jemur. Pameran Fora Fauna merupakan kelanjutan dari pameran di Jazz Gunung Bromo pada Juli lalu, namun dengan konsep dan penataan berbeda.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="740" height="370" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Dudung-Aliesyahbana-Mikke-Susanto-Sigit-Purnomo-dan-Butet-Kartaredjasa-iBonk.jpg" alt="" class="wp-image-19836" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Dudung-Aliesyahbana-Mikke-Susanto-Sigit-Purnomo-dan-Butet-Kartaredjasa-iBonk.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Dudung-Aliesyahbana-Mikke-Susanto-Sigit-Purnomo-dan-Butet-Kartaredjasa-iBonk-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Dudung-Aliesyahbana-Mikke-Susanto-Sigit-Purnomo-dan-Butet-Kartaredjasa-iBonk-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Dudung Aliesyahbana, Mikke Susanto, Sigit Purnomo dan Butet Kartaredjasa (iBonk)</em></figcaption></figure>
</div>


<p class="wp-block-paragraph">Kurator <a href="https://journeyofindonesia.com/news/bri-jazz-gunung-series-1-2-hadirkan-pameran-seni-visual-ketika-musik-bisa-dinikmati-lewat-mata/">Mikke Susanto</a> mengajak pematung untuk menghadirkan karya luar ruang yang menampilkan bentuk, gerak, dan karakter berbagai fauna. Dari karya realistis hingga imajinatif, semuanya memadukan seni dan pesan ekologis. Patung-patung ini karya dosen dan alumni ISI Yogyakarta, antara lain Arlan Kamil, Butet Kartaredjasa, Lutse Lambert DM, hingga Komroden Haro, terpasang di berbagai titik taman, berpadu indah dengan panorama Ijen.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="740" height="370" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Mikke-Susanto-dan-Sigit-Purnomo-di-depan-instalasi-Kepala-Gajah-karya-Komroden-Haro-iBonk.jpg" alt="" class="wp-image-19839" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Mikke-Susanto-dan-Sigit-Purnomo-di-depan-instalasi-Kepala-Gajah-karya-Komroden-Haro-iBonk.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Mikke-Susanto-dan-Sigit-Purnomo-di-depan-instalasi-Kepala-Gajah-karya-Komroden-Haro-iBonk-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Mikke-Susanto-dan-Sigit-Purnomo-di-depan-instalasi-Kepala-Gajah-karya-Komroden-Haro-iBonk-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Mikke Susanto dan Sigit Purnomo di depan instalasi Kepala Gajah karya Komroden Haro (iBonk)</em></figcaption></figure>
</div>


<p class="wp-block-paragraph">Beberapa karya mencuri perhatian seperti Kepala Gajah karya Komroden Haro yang mengartikan makna simbolik tentang induk kehidupan, sementara Laba-Laba Raksasa karya Lutse Lambert DM dengan perut menyerupai tabung gas memantik tafsir ancaman ekosistem. Mikke melihat visual laba-laba ini sebagai simbol ancaman. Namun, dia membiarkan tafsir terbuka kepada para pengunjung, apakah yang dimaksud kita yang diserang oleh mereka, atau kitalah yang menyerang? Laba-laba ini tak tunggal, karyanya hadir di berbagai sudut lain di taman membentuk semacam “koloni” yang tersebar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tak kalah satir adalah Tiga Celeng karya Butet Kartaredjasa. Ketiga celeng tersebut terbagi dengan Berbulu Loreng, Berburu Beringin, dan Berburu Cokelat yang menyisipkan sindiran sosial.&#8221;Karya ini saya bikin sejak tahun 2017 silam. Tapi pada hari ini karya tersebut seakan relevan,&#8221; katanya.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="740" height="370" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Butet-Kartaredjasa-di-depan-karya-satirnya-Tiga-Celeng-iBonk.jpg" alt="" class="wp-image-19841" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Butet-Kartaredjasa-di-depan-karya-satirnya-Tiga-Celeng-iBonk.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Butet-Kartaredjasa-di-depan-karya-satirnya-Tiga-Celeng-iBonk-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Butet-Kartaredjasa-di-depan-karya-satirnya-Tiga-Celeng-iBonk-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Butet Kartaredjasa di depan karya satirnya Tiga Celeng (iBonk)</em></figcaption></figure>
</div>


<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, pameran Beta Jemur yang menampilkan 50 kain batik karya maestro Pekalongan, Dudung Aliesyahbana. Dipasang layaknya jemuran di halaman desa, instalasi ini menghidupkan kembali ingatan kolektif bahwa batik adalah bagian dari kehidupan sehari-hari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dudung juga dikenal berani mendekonstruksi motif klasik seperti Parang yang dianggap sakral. Tapi ditangan Dudung malah melahirkan karya-karya baru yang dinamis, termasuk Motif Parang Indonesia Raya yang menembus batas medium kain. &#8220;Karya ini tentunya memperluas makna batik dalam narasi seni kontemporer,&#8221; ungkap Sigit Pramono, founder Jazz Gunung sekaligus kurator pameran ini./ <strong><em>JOURNEY OF INDONESIA </em></strong>| eR Bee</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/events/pesta-seni-dan-budaya-hadir-di-bri-jazz-gunung-series-ijen-2025/">Pesta Seni dan Budaya Hadir di BRI Jazz Gunung Series Ijen 2025</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">19834</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rouge Warnai BRI Jazz Gunung Series dengan Sentuhan Meditatif</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/entertainment/music/rouge-warnai-bri-jazz-gunung-series-dengan-sentuhan-meditatif/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Jul 2025 00:02:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Music]]></category>
		<category><![CDATA[BRI Jazz Gunung Series Bromo]]></category>
		<category><![CDATA[IFI]]></category>
		<category><![CDATA[Jazz Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Journey of Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<category><![CDATA[Rouge]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://journeyofindonesia.com/?p=19846</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROBOLINGGO — Tanpa pengantar megah, tiga musisi asal Prancis yang digawangi Madeleine Cazenave (piano), Sylvain Didou (kontrabas), dan Boris Louvet (drum &#38; elektronik) langsung saja membuka penampilan mereka di Jazz Gunung Series 2: Bromo. Lewat pendekatan musik yang meditatif dan penuh ruang jeda, Rouge menghadirkan suasana yang membuat penonton larut dalam keheningan. Madeleine memulai dengan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/music/rouge-warnai-bri-jazz-gunung-series-dengan-sentuhan-meditatif/">Rouge Warnai BRI Jazz Gunung Series dengan Sentuhan Meditatif</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">PROBOLINGGO — Tanpa pengantar megah, tiga musisi asal Prancis yang digawangi <strong>Madeleine Cazenave</strong> (piano), <strong>Sylvain Didou</strong> (kontrabas), dan <strong>Boris Louvet</strong> (drum &amp; elektronik) langsung saja membuka penampilan mereka di Jazz Gunung Series 2: Bromo. Lewat pendekatan musik yang meditatif dan penuh ruang jeda, Rouge menghadirkan suasana yang membuat penonton larut dalam keheningan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Madeleine memulai dengan sentuhan lembut pada tuts piano. Sylvain memetik kontra bas dengan tempo nyaris tak terdengar, sementara Boris menambahkan ritme halus berlapis elektronik. Musik mereka tidak bernyanyi, melainkan berbicara perlahan dan hanya bagi mereka yang siap mendengar.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="740" height="370" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Sylvain-Didou-iBonk.jpg" alt="" class="wp-image-19850" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Sylvain-Didou-iBonk.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Sylvain-Didou-iBonk-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Sylvain-Didou-iBonk-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Sylvain Didou (iBonk)</em></figcaption></figure>
</div>


<p class="wp-block-paragraph">Penonton pun mendengarkan, khusyuk, nyaris seperti sedang berdoa. “Inilah penampilan kami, selamat menikmati,” ujar Madeleine dalam bahasa Indonesia singkat, yang disambut senyum hangat dari hadirin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rouge tampil membawakan karya-karya dari album Vermeilles yang berarti “Merah Keemasan” dalam bahasa Prancis, warna senja yang mengantar malam. Setiap nada, petikan, dan jeda menciptakan kehangatan yang tak berasal dari tempo cepat, melainkan dari empati.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="740" height="370" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Madeleine-Cazenave-iBonk.jpg" alt="" class="wp-image-19848" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Madeleine-Cazenave-iBonk.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Madeleine-Cazenave-iBonk-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Madeleine-Cazenave-iBonk-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Madeleine Cazenave (iBonk)</em></figcaption></figure>
</div>


<p class="wp-block-paragraph">Seperti kubah magis, Rouge lewat musik dan tata lampu seakan terus memaksa pengunjung untuk tak beranjak. &#8220;Ini baru musik, apa yang mereka hadirkan bikin kita tenang dan seperti dihadirkan untuk masing-masing individu yang hadir disini,&#8221; ungkap Alwi yang berasal dari Jakarta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penampilan ini menjadi bagian dari tur budaya perayaan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia &#8211; Prancis, dan didukung Institut Francais Indonesia (IFI) dalam agenda IF Incontournable 2025. Penampilan mereka terasa sebagai peristiwa kultural, bukan sekadar diplomasi. “Kami datang membawa musik kami, tapi malam ini Bromo memberi kami sesuatu yang lebih,” ungkap Madeleine.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="740" height="370" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Boris-Louvet-iBonk.jpg" alt="" class="wp-image-19847" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Boris-Louvet-iBonk.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Boris-Louvet-iBonk-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Boris-Louvet-iBonk-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Boris Louvet (iBonk)</em></figcaption></figure>
</div>


<p class="wp-block-paragraph">Seperti setiap perjalanan spiritual, musik Rouge malam itu diakhiri dengan keheningan. Tidak ada tepuk tangan yang meledak-ledak, tidak ada teriakan. Hanya jeda panjang yang seakan memberi ruang bagi setiap orang untuk kembali dari perjalanan batin mereka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Malam di lereng Gunung Bromo menjadi saksi pertemuan dua dunia, lanskap pegunungan Tengger yang hening dan musik jazz kontemporer dari Prancis yang magis./ <strong><em>JOURNEY OF INDONESIA</em></strong> | Ismed Nompo</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/music/rouge-warnai-bri-jazz-gunung-series-dengan-sentuhan-meditatif/">Rouge Warnai BRI Jazz Gunung Series dengan Sentuhan Meditatif</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">19846</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lorjhu’, Sukses Panaskan Panggung BRI Jazz Gunung Series 2: Bromo</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/entertainment/music/lorjhu-sukses-panaskan-panggung-bri-jazz-gunung-series-2-bromo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Jul 2025 13:19:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Music]]></category>
		<category><![CDATA[BRI Jazz Gunung Series Bromo]]></category>
		<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[Jazz Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Journey of Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Lorjhu']]></category>
		<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://journeyofindonesia.com/?p=19723</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROBOLINGGO — Sore yang cerah di Jiwa Jawa Resort Amphitheater, Bromo, berubah menjadi perayaan energi dan identitas ketika Lorjhu’ naik ke panggung. Grup musik yang berdomisili di Jakarta asal Sumenep, Madura, ini tampil sebagai pembuka dalam BRI Jazz Gunung Series 2 Bromo, Sabtu (26/7), dan sukses menggugah perhatian lewat musik rock berbahasa daerah yang dipadukan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/music/lorjhu-sukses-panaskan-panggung-bri-jazz-gunung-series-2-bromo/">Lorjhu’, Sukses Panaskan Panggung BRI Jazz Gunung Series 2: Bromo</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">PROBOLINGGO — Sore yang cerah di Jiwa Jawa Resort Amphitheater, Bromo, berubah menjadi perayaan energi dan identitas ketika <a href="https://www.instagram.com/lorjhukofficial/?hl=en">Lorjhu’</a> naik ke panggung. Grup musik yang berdomisili di Jakarta asal Sumenep, Madura, ini tampil sebagai pembuka dalam <a href="https://www.jazzgunung.com">BRI Jazz Gunung Series 2 Bromo</a>, Sabtu (26/7), dan sukses menggugah perhatian lewat musik rock berbahasa daerah yang dipadukan dengan semangat pertunjukan khas festival.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan balutan sarung, odheng, dan peci tinggi khas Madura, Badrus Zeman dan rekan-rekannya membawa nuansa pesisir ke atas panggung yang berada di ketinggian 2.000 meter di atas permukaan laut. Di hadapan penonton dari berbagai penjuru Indonesia dan mancanegara, mereka membawakan lagu-lagu seperti &#8216;Nemor&#8217;, &#8216;Lakonah Oreng Manceng&#8217;, &#8216;Kembang Koning&#8217;, &#8216;Jhajhan No&#8217;Mano&#8217;An&#8217;, &#8216;Parenduan&#8217;, &#8216;Abhantal Ombak&#8217;, hingga &#8216;Can Macanan&#8217;.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Musik mereka tidak menawarkan harmoni jazz seperti pada umumnya, namun justru merepresentasikan inti dari jazz itu sendiri: kebebasan, improvisasi, dan kejutan. “Kami tidak mengubah aransemen jadi lebih nge-jazz karena kami percaya karakter musik kami sudah cukup kuat untuk berdiri sendiri,” ujar Badrus, vokalis Lorjhu’ yang juga dikenal sebagai seniman visual dan pengajar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia mengaku sempat ragu saat pertama kali diajak tampil di festival ini. “Saya mikir, apa harus bikin aransemen khusus supaya lebih nge-jazz. Tapi setelah lihat line-up tahun-tahun sebelumnya, ya harusnya musik kita bisa masuk juga,” katanya.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="740" height="370" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Lorjhu-bawa-semangat-budaya-Madura-Ist.jpg" alt="" class="wp-image-19725" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Lorjhu-bawa-semangat-budaya-Madura-Ist.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Lorjhu-bawa-semangat-budaya-Madura-Ist-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Lorjhu-bawa-semangat-budaya-Madura-Ist-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Lorjhu&#8217; bawa semangat budaya Madura (Ist)</em></figcaption></figure>
</div>


<p class="wp-block-paragraph">Keraguan itu berubah menjadi motivasi. Lorjhu’ bahkan mengakui bahwa Jazz Gunung adalah salah satu momen yang mendorong mereka latihan paling intens. Dengan latar belakang personel yang masing-masing memiliki kesibukan lain, koordinasi latihan menjadi tantangan tersendiri. “Bisa dibilang di event ini kita paling sering latihan. Karena kita sadar, ditonton oleh audiens jazz yang terbuka, tapi juga kritis,” ujar Badrus.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penampilan Lorjhu’ menjadi penanda kuat bahwa musik daerah tak perlu menyesuaikan diri demi diterima. Justru ketika tampil jujur dan setia pada akar, musik itu bisa berbicara lebih lantang dan menyentuh lebih dalam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seperti yang disampaikan oleh Founder Jazz Gunung Indonesia, Sigit Pramono bahwa Lorjhu’ hadir bukan sekadar tampil, tetapi menyuarakan identitas. Lewat musik rock kontemporer yang diwarnai narasi lokal, mereka membawa warna berbeda ke dalam festival yang selama ini dikenal menyajikan musik jazz dengan nuansa etnik dan eksperimental.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="740" height="370" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Band-Lorjhu-tampil-dalam-rangkaian-BRI-Jazz-Gunung-Series-2-di-Jiwa-Jawa-Resort-Bromo-Probolinggo-Sabtu-26-Juli-2025-Ist.jpg" alt="" class="wp-image-19724" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Band-Lorjhu-tampil-dalam-rangkaian-BRI-Jazz-Gunung-Series-2-di-Jiwa-Jawa-Resort-Bromo-Probolinggo-Sabtu-26-Juli-2025-Ist.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Band-Lorjhu-tampil-dalam-rangkaian-BRI-Jazz-Gunung-Series-2-di-Jiwa-Jawa-Resort-Bromo-Probolinggo-Sabtu-26-Juli-2025-Ist-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/08/Band-Lorjhu-tampil-dalam-rangkaian-BRI-Jazz-Gunung-Series-2-di-Jiwa-Jawa-Resort-Bromo-Probolinggo-Sabtu-26-Juli-2025-Ist-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Band Lorjhu’ tampil hagar di BRI Jazz Gunung Series 2 (Ist)</em></figcaption></figure>
</div>


<p class="wp-block-paragraph">“Jazz Gunung bukan ruang untuk musik yang seragam dan aman-aman saja. Ini adalah panggung kebebasan berekspresi. Dan Lorjhu’ datang membawa semangat itu, liar, jujur, dan penuh identitas,” ungkap Sigit.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Atmosfer sore itu semakin hidup ketika penonton ikut larut dalam alunan musik, bertepuk tangan, merekam momen, hingga bersorak pada bagian klimaks lagu. Suatu pemandangan yang jarang terjadi—band rock berbahasa Madura membakar panggung festival jazz.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain Lorjhu’, panggung Jazz Gunung Series 2 Bromo juga dimeriahkan oleh nama-nama besar seperti <a href="https://journeyofindonesia.com/news/berita-foto/monita-tahalea-persembahkan-penampilan-terbaik-di-bri-jazz-gunung-bromo-series-2/">Monita Tahalea</a> yang menghadirkan pertunjukan puitis, Bintang Indrianto Trio, Natasya Elvira feat. Bromo Jazz Camp, Tohpati Ethnomission, Rouge dari Prancis, dan Sal Priadi sebagai penutup.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun jelas, Lorjhu’ telah membuka lebih dari sekadar acara, namun mereka membuka ruang baru bagi musik etnik kontemporer untuk bersinar di tengah atmosfer jazz./ <strong><em>JOURNEY OF INDONESIA</em></strong> | iBonk</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/music/lorjhu-sukses-panaskan-panggung-bri-jazz-gunung-series-2-bromo/">Lorjhu’, Sukses Panaskan Panggung BRI Jazz Gunung Series 2: Bromo</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">19723</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Monita Tahalea Persembahkan Penampilan Terbaik di BRI Jazz Gunung Bromo Series 2</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/news/berita-foto/monita-tahalea-persembahkan-penampilan-terbaik-di-bri-jazz-gunung-bromo-series-2/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Jul 2025 15:18:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Foto]]></category>
		<category><![CDATA[BRI Jazz Gunung Bromo Series]]></category>
		<category><![CDATA[Destinasi]]></category>
		<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Bromo]]></category>
		<category><![CDATA[Jazz Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Journey of Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Merona]]></category>
		<category><![CDATA[Monita Tahalea]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://journeyofindonesia.com/?p=19542</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROBOLINGGO &#8211; Monita Tahalea tampilkan konser intim di show spesial Jazz Gunung Bromo Series 2 di Amphitheater Jiwa Jawa Resort, Probolinggo, Jawa Timur, Sabtu (25/7/2025). Monita membawakan 13 buah lagu dan beberapa lagu diambil dari album terbarunya bertajuk &#8220;Merona&#8221;./ JOURNEY OF INDONESIA &#124; iBonk</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/news/berita-foto/monita-tahalea-persembahkan-penampilan-terbaik-di-bri-jazz-gunung-bromo-series-2/">Monita Tahalea Persembahkan Penampilan Terbaik di BRI Jazz Gunung Bromo Series 2</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">PROBOLINGGO &#8211; Monita Tahalea tampilkan konser intim di show spesial Jazz Gunung Bromo Series 2 di Amphitheater Jiwa Jawa Resort, Probolinggo, Jawa Timur, Sabtu (25/7/2025). Monita membawakan 13 buah lagu dan beberapa lagu diambil dari album terbarunya bertajuk &#8220;Merona&#8221;./ <strong><em>JOURNEY OF INDONESIA</em></strong> | iBonk</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="740" height="370" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/07/DSCF4290.jpg" alt="" class="wp-image-19545" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/07/DSCF4290.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/07/DSCF4290-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/07/DSCF4290-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /></figure>
</div>

<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="740" height="370" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/07/DSCF4462.jpg" alt="" class="wp-image-19547" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/07/DSCF4462.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/07/DSCF4462-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/07/DSCF4462-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /></figure>
</div>

<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="740" height="370" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/07/DSCF4322.jpg" alt="" class="wp-image-19544" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/07/DSCF4322.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/07/DSCF4322-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/07/DSCF4322-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /></figure>
</div>

<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="740" height="370" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/07/DSCF4480.jpg" alt="" class="wp-image-19548" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/07/DSCF4480.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/07/DSCF4480-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/07/DSCF4480-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /></figure>
</div>

<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="740" height="370" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/07/DSCF4501.jpg" alt="" class="wp-image-19549" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/07/DSCF4501.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/07/DSCF4501-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/07/DSCF4501-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /></figure>
</div><p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/news/berita-foto/monita-tahalea-persembahkan-penampilan-terbaik-di-bri-jazz-gunung-bromo-series-2/">Monita Tahalea Persembahkan Penampilan Terbaik di BRI Jazz Gunung Bromo Series 2</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">19542</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kibaskan Dingin Menusuk, RAN Sukses Tutup Panggung BRI Jazz Gunung Bromo Series 1</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/entertainment/music/kibaskan-dingin-menusuk-ran-sukses-tutup-panggung-bri-jazz-gunung-bromo-series-1/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Jul 2025 17:27:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Music]]></category>
		<category><![CDATA[Show]]></category>
		<category><![CDATA[BRI Jazz Gunung Bromo Series]]></category>
		<category><![CDATA[Jazz Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Jazz Gunung]]></category>
		<category><![CDATA[Journey of Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[RAN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://journeyofindonesia.com/?p=19429</guid>

					<description><![CDATA[<p>BROMO – Dalam dekapan suhu yang merosot hingga 10 derajat Celsius, denting musik dan sapaan hangat dari grup RAN sukses menutup BRI Jazz Gunung Series 1 Bromo dengan penuh kesan. Bertempat di Amphitheater Jiwa Jawa Resort Bromo, Sabtu (19/7/2025), konser ini menjadi perayaan musik dan rasa yang membekas bagi ribuan penonton yang hadir. Rayi, Asta, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/music/kibaskan-dingin-menusuk-ran-sukses-tutup-panggung-bri-jazz-gunung-bromo-series-1/">Kibaskan Dingin Menusuk, RAN Sukses Tutup Panggung BRI Jazz Gunung Bromo Series 1</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">BROMO – Dalam dekapan suhu yang merosot hingga 10 derajat Celsius, denting musik dan sapaan hangat dari grup <a href="https://open.spotify.com/artist/5DSVjHy2YWufmRUHBM3PLX">RAN</a> sukses menutup <a href="https://www.jazzgunung.com">BRI Jazz Gunung Series 1</a> Bromo dengan penuh kesan. Bertempat di Amphitheater Jiwa Jawa Resort Bromo, Sabtu (19/7/2025), konser ini menjadi perayaan musik dan rasa yang membekas bagi ribuan penonton yang hadir.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rayi, Asta, dan Nino tampil memikat sejak lagu pembuka, &#8216;Hanya Untukmu&#8217;, yang langsung mendapat sambutan hangat dari Jama’ah Al-Jazziyah, sebutan akrab penonton setia Jazz Gunung. Disusul lagu-lagu rancak seperti &#8216;Hey Tunggu Dulu&#8217;, &#8216;Selamat Pagi&#8217;, &#8216;Jadi Gila&#8217;, hingga &#8216;Sepeda&#8217;, penampilan mereka malam itu menjadi paduan antara nostalgia dan kejutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Yang paling ditunggu datang di tengah penampilan ketika Nino memperkenalkan lagu baru mereka, &#8216;Masih Takut Mencinta&#8217;, untuk pertama kalinya di atas panggung. &#8220;Teman-teman ini spesial banget karena pertama kali kami bawakan lagu ini di panggung. Ini adalah lagu terbaru kita,&#8221; ujar Nino dengan penuh antusias. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia juga menerangkan bahwa lagu ini merupakan bagian dari album eksperimental Teater Nestapa, dan membawa nuansa penyembuhan serta keberanian mencintai kembali setelah patah hati.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="740" height="370" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/07/RAN-tutup-BRI-Jazz-Gunung-Series-1-dengan-sukses-iBonk.jpg" alt="" class="wp-image-19433" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/07/RAN-tutup-BRI-Jazz-Gunung-Series-1-dengan-sukses-iBonk.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/07/RAN-tutup-BRI-Jazz-Gunung-Series-1-dengan-sukses-iBonk-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/07/RAN-tutup-BRI-Jazz-Gunung-Series-1-dengan-sukses-iBonk-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>RAN tutup BRI Jazz Gunung Series 1 dengan sukses (iBonk)</em></figcaption></figure>
</div>


<p class="wp-block-paragraph">Tak hanya menghamparkan lagu-lagu populer seperti &#8216;Tunjukkan Cintamu&#8217;, &#8216;Kulakukan Semua Untukmu&#8217;, hingga &#8216;Nothing Lasts Forever&#8217;, RAN juga membawa warna berbeda dengan sentuhan jazz yang menyatu dengan atmosfer dingin dan magis Bromo. Elemen groove dan improvisasi yang mereka tampilkan membuat panggung terasa lebih hangat dan hidup.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai penutup, RAN membawakan &#8216;Pandangan Pertama&#8217; sambil mengajak penonton turun mendekat ke panggung bambu khas Jazz Gunung. &#8220;Ayo kita merapat semua biar lebih hangat,&#8221; seru Rayi, yang disambut antusiasme penonton untuk ikut menyanyi dan menari bersama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan energi RAN yang mengalir deras dari panggung ke barisan penonton, BRI Jazz Gunung Series 1 Bromo di tutup dengan penuh cinta dan harapan tinggi untuk penampilan para musisi lain di seri berikutnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">BRI Jazz Gunung Bromo 2025 sendiri digelar dalam dua seri, dengan seri pertama berlangsung pada 19 Juli dan seri kedua dijadwalkan pada 25–26 Juli 2025 di tempat yang sama. Panggung yang berada di ketinggian lebih dari 2.000 mdpl ini tetap mempertahankan suasana intim dengan latar lanskap Gunung Bromo yang megah, tanpa gemerlap lampu atau dekorasi mencolok./ <strong><em>JOURNEY OF INDONESIA</em></strong> | Morteza</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/music/kibaskan-dingin-menusuk-ran-sukses-tutup-panggung-bri-jazz-gunung-bromo-series-1/">Kibaskan Dingin Menusuk, RAN Sukses Tutup Panggung BRI Jazz Gunung Bromo Series 1</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">19429</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
