<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Parenting Digital Archives | Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</title>
	<atom:link href="https://journeyofindonesia.com/tag/parenting-digital/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://journeyofindonesia.com/tag/parenting-digital/</link>
	<description>Journey of Indonesia fokus pada perkembangan pariwisata Indonesia, meng-explore budaya, hiburan, life style, kesehatan, hiburan di tanah air</description>
	<lastBuildDate>Sat, 23 May 2026 16:18:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/06/cropped-favicon-1-32x32.png</url>
	<title>Parenting Digital Archives | Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</title>
	<link>https://journeyofindonesia.com/tag/parenting-digital/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198252186</site>	<item>
		<title>Menjaga Remaja di Jagat Maya, Instagram Kini Pasang Pembatasan Konten Layaknya Sensor Film</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/news/menjaga-remaja-di-jagat-maya-instagram-kini-pasang-pembatasan-konten-layaknya-sensor-film/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 May 2026 05:47:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[ECPAT Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Ersa Mayori]]></category>
		<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[Fitur Keamanan Instagram]]></category>
		<category><![CDATA[Instagram Akun Remaja]]></category>
		<category><![CDATA[Journey of Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Komdigi]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Meta Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Parenting Digital]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://journeyofindonesia.com/?p=23411</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA &#8211; Dunia digital yang bergerak tanpa batas sering kali menyisakan kecemasan bagi para orang tua. Di satu sisi, media sosial menjadi ruang kreativitas dan aktualisasi diri bagi remaja. Namun di sisi lain, paparan konten yang tidak sesuai usia mengintai setiap saat di balik layar gawai mereka. Menjawab keresahan yang kian nyata ini, Meta Indonesia [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/news/menjaga-remaja-di-jagat-maya-instagram-kini-pasang-pembatasan-konten-layaknya-sensor-film/">Menjaga Remaja di Jagat Maya, Instagram Kini Pasang Pembatasan Konten Layaknya Sensor Film</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">JAKARTA &#8211; Dunia digital yang bergerak tanpa batas sering kali menyisakan kecemasan bagi para orang tua. Di satu sisi, media sosial menjadi ruang kreativitas dan aktualisasi diri bagi remaja. Namun di sisi lain, paparan konten yang tidak sesuai usia mengintai setiap saat di balik layar gawai mereka. Menjawab keresahan yang kian nyata ini, Meta Indonesia mengambil langkah progresif dengan memperkenalkan sistem penyaringan konten baru yang dirancang khusus untuk pengguna usia 13 tahun ke atas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Langkah ini resmi diperkenalkan dalam diskusi bertajuk Cerdas Digital 2026: Anak Remaja Aman, Orang Tua Tenang yang digelar di Jakarta, bertepatan dengan momentum Hari Keluarga Internasional. Lewat pembaruan pada fitur Akun Remaja Instagram, Meta menerapkan pengaturan konten bawaan yang terinspirasi dari klasifikasi usia film 13+. Inisiatif ini digodok berdasarkan masukan langsung dari para orang tua untuk menciptakan pengalaman berselancar daring yang lebih sehat dan ramah anak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kebijakan baru ini memperluas benteng perlindungan yang sudah ada sebelumnya. Jika selama ini Meta telah menyembunyikan rekomendasi konten seksual sugestif, gambar grafis yang mengganggu, serta promosi produk dewasa seperti rokok dan alkohol, kini batasan tersebut diperketat. Unggahan yang mengandung bahasa kasar, tampilan aksi berbahaya, hingga konten yang memicu perilaku berisiko seperti aktivitas terkait ganja, tidak akan lagi mudah melintas di lini masa remaja.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="850" height="425" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/Alexander-Sabar-Dirjen-Pengawasan-Ruang-Digital-Kementerian-Komunikasi-dan-Digital-Republik-Indonesia-Ist.jpg" alt="" class="wp-image-23414" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/Alexander-Sabar-Dirjen-Pengawasan-Ruang-Digital-Kementerian-Komunikasi-dan-Digital-Republik-Indonesia-Ist.jpg 850w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/Alexander-Sabar-Dirjen-Pengawasan-Ruang-Digital-Kementerian-Komunikasi-dan-Digital-Republik-Indonesia-Ist-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/Alexander-Sabar-Dirjen-Pengawasan-Ruang-Digital-Kementerian-Komunikasi-dan-Digital-Republik-Indonesia-Ist-768x384.jpg 768w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/Alexander-Sabar-Dirjen-Pengawasan-Ruang-Digital-Kementerian-Komunikasi-dan-Digital-Republik-Indonesia-Ist-360x180.jpg 360w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/Alexander-Sabar-Dirjen-Pengawasan-Ruang-Digital-Kementerian-Komunikasi-dan-Digital-Republik-Indonesia-Ist-750x375.jpg 750w" sizes="(max-width: 850px) 100vw, 850px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Alexander Sabar, Dirjen Pengawasan Ruang Digital Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Ist)</em></figcaption></figure>
</div>


<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia memberikan perhatian khusus sekaligus menyambut baik sekuritas digital yang lebih ketat ini. Kolaborasi multipihak dinilai menjadi kunci utama dalam memitigasi risiko buruk internet pada generasi muda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Apresiasi kami sampaikan atas langkah Meta yang mulai memperkuat perlindungan remaja di ruang digital melalui pengaturan konten berbasis usia. Upaya seperti ini menunjukkan bahwa perlindungan anak di ruang digital membutuhkan kolaborasi nyata antara pemerintah, platform, orang tua, dan masyarakat. Kami berharap langkah ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan seluruh Penyelenggara Sistem Elektronik untuk menghadirkan ruang digital yang lebih aman, sehat, dan sesuai usia bagi anak Indonesia.” kata <strong>Alexander Sabar</strong>, <em>Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital, Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Komitmen untuk menghadirkan ruang siber yang lebih bersih ini diaplikasikan secara menyeluruh, tidak hanya terbatas pada satu fitur saja. Meta mengintegrasikan teknologi penyaringan ini ke seluruh ekosistem Instagram dan Facebook. Pengaruhnya mencakup pembatasan interaksi akun, di mana akun-akun yang kedapatan rutin membagikan konten tidak ramah anak akan diblokir secara otomatis dari sistem pencarian, Reels, Feed, hingga pesan langsung atau DM milik remaja. Bahkan, kecerdasan buatan atau AI milik Meta turut disesuaikan agar memberikan respons yang relevan dan aman untuk konsumsi pengguna usia muda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi orang tua yang menghendaki proteksi ekstra, Meta menyediakan opsi bertajuk Limited Content. Melalui opsi ini, sistem tidak hanya menyaring konten secara lebih ketat, tetapi juga menonaktifkan kemampuan remaja untuk melihat, memberi, atau menerima komentar di jagat maya.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="850" height="425" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/Berni-Moestafa-Kepala-Kebijakan-Publik-Meta-di-Indonesia-Ist.jpg" alt="" class="wp-image-23413" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/Berni-Moestafa-Kepala-Kebijakan-Publik-Meta-di-Indonesia-Ist.jpg 850w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/Berni-Moestafa-Kepala-Kebijakan-Publik-Meta-di-Indonesia-Ist-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/Berni-Moestafa-Kepala-Kebijakan-Publik-Meta-di-Indonesia-Ist-768x384.jpg 768w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/Berni-Moestafa-Kepala-Kebijakan-Publik-Meta-di-Indonesia-Ist-360x180.jpg 360w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/Berni-Moestafa-Kepala-Kebijakan-Publik-Meta-di-Indonesia-Ist-750x375.jpg 750w" sizes="(max-width: 850px) 100vw, 850px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Berni Moestafa, Kepala Kebijakan Publik Meta di Indonesia (Ist)</em></figcaption></figure>
</div>


<p class="wp-block-paragraph">Kehadiran fitur-fitur proteksi berlapis ini diakui sangat meringankan beban psikologis orang tua yang kerap merasa gagap menghadapi cepatnya penetrasi teknologi pada anak-anak mereka. Menetapkan batasan di rumah kini bisa dilakukan dengan cara yang lebih bijak tanpa harus memicu konflik atau langsung melarang anak bersosialisasi secara digital. </p>



<p class="wp-block-paragraph">“Sebagai orang tua, kadang kita merasa selangkah tertinggal memahami aktivitas digital anak. Karena itu, fitur-fitur bawaan yang ada di instagram dan Facebook sangat membantu kami. Mulai dari membatasi kontak yang tidak diinginkan, menyaring konten yang tidak sesuai usia, hingga membantu mengatur screen time. Fitur-fi tur ini juga memudahkan orang tua menetapkan batasan di rumah tanpa harus langsung melarang anak menggunakan media sosial,” kata <strong>Ersa Mayori,</strong> <em>Selebriti dan Orang Tua.</em></p>



<p class="wp-block-paragraph">Kesadaran akan pentingnya keamanan digital ini tentu tidak boleh berhenti di ruang peluncuran fitur semata. Tantangan terbesar justru berada pada bagaimana mengedukasi masyarakat luas, terutama keluarga yang berada di luar kota besar, agar mampu memanfaatkan teknologi pengawasan ini secara optimal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bergerak dari urgensi tersebut, Meta menggandeng ECPAT Indonesia untuk menggulirkan program Smart Digital Parenting Workshop. Sepanjang tahun ini, lokakarya edukatif tersebut dijadwalkan menyambangi sejumlah wilayah mulai dari Yogyakarta, Denpasar, Batam, hingga Kupang. Targetnya adalah melahirkan komunitas dan duta orang tua yang mampu menularkan literasi digital di lingkungan mereka masing-masing. </p>



<p class="wp-block-paragraph">“Orang tua punya peran penting dalam membantu remaja membangun kebiasaan digital yang aman dan sehat. Melalui kolaborasi ini, kami berharap semakin banyak orang tua yang memiliki pengetahuan dan alat yang praktis untuk mendampingi anak mereka di dunia digital,” kata <strong>Andy Ardian</strong>, <em>Koordinator Nasional ECPAT Indonesia</em>./ <strong><em>JOURNEY OF INDONESIA</em></strong> | iBonk</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/news/menjaga-remaja-di-jagat-maya-instagram-kini-pasang-pembatasan-konten-layaknya-sensor-film/">Menjaga Remaja di Jagat Maya, Instagram Kini Pasang Pembatasan Konten Layaknya Sensor Film</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">23411</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
