<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Rekata Studio Archives | Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</title>
	<atom:link href="https://journeyofindonesia.com/tag/rekata-studio/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://journeyofindonesia.com/tag/rekata-studio/</link>
	<description>Journey of Indonesia fokus pada perkembangan pariwisata Indonesia, meng-explore budaya, hiburan, life style, kesehatan, hiburan di tanah air</description>
	<lastBuildDate>Tue, 31 Mar 2026 17:23:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/06/cropped-favicon-1-32x32.png</url>
	<title>Rekata Studio Archives | Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</title>
	<link>https://journeyofindonesia.com/tag/rekata-studio/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198252186</site>	<item>
		<title>Dari Lokasi Syuting, Maudy Ayunda Lahirkan Dua Lagu untuk Film Para Perasuk</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/entertainment/film/dari-lokasi-syuting-maudy-ayunda-lahirkan-dua-lagu-untuk-film-para-perasuk/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Mar 2026 07:48:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[FIlm]]></category>
		<category><![CDATA[Music]]></category>
		<category><![CDATA[Angga Yunanda]]></category>
		<category><![CDATA[Anggun C. Sasmi]]></category>
		<category><![CDATA[Fantaspoa Brasil]]></category>
		<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[Journey of Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Lafa Pratomo]]></category>
		<category><![CDATA[Maudy Ayunda]]></category>
		<category><![CDATA[Miami Film Festival]]></category>
		<category><![CDATA[MOOOV Belgia]]></category>
		<category><![CDATA[OST Film Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Para Perasuk]]></category>
		<category><![CDATA[Rekata Studio]]></category>
		<category><![CDATA[Sundance Film Festival 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Trinity Optima Production]]></category>
		<category><![CDATA[Wregas Bhanuteja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://journeyofindonesia.com/?p=22516</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA — Ketika seorang penyanyi sekaligus aktris terlibat begitu dalam dalam sebuah film, batas antara peran dan ekspresi diri kerap menjadi kabur dan di situlah musik yang sesungguhnya lahir. Itulah yang terjadi ketika Maudy Ayunda menciptakan dua lagu untuk film Para Perasuk karya sutradara Wregas Bhanuteja. Bukan sekadar pengisi suara, melainkan sebuah refleksi emosional yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/film/dari-lokasi-syuting-maudy-ayunda-lahirkan-dua-lagu-untuk-film-para-perasuk/">Dari Lokasi Syuting, Maudy Ayunda Lahirkan Dua Lagu untuk Film Para Perasuk</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">JAKARTA — Ketika seorang penyanyi sekaligus aktris terlibat begitu dalam dalam sebuah film, batas antara peran dan ekspresi diri kerap menjadi kabur dan di situlah musik yang sesungguhnya lahir. Itulah yang terjadi ketika <strong>Maudy Ayunda</strong> menciptakan dua lagu untuk film Para Perasuk karya sutradara <strong>Wregas Bhanuteja</strong>. Bukan sekadar pengisi suara, melainkan sebuah refleksi emosional yang tumbuh organik dari dalam proses pembuatan filmnya sendiri.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.rekata.co" type="link" id="https://www.rekata.co">Rekata Studio</a> bersama <a href="https://www.trinityproduction.com" type="link" id="https://www.trinityproduction.com">Trinity Optima Production</a> resmi merilis lirik video &#8216;Aku yang Engkau Cari&#8217; sekaligus memperkenalkan single kedua &#8216;Di Tepi Lamunan&#8217;, pada 30 Maret 2026. Keduanya menjadi bagian dari original soundtrack (OST) Para Perasuk yang akan tayang di bioskop Indonesia mulai 23 April 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Yang membuat kedua lagu ini istimewa bukan hanya kualitas musiknya, tetapi juga kisah di balik penciptaannya. Maudy mengaku inspirasinya datang langsung saat ia masih berada di lokasi syuting. Suasana Desa Latas, sebuah latar fiktif dalam film beserta karakter-karakter yang hidup di dalamnya terasa begitu nyata hingga mendorongnya untuk menerjemahkan pengalaman itu ke dalam nada dan lirik. &#8220;Prosesnya sangat intuitif. Tidak pakai logika naratif biasa, namun menggunakan rasa. Ini proyek pertama baik secara film dan penggarapan lagu yang prosesnya sangat membebaskan aku,&#8221; kata Maudy Ayunda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk mewujudkan visi musikalnya, Maudy menggandeng produser Lafa Pratomo, sosok yang ia percaya mampu menangkap warna dan rasa khas Para Perasuk. Kolaborasi keduanya pun menghasilkan sesuatu yang mengejutkan yakni &#8216;Aku yang Engkau Cari&#8217; tercipta dalam waktu kurang dari setengah jam. Hasilnya adalah sebuah lagu yang, menurut Maudy, memiliki lapisan emosi seperti bisikan, tenang dan menghanyutkan di permukaan, namun menyimpan kegelisahan yang dalam.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="850" height="425" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/Tanya-Jawab-mengenai-proses-pembutan-film-dan-OST-Para-Perasuk-Ist.jpg" alt="" class="wp-image-22519" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/Tanya-Jawab-mengenai-proses-pembutan-film-dan-OST-Para-Perasuk-Ist.jpg 850w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/Tanya-Jawab-mengenai-proses-pembutan-film-dan-OST-Para-Perasuk-Ist-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/Tanya-Jawab-mengenai-proses-pembutan-film-dan-OST-Para-Perasuk-Ist-768x384.jpg 768w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/Tanya-Jawab-mengenai-proses-pembutan-film-dan-OST-Para-Perasuk-Ist-360x180.jpg 360w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/Tanya-Jawab-mengenai-proses-pembutan-film-dan-OST-Para-Perasuk-Ist-750x375.jpg 750w" sizes="(max-width: 850px) 100vw, 850px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Tanya Jawab mengenai proses pembutan film dan &#8216;OST Para Perasuk&#8217; (Ist)</em></figcaption></figure>
</div>


<p class="wp-block-paragraph">Lafa Pratomo sendiri mengungkapkan bahwa secara musikalitas, ia ingin menghadirkan sentuhan yang berbeda untuk Maudy kali ini, suasana yang lebih imajinatif dan sedikit mistis, agar musik mampu membawa pendengar masuk ke dalam alam lain. Sementara itu, video musik &#8216;Di Tepi Lamunan&#8217; disutradarai langsung oleh Wregas Bhanuteja, menjadikan kesinambungan antara dunia visual film dan musiknya terasa utuh dan tidak terpisahkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Secara tematik, kedua lagu ini ditulis dari sudut pandang Bayu, karakter utama yang diperankan Angga Yunanda. Bayu adalah seorang perasuk, sosok yang bertugas memandu para pelamun ke dalam pengalaman kerasukan dalam tradisi Pesta Sambetan di Desa Latas. Ia bertekad menjadi pemimpin para perasuk, namun di balik ambisinya tersimpan kerinduan mendalam akan penerimaan dan pelukan yang tak pernah ia temukan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Angga Yunanda sendiri mengakui betapa beratnya tantangan dalam memerankan karakter ini. &#8220;Di film Para Perasuk, aku berusaha menghadapi tantangan baru yang cukup berat. Salah satunya adalah proses teknis bertapa dengan digantung secara terbalik, dan itu bikin kepalaku berat,&#8221; ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di tengah perjalanan Bayu, hadir Laksmi, karakter yang diperankan Maudy Ayunda sendiri. Perempuan asal Jakarta ini datang ke Desa Latas bukan sebagai turis biasa, melainkan sebagai seseorang yang ingin menyembuhkan luka lamanya melalui Pesta Sambetan. &#8220;Kalau biasanya orang healing ke Bali atau Jepang, ini healing-nya ke Desa Latas untuk menghilangkan trauma dengan cara kerasukan. Laksmi dimintai tolong oleh Bayu untuk menemani latihan, supaya Bayu bisa menjadi pimpinan dari Perasuk,&#8221; ungkap Maudy Ayunda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi Maudy, peran Laksmi juga menjadi cermin bagi banyak penonton. &#8220;Laksmi adalah karakter yang ingin lepas dari trauma masa lalunya. Tentunya banyak dari kita yang memiliki trauma masa lalu dan berusaha untuk melepasnya agar bisa melangkah ke depan,&#8221; tambahnya. Film Para Perasuk sekaligus menandai dua dekade perjalanan berkarya Maudy di industri hiburan Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di balik estetika supranatural dan tradisi kerasukan yang eksotis, Para Perasuk menyimpan pesan yang justru sangat manusiawi. Wregas Bhanuteja — sutradara yang sebelumnya dikenal lewat Penyalin Cahaya (2021) dan Budi Pekerti (2023) ingin menawarkan narasi yang berbeda dari arus utama sinema modern. &#8220;Saya merasa dunia kita saat ini sudah terlalu penuh dengan cerita balas dendam dan amarah. Saya ingin menawarkan sesuatu yang berbeda, yakni berdamai, saling berpelukan, menerima masa lalu, dan move on. Itulah esensi penerimaan yang ingin saya sampaikan,&#8221; ujar Wregas Bhanuteja.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-large"><img decoding="async" width="1024" height="512" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/Maudy-Ayunda-saat-melantunkan-Di-Tepi-Lamuman-salah-satu-single-OST-Para-Perasuk-Ist-1024x512.jpg" alt="" class="wp-image-22517" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/Maudy-Ayunda-saat-melantunkan-Di-Tepi-Lamuman-salah-satu-single-OST-Para-Perasuk-Ist-1024x512.jpg 1024w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/Maudy-Ayunda-saat-melantunkan-Di-Tepi-Lamuman-salah-satu-single-OST-Para-Perasuk-Ist-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/Maudy-Ayunda-saat-melantunkan-Di-Tepi-Lamuman-salah-satu-single-OST-Para-Perasuk-Ist-768x384.jpg 768w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/Maudy-Ayunda-saat-melantunkan-Di-Tepi-Lamuman-salah-satu-single-OST-Para-Perasuk-Ist-360x180.jpg 360w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/Maudy-Ayunda-saat-melantunkan-Di-Tepi-Lamuman-salah-satu-single-OST-Para-Perasuk-Ist-750x375.jpg 750w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/Maudy-Ayunda-saat-melantunkan-Di-Tepi-Lamuman-salah-satu-single-OST-Para-Perasuk-Ist-1140x570.jpg 1140w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/Maudy-Ayunda-saat-melantunkan-Di-Tepi-Lamuman-salah-satu-single-OST-Para-Perasuk-Ist.jpg 1310w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Maudy Ayunda saat melantunkan &#8216;Di Tepi Lamunan&#8217; salah satu single OST Para Perasuk (Ist)</em></figcaption></figure>
</div>


<p class="wp-block-paragraph">Salah satu kejutan terbesar dalam Para Perasuk adalah kehadiran Anggun C. Sasmi dalam peran Guru Asri, debut aktingnya di layar lebar Indonesia. Legenda musik yang telah bernyanyi sejak usia 12 tahun dan menorehkan nama di panggung internasional ini mengakui bahwa terjun ke dunia akting adalah tantangan yang sama sekali berbeda dari panggung musik. &#8220;Guru Asri adalah sosok yang tegas dan berkharisma. Namun, ada salah satu scene di mana aku mewawancarai Bayu yang ingin menjadi pemimpin dari para perasuk, bikin aku nangis. Menjalani syuting di film Para Perasuk juga cukup sulit bagiku, karena prosesnya sangat berbeda dengan menyanyi di atas panggung. Di panggung, kita cukup menyanyi sekali, tapi kalau adegan untuk film, itu harus diulang berkali-kali,&#8221; cerita Anggun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebelum sampai ke penonton Indonesia, Para Perasuk telah lebih dulu getarkan panggung internasional. Film ini mendapat standing ovation saat world premiere di Sundance Film Festival 2026, sekaligus menjadikannya film Indonesia pertama yang berkompetisi di program World Cinema Dramatic Competition Sundance dalam 13 tahun terakhir.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tak berhenti di sana, Para Perasuk kini resmi terpilih untuk berkompetisi di Miami Film Festival 43 dalam program Marimbas Award, masuk sebagai official selection di program Artful Visions &amp; Asian Frontier pada MSPIFF Amerika Serikat, berkompetisi di Fantaspoa Brasil, serta terpilih di MOOOV Belgia. Sebuah perjalanan festival yang membuktikan bahwa cerita dari desa kecil di pinggiran kota pun mampu berbicara kepada dunia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Para Perasuk tayang di bioskop Indonesia mulai 23 April 2026, dua OST-nya, &#8220;Aku yang Engkau Cari&#8221; dan &#8220;Di Tepi Lamunan&#8221;, kini sudah dapat dinikmati lengkap dengan lirik videonya di platform digital./ <strong><em>JOURNEY OF INDONESIA</em></strong> | iBonk</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/film/dari-lokasi-syuting-maudy-ayunda-lahirkan-dua-lagu-untuk-film-para-perasuk/">Dari Lokasi Syuting, Maudy Ayunda Lahirkan Dua Lagu untuk Film Para Perasuk</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">22516</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tayang 2 November di Bioskop Indonesia, Film Budi Pekerti Masuk Dalam 17 Nominasi FFI 2023</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/entertainment/film/tayang-2-november-di-bioskop-indonesia-film-budi-pekerti-masuk-dalam-17-nominasi-ffi-2023/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ibonk]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Oct 2023 08:18:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[FIlm]]></category>
		<category><![CDATA[Angga Yunanda]]></category>
		<category><![CDATA[Budi Pekerti]]></category>
		<category><![CDATA[Dwi Sasono]]></category>
		<category><![CDATA[Kaninga Pictures]]></category>
		<category><![CDATA[Omara Esteghlal]]></category>
		<category><![CDATA[Prilly Latuconsina]]></category>
		<category><![CDATA[Rekata Studio]]></category>
		<category><![CDATA[Sha Ine Febrianti]]></category>
		<category><![CDATA[Willawati]]></category>
		<category><![CDATA[Wregas Bhanuteja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://journeyofindonesia.com/?p=10320</guid>

					<description><![CDATA[<p>Film Budi Pekerti akhirnya akan segera tayang pada Kamis, 2 November 2023 di seluruh Bioskop di Tanah Air. Film karya sutradara Wregas Bhanuteja ini telah tayang perdana di Toronto International Film Festival (TIFF) 2023 ini juga sudah melangsungkan pemutaran khusus di Yogyakarta dan Bandung. Pada Senin, 30 Oktober 2023 kemarin, film yang diproduseri oleh Adi [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/film/tayang-2-november-di-bioskop-indonesia-film-budi-pekerti-masuk-dalam-17-nominasi-ffi-2023/">Tayang 2 November di Bioskop Indonesia, Film Budi Pekerti Masuk Dalam 17 Nominasi FFI 2023</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/film/world-premiere-film-budi-pekerti-mendapat-sambutan-baik-di-tiff-2023/">Film Budi Pekerti</a> akhirnya akan segera tayang pada Kamis, 2 November 2023 di seluruh Bioskop di Tanah Air. Film karya sutradara <strong>Wregas Bhanuteja</strong> ini telah tayang perdana di <em>Toronto International Film Festival (TIFF) 2023 </em>ini juga sudah melangsungkan pemutaran khusus di Yogyakarta dan Bandung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada Senin, 30 Oktober 2023 kemarin, film yang diproduseri oleh Adi Ekatama, Willawati, dan Iman Usman tersebut melangsungkan pemutaran film tersebut untuk awak media sekaligus konferensi pers di XXI Plaza Senayan, Jakarta yang dihadiri beberapa personil/ pemain yang yang terlibat seperti Wregas Bhanuteja (Sutradara), Willawati (Produser), <strong>Sha Ine Febriyanti</strong>, <strong>Angga Yunanda</strong>, <strong>Prilly Latuconsina</strong>, <strong>Dwi Sasono</strong>, dan <strong>Omara Esteghlal</strong>. Pada malam harinya diadakan Gala Premiere bagi para undangan di XXI Plaza Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wregas Bhanuteja menyebutkan bahwa dirinya cukup bangga film Budi Pekerti bisa mendapatkan respon yang positif dan sangat baik setelah pemutarannya di festival luar negeri. Meskipun kisah yang ditampilkan berlatar belakang keluarga Indonesia di masa pandemi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Saya sangat terharu sekaligus bangga karena film Budi Pekerti yang telah dinanti-nantikan ini akan tayang secara perdana di Jakarta dan serempak di bioskop-bioskop tanah air pada 2 November 2023,” ungkap Wregas.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="740" height="370" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2023/11/Konferensi-pers-film-Budi-Pekerti-Ibonk.jpg" alt="" class="wp-image-10322" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2023/11/Konferensi-pers-film-Budi-Pekerti-Ibonk.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2023/11/Konferensi-pers-film-Budi-Pekerti-Ibonk-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2023/11/Konferensi-pers-film-Budi-Pekerti-Ibonk-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Konferensi pers film Budi Pekerti (Ibonk)</em></figcaption></figure>
</div>


<p class="wp-block-paragraph">Hal serupa juga disampaikan oleh pemain lainnya seperti yang disampaikan Sha Ine Febriyanti, Angga Yunanda dan Prilly Latuconsina. &#8220;Menggunakan bahasa jawa se <em>natural</em> mungkin menjadi sebuah tantangan sendiri,&#8221; ungkap Prilly Latuconsina.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Saya sangat senang kisah Bu Prani dan keluarga akhirnya bisa disaksikan oleh penonton Indonesia. Semoga film ini bisa diterima dengan baik,” kata Ine.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Yang tak kalah menarik lagi adalah film produksi Rekata Studio dan <a href="https://www.instagram.com/kaningapictures/">Kaninga Pictures</a> ini juga berhasil masuk dalam 17 Nominasi Festival Film Indonesia 2023. Nominasi Piala Citra tersebut adalah:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Nominasi Film Cerita Panjang Terbaik : Budi Pekerti &#8211; Produser: Adi Ekatama, Willawati, Iman Usman</li>



<li>Nominasi Sutradara Terbaik: Wregas Bhanuteja</li>



<li>Nominasi Pemeran Utama Perempuan Terbaik: Sha Ine Febriyanti</li>



<li>Nominasi Pemeran Utama Pria Terbaik: Angga Yunanda</li>



<li>Nominasi Pemeran Pendukung Perempuan Terbaik: Prilly Latuconsina</li>



<li>Nominasi Pemeran Pendukung Pria Terbaik: Dwi Sasono</li>



<li>Nominasi Pemeran Pendukung Pria Terbaik: Omara Esteghlal</li>



<li>Nominasi Skenario Asli Terbaik: Wregas Bhanuteja</li>



<li>Nominasi Pengarah Sinematografi Terbaik: Gunnar Nimpuno</li>



<li>Nominasi Penyunting Gambar Terbaik: Ahmad Yuniardi</li>



<li>Nominasi Penata Efek Visual Terbaik: Stefanus Binawan Utama</li>



<li>Nominasi Penata Suara Terbaik: Sutrisno &amp; Satrio Budiono</li>



<li>Nominasi Penata Musik Terbaik: Yennu Ariendra</li>



<li>Nominasi Pencipta Lagu Tema Terbaik: Gardika Gigih</li>



<li>Nominasi Pengarah Artistik Terbaik: Dita Gambiro</li>



<li>Nominasi Penata Busana Terbaik: Fadillah Putri Yunidar</li>



<li>Nominasi Penata Rias Terbaik: Astrid Sambudiono./ <strong><em>JOURNEY OF INDONESIA</em></strong></li>
</ul>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/film/tayang-2-november-di-bioskop-indonesia-film-budi-pekerti-masuk-dalam-17-nominasi-ffi-2023/">Tayang 2 November di Bioskop Indonesia, Film Budi Pekerti Masuk Dalam 17 Nominasi FFI 2023</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">10320</post-id>	</item>
		<item>
		<title>World Premiere Film Budi Pekerti Mendapat Sambutan Baik di TIFF 2023</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/entertainment/film/world-premiere-film-budi-pekerti-mendapat-sambutan-baik-di-tiff-2023/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Morteza]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Sep 2023 01:49:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[FIlm]]></category>
		<category><![CDATA[Adi Ekatama]]></category>
		<category><![CDATA[Andragogy]]></category>
		<category><![CDATA[Film Budi Pekerti]]></category>
		<category><![CDATA[Iman Usman]]></category>
		<category><![CDATA[Kaninga Pictures]]></category>
		<category><![CDATA[Nurita Anandia]]></category>
		<category><![CDATA[Rekata Studio]]></category>
		<category><![CDATA[Ridla An-Nuur]]></category>
		<category><![CDATA[Wregas Bhanuteja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://journeyofindonesia.com/?p=9660</guid>

					<description><![CDATA[<p>TORONTO &#8211; Film Budi Pekerti telah menggelar world premiere di Toronto International Film Festival (TIFF) 2023 pada 9 September 2023 pukul 09.05 PM. Setelah mengikuti acara Opening Night Toronto International Film 2023, sutradara, produser, dan para pemain film Budi Pekerti akhirnya menghadiri penayangan perdana film berjudul internasional &#8220;Andragogy&#8221; ini. Mereka yang hadir adalah sutradara Wregas [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/film/world-premiere-film-budi-pekerti-mendapat-sambutan-baik-di-tiff-2023/">World Premiere Film Budi Pekerti Mendapat Sambutan Baik di TIFF 2023</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">TORONTO &#8211; Film Budi Pekerti telah menggelar <em>world premiere </em>di <a href="https://www.tiff.net">Toronto International Film Festival (TIFF) 2023</a> pada 9 September 2023 pukul 09.05 PM. Setelah mengikuti acara<em> Opening Night Toronto International Film 2023</em>, sutradara, produser, dan para pemain film <a href="https://journeyofindonesia.com/news/rombongan-film-budi-pekerti-hadir-di-opening-night-tiff-2023/">Budi Pekerti</a> akhirnya menghadiri penayangan perdana film berjudul internasional &#8220;Andragogy&#8221; ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mereka yang hadir adalah sutradara <strong>Wregas Bhanuteja</strong>, produser eksekutif <strong>Iman Usman</strong>, produser film<strong> Adi Ekatama</strong>, <strong>Ridla An-Nuur</strong>, dan <strong>Nurita Anandia</strong>. Dari jajaran pemain yang turut hadir ialah <strong>Sha Ine Febriyanti</strong>, <strong>Angga Yunanda</strong>, <strong>Prilly Latuconsina</strong>, dan <strong>Dwi Sasono</strong>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Film yang berlatar di Yogyakarta semasa pandemi ini berkisah tentang Bu Prani, seorang guru BK yang video perselisihannya dengan pengunjung pasar menjadi viral di media sosial. Akibat tindakannya yang dinilai tidak mencerminkan pribadi seorang guru, dia dan keluarganya mendapat perundungan, dicari-cari kesalahan lainnya hingga terancam kehilangan pekerjaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dikemas lewat genre drama, film ini merupakan film cerita panjang kedua yang ditulis dan disutradarai oleh Wregas Bhanuteja serta diproduksi oleh Rekata Studio yang bekerja sama dengan Kaninga Pictures dan didukung oleh KG Media, Hwallywood, Momo Films, dan Masih Belajar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam kesempatan <em>world premiere</em> yang dihadiri lebih dari 200 penonton ini, sutradara, produser, dan para pemain film Budi Pekerti berkesempatan melakukan sesi tanya jawab dengan para penonton. Wregas Bhanuteja selaku sutradara mengungkapkan rasa syukurnya melihat antusiasme penonton di TIFF 2023 terhadap filmnya. “Rasa syukur yang teramat dalam akhirnya world premiere telah terlaksana di TIFF 2023. Saya terharu karena melihat respon para penonton yang tersentuh dengan film Budi Pekerti. Mereka merasa film ini meski berlatar belakang di Indonesia, namun bisa relate dengan banyaknya kejadian di berbagai belahan dunia,” ungkap Wregas Bhanuteja.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="740" height="370" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2023/09/Film-Budi-Pekerti-World-Premiere-TIFF-Ist.jpg" alt="" class="wp-image-9662" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2023/09/Film-Budi-Pekerti-World-Premiere-TIFF-Ist.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2023/09/Film-Budi-Pekerti-World-Premiere-TIFF-Ist-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2023/09/Film-Budi-Pekerti-World-Premiere-TIFF-Ist-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /></figure>
</div>


<p class="wp-block-paragraph">Seorang penonton mengungkapkan bahwa peristiwa yang dialami oleh para tokoh dalam film ini bisa terjadi oleh siapa saja di era media sosial seperti sekarang. Direkam, diviralkan, lalu mendapat perundungan di media sosial. Hal ini membuat mereka terus merenungkan untuk menggunakan media sosial secara bijak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dwi Sasono, yang berperan sebagai Pak Didit, turut mengungkapkan rasa senang dan haru bisa menghadiri World Premiere film Budi Pekerti di TIFF. “Senang sekali bisa mengantarkan Budi Pekerti menemui penonton perdananya di TIFF. Tak hanya itu, apresiasi yang diberikan para penonton di sini membuat saya terharu, Budi Pekerti tak sekadar menjadi tontonan tetapi menjadi renungan bagi mereka bersosial media dengan bijak,” ujar Dwi Sasono.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Apresiasi tak hanya datang secara langsung. Seorang warga negara Indonesia bernama Julian Halim yang bermukim di Kanada berkesempatan menonton film Budi Pekerti malam itu. Ia mengungkapkan apresiasinya melalui media sosial miliknya dengan akun bernama @JulianH89. “<em>Andragogy</em>&#8221; adalah film yang luar biasa. Saya sangat menyukainya, <em>recommended</em>. Saya jadi tahu mengapa film ini terpilih untuk masuk TIFF tahun ini. Sangat relevan dan memberikan dampak yang mendalam. Pesan dari film ini adalah tentang keviralan suatu kejadian di media sosial yang kerap terjadi di berbagai belahan dunia. Saya menilai 10/10 untuk film ini.”</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah tayang di Toronto International Film Festival, film Budi Pekerti akan menyapa penontonnya di bioskop tanah air. Pantau akun media sosial film Budi Pekerti dan Rekata Studio, atau hubungi Tim Publisis untuk informasi terkini./ <strong><em>JOURNEY OF INDONESIA</em></strong></p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/film/world-premiere-film-budi-pekerti-mendapat-sambutan-baik-di-tiff-2023/">World Premiere Film Budi Pekerti Mendapat Sambutan Baik di TIFF 2023</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">9660</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
