<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Masjid Archives | Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</title>
	<atom:link href="https://journeyofindonesia.com/tag/masjid/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://journeyofindonesia.com/tag/masjid/</link>
	<description>Journey of Indonesia fokus pada perkembangan pariwisata Indonesia, meng-explore budaya, hiburan, life style, kesehatan, hiburan di tanah air</description>
	<lastBuildDate>Thu, 30 Jan 2025 06:20:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/06/cropped-favicon-1-32x32.png</url>
	<title>Masjid Archives | Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</title>
	<link>https://journeyofindonesia.com/tag/masjid/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198252186</site>	<item>
		<title>Masjid Merah Panjunan, Sebuah Simbol Akulturasi Islam dan Tionghoa di Cirebon</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/travel/tourism/masjid-merah-panjunan-sebuah-simbol-akulturasi-islam-dan-tionghoa-di-cirebon/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Jan 2025 04:58:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tourism]]></category>
		<category><![CDATA[Travel]]></category>
		<category><![CDATA[Cirebon]]></category>
		<category><![CDATA[Destinasi]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Journey of Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Masjid]]></category>
		<category><![CDATA[Masjid Merah Panjunan]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Pangeran Panjunan]]></category>
		<category><![CDATA[Putri Ong Tien]]></category>
		<category><![CDATA[Tionghoa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://journeyofindonesia.com/?p=17100</guid>

					<description><![CDATA[<p>CIREBON – Kota Cirebon sejak lama dikenal sebagai kota yang sarat dengan akulturasi budaya. Salah satu bukti nyata dari perpaduan berbagai tradisi ini adalah Masjid Merah Panjunan, sebuah bangunan bersejarah yang mencerminkan pengaruh Islam dan Tionghoa dalam arsitektur serta filosofi pembangunannya. Masjid yang terletak di Kelurahan Panjunan, Kecamatan Lemahwungkuk, ini didirikan pada tahun 1480 oleh Syarif [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/travel/tourism/masjid-merah-panjunan-sebuah-simbol-akulturasi-islam-dan-tionghoa-di-cirebon/">Masjid Merah Panjunan, Sebuah Simbol Akulturasi Islam dan Tionghoa di Cirebon</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">CIREBON – <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Cirebon">Kota Cirebon</a> sejak lama dikenal sebagai kota yang sarat dengan akulturasi budaya. Salah satu bukti nyata dari perpaduan berbagai tradisi ini adalah <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Masjid_Merah_Panjunan">Masjid Merah Panjunan</a>, sebuah bangunan bersejarah yang mencerminkan pengaruh Islam dan Tionghoa dalam arsitektur serta filosofi pembangunannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Masjid yang terletak di Kelurahan Panjunan, Kecamatan Lemahwungkuk, ini didirikan pada tahun 1480 oleh Syarif Abdurakhman atau Pangeran Panjunan, seorang ulama sekaligus pedagang tanah liat. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Kala itu, kawasan Panjunan dihuni oleh komunitas Arab yang mayoritas berprofesi sebagai pedagang. Demi memenuhi kebutuhan ibadah mereka, Pangeran Panjunan mendirikan masjid dengan material utama berupa bata merah, sebuah ciri khas yang masih dipertahankan hingga kini. Warna merah pada bangunan masjid diyakini sebagai simbol keberanian dalam menegakkan kebenaran dan kejujuran.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keunikan utama Masjid Merah Panjunan terletak pada arsitekturnya yang memadukan dua budaya berbeda. Bagian fasad masjid memiliki tampilan yang menyerupai kelenteng, sementara bagian dalamnya mengusung gaya khas Timur Tengah. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Sentuhan budaya Tionghoa ini diyakini sebagai bentuk penghormatan terhadap Putri Ong Tien, istri Sunan Gunung Jati yang berasal dari Tiongkok. Bukti nyata dari akulturasi ini juga dapat ditemukan pada dinding masjid yang dihiasi piring-piring keramik China berusia ratusan tahun.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="740" height="370" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/01/Ruang-utama-Masjid-Merah-Cirebon-iBonk.jpg" alt="" class="wp-image-17102" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/01/Ruang-utama-Masjid-Merah-Cirebon-iBonk.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/01/Ruang-utama-Masjid-Merah-Cirebon-iBonk-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/01/Ruang-utama-Masjid-Merah-Cirebon-iBonk-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Ruang utama Masjid Merah Cirebon (iBonk)</em></figcaption></figure>
</div>


<p class="wp-block-paragraph">Selain aspek visual, filosofi Islam juga tertanam dalam berbagai elemen bangunan masjid. Pintu masuk utama dibuat dengan ukuran kecil, bertujuan agar setiap jamaah yang masuk harus menunduk sebagai simbol kerendahan hati saat menghadap Allah SWT. Sementara itu, jumlah tiang penyangga dalam masjid mencapai 17 buah, yang melambangkan jumlah rakaat dalam shalat lima waktu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagian dalam masjid memiliki ruangan khusus yang hanya dibuka pada Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha. Ruangan ini diyakini sebagai tempat yang memiliki nilai sakral dan diwariskan <a href="https://journeyofindonesia.com/news/kasultanan-kanoman-cirebon-jawa-barat-gelar-tradisi-panjang-jimat/">turun-temurun</a> dari Sunan Gunung Jati. Selain itu, terdapat aturan adat yang masih dijaga hingga kini, yaitu larangan bagi wisatawan non-Muslim untuk melintasi batas kuning di dalam area utama masjid.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di sebelah kanan masjid, terdapat area wudhu yang merupakan bagian dari bangunan tambahan. Tak jauh dari tempat wudhu, terdapat kompas kuno berbentuk batang tembaga yang dulu digunakan untuk menentukan waktu shalat berdasarkan bayangan matahari. Kini, informasi waktu shalat telah tertulis di papan dalam bahasa Arab untuk memudahkan jamaah.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="740" height="370" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/01/Salah-satu-piring-keramik-yang-diberikan-Putri-Ong-Tien-dari-China-yang-menghiasi-dinding-Masjid-Merah-Cirebon-iBonk.jpg" alt="" class="wp-image-17101" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/01/Salah-satu-piring-keramik-yang-diberikan-Putri-Ong-Tien-dari-China-yang-menghiasi-dinding-Masjid-Merah-Cirebon-iBonk.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/01/Salah-satu-piring-keramik-yang-diberikan-Putri-Ong-Tien-dari-China-yang-menghiasi-dinding-Masjid-Merah-Cirebon-iBonk-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/01/Salah-satu-piring-keramik-yang-diberikan-Putri-Ong-Tien-dari-China-yang-menghiasi-dinding-Masjid-Merah-Cirebon-iBonk-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Salah satu piring keramik yang diberikan Putri Ong Tien yang menghiasi dinding masjid (iBonk)</em></figcaption></figure>
</div>


<p class="wp-block-paragraph">Pada sisi kiri masjid, terdapat area khusus bagi jamaah perempuan yang dipisahkan oleh tirai hijau. Ruangan ini dahulu menjadi tempat bagi ibu dan istri Sunan Gunung Jati dalam melantunkan zikir. Di lokasi yang sama, terdapat patilasan yang diyakini sebagai tempat penyimpanan benda-benda bersejarah seperti keris dan tombak milik para wali.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sayangnya, berbagai peninggalan berharga di Masjid Merah Panjunan tidak sepenuhnya terjaga. Piring-piring keramik dari China yang dahulu menghiasi dinding masjid banyak yang hilang akibat dicuri oleh oknum tak bertanggung jawab. Kini, hanya tersisa sebagian kecil dari piring-piring tersebut, dengan banyak di antaranya dalam kondisi pecah atau rusak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meskipun demikian, Masjid Merah Panjunan tetap menjadi salah satu ikon penting dalam sejarah dan budaya Cirebon. Wilayah Panjunan yang kini lebih dikenal sebagai Kampung Arab masih mempertahankan fungsinya sebagai pusat aktivitas keagamaan. Masjid ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga saksi bisu dari harmonisasi dua tradisi besar yang turut membentuk identitas Cirebon hingga saat ini./ <strong><em>JOURNEY OF INDONESIA</em></strong> | iBonk</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/travel/tourism/masjid-merah-panjunan-sebuah-simbol-akulturasi-islam-dan-tionghoa-di-cirebon/">Masjid Merah Panjunan, Sebuah Simbol Akulturasi Islam dan Tionghoa di Cirebon</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">17100</post-id>	</item>
		<item>
		<title>5 Masjid Cantik Yang Wajib Dikunjungi untuk Wisata Religi</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/news/5-masjid-cantik-yang-wajib-dikunjungi-untuk-wisata-religi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ibonk]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 May 2021 03:01:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Masjid]]></category>
		<category><![CDATA[RedDoorz]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Religi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wp.journeyofindonesia.com/?p=1830</guid>

					<description><![CDATA[<p>Di Indonesia sendiri, terdapat banyak pilihan lokasi wisata religi, terutama Masjid bersejarah, yang bisa dikunjungi oleh masyarakat dan berkaitan erat dengan sejarah penyebaran agama Islam pada zaman dahulu. Tempat-tempat tersebut pun mempunyai daya tarik wisata tersendiri di setiap daerahnya. Apalagi di saat bulan Ramadhan seperti sekarang, dimana disamping beribadah banyak umat Muslim melakukan kegiatan kunjungan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/news/5-masjid-cantik-yang-wajib-dikunjungi-untuk-wisata-religi/">5 Masjid Cantik Yang Wajib Dikunjungi untuk Wisata Religi</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Di Indonesia sendiri, terdapat banyak pilihan lokasi wisata religi, terutama Masjid bersejarah, yang bisa dikunjungi oleh masyarakat dan berkaitan erat dengan sejarah penyebaran agama Islam pada zaman dahulu. Tempat-tempat tersebut pun mempunyai daya tarik wisata tersendiri di setiap daerahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Apalagi di saat bulan Ramadhan seperti sekarang, dimana disamping beribadah banyak umat Muslim melakukan kegiatan kunjungan ke beberapa destinasi wisata religi demi mendapatkan sensasi pengalaman ibadah yang berbeda dari biasanya. Tentunya, penerapan protokol kesehatan tetap menjadi hal utama yang harus diperhatikan mengingat kasus pandemi Covid-19 masih terus berlangsung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berminat dengan wisata seperti ini, berikut beberapa rekomendasi masjid cantik di Indonesia yang wajib dikunjungi dan dapat melakukan staycation di sekitar areanya.</p>



<ol class="wp-block-list"><li>Masjid Raya Baiturrahman, Aceh<br>Masjid Raya Baiturrahman merupakan ikon masjid dari kota Banda Aceh dan menjadi ikon monumental pasca Tsunami Aceh di tahun 2004. Arsitektur masjid ini bergaya kuno ala negara India, sehingga membuat masjid ini menjadi tempat wisata religi yang menarik untuk dikunjungi. Namun tentu tak boleh mengabaikan kegunaan utama masjid sebagai tempat ibadah. Masjid Raya Baiturrahman dibangun pada 1612 M oleh Sultan Iskandar Muda Mahkota Alam. Masjid ini sudah mengalami beberapa kali renovasi, seperti perluasan dan penambahan kubah. Terkait penginapan terdekat di masjid ini, RedDoorz Syariah near Baiturrahman Aceh bisa menjadi pilihan yang tepat bagi Anda yang ingin melakukan wisata religi dengan jarak hanya sekitar 3 km.</li><li>Masjid Agung, Semarang<br>Masjid Agung Semarang dikenal karena memiliki arsitektur unik serta termegah di Indonesia, salah satunya adalah memiliki payung hidrolik raksasa yang mirip seperti di Masjid Nabawi, Mekkah. Selain berfungsi sebagai tempat ibadah, masjid ini juga menjadi objek wisata terpadu, pusat pendidikan, dan pusat syiar agama Islam.<br>Masjid Agung Semarang dilengkapi dengan beragam fasilitas, diantaranya perpustakaan, auditorium, ruang akad nikah, serta museum perkembangan Islam. Bagi kamu yang ingin berkunjung ke Semarang dan ingin melakukan wisata religi ke masjid ini, RedDoorz @ Jalan Kartini Semarang bisa menjadi alternatif untuk tempat staycation kalian selama di sana, lho!</li><li>Masjid Sultan Suriansyah, Banjarmasin<br>Masjid ini merupakan masjid tertua di Kalimantan Selatan yang mempunyai bentuk arsitektur tradisional Banjar dengan konstruksi panggung yang dibangun pada masa pemerintahan Sultan Suriansyah. Masjid Sultan Suriansyah merupakan simbol dimulainya pergerakan Islam di area Kalimantan Selatan.</li></ol>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="740" height="370" src="https://wp.journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2022/06/Masjid-Sultan-Suriansyah-Banjarmasin-Banjarmasin-Tourism.jpg" alt="" class="wp-image-1832" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2022/06/Masjid-Sultan-Suriansyah-Banjarmasin-Banjarmasin-Tourism.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2022/06/Masjid-Sultan-Suriansyah-Banjarmasin-Banjarmasin-Tourism-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2022/06/Masjid-Sultan-Suriansyah-Banjarmasin-Banjarmasin-Tourism-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /><figcaption><em>Masjid Sultan Suriansyah, Banjarmasin (Banjarmasin Tourism)</em></figcaption></figure>
</div>


<p class="wp-block-paragraph">Meskipun sudah mengalami beberapa kali pemugaran, struktur dasar masjid ini masih tetap dipertahankan karena termasuk dalam cagar budaya peninggalan Kesultanan Banjar. Sebagai salah satu ikon bersejarah di daerah Banjarmasin yang bersebelahan dengan Sungai Kuin, masjid ini bisa menjadi rekomendasi wisata religi yang dapat kamu kunjungi. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, RedDoorz Syariah near RSU Suaka Insan yang hanya berjarak 1,6 km bisa menjadi pilihan menginap di dekat masjid ini.</p>



<ol class="wp-block-list" start="4"><li>Masjid Jami, Malang<br>Masjid Jami Malang ini mempunyai dua gaya arsitektur, yaitu Jawa dan Arab. Masjid yang sering dikenal dengan nama Masjid Agung Jami Kota malang ini dibangun pada tahun 1890 dan selesai pada tahun 1903. Selain sering didatangi oleh para jamaah untuk melakukan ibadah, Masjid Jami juga kerap dikunjungi wisatawan dan pecinta fotografi yang mengagumi keindahan bentuk bangunannya.</li></ol>



<p class="wp-block-paragraph">Masjid Jami Malang ini memiliki sejumlah fasilitas penunjang, seperti stasiun radio Madina FM, pabrik air minum kemasan Q-Jami, serta perpustakaan. Berlokasi strategis di tengah kota dan masih satu kawasan dengan alun &#8211; alun kota Malang, membuat masjid ini mudah untuk kamu kunjungi. Sebagai tambahan, menginap di RedDoorz near Balai Kota Malang juga bisa menjadi pilihan bagi kamu yang ingin melakukan wisata religi ke masjid ini.</p>



<ol class="wp-block-list" start="5"><li>Masjid 99 Kubah, Makassar<br>Masjid yang dirancang oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil ini merupakan tempat baru bagi masyarakat Sulawesi Selatan. Sesuai dengan namanya, masjid ini dihiasi dengan puluhan kubah dari berbagai ukuran yang ditata bertingkat dengan warna-warna terang.</li></ol>



<p class="wp-block-paragraph">Menjadi ikon terbaru di Kota Makassar, Masjid 99 Kubah akan menyajikan nuansa religi unik di kawasan elit Center Point of Indonesia (CPI Makassar). Untuk kamu yang ingin mengunjungi masjid ini, tidak perlu khawatir terkait penginapan terdekat, karena RedDoorz Hostel @ POD House Makassar ada di dekat masjid dengan jarak lokasi kurang dari 2 km.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah melihat beberapa rekomendasi masjid-masjid cantik yang berada di Indonesia tersebut, semoga niat kamu untuk melakukan wisata religi serta keliling Indonesia menjadi semakin besar ya! Hal paling utama yang tetap harus diperhatikan apabila melakukan wisata religi di masa pandemi ini yakni tetap menerapkan protokol kesehatan ketat serta memilih tempat staycation yang sudah terjamin kebersihan, keamanan, dan kenyamanannya, seperti mitra properti yang ada di aplikasi RedDoorz.</p>



<p class="wp-block-paragraph">RedDoorz sendiri telah mengantongi sertifikasi HygienePass, program hasil kerja sama dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI). HygienePass adalah program sertifikasi untuk akomodasi dan perhotelan, terutama mitra properti RedDoorz, yang telah menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan./ <strong><em>JOURNEY OF INDONESIA</em></strong></p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/news/5-masjid-cantik-yang-wajib-dikunjungi-untuk-wisata-religi/">5 Masjid Cantik Yang Wajib Dikunjungi untuk Wisata Religi</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1830</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
