<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Klaten Archives | Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</title>
	<atom:link href="https://journeyofindonesia.com/tag/klaten/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://journeyofindonesia.com/tag/klaten/</link>
	<description>Journey of Indonesia fokus pada perkembangan pariwisata Indonesia, meng-explore budaya, hiburan, life style, kesehatan, hiburan di tanah air</description>
	<lastBuildDate>Tue, 12 Nov 2024 00:07:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/06/cropped-favicon-1-32x32.png</url>
	<title>Klaten Archives | Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</title>
	<link>https://journeyofindonesia.com/tag/klaten/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198252186</site>	<item>
		<title>Klaten Etno Jazz Sawah 2024, Padukan Etnik dan Jazz dalam Harmoni Sawah</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/entertainment/music/klaten-etno-jazz-sawah-2024-padukan-etnik-dan-jazz-dalam-harmoni-sawah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Nov 2024 00:21:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Music]]></category>
		<category><![CDATA[Show]]></category>
		<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[Festival Musik]]></category>
		<category><![CDATA[Journey of Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Klaten]]></category>
		<category><![CDATA[Klaten Etno Jazz Sawah]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Trie Utami]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://journeyofindonesia.com/?p=15937</guid>

					<description><![CDATA[<p>KLATEN &#8211; Sebelum meluas ke kota-kota besar Amerika pada awal abad ke-20, jazz pertama kali lahir dari masyarakat rural yang berjuang menghadapi tantangan ekonomi dan sosial. Di lingkungan agraris ini, jazz menjadi ruang bagi komunitas untuk berefleksi dan memperkuat ikatan sosial, sebagai hiburan setelah seharian bekerja di ladang dan sawah. Saat berkembang di wilayah perkotaan, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/music/klaten-etno-jazz-sawah-2024-padukan-etnik-dan-jazz-dalam-harmoni-sawah/">Klaten Etno Jazz Sawah 2024, Padukan Etnik dan Jazz dalam Harmoni Sawah</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>KLATEN &#8211; Sebelum meluas ke kota-kota besar Amerika pada awal abad ke-20, jazz pertama kali lahir dari masyarakat rural yang berjuang menghadapi tantangan ekonomi dan sosial. Di lingkungan agraris ini, jazz menjadi ruang bagi komunitas untuk berefleksi dan memperkuat ikatan sosial, sebagai hiburan setelah seharian bekerja di ladang dan sawah.</p>



<p>Saat berkembang di wilayah perkotaan, jazz bertransformasi mengikuti gaya hidup yang lebih dinamis. Menjadi lebih modern dan eksperimental, jazz berubah menjadi simbol kebebasan, namun tetap mempertahankan semangat kolektif yang berasal dari akar pedesaan. Improvisasi yang menjadi karakter utama <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/show/ramadhan-jazz-festival-menyatukan-nada-harmoni-cinta-negeri-dalam-sebuah-konser-amal-untuk-palestina/">jazz</a> mencerminkan ketahanan dan adaptasi, sebagaimana petani menyesuaikan diri dengan kondisi alam yang berubah-ubah.</p>



<p><a href="https://www.instagram.com/etnojazzsawah/">Klaten Etno Jazz Sawah</a> hadir sebagai sinergi antara musik jazz dan budaya agraris untuk memperkuat kedaulatan pangan. Bertempat di Umbul Besuki yang dikelilingi sawah subur di kawasan Sub-DAS Pusur, acara ini akan berlangsung pada Minggu, 17 November 2024 mulai pukul 12.00 hingga 17.30 WIB. Menghadirkan Trie Utami, Vertigong with Silir Wangi, Smara Tantra, Keroncong Jazz Lastarya, dan Komunitas Jazz Indonesia sebagai penampil serta persembahan menarik dari Musik Air by Memet Chairul Slamet, Gejok Lesung Sekar Melati dan Drumband SDN Ponggok.</p>



<p>Seperti yang diungkapkan <strong>Agus Setiawan Basuni </strong><em>dari WartaJazz</em> – sebuah ekosistem Jazz di Indonesia yang menjadi inisiator Klaten Etno Jazz Sawah menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah sebuah ikhtiar menyatukan <em>stakeholder</em> ekonomi kreatif untuk saling bersinergi mengantisipasi terbukanya peluang dengan koneksitas Klaten lewat jalan tol ditengah dua kota yang punya magnet budaya dan wisata luar biasa Yogyakarta dan Solo. “Klaten terkenal lewat Beras Delanggunya. Kami ingin mendorong sinergi antara musik Etno, Jazz dan Sawah,” sebutnya.</p>



<p>Ajakan ini disambut dengan antusias oleh Juneadhi Mulyono, Lurah Desa Ponggok yang viral lewat wisata airnya. “Kolaborasi menjadi kata kunci ditengah dunia yang serba tak menentu. Dengan saling mendukung Wisata dan Pertanian, semoga kegiatan ini bermanfaat untuk masyarakat sekaligus jadi ajang ” ujarnya.</p>



<p>Hal yang sama diamini oleh <strong>Yusuf Murdani</strong> dari <em>Komunitas Petani Muda Klaten</em>, “Pertanian memiliki pola yang mirip dimana improvisasi harus kerap dilakukan manakala menghadapi cuaca, pasar atau teknologi maka Petani harus mampu beradaptasi”, ucapnya.</p>



<p>Bentuk adaptasi ini didukung pula oleh<strong> Daniel Timbul</strong>, <em>seorang artpreneur asli Klaten dari Seroja Indonesia</em>, yang menggali dan mengembangkan potensi desa lewat kelas artistiknya yang menjadi bagian dari Road to Klaten Etno Jazz Sawah. “Kami ingin potensi yang ada di manfaatkan dan dimaksimalkan. Dengan penggunaan material bekas ramah lingkungan melahirkan karya-karya artistik berbasis sumberdaya lokal”.</p>



<p>Sementara <strong>Rama Zakaria</strong>, menyampaikan dukungan AQUA Klaten soal perlunya integrasi pengelolaan bentang alam sub DAS Pusur, dimana Klaten Etno Jazz Sawah akan mengambil <em>setting</em> lokasi acara. ”Mengelola sumber daya air erat kaitannya dengan Kedaulatan Pangan, pendekatan kami secara ekosistem agar sumber air ini tetap lestari,” ungkap Rama.</p>



<p>Acara ini merupakan kolaborasi WartaJazz, Komunitas Petani Muda Klaten, Desa Wisata Ponggok, Seroja Indonesia, bersama AQUA. Turut didukung oleh Pemerintah Kabupaten Klaten, Lestarilah Indonesia dan Grand Tjokro Hotel.</p>



<p>HTM sebesar IDR. 20.000,- sudah termasuk fasilitas berenang di Umbul Besuki &amp; merchandise beras bisa didapatkan dengan melakukan pemesanan melalui link s.id/etnojazz. Jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari gerakan Lestari sambil menikmati harmonisasi alam dan musik di Klaten Etno Jazz Sawah 2024!/ <strong><em>JOURNEY OF INDONESIA</em></strong> | iBonk</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/music/klaten-etno-jazz-sawah-2024-padukan-etnik-dan-jazz-dalam-harmoni-sawah/">Klaten Etno Jazz Sawah 2024, Padukan Etnik dan Jazz dalam Harmoni Sawah</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">15937</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pacu Adrenaline Lewat Tubing di Umbul Cokro</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/travel/pacu-adrenaline-lewat-tubing-di-umbul-cokro/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ibonk]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Jan 2020 03:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tourism]]></category>
		<category><![CDATA[Travel]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Klaten]]></category>
		<category><![CDATA[Pesona Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Pusur]]></category>
		<category><![CDATA[Susur Sungai]]></category>
		<category><![CDATA[Tubing]]></category>
		<category><![CDATA[Umbul Cokro]]></category>
		<category><![CDATA[Wonderful Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wp.journeyofindonesia.com/?p=1624</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bagi para penyuka petualangan alam liar dapat mengikuti suasana arung sungai di Umbul Cokro, Klaten Jawa Tengah. Tak sulit menemukan Umbul Cokro ini, apalagi di era sekarang yang sudah tersedia Google Maps. Lokasinya sendiri hanya berjarak sekitar 25 km dari pusat Kota Solo dan menempuh waktu kurang lebih satu jam perjalanan. Setibanya di Kota Klaten, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/travel/pacu-adrenaline-lewat-tubing-di-umbul-cokro/">Pacu Adrenaline Lewat Tubing di Umbul Cokro</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Bagi para penyuka petualangan alam liar dapat mengikuti suasana arung sungai di Umbul Cokro, Klaten Jawa Tengah. Tak sulit menemukan Umbul Cokro ini, apalagi di era sekarang yang sudah tersedia <em>Google Maps</em>. Lokasinya sendiri hanya berjarak sekitar 25 km dari pusat Kota Solo dan menempuh waktu kurang lebih satu jam perjalanan. Setibanya di Kota Klaten, kita mengambil jalan yang lebih kecil yang mengarah ke Kecamatan Tulung.</p>



<p>Dari penampakan luarnya, Umbul Cokro terkesan biasa saja malah kurang begitu menarik. Melewati loket masuk, kita akan menjumpai sebuah sungai besar yang airnya berwarna kehijauan. Lanjutkan saja perjalanan dan lamat-lamat kita mendengarkan gemuruh air di kejauhan. Disini kita dapat melihat sungai pendek yang sangat jernih airnya, namun karena J<em>ourney Of Indonesia</em> tiba pada saat kemarau panjang air sungai tersebut tampak sangat dangkal tapi dipenuhi ikan-ikan kecil yang bergerak lincah.</p>



<p>Setelah melewati sungai tersebut, baru terlihat asal sura gemuruh air itu berasal. Tampak limpahan air masuk ke sebuah sungai yang sangat jernih dan di kelola dengan baik. Sudah dipastikan, anda akan tergoda untuk segera nyemplung ke dalamnya. Tak perlu khawatir tenggelam, karena ketinggian airnya hanya sedada orang dewasa dan diberi pengaman .</p>



<p>Namun tujuan utama datang kesini bukaan untuk menyegarkan diri di sungai kecil deras ini, tapi ingin berarung sungai dengan menyelusuri sungai Pusur dibawahnya. Tak seperti ditempat lain dengan menggunakan perahu karet, disini kita diajak untuk meningkatkan adrenalin dengan dengan menyusuri sungai berarus deras hanya dengan menggunakan Ban Karet (Tubing).</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="740" height="370" src="https://wp.journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2022/06/Menyusuri-sungai-Pusur-Ibonk.jpg" alt="" class="wp-image-1625" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2022/06/Menyusuri-sungai-Pusur-Ibonk.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2022/06/Menyusuri-sungai-Pusur-Ibonk-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2022/06/Menyusuri-sungai-Pusur-Ibonk-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /><figcaption><em>Menyusuri sungai Pusur (Ibonk)</em></figcaption></figure>
</div>


<p>Setelah mempersiapkan diri dengan <em>life vest</em>, <em>helm</em> dan sepatu karet yang disiapkan pengelola kita beranjak turun melewati tangga beton untuk mencapai bibir sungai. DIbawah air terjun, sudah disiapkan pula Tubing atau Ban Karet yang telah dimodifikasi untuk dinaiki setiap peserta. Nah setelah semua siap, mulailah para peserta di lepas secara bersamaan menyelusuri arus deras yang bervariasi.</p>



<p>Dalam menyelusuri sungai ini, pengelola juga menyertakan beberapa <em>lifeguards </em>untuk memberikan bantuan selama perjalanan. Sayangnya perjalanan ini hanya memakan waktu 35 menit, dan terasa cepat sekali. Walaupun mungkin sensasi yang dirasakan akan lebih menantang lagi jika musim penghujan tiba, dimana debit air lebih banyak dan arus akan lebih deras.</p>



<p>Setelah sampai di darat, para peserta akan dikembalikan ke titik start dengan menumpang <em>pickup</em> kembali ke Umbul Cokro.</p>



<p>“Dulu umbul ini bernama Umbul Ingas dikarenakan mata air ini berada diantara pohon Ingas. Pohon ini berukuran besar, rindang, dan memang banyak ditemukan di kompleks pemandian ini. Selain sebagai perindang, pohon ini juga merupakan salah satu alasan air di umbul ini selalu jernih,” ucap Wawan salah satu pengelola Tubing Umbul Cokro ini.</p>



<p>Seiring waktu nama Umbul Ingas berubah secara perlahan menjadi Cokro Tulung diambil dari nama tempat objek wisata ini berada. Lebih tepatnya, di Desa Cokro Kecamatan Tulung.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="740" height="370" src="https://wp.journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2022/06/Para-peserta-Tubing-Ibonk.jpg" alt="" class="wp-image-1626" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2022/06/Para-peserta-Tubing-Ibonk.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2022/06/Para-peserta-Tubing-Ibonk-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2022/06/Para-peserta-Tubing-Ibonk-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /><figcaption><em>Para peserta Tubing (Ibonk)</em></figcaption></figure>
</div>


<p>“Selain itu, dikarenakan ada harapan bahwa objek wisata ini sebagai saran tetulung atau membantu bagi warga sekitar. Bahkan, Keraton Surakarta Hadiningrat mengambil air dari Cokro Tulung ini untuk keperluan sebagai air minum,” ungkapnya.</p>



<p>Umbul Cokro sendiri memiliki luas kurang lebih 15.000 meter persegi, selain terdapat mata air itu sendiri juga terdapat aliran serupa kali yang menghubungkan dari komplek mata air ke sungai.</p>



<p>Selain bisa merasakan keseruan tubing ini, para pelancong juga bisa merasakan wahana air lainnya. Jernih dan kesegaran airnya menjadi nilai jual buat wisatawan yang datang ke Klaten, Jawa Tengah./<strong><em> JOURNEY OF INDONESIA</em></strong></p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/travel/pacu-adrenaline-lewat-tubing-di-umbul-cokro/">Pacu Adrenaline Lewat Tubing di Umbul Cokro</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1624</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
