<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pertanian Archives | Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</title>
	<atom:link href="https://journeyofindonesia.com/tag/pertanian/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://journeyofindonesia.com/tag/pertanian/</link>
	<description>Journey of Indonesia fokus pada perkembangan pariwisata Indonesia, meng-explore budaya, hiburan, life style, kesehatan, hiburan di tanah air</description>
	<lastBuildDate>Thu, 15 Jan 2026 12:31:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/06/cropped-favicon-1-32x32.png</url>
	<title>Pertanian Archives | Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</title>
	<link>https://journeyofindonesia.com/tag/pertanian/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198252186</site>	<item>
		<title>Transformasi Asrama Muko di Nabire, Langkah Strategis Bosch Bangun Kemandirian Pangan dari Sekolah</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/news/transformasi-asrama-muko-di-nabire-langkah-strategis-bosch-bangun-kemandirian-pangan-dari-sekolah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Jan 2026 09:47:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Agustina Taihuttu]]></category>
		<category><![CDATA[Bosch]]></category>
		<category><![CDATA[Bosch Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[CSR]]></category>
		<category><![CDATA[Dina Pidjer]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Lokal]]></category>
		<category><![CDATA[Gizi Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Journey of Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Mesak Magai]]></category>
		<category><![CDATA[Nabire]]></category>
		<category><![CDATA[Papua]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://journeyofindonesia.com/?p=21316</guid>

					<description><![CDATA[<p>NABIRE &#8211; Kabupaten Nabire kini tengah berada di persimpangan jalan dalam upaya memenuhi kebutuhan gizi masyarakatnya. Di balik bentang alamnya yang kaya, mulai dari jajaran pegunungan hingga pesisir yang melimpah dengan hasil laut, daerah ini menghadapi tantangan serius pada sektor konsumsi pangan. Data menunjukkan adanya penurunan Pola Pangan Harapan (PPH) dari 82,1 persen pada tahun [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/news/transformasi-asrama-muko-di-nabire-langkah-strategis-bosch-bangun-kemandirian-pangan-dari-sekolah/">Transformasi Asrama Muko di Nabire, Langkah Strategis Bosch Bangun Kemandirian Pangan dari Sekolah</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>NABIRE &#8211; Kabupaten Nabire kini tengah berada di persimpangan jalan dalam upaya memenuhi kebutuhan gizi masyarakatnya. Di balik bentang alamnya yang kaya, mulai dari jajaran pegunungan hingga pesisir yang melimpah dengan hasil laut, daerah ini menghadapi tantangan serius pada sektor konsumsi pangan. Data menunjukkan adanya penurunan Pola Pangan Harapan (PPH) dari 82,1 persen pada tahun 2023 menjadi 78,0 persen pada 2024. Lebih memprihatinkan lagi, Angka Kecukupan Energi masyarakat hanya menyentuh 1.853 kilokalori per kapita per hari, angka yang masih berada di bawah standar nasional sebesar 2.100 kilokalori.</p>



<p>Di tengah kondisi tersebut, sebuah perubahan signifikan mulai tumbuh dari pekarangan sekolah di Desa Muko, Tanah Merah, Distrik Yaro. Lahan-lahan kosong yang sebelumnya tak terurus di sekitar SDN Muko kini telah bertransformasi menjadi area produktif yang hijau. Melalui kolaborasi dengan <a href="https://journeyofindonesia.com/lifestyle/automotive/transformasi-digital-bosch-solusi-anti-mogok-di-tengah-padatnya-mobilitas-libur-akhir-tahun/">Bosch Indonesia</a>, masyarakat setempat menyulap tanah tersebut menjadi kebun sayur mayur yang rimbun dan kandang ternak yang tertata.</p>



<p>Program pertanian berkelanjutan ini tidak hanya menyediakan bibit unggul dan hewan ternak, tetapi juga memberikan pendampingan intensif untuk memastikan keberlangsungan jangka panjang.</p>



<p><em>Kepala SDN Muko</em>, <strong>Agustina Taihuttu</strong>, mengungkapkan bahwa perjalanan ini bermula dari keprihatinan terhadap nasib anak-anak di wilayah konflik. “Awalnya saya menampung anak-anak korban konflik di Intan Jaya serta mereka yang rumahnya sangat jauh, karena yakin setiap anak berhak mendapatkan pendidikan yang layak. Kini, setelah ada asrama dan fasilitas belajar yang memadai, lebih dari 220 siswa dari sekitar enam suku berbeda dapat menempuh pendidikan di sekolah ini,” jelasnya. Dukungan Bosch yang telah konsisten selama tujuh tahun terakhir menjadi pilar utama yang memungkinkan sekolah ini berkembang, dari sekadar penyedia fasilitas pendidikan hingga menjadi pusat pembelajaran kemandirian pangan.</p>



<p>Filosofi di balik kebun SDN Muko melampaui sekadar urusan perut. Di sini, pertanian menjadi medium pendidikan karakter bagi para siswa. Anak-anak diajarkan cara menanam, merawat hewan ternak, hingga memahami siklus produksi pangan. Nilai-nilai seperti tanggung jawab, kerja keras, dan gotong royong ditanamkan setiap hari di atas tanah yang mereka olah sendiri. Hasil panen yang diperoleh digunakan untuk memenuhi kebutuhan gizi harian di asrama, sehingga siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga menjadi agen perubahan bagi ketahanan ekonomi desa mereka sendiri.</p>



<p>Pendekatan yang diterapkan di Nabire ini merupakan perpaduan antara kearifan lokal praktik tradisional Papua dengan sentuhan teknik modern, termasuk sistem irigasi sederhana yang efisien. Langkah ini mendapat apresiasi mendalam dari Pemerintah Daerah. </p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="740" height="370" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/01/Kebun-produktif-untuk-lahan-pertanian-dan-pengelolaan-hewan-ternak-Ist.jpg" alt="" class="wp-image-21318" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/01/Kebun-produktif-untuk-lahan-pertanian-dan-pengelolaan-hewan-ternak-Ist.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/01/Kebun-produktif-untuk-lahan-pertanian-dan-pengelolaan-hewan-ternak-Ist-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/01/Kebun-produktif-untuk-lahan-pertanian-dan-pengelolaan-hewan-ternak-Ist-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Kebun produktif untuk lahan pertanian dan pengelolaan hewan ternak (Ist)</em></figcaption></figure>
</div>


<p><em>Bupati Nabire</em>, <strong>Mesak Magai</strong>, menegaskan bahwa kemandirian masyarakat dalam mengelola potensi lokal adalah kunci kesejahteraan. “Pendidikan karakter kepada siswa-siswi melalui kemandirian dalam memanfaatkan potensi sekitar menjadi kunci pemberdayaan ekonomi masyarakat. Jika kita tekun mengolah kebun dan tanah, hasilnya akan menjamin keluarga hidup sehat dan sejahtera,” ungkap Magai.</p>



<p>Komitmen investasi sosial Bosch Indonesia di wilayah ini terbilang cukup besar. Selama tujuh tahun terakhir, perusahaan telah menyalurkan dana sekitar €85.000 atau setara dengan Rp1,4 miliar. Pada tahun ini, dukungan tersebut diperkuat dengan tambahan donasi sebesar Rp144 juta yang dikhususkan untuk optimalisasi program pertanian berkelanjutan. Angka ini mencatatkan sejarah sebagai investasi tahunan terbesar Bosch di tanah Papua, yang mencerminkan kepercayaan perusahaan terhadap potensi transformasi masyarakat Nabire melalui inisiatif percontohan di SDN Muko.</p>



<p>Dari sudut pandang pendidikan, integrasi antara kurikulum formal dan praktik lapangan seperti ini dinilai mampu membentuk mentalitas generasi muda yang lebih tangguh. </p>



<p><em>Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire</em>, <strong>Dina Pidjer</strong>, melihat program ini sebagai investasi jangka panjang bagi masa depan Papua. “Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak belajar menanam nilai-nilai kebaikan yang akan mereka tuai dalam bentuk senyum dan kebahagiaan di masa depan,” pungkasnya.</p>



<p>Kisah dari Desa Muko memberikan gambaran nyata bahwa ketahanan pangan tidak selalu harus dimulai dari proyek skala besar, melainkan bisa tumbuh dari inisiatif akar rumput yang terintegrasi dengan dunia pendidikan. Dengan dukungan sektor swasta dan pemerintah, model pemberdayaan berbasis sekolah ini diharapkan mampu menciptakan efek domino yang memperkuat ekonomi lokal, sekaligus memastikan anak-anak di Nabire tumbuh sehat dan siap menjemput masa depan yang lebih mandiri./ <strong><em>JOURNEY OF INDONESIA</em></strong> | eR Bee</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/news/transformasi-asrama-muko-di-nabire-langkah-strategis-bosch-bangun-kemandirian-pangan-dari-sekolah/">Transformasi Asrama Muko di Nabire, Langkah Strategis Bosch Bangun Kemandirian Pangan dari Sekolah</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">21316</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gerakan Maju Tani Nusantara Hadirkan Transformasi Pertanian “Indonesia Emas dalam 10 Tahun”</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/news/gerakan-maju-tani-nusantara-hadirkan-transformasi-pertanian-indonesia-emas-dalam-10-tahun/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ibonk]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Oct 2023 15:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Events]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Emas]]></category>
		<category><![CDATA[Journey of Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Maju Tani Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Moeldoko]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Pulpit Yosana]]></category>
		<category><![CDATA[Sofia Koswara]]></category>
		<category><![CDATA[TVRI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://journeyofindonesia.com/?p=10155</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA &#8211; Indonesia dari sejak dahulu kala dikenal sebagai negara agraris, lahan yang cukup luas cukup mensupport hasil tani yang ada di negeri ini. Namun seiring perkembangan zaman dimana tanah-tanah pertanian banyak beralih fungsi menjadi pemukiman cukup banyak merubah keadaan negeri ini. Dilatarbelakangi hal tersebut, di bawah kepemimpinan Bapak Maju Tani Nusantara, Jenderal TNI (Purn) [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/news/gerakan-maju-tani-nusantara-hadirkan-transformasi-pertanian-indonesia-emas-dalam-10-tahun/">Gerakan Maju Tani Nusantara Hadirkan Transformasi Pertanian “Indonesia Emas dalam 10 Tahun”</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>JAKARTA &#8211; Indonesia dari sejak dahulu kala dikenal sebagai negara agraris, lahan yang cukup luas cukup mensupport hasil tani yang ada di negeri ini. Namun seiring perkembangan zaman dimana tanah-tanah pertanian banyak beralih fungsi menjadi pemukiman cukup banyak merubah keadaan negeri ini.</p>



<p>Dilatarbelakangi hal tersebut, di bawah kepemimpinan <em>Bapak Maju Tani Nusantara</em>, <strong><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Moeldoko">Jenderal TNI (Purn) DR. HM Moeldoko</a></strong>, lewat Gerakan Maju Tani Nusantara melakukan upaya realistis untuk mengubah sektor pertanian Indonesia guna mencapai Indonesia Emas dalam 10 Tahun mendatang.</p>



<p>Tak tanggung, untuk mencapai hal tersebut, Gerakan Maju Tani Nusantara membuka kemitraan strategis dengan Korea – Qatar untuk turut mendukung transformasi pertanian ini. “Ini adalah tujuan yang sangat mungkin kita capai, tentunya dengan kerja keras bersama. Setiap warga Indonesia, tak peduli seberapa kecil peranannya, memiliki <a href="https://journeyofindonesia.com/events/diskusi-assosiasi-pekerja-televisi-benarkah-moeldoko-gibran-calon-potensial-kontestasi-capres-cawapres-2024/">kontribusi</a> yang berarti dalam gerakan ini,” ungkap Moeldoko saat melakukan siaran langsung TVRI di Auditorium TVRI, Senayan, Jakarta (23/10) siang ini.</p>



<p>Kepala Staf Kepresidenan sekaligus Panglima Tani dan Bapak Maju Tani Nusantara ini hadir didampingi <strong>Sofia Koswara</strong> selaku <em>Founder Maju Tani</em>, <strong>Puspita Yosana</strong> dari <em>Green Teknologi</em>, <strong>Edi Sulistyo</strong> selaku <em>Entrepreneur </em>sekaligus <em>founder start-up loket.com</em> dan <strong>Babe Idin</strong>, <em>penggiat lingkungan</em>.</p>



<p>Ketika ditanyakan akankah negeri ini mampu untuk mencapai target Indonesia Emas dalam 10 Tahun? Moeldoko menjawab dengan kata mampu. &#8220;Langkah-langkah konkret dan pencapaian nyata telah kami lakukan di Maju Tani dalam waktu kurang dari 2 bulan. Terlebih menyaksikan semangat generasi muda kita dalam upaya mewujudkan transformasi sektor pertanian Indonesia, dengan tujuan mencapai kemerdekaan pangan dan memberikan solusi bagi masalah kelaparan di tingkat global,&#8221; ungkapnya.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="740" height="370" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2023/10/Moeldoko-tegaskan-Capai-Indonesia-Emas-dalam-10-Tahun-Rudi-.jpg" alt="" class="wp-image-10157" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2023/10/Moeldoko-tegaskan-Capai-Indonesia-Emas-dalam-10-Tahun-Rudi-.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2023/10/Moeldoko-tegaskan-Capai-Indonesia-Emas-dalam-10-Tahun-Rudi--300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2023/10/Moeldoko-tegaskan-Capai-Indonesia-Emas-dalam-10-Tahun-Rudi--360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Moeldoko tegaskan capai Indonesia Emas dalam 10 Tahun (Rudi) </em></figcaption></figure>
</div>


<p>Selanjutnya, gerakan Indonesia Emas adalah visi menjadikan negeri ini sebagai salah satu ekonomi terbesar di dunia dengan pendapatan per kapita sebesar 30.000 USD pada tahun 2045 atau saat negara ini merayakan ulang tahunnya yang ke-100.</p>



<p>Gerakan ini nyata mengajak anak muda Indonesia untuk bertani dengan tidak hanya bertumpu pada sempit dan luasnya lahan pertanian yang ada. Anak muda mampu menginisiasi sebuah inisiatif baru dalam mengelola pertanian ini, maka saya hidupkan mesinnya untuk menjadi sebuah gerakan yang menggabungkan dan mengkolaborasikan dengan teknologi,” tegas Moeldoko.</p>



<p>Tak berbeda dengan apa yang disampaikan oleh Sofia Koswara, Founder Maju Tani yang mengatakan bahwa pemuda bukan hanya masa depan, mereka adalah kekuatan Tuhan. Energi, inovasi, dan tekad mereka adalah sebab utama perubahan, dan mereka membawa pandangan segar, ide-ide baru, dan komitmen mendalam terhadap misi kami dalam meningkatkan ketahanan pangan.</p>



<p>“Melalui kolaborasi ini, kurang dari 2 bulan kami telah mencapai prestasi luar biasa yang hanya bisa terjadi karena kemurahan dan penyertaan Tuhan yang kami alami. Semuanya supranatural. God is So Real. Tiada yang Mustahil bagi Tuhan,” tegas Sofia.</p>



<p>Ia juga menyebutkan bahwa Moeldoko dalam pengamatan pihaknya sangat berkomitmen dan berusaha dengan sekuat tenaga untuk memakmurkan petani petani di desa desa.</p>



<p>Terkait hal ini, lewat pengalamannya beberapa tahun silam, Babe Idin yang merupakan seorang tokoh petani tradisional menyebutkan tahun 1998 dirinya pernah diundang pemerintah Belgia. “Saat itu saya diberitahu bahwa asosiasi penghasil bambu ada di Perancis, disitu saya merasa heran, bagaimana bisa bambu yang merupakan komoditas yang sangat mudah ditanam di Asia memiliki asosiasi di Perancis tapi tidak di Indonesia,” tuturnya.</p>



<p>Setelah kembali ke tanah air, Babe Idin mulai menginspirasi masyarakat agar jangan mau kalah dengan para petani di Eropa yang bisa membawa barang yang sederhana menjadi sebuah komoditas yang premium.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="740" height="370" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2023/10/Moeldoko-dan-Puspita-Yosana-Rudi.jpg" alt="" class="wp-image-10158" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2023/10/Moeldoko-dan-Puspita-Yosana-Rudi.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2023/10/Moeldoko-dan-Puspita-Yosana-Rudi-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2023/10/Moeldoko-dan-Puspita-Yosana-Rudi-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Puspita Yosana dari Green Teknologi yang juga merupakan perwakilan partner Maju Tani (Rudi)</em></figcaption></figure>
</div>


<p>Sedangkan Puspita Yosana atau Puput dari Green Teknologi yang juga merupakan perwakilan <em>partner</em> Maju Tani dalam hal teknologi menerangkan tentang inovasi teknologi yang telah diciptakan oleh teman-teman di industri teknologi. “Hari ini saya mengenalkan Vending Machine dari Monstergroup dan Green Box dari Green. Banyak keunggulan yang ditawarkan, mulai dari hasil panen yang berlipat-lipat dengan waktu yang singkat,” sebutnya.</p>



<p>&#8220;Apalagi jika dikombinasikan dengan bibit padi M70D atau <em>Moeldoko 70 Day</em>, yang mampu di panen empat kali dalam setahun. Ini akan menjadi sebuah peningkatan pertanian yang cukup pesat. Saat ini kita tengah mensosialisasikan teknologi ini kepada komunitas tani di Indonesia,&#8221; ungkap Puput lagi.</p>



<p>Perlu diketahui bahwa saat ini, pendapatan per kapita Indonesia hanya mencapai 4.580 USD, masih jauh di bawah negara mitra strategis seperti Oatar dan Korea Selatan. Terkait hal tersebut, pada 13 September 2023 lalu, di Seoul, Korea Selatan, Gerakan Maju Tani Nusantara telah meluncurkan Green Digital Economy Platform (GDEP) bersama pemerintah Korea Selatan. Dimana tiga perusahaan Korea Selatan telah berkomitmen mendukung Maju Tani dengan dana sebesar 1 miliar USD untuk membangun Net Zero Cities di Indonesia. GDEP adalah platform ekonomi digital yang menekankan pada teknologi, inovasi, dan keberlanjutan.</p>



<p>GDEP sekaligus menandai kolaborasi antara Indonesia dan Korea Selatan, yang merayakan 50 tahun hubungan diplomatiknya, dan sepakat menjadikan GDEP Indonesia sebagai pemimpin global dalam inovasi Agritech. Dengan memperlengkapi 62 juta petani Indonesia dengan teknologi modern, seperti Al, IoT, dan Transformasi Digital, yang akan menggandakan hasil panen dan pendapatan mereka, serta membawa kemakmuran yang luar biasa.</p>



<p>“Dengan dukungan semua pihak, kami ingin menciptakan terobosan dalam mengatasi krisis pangan di dalam negeri. Teknologi adalah senjata ampuh dalam upaya mencapai kemandirian pangan. Dengan teknologi <em>Smart Controlled Environment</em>, pertanian tidak lagi tergantung pada cuaca. Dengan bantuan Al, IoT, teknologi presisi, hasil panen bisa melipatgandakan hingga 120 kali lipat dibandingkan dengan metode tradisional,” tutup Panglima Tani, Jenderal TNI (Purn) DR.HM Moeldoko./ <strong><em>JOURNEY OF INDONESIA</em></strong></p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/news/gerakan-maju-tani-nusantara-hadirkan-transformasi-pertanian-indonesia-emas-dalam-10-tahun/">Gerakan Maju Tani Nusantara Hadirkan Transformasi Pertanian “Indonesia Emas dalam 10 Tahun”</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">10155</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Museum Tembakau Jember; Banyak Produk Bernilai Ekonomi Muncul Dari Tembakau</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/travel/tourism/museum-tembakau-jember-banyak-produk-bernilai-ekonomi-muncul-dari-tembakau/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ibonk]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Nov 2022 07:48:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tourism]]></category>
		<category><![CDATA[Travel]]></category>
		<category><![CDATA[Cerutu]]></category>
		<category><![CDATA[Destinasi]]></category>
		<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Kultur]]></category>
		<category><![CDATA[Museum Tembakau]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Tembakau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://journeyofindonesia.com/?p=5297</guid>

					<description><![CDATA[<p>Terletak di Jl. Kalimantan No.1, Krajan Timur, Sumbersari, Kec. Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Museum Tembakau berdiri kokoh menanti para pengunjung yang haus akan informasi mengenai &#8220;daun biru&#8221; penghasil devisa negeri ini. Walau tidak terlalu besar, museum tembakau di Jember ini terdiri atas dua lantai. Lantai pertama, pengunjung yang datang akan disuguhkan visual sejarah tembakau [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/travel/tourism/museum-tembakau-jember-banyak-produk-bernilai-ekonomi-muncul-dari-tembakau/">Museum Tembakau Jember; Banyak Produk Bernilai Ekonomi Muncul Dari Tembakau</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Terletak di Jl. Kalimantan No.1, Krajan Timur, Sumbersari, Kec. Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Museum Tembakau berdiri kokoh menanti para pengunjung yang haus akan informasi mengenai &#8220;daun biru&#8221; penghasil devisa negeri ini.</p>



<p>Walau tidak terlalu besar, museum tembakau di Jember ini terdiri atas dua lantai. Lantai pertama, pengunjung yang datang akan disuguhkan visual sejarah tembakau sebagai salah satu komoditas penting masyarakat<a href="https://journeyofindonesia.com/travel/culinary/mau-lidah-goreng-sapi-istimewa-di-jember-yuk-mampir-ke-rm-lestari/" class="ek-link"> Jember</a>.</p>



<p>Oleh karena banyaknya koleksi yang ingin ditampilkan di lantai pertama dan tak luasnya tempat, menjadikan museum tembakau ini terlihat begitu padat dan menumpuk. Namun, secara literasi, pengunjung mendapatkan informasi bagaimana sejarah dan proses tembakau terjadi di Jember secara gambling.</p>



<p>Display daun tembakau yang tergantung di dinding dan atap museum tertata apik, dan mampu memancing juru foto untuk mengabadikannya. Dua jenis tembakau Besuki Na-Oogst dan tembakau Kasturi yang telah dikeringkan menjadi magnet utama untuk direkam secara digital. “Tembakau Besuki Na-Oogst biasa digunakan atau dikhususkan untuk pembuatan Cigar, sementara tembakau Kasturi biasa digunakan untuk rokok,” terang <strong>Sunito</strong>, pemandu museum ketika menjamu 25 media yang tergabung Himpunan Anak Media dari Jakarta, (23/11/22) lalu.</p>



<p>Di lantai ini pengunjung juga dapat melihat miniature Gudang Otok—tempat proses pengeringan tembakau. Sunito pun begitu antusia menjelaskan miniature bangunan tersebut. Wajar saja, karena dari gudang otok ini, Belanda pada masa itu mampu mengekspor tembakau ke benua Eropa dan Amerika.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="740" height="370" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2022/11/Seorang-pengunjung-tengah-menikmati-benda-yang-ada-di-Museum-Tembakau-Jembar-Ibonk-.jpg" alt="" class="wp-image-5298" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2022/11/Seorang-pengunjung-tengah-menikmati-benda-yang-ada-di-Museum-Tembakau-Jembar-Ibonk-.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2022/11/Seorang-pengunjung-tengah-menikmati-benda-yang-ada-di-Museum-Tembakau-Jembar-Ibonk--300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2022/11/Seorang-pengunjung-tengah-menikmati-benda-yang-ada-di-Museum-Tembakau-Jembar-Ibonk--360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Seorang pengunjung tengah menikmati benda yang ada di Museum Tembakau Jember (Ibonk)</em></figcaption></figure>
</div>


<p>Disetiap koleksi museum yang terpajang, memang tidak terpampang redaksional yang menceritakan benda disampingnya. Hanya saja, terpampang <em>barcode</em> yang dapat langsung di <em>scan </em>oleh setiap pengunjung yang datang.</p>



<p>Ketika selesai memindai <em>barcode</em>, maka para pengunjung akan mendapat literasi tentang produk. Menariknya seluruh benda koleksi yang ada di museum ini menggunakan barcode. Selain sebagai upaya untuk bermigrasi ke ranah digital, keterangan koleksi museum pun dapat disimpan langsung ke smartphone.</p>



<p>Di lantai dua museum yang telah terdaftar di Asosiasi Museum Indonesia ke-40 dan menyandang predikat sebagai Museum terunik ini, berisikan gallery photo dan perpustakan tentang tembakau dan sejarahnya.</p>



<p>Di bawah tangga untuk menuju lantai 2, museum ini memamerkan diversifikasi atau produk turunan dari limbah tembakau, serta ada beberapa benda koleksi laboratoium dari limbah tembakau. “Kebanyakan orang mengenal tembakau hanya difungsikan sebagai bahan baku utama untuk rokok maupun cigar. Padahal, limbah tembakau dari petani ini dapat diolah menjadi produk yang bernilai ekonomis,” ungkap Sunito.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="740" height="370" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2022/11/Daun-Tembakau-Kasturi-Ibonk.jpg" alt="" class="wp-image-5299" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2022/11/Daun-Tembakau-Kasturi-Ibonk.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2022/11/Daun-Tembakau-Kasturi-Ibonk-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2022/11/Daun-Tembakau-Kasturi-Ibonk-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Daun Tembakau Kasturi (Ibonk)</em></figcaption></figure>
</div>


<p>Dari limbah tembakau ini, Sunito menjabarkan bisa menjadi produk bernilai ekonomi baik seperti:, balsem, briket, asap kain, karet kayu, pelet, ada yg kasar dan halus. goal di museum ini agar tembakau tidak untuk rokok atau cerutu saja. Namun dapat menjadi minyak atsiri, parfum, pestisida, pupuk organic, asap cair, briket, dan lainnya.</p>



<p>“Diversifikasi produk tembakau ini pun sekaligus mengkampanyekan sisi positif tembakau, tidak seperti yang selama ini sering kita baca bahwa tembakau dapat membunuh mu,” udar Sunito.</p>



<p>Hanya saja, hadirnya diversifikasi produk ini belum ditangkap sebagai peluang bisnis oleh para petani tembakau itu sendiri. Padahal ketika panen, sebanyak 40 persen hanya mereka buang begitu saja.</p>



<p>Sejak tahun 2017, museum yang di bawah pengelolaan UPT PSMB-LT Jember ini melalui kerja sama dengan Litbang PTPN telah menghasilkan difersifikasi produk tersebut. Hanya saja belum dimaksimalkan oleh masyarakat Jember sebagai produk yang bernilai ekonomis.</p>



<p>Melihat fakta seperti ini, pemerintah Kabupaten Jember dirasa perlu campur tangan untuk mengakselerasi diversifikasi produk tembakau sebagai penyumbang devisa. Skema pendampingan ke level petani sangat diperlukan untuk mengkomunikasikan bahwa tembakau tidak hanya untuk Cigar dan rokok semata./ <strong><em>JOURNEY OF INDONESIA</em></strong></p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/travel/tourism/museum-tembakau-jember-banyak-produk-bernilai-ekonomi-muncul-dari-tembakau/">Museum Tembakau Jember; Banyak Produk Bernilai Ekonomi Muncul Dari Tembakau</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">5297</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
