<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pafindo Archives | Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</title>
	<atom:link href="https://journeyofindonesia.com/tag/pafindo/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://journeyofindonesia.com/tag/pafindo/</link>
	<description>Journey of Indonesia fokus pada perkembangan pariwisata Indonesia, meng-explore budaya, hiburan, life style, kesehatan, hiburan di tanah air</description>
	<lastBuildDate>Mon, 17 Mar 2025 17:45:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/06/cropped-favicon-1-32x32.png</url>
	<title>Pafindo Archives | Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</title>
	<link>https://journeyofindonesia.com/tag/pafindo/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198252186</site>	<item>
		<title>&#8220;Bukan Jodoh Biasa Nih!&#8221; Siap Meramaikan Layar Lebar dengan Komedi Horor Segar</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/entertainment/film/bukan-jodoh-biasa-nih-siap-meramaikan-layar-lebar-dengan-komedi-horor-segar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Mar 2025 17:31:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[FIlm]]></category>
		<category><![CDATA[Bagiono Prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[Bandung Film]]></category>
		<category><![CDATA[Bukan Jodoh Biasa Nih!]]></category>
		<category><![CDATA[Fico Fahriza]]></category>
		<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[Film Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Komedi Horor]]></category>
		<category><![CDATA[Pafindo]]></category>
		<category><![CDATA[PT. Multi Cahaya Dimensi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://journeyofindonesia.com/?p=17849</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA – Di tengah dominasi film horor yang mendebarkan, industri perfilman Tanah Air kembali menghadirkan warna baru dengan komedi horor berjudul &#8220;Bukan Jodoh Biasa Nih!&#8221;. Film produksi PT. Multi Cahaya Dimensi bekerja sama dengan Bandung Film ini siap menghibur penonton mulai 13 Maret 2025 di bioskop-bioskop seluruh Indonesia. Bagiono Prabowo, Produser Eksekutif sekaligus Ketua Perkumpulan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/film/bukan-jodoh-biasa-nih-siap-meramaikan-layar-lebar-dengan-komedi-horor-segar/">&#8220;Bukan Jodoh Biasa Nih!&#8221; Siap Meramaikan Layar Lebar dengan Komedi Horor Segar</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>JAKARTA – Di tengah dominasi film horor yang mendebarkan, industri perfilman Tanah Air kembali menghadirkan warna baru dengan komedi horor berjudul &#8220;Bukan Jodoh Biasa Nih!&#8221;. Film produksi PT. Multi Cahaya Dimensi bekerja sama dengan Bandung Film ini siap menghibur penonton mulai 13 Maret 2025 di bioskop-bioskop seluruh Indonesia.</p>



<p><strong>Bagiono Prabowo</strong>, <em>Produser Eksekutif </em>sekaligus<em> Ketua Perkumpulan Artis Film Indonesia (PAFINDO)</em>, mengungkapkan bahwa film ini telah digarap sejak 2019 namun sempat tertunda akibat pandemi Covid-19. </p>



<p>“Setelah melewati berbagai tantangan, akhirnya kami bisa menghadirkan film ini untuk penonton Indonesia. Kami ingin memberikan hiburan yang menyegarkan di tengah situasi yang sedang dipenuhi berbagai isu politik dan ekonomi,” ujar Bagiono dalam acara nonton bareng di XXI Pondok Indah Mall, Jumat (7/3/2025).</p>



<p>Disutradarai oleh Peppi Piona, film ini menampilkan deretan bintang seperti Raim Laode, Fico Fahriza, dan Firman Wahab yang memerankan tiga mahasiswa dengan berbagai tantangan finansial. Mengusung kisah Richard, Jonggi, dan Lingga yang berjuang menghadapi lika-liku kehidupan kampus, Bukan Jodoh Biasa Nih! menawarkan komedi yang ringan namun tetap relevan dengan realitas kehidupan mahasiswa.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="740" height="370" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/03/Film-Bukan-Jodoh-Biasa-Nih-tayang-di-bioskop-sejak-tnggal-13325-Ist.jpg" alt="" class="wp-image-17850" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/03/Film-Bukan-Jodoh-Biasa-Nih-tayang-di-bioskop-sejak-tnggal-13325-Ist.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/03/Film-Bukan-Jodoh-Biasa-Nih-tayang-di-bioskop-sejak-tnggal-13325-Ist-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/03/Film-Bukan-Jodoh-Biasa-Nih-tayang-di-bioskop-sejak-tnggal-13325-Ist-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Film Bukan Jodoh Biasa Nih! tayang di bioskop sejak tnggal 13/3/25 (Ist)</em></figcaption></figure>
</div>


<p>Alur cerita semakin menarik ketika ketiga sahabat ini menerima tantangan dari Pak Brandon untuk mendapatkan “Kotak Rahasia Nih”. Misi yang tampak sederhana ini justru membawa mereka ke dalam petualangan yang penuh kejutan dan kelucuan.</p>



<p><strong>Fico Fahriza</strong>, yang berperan sebagai Jonggi, mengaku mengalami tantangan tersendiri dalam membawakan karakternya. “Jonggi itu mahasiswa yang gampang panik, dan tantangannya adalah bagaimana saya menyampaikan kepanikan itu dengan cara yang tetap menghibur,” ungkapnya.</p>



<p>Selain para pemeran utama, film ini juga dimeriahkan oleh aktor-aktor kenamaan seperti Leo Consul, Nina Kozok, Asep Petir, Joe P. Project, Dicky Chandra, dan Egy Fedly. Kehadiran mereka semakin memperkaya nuansa komedi dalam film ini.</p>



<p>Bagiono menambahkan bahwa proses syuting banyak dilakukan di berbagai lokasi di Jawa Barat, yang tidak hanya memperkuat atmosfer cerita tetapi juga memperkenalkan keindahan daerah tersebut sebagai destinasi wisata potensial.</p>



<p>Dengan kombinasi cerita yang menghibur, karakter yang unik, serta elemen horor yang segar, Bukan Jodoh Biasa Nih! diharapkan menjadi film yang berkesan bagi penonton Indonesia. Film ini tidak hanya mengajak penonton tertawa, tetapi juga merefleksikan arti persahabatan, keberanian, dan perjuangan dalam menghadapi kehidupan./<strong><em> JOURNEY OF INDONESIA</em></strong> | iBonk</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/film/bukan-jodoh-biasa-nih-siap-meramaikan-layar-lebar-dengan-komedi-horor-segar/">&#8220;Bukan Jodoh Biasa Nih!&#8221; Siap Meramaikan Layar Lebar dengan Komedi Horor Segar</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">17849</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Museum Perfilman Sinematek Indonesia di Mata Artis Pafindo</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/events/museum-perfilman-sinematek-indonesia-di-mata-artis-pafindo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ibonk]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Dec 2023 18:12:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Events]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[Journey of Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[MPSI]]></category>
		<category><![CDATA[Museum Perfilman Sinematek Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Pafindo]]></category>
		<category><![CDATA[Soft Launching]]></category>
		<category><![CDATA[Usmar Ismail]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://journeyofindonesia.com/?p=11044</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sejumlah penggiat perfilman tanah air tampak menghadiri soft launching Museum Perfilman Sinematek Indonesia (MPSI) di Pusat Perfilman Haji Usmar Ismail (PPHUI) Jakarta pada Kamis (21/12/2023) pekan lalu. Tak hanya deretan artis, tampak juga produser, sutradara dan pegiat perfilman lawas masih tampak pesona dan kharismanya, seperti Deddy Mizwar (Ketum PPFI), Sonny Pudjisasono, SH (Ketua YPPHUI), Djonny [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/events/museum-perfilman-sinematek-indonesia-di-mata-artis-pafindo/">Museum Perfilman Sinematek Indonesia di Mata Artis Pafindo</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Sejumlah penggiat perfilman tanah air tampak menghadiri <em>soft launching</em> <strong><a href="https://media.neliti.com/media/publications/243893-sinematek-indonesia-d9e44552.pdf">Museum Perfilman Sinematek Indonesia</a> (MPSI)</strong> di Pusat Perfilman Haji Usmar Ismail (PPHUI) Jakarta pada Kamis (21/12/2023) pekan lalu.</p>



<p>Tak hanya deretan artis, tampak juga produser, sutradara dan pegiat perfilman lawas masih tampak pesona dan kharismanya, seperti Deddy Mizwar (Ketum PPFI), Sonny Pudjisasono, SH (Ketua YPPHUI), Djonny Syafruddin (Ketum GPBSI), Gunawan Pagaru (Ketum BPI), Akhlis Suryapati (Ketua Sinematek), Rudy Sanyoto, Toto Soegriwo dan insan film yang lain.</p>



<p>Seperti yang disebutkan Wandi Tutoroong selaku Deputi 4 Kepala Staf Kepresidenan (KSP), bahwa pendirian Museum Sinematek ini adalah untuk pengarsipan film dan pendataan serta pendokumentasian perfilman Indonesia. Selain itu bermanfaat demi pengembangan <a href="https://journeyofindonesia.com/events/lakukan-audit-sampah-sungai-ciliwung-tiga-lembaga-tanyakan-seserius-apa-pemerintah-entaskan-pencemaran-ciliwung/">seni budaya</a> bagi generasi muda Indonesia.</p>



<p>Beberapa artis Pafindo seperti <strong>Rency Milano</strong>, <strong>Alda Augustine</strong> dan <strong>Yenni Ermella</strong> yang berkesempatan hadir dalam acara <em>soft launching</em> tersebut juga mengemukakan pendapat mereka terhadap MPSI.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="740" height="370" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2023/12/Rency-Milano-Roby-Bo-Firman-Yenni-Ermella-dan-Alda-Augustine-Kicky.jpg" alt="" class="wp-image-11047" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2023/12/Rency-Milano-Roby-Bo-Firman-Yenni-Ermella-dan-Alda-Augustine-Kicky.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2023/12/Rency-Milano-Roby-Bo-Firman-Yenni-Ermella-dan-Alda-Augustine-Kicky-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2023/12/Rency-Milano-Roby-Bo-Firman-Yenni-Ermella-dan-Alda-Augustine-Kicky-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Rency Milano, Roby Bo, Firman, Yenni Ermella dan Alda Augustine (Kicky)</em></figcaption></figure>
</div>


<p>Alda Augustine memaparkan bahwa nantinya MPSI harus memberikan detail rentang panjang sejarah perfilman nasional secara lengkap dan menyeluruh. &#8220;Juga menyampaikan bagaimana muasal hadirnya film Indonesia yakni generasi Z perlu tahu itu,” paparnya.</p>



<p>”Tidak banyak di generasi masa kini yang paham betul seperti apa sejarah film Indonesia. Kebanyakan dari mereka hanya menjadi pelanggan bioskop dan internet saja. Mereka tidak banyak yang tahu bahwa betapa perfilman nasional juga punya sejarah jatuh bangun,” lanjut Alda Augustine.</p>



<p>Hal senada juga disampaikan oleh Rency Milano bahwa selain sejarah film, pengunjung juga akan tahu banyak tentang penggunaan alat teknologi dari masa masa di perfilman nasional tersebut.</p>



<p>”Semisal lampu, kamera, editing, dan sebagainya, mulai dari merek sampai cara kerjanya. Dan tak kalah penting informasi prosedur memproduksi film,” unggahnya.</p>



<p>Rency juga menyebutkan bahwa perbedaan <em>equipment</em> perfilman di tahun 80 hingga awal tahun 2000an masih menggunakan pita seluloid, sekarang sudah berganti dengan teknologi digital.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="740" height="370" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2023/12/Rency-Milano-Alda-Augustine-dan-Yenni-Ermella-bersama-artis-dan-pengurus-Parfi-Kicky.jpg" alt="" class="wp-image-11046" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2023/12/Rency-Milano-Alda-Augustine-dan-Yenni-Ermella-bersama-artis-dan-pengurus-Parfi-Kicky.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2023/12/Rency-Milano-Alda-Augustine-dan-Yenni-Ermella-bersama-artis-dan-pengurus-Parfi-Kicky-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2023/12/Rency-Milano-Alda-Augustine-dan-Yenni-Ermella-bersama-artis-dan-pengurus-Parfi-Kicky-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Rency Milano, Alda Augustine dan Yenni Ermella bersama artis dan pengurus Parfi (Kicky)</em></figcaption></figure>
</div>


<p>Keberadaan MPSI, dan daya tariknya agar diminati oleh generasi muda khususnya Gen Z tidak cuma hanya memajang berupa foto, catatan sejarah dan pajangan poster yang menarik saja. Namun lebih dari itu, dan untuk melengkapi MPSI tentunya memerlukan dana yang tidak sedikit. Di sini diperlukan dukungan dana atau anggaran dari pemerintah.</p>



<p>“Jadi, pemerintah harus mendukung sepenuhnya baik moril dan materil. Lalu dibutuhkan juga kerja sama kita semua untuk melibatkan secara menyeluruh generasi Z. Mereka adalah potensi untuk bisa menyampaikan kepada generasinya. Dan keperkasaan mereka di sosial media juga sebagai wadah untuk menduniakan museum ini,” jelas Yenni Ermella.</p>



<p>Pada kesempatan terpisah <em>Ketua Umum Pafindo</em>, <strong>Muhammad Bagiono</strong> juga menyampaikan dukungannya terhadap keberadaan MPSI dan juga keterlibatan pemerintah di dalamnya, agar kaum muda dapat tertarik untuk berkunjung dan semakin mencintai keberadaan film nasional./ <strong><em>JOURNEY OF INDONESIA</em></strong></p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/events/museum-perfilman-sinematek-indonesia-di-mata-artis-pafindo/">Museum Perfilman Sinematek Indonesia di Mata Artis Pafindo</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">11044</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
