<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Laksamana Sukardi Archives | Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</title>
	<atom:link href="https://journeyofindonesia.com/tag/laksamana-sukardi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://journeyofindonesia.com/tag/laksamana-sukardi/</link>
	<description>Journey of Indonesia fokus pada perkembangan pariwisata Indonesia, meng-explore budaya, hiburan, life style, kesehatan, hiburan di tanah air</description>
	<lastBuildDate>Tue, 16 Sep 2025 05:04:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/06/cropped-favicon-1-32x32.png</url>
	<title>Laksamana Sukardi Archives | Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</title>
	<link>https://journeyofindonesia.com/tag/laksamana-sukardi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198252186</site>	<item>
		<title>Rahayu Saraswati Mundur dari DPR, Laksamana Sukardi Sebut Ini Sebagai Keteguhan Sikap Langka</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/news/rahayu-saraswati-mundur-dari-dpr-laksamana-sukardi-sebut-ini-sebagai-keteguhan-sikap-langka/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Sep 2025 03:44:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Journey of Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Laksamana Sukardi]]></category>
		<category><![CDATA[Rahayu Saraswati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://journeyofindonesia.com/?p=20126</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA — Keputusan Rahayu Saraswati untuk mengundurkan diri dari keanggotaan DPR RI mengejutkan banyak pihak. Langkah ini dinilai sebagai fenomena langka dalam politik Indonesia, apalagi datang dari sosok generasi muda yang dikenal berprestasi, jauh dari kontroversi, serta meniti karier politik tanpa bergantung pada hubungan keluarga dengan ketua umum partainya. Saras, sapaan akrabnya, bukanlah sosok instan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/news/rahayu-saraswati-mundur-dari-dpr-laksamana-sukardi-sebut-ini-sebagai-keteguhan-sikap-langka/">Rahayu Saraswati Mundur dari DPR, Laksamana Sukardi Sebut Ini Sebagai Keteguhan Sikap Langka</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">JAKARTA — Keputusan <a href="https://www.instagram.com/rahayusaraswati/?hl=en"><strong>Rahayu Saraswati</strong> </a>untuk mengundurkan diri dari keanggotaan DPR RI mengejutkan banyak pihak. Langkah ini dinilai sebagai fenomena langka dalam politik Indonesia, apalagi datang dari sosok generasi muda yang dikenal berprestasi, jauh dari kontroversi, serta meniti karier politik tanpa bergantung pada hubungan keluarga dengan ketua umum partainya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Saras, sapaan akrabnya, bukanlah sosok instan di parlemen. Pada Pemilu 2019 ia sempat gagal melenggang ke Senayan, namun kegagalan itu tidak membuatnya surut. Dengan kegigihan, ia kembali mencalonkan diri pada Pemilu 2024 dan berhasil meraih kursi DPR. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Oleh karena itu, pengunduran dirinya menimbulkan tanda tanya besar. Berbeda dengan sejumlah anggota DPR yang belakangan dinonaktifkan partai karena desakan demonstrasi, keputusan Saras datang atas inisiatif pribadi. Teman-temannya bahkan para pengurus partai pun disebut-sebut sempat terkejut mendengar kabar tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Langkah ini dinilai sebagai cerminan sikap independen. “Berjuang demi bangsa tidak harus menjadi anggota DPR!” ujarnya. Sebuah pernyataan yang memberi pesan kuat bahwa politik bukan satu-satunya jalan untuk mengabdi pada negeri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rahayu Saraswati memilih mundur setelah menghadapi kritik di media sosial atas pernyataannya dalam sebuah <em>podcast</em>. Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya generasi muda tidak hanya menunggu kesempatan kerja dari pemerintah, tetapi menggunakan keterampilan dan keahlian untuk menciptakan usaha sekecil apapun. </p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="740" height="370" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/09/Laksamana-Sukardi-Ist.jpg" alt="" class="wp-image-20127" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/09/Laksamana-Sukardi-Ist.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/09/Laksamana-Sukardi-Ist-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/09/Laksamana-Sukardi-Ist-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Laksamana Sukardi (Ist)</em></figcaption></figure>
</div>


<p class="wp-block-paragraph">Pesan tersebut sejatinya ditujukan untuk memotivasi, agar anak muda turut membantu menciptakan lapangan kerja. Namun pernyataan itu kemudian diplintir dan dianggap tidak cerdas. Padahal, berbeda dari banyak pejabat yang dikritik karena gaya hidup mewah atau pernyataan kontroversial, Saras justru mengajak generasi muda untuk berani mandiri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keputusan mundur secara sukarela menjadi sorotan tersendiri. Di Indonesia, budaya mundur karena kesalahan sekecil apapun masih jarang ditemukan. Selama ini, pejabat umumnya hanya melepas jabatan setelah terdesak oleh tekanan publik melalui demonstrasi besar-besaran.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Laksamana Sukardi,</strong> yang menuliskan refleksi atas keputusan Saras, menilai langkah ini seharusnya menjadi teladan. “Keteguhan Saras dengan keputusannya mundur sebagai anggota DPR RI harus dijadikan pelajaran bahwa kita harus memiliki budaya malu dan menempatkan akuntabilitas serta integritas di atas kepentingan pribadi,” tulisnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perbandingan lantas muncul dengan Jepang, di mana budaya malu dan tanggung jawab begitu kuat. Di negeri sakura itu, pejabat tinggi bahkan rela mundur hanya karena keterlambatan kereta api beberapa menit.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Langkah ini pun dipandang sebagai peringatan bagi para politisi lain yang kerap bertahan di kursi kekuasaan meski telah dipermalukan oleh publik. Saras menegaskan, mundur bukanlah bentuk kelemahan, melainkan sikap ksatria demi menjaga marwah politik dan menghormati rakyat yang telah memilih. “Pelajaran lain dari pengunduran diri Rahayu Saraswati; ternyata tidak semua anggota DPR memalukan,” tulis Sukardi./ <strong><em>JOURNEY OF INDONESIA</em></strong> | iBonk</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/news/rahayu-saraswati-mundur-dari-dpr-laksamana-sukardi-sebut-ini-sebagai-keteguhan-sikap-langka/">Rahayu Saraswati Mundur dari DPR, Laksamana Sukardi Sebut Ini Sebagai Keteguhan Sikap Langka</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">20126</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Karier Politik Terhenti, Laksamana Sukardi Ungkap Kontroversi dalam Buku &#8220;Belenggu Nalar&#8221;</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/events/karier-politik-terhenti-laksamana-sukardi-ungkap-kontroversi-dalam-buku-belenggu-nalar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ibonk]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Jan 2024 02:54:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Events]]></category>
		<category><![CDATA[Belenggu Nalar]]></category>
		<category><![CDATA[Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Destinasi]]></category>
		<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[Journey of Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Laksamana Sukardi]]></category>
		<category><![CDATA[Launching]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://journeyofindonesia.com/?p=11248</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA &#8211; Mantan Menteri BUMN, Ir. Laksamana Sukardi, memaparkan lika-liku kontroversial dalam karier politiknya melalui peluncuran buku berjudul &#8220;Belenggu Nalar&#8221;. Dalam acara diskusi di Nusantara Room, The Dharmawangsa Hotel, Jakarta Selatan, Senin (15/1/2024), Laksamana menceritakan perjuangannya terkait penjualan kapal tanker milik Pertamina pada tahun 2004. Indonesia, sebagai negara hukum, seharusnya menjunjung tinggi aturan hukum dalam [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/events/karier-politik-terhenti-laksamana-sukardi-ungkap-kontroversi-dalam-buku-belenggu-nalar/">Karier Politik Terhenti, Laksamana Sukardi Ungkap Kontroversi dalam Buku &#8220;Belenggu Nalar&#8221;</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">JAKARTA &#8211; Mantan Menteri BUMN, <strong>Ir. Laksamana Sukard</strong>i, memaparkan lika-liku kontroversial dalam karier politiknya melalui peluncuran buku berjudul <em>&#8220;Belenggu Nalar&#8221;</em>. Dalam acara diskusi di Nusantara Room, The Dharmawangsa Hotel, Jakarta Selatan, Senin (15/1/2024), Laksamana menceritakan perjuangannya terkait penjualan kapal tanker milik Pertamina pada tahun 2004.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Indonesia, sebagai negara hukum, seharusnya menjunjung tinggi aturan hukum dalam segala kebijakan dan <a href="https://journeyofindonesia.com/events/asosiasi-penjualan-langsung-indonesia-gelar-apli-awards-2023/">penyelenggaraan</a> negara. Sayangnya, menurut Laksamana, realitasnya berbeda. Hukum kerap kali disalahgunakan demi kepentingan politik dan kekuasaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Laksamana_Sukardi">Laksamana Sukardi</a> menyoroti pengalaman pahitnya terkait penjualan kapal tanker Pertamina yang meskipun telah disetujui Departemen Keuangan, mengakibatkannya terkriminalisasi. Menurutnya, hukum menjadi alat untuk memuaskan keinginan kekuasaan, dan argumen serta bukti yang diajukan menjadi sia-sia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada saat itu, Indonesia menghadapi krisis keuangan, dan Pertamina sebagai kontributor keuangan negara, terpaksa menjual kapal tanker yang sedang dalam sengketa. Kapal itu sendiri sedang menjadi sita jaminan dalam sengketa antara pemerintah dan PT. Karaha Bodas. Kapal yang dibangun dengan biaya 130,8 juta US dollar, terjual 184 juta US dollar. Pertamina untung 53,2 US dollar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan audit investigasi atas penjualan kapal tanker tersebut, dan dinyatakan tidak merugikan negara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tetapi Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menilai penjualan tanker itu telah merugikan negara. KPPU yang mendengar pernyataan seorang ahli mengatakan, negara mengalami kerugian berkisar 20 juta dollar hingga Rp.504 miliar. &#8220;Celakanya ahli yang dimintai pendapat oleh KPPU hanya salesman piano, yang mengeluarkan harga taksiran jauh lebih tinggi, tanpa dasar yang jelas. Jadi saya lihat memang ada niat untuk memojokkan saya. Nalar mereka terbelenggu karena, demi birahi kekuasaan. Saya tidak tahu itu atas perintah siapa,&#8221; kata Laksamana.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Komisi III DPR yang tidak puas dengan putusan KPK, lalu membentuk Pansus. Ternyata putusan Pansus hanya menyontek putusan KPPU. Komisi III lalu meminta Kejaksaan Agung mengambil alih penanganan. Pihak Kejagung yang begitu bersemangat, karena mendapat dukungan dari Komisi III DPR, sempat mempersangkakan Laksamana Sukardi. Namun karena ada persoalan di internal Kejaksaan Agung, penanganan kasus kapal tanker tersebut dihentikan. Dalam putusan Peninjauan Kembali MA menyatakan putusan KPPU salah.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="740" height="370" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2024/01/Diskusi-buku-22Belenggu-Nalar22-karya-Laksamana-Sukardi-DSP.jpg" alt="" class="wp-image-11250" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2024/01/Diskusi-buku-22Belenggu-Nalar22-karya-Laksamana-Sukardi-DSP.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2024/01/Diskusi-buku-22Belenggu-Nalar22-karya-Laksamana-Sukardi-DSP-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2024/01/Diskusi-buku-22Belenggu-Nalar22-karya-Laksamana-Sukardi-DSP-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Diskusi buku &#8220;Belenggu Nalar&#8221; karya Laksamana Sukardi (DSP)</em></figcaption></figure>
</div>


<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Saya lihat di sini DPR terbelenggu nalar. Mereka tahu KPK sudah mengatakan tidak ada kerugian negara, mereka tetap ngotot. Kejagung yang mendapat dukungan DPR tetap melakukan penyelidikan. Dalam eforia reformasi, hakim ternyata takut memutus perkara secara obyektif,&#8221; kata Laks.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Advokat Petrus Selestinus mengatakan, Laksamana dan Megawati adalah tokoh yang berjasa terhadap reformasi, walau pun yang muncul sebagai tokoh reformasi, orang lain.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Ketika itu Pak Laks justru dikriminalisasi justru oleh teman-temannya sendiri di Komisi III, terutama dari PDIP dan Demokrat.&nbsp; Teman-temannya di Komisi III sebagai aktor. Mereka mendesak KPK mentersangkakan Pak Laks. Padahal KPK sudah mengatakan tidak menemukan kerugian negara, karena tidak ada harga pembanding&nbsp; Di situ Komisi III marah, lalu<br>Meminta Jaksa Agung menangani peniualan VLCC ini. Padahal harusnya KPK,&#8221; kata Petrus.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Anas Urbaningrum menilai bahwa kasus yang menimpa Laksamana Sukardi adalah upaya untuk menghentikan karier politiknya. Waktu itu, Laksamana, sebagai politikus muda berpotensi, dihadapkan pada stempel korupsi sebagai alat untuk meruntuhkan masa depan politiknya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam bukunya &#8220;Belenggu Nalar,&#8221; Laksamana Sukardi menggambarkan perjalanan pahitnya sebagai ilustrasi nyata bagaimana kekuasaan dan politik dapat membelenggu nalar dan keadilan di Indonesia. Upaya menjaga kemerdekaan nalar dan keadilan tetap menjadi tantangan di tengah gejolak politik./ <strong><em>JOURNEY OF INDONESIA</em></strong></p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/events/karier-politik-terhenti-laksamana-sukardi-ungkap-kontroversi-dalam-buku-belenggu-nalar/">Karier Politik Terhenti, Laksamana Sukardi Ungkap Kontroversi dalam Buku &#8220;Belenggu Nalar&#8221;</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">11248</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
