<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tatjana Saphira Archives | Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</title>
	<atom:link href="https://journeyofindonesia.com/tag/tatjana-saphira/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://journeyofindonesia.com/tag/tatjana-saphira/</link>
	<description>Journey of Indonesia fokus pada perkembangan pariwisata Indonesia, meng-explore budaya, hiburan, life style, kesehatan, hiburan di tanah air</description>
	<lastBuildDate>Wed, 30 Jun 2021 07:59:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/06/cropped-favicon-1-32x32.png</url>
	<title>Tatjana Saphira Archives | Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</title>
	<link>https://journeyofindonesia.com/tag/tatjana-saphira/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198252186</site>	<item>
		<title>Ghost Writer, Genre Yang Akan Merubah Paradigma Film Horor</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/entertainment/film/ghost-writer-genre-yang-akan-merubah-paradigma-film-horor/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yulia Dewi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Feb 2019 07:51:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[FIlm]]></category>
		<category><![CDATA[Arie Kriting]]></category>
		<category><![CDATA[Arif Didu]]></category>
		<category><![CDATA[Asmara Abigail]]></category>
		<category><![CDATA[Asri Welas]]></category>
		<category><![CDATA[Bene Dion Rajagukguk]]></category>
		<category><![CDATA[Chand Parwez Servia]]></category>
		<category><![CDATA[Deva Mahendra]]></category>
		<category><![CDATA[Endy Arfian]]></category>
		<category><![CDATA[Ernest Prakasa]]></category>
		<category><![CDATA[Ge Pamungkas]]></category>
		<category><![CDATA[Ghost Writer]]></category>
		<category><![CDATA[Muhadkly Acho]]></category>
		<category><![CDATA[Nonny Boenawan]]></category>
		<category><![CDATA[Starvision]]></category>
		<category><![CDATA[Tatjana Saphira]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wp.journeyofindonesia.com/?p=704</guid>

					<description><![CDATA[<p>Berawal dari kelas penulisan naskah, Ernest Prakasa sangat tertarik dengan sebuah sinopsis film yang ditulis oleh Nonny Boenawan, salah satu peserta di kelas tersebut. Nonny berhasil menciptakan cerita matang dan ide yang out of the box. Dari cerita tersebut lahirlah sebuah ide film bergenre baru, Ghost Writer. Film ini merupakan sebuah genre baru di perfilman [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/film/ghost-writer-genre-yang-akan-merubah-paradigma-film-horor/">Ghost Writer, Genre Yang Akan Merubah Paradigma Film Horor</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Berawal dari kelas penulisan naskah, <strong>Ernest Prakasa</strong> sangat tertarik dengan sebuah sinopsis film yang ditulis oleh <strong>Nonny Boenawan</strong>, salah satu peserta di kelas tersebut. Nonny berhasil menciptakan cerita matang dan ide yang out of the box. Dari cerita tersebut lahirlah sebuah ide film bergenre baru, <strong>Ghost Writer</strong>. Film ini merupakan sebuah genre baru di perfilman Tanah Air, horor komedi.</p>



<p>Proyek film yang akan mulai syuting tanggal 27 Februari 2019 ini adalah kolaborasi antara dua produser <strong>Chand Parwez Servia</strong> dari <em>Starvision </em>dan Ernest Prakasa. “Film ini skrenario dan ceritanya dibuat oleh Nonny Boenawan, dia salah satu orang yang ikut kelas skenario saya. Saya lihat dia punya premis yang bagus, akhirnya sekalian aja saya buat filmnya,” ujar Ernest Prakasa di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Senin (19/2).</p>



<p>Ghost Writer menyuguhkan sebuah kisah berhantu yang berbeda penuh dengan nuansa humor tapi juga menegangkan. Ketika ide film ini dibuat, Ernest menggandeng <strong>Bene Dion Rajagukguk</strong> yang mengawali kariernya sebagai seorang <em>stand up comedian</em> dan kemudian merambah menjadi aktor juga <em>comedy consultant</em> untuk banyak film-film drama komedi di Indonesia. Bene kemudian didampuk menjadi sutradara di film ini.</p>



<p>“Ghost Writer memang rencananya berbeda dari kebanyakan film horor lainnya yang ramai sekarang ini. Jarang sekali ada film horor komedi, kita berusaha menyeimbangkan antara horor dan komedinya. Jadi horornya setengah, komedinya setengah,” ungkap Bene Dion.</p>



<p>Ini adalah pertama kalinya Bene menyutradarai film layar lebar, selain Ernest film ini juga diperankan oleh para bintang <em>stand up comedy</em> seperti <strong>Ge Pamungkas</strong>, <strong>Arif Didu</strong>, <strong>Arie Kriting</strong>, <strong>Asri Welas</strong>, dan juga <strong>Tatjana Saphira</strong>, <strong>Deva Mahendra</strong>, <strong>Endy Arfian</strong>, serta <strong>Muhadkly Acho</strong> sekaligus sebagai <em>comedy consultant</em> film Ghost Writer.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="640" height="360" src="https://wp.journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/06/02_Tatjana_Saphira_Ist.jpg" alt="" class="wp-image-706" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/06/02_Tatjana_Saphira_Ist.jpg 640w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/06/02_Tatjana_Saphira_Ist-300x169.jpg 300w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption><em>Tatjana Saphira (Ist)</em></figcaption></figure></div>



<p>Adanya seorang komedian konsultan juga dirasakan sangat penting bagi sebuah film dengan <em>genre </em>komedi apalagi di film horor komedi. Menurut Muhadkly Acho, dengan adanya komedian konsultan paradigma orang untuk menonton horor pun berubah.</p>



<p>“Kita mau buat horor yang bisa merangkul semua kalangan. Kan horor banyak macamnya, ada yang menakutkan dari suara, ada juga yang ngagetin. Padahal hantu seram atau lucu kan bisa dilihat dari situasinya, tergantung dilihatnya dari sisi mana. Kita pingin buat film yang merubah pradigma tentang horor,” jelas Muhadkly Acho pada kesempatan yang sama.</p>



<p>Bukan tanpa alasan juga, di film pertama yang bergenre ini Ernest menggandeng Bene Dion sebagai sutradara film. Selain mempunyai pengetahuan tentang film yang sudah cukup banyak, Ernest merasa inilah waktu yang tepat untuk memunculkan bakat baru di perfilman saat ini.</p>



<p>“Sebenarnya Bene sudah pernah jadi <em>director</em> di <em>CTS the series</em>. Pengetahuan Bene pun sudah cukup banyak. Saya rasa ini waktu yg tepat untuk mendirect film pertamanya ini. Ini saatnya untuk munculkan bakat baru,” kata Ernest.</p>



<p>Senada dengan Ernest, Chand Parwesz sebagai salah satu produser juga sangat yakin atas kinerja dan skill Bene untuk menjadi sutradara film dilihat dari sepak terjangnya sebagai penulis skenario dan juga komedian konsultan. “Sebelum ini kami sudah melihat kemampuannya yang bagus, selain itu kami juga ingin menciptakan orang-orang baru, penulis baru, sutradara baru, agar semakin banyak regenerasi,” pungkas Parwez.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large"><img decoding="async" width="640" height="360" src="https://wp.journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/06/03_Ernest_Prakasa_Ist.jpg" alt="" class="wp-image-707" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/06/03_Ernest_Prakasa_Ist.jpg 640w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/06/03_Ernest_Prakasa_Ist-300x169.jpg 300w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption><em>Ernest Prakasa (Ist)</em></figcaption></figure></div>



<p>Ghost Writer menceritakan tentang Naya (Tatjana Saphira), seorang penulis novel on-hit-wonder yang sudah beberapa tahun ini mengalami masa keterpurukan. Alasan ekonomi akhirnya membuat Naya dan adiknya, Darto (Endy Erfian) terpaksa harus pindah ke sebuah rumah tua yang harga sewanya jauh lebih murah.</p>



<p>Suatu hari, Naya menemukan sebuah diary di rumah itu. Naya merasa kisahnya begitu emosional dan berpotensi untuk dijadikan novel. Naya pun menceritakannya kepada Vino (Deva Mahendra), pacarnya yang mendukung Naya untuk menggarap kisah itu. Alvin (Ernest Prakasa), editor sekaligus manager di kantor Naya juga sangat tertarik.</p>



<p>Ketika Naya memutuskan untuk mengerjakan novel tersebut, tiba-tiba muncul Galin (GePAmungkas), hantu penunggu rumah sekaligus pemilik diary yang ditemukan Naya. Ia marah karena Naya mencuri diary-nya. Akhirnya Naya membujuk Galih agar membantunya mengerjakan novel tersebut, dengan iming-iming uang royalty kelak yang akan Naya berikan kepada orang tua Galih yang masih hidup.</p>



<p>Belum selesai urusannya, muncul teror dari sosok hantu perempuan bernama Bening (<strong>Asmara Abigail</strong>). Siapa sesungguhnya Bening? Berhasilkah Naya membujuk galih untuk menjadikannya rekan kerja dan mewujudkan novelnya untuk membiayai sekolah Darto?/ <strong><em>JOURNEY OF INDONESIA</em></strong></p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/film/ghost-writer-genre-yang-akan-merubah-paradigma-film-horor/">Ghost Writer, Genre Yang Akan Merubah Paradigma Film Horor</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">704</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tatjana Saphira Salurkan Hobby Menyanyi di film Hit And Run</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/entertainment/film/tatjana-saphira-salurkan-hobby-menyanyi-di-film-hit-and-run/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yulia Dewi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Jan 2019 04:19:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[FIlm]]></category>
		<category><![CDATA[Bukalapak Pictures]]></category>
		<category><![CDATA[Chandra Liow]]></category>
		<category><![CDATA[Hit And Run]]></category>
		<category><![CDATA[Jefri Nichol]]></category>
		<category><![CDATA[Joe Taslim]]></category>
		<category><![CDATA[Legacy Pictures]]></category>
		<category><![CDATA[Nadya Arina]]></category>
		<category><![CDATA[Ody Harahap]]></category>
		<category><![CDATA[Screenplay Films]]></category>
		<category><![CDATA[Tatjana Saphira]]></category>
		<category><![CDATA[Yayan Ruhiyan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wp.journeyofindonesia.com/?p=638</guid>

					<description><![CDATA[<p>Aktris muda Tatjana Saphira kembali berperan di layar lebar. Kali ini penyanyi cantik berusia 21 tahun ini berperan sebagai seorang penyanyi di film garapan sutradara Ody Harahap, Hit And Run. Film yang bergenre laga komedi ini, Tatjana ditantang untuk menjadi seorang penyanyi. Ternyata tak banyak yang tahu, selain berakting Tatjana ternyata memiliki hobi lain yaitu [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/film/tatjana-saphira-salurkan-hobby-menyanyi-di-film-hit-and-run/">Tatjana Saphira Salurkan Hobby Menyanyi di film Hit And Run</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Aktris muda <strong>Tatjana Saphira</strong> kembali berperan di layar lebar. Kali ini penyanyi cantik berusia 21 tahun ini berperan sebagai seorang penyanyi di film garapan sutradara <strong>Ody Harahap</strong>, <strong>Hit And Run</strong>. Film yang ber<em>genre</em> laga komedi ini, Tatjana ditantang untuk menjadi seorang penyanyi.</p>



<p>Ternyata tak banyak yang tahu, selain berakting Tatjana ternyata memiliki hobi lain yaitu bernyanyi. Ia mengaku sangat menyukai dunia tarik suara. Bahkan, Tatjana mulai serius pada hobinya ini ia mulai berlatih vokal pada guru profesional.</p>



<p>&#8220;Jadi memang beberapa tahun lalu aku mencoba untuk terjun ke nyanyi, dengan latihan vokalnya pakai guru. Alasannya sih karena memang aku suka sama musik,&#8221; kata Tatjana Saphira ketika ditemui disela-sela jumpa pers film &#8216;Hit And Run&#8217;, di CGV FX Sudirman, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu.</p>



<p>Tatjana Saphira patut berbahagia. Pasalnya, hobi bernyanyinya tak sebatas latihan vokal. Ia dipercaya untuk menampilkan salah satu bakatnya bernyanyi di produksi <em>Screenplay Films</em> bersama dengan <em>Legacy Pictures</em> dan Bukalapak Pictures.</p>



<p>&#8220;Aku berperan sebagai Meisa. Nah di sini tuh ceritanya aku jadi penyanyi cantik yang genit, centil, nyentrik, dan memang mencolok kepribadiannya. Jadi, perannya Meisa ini tuh menarik banget dan tantangan buat aku,&#8221; papar Tatjana Saphira.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large"><img decoding="async" width="600" height="400" src="https://wp.journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/06/02_Tatjana_Saphira_yang_berperan_sebagai_Meisa_dalam_film_Hit_and_Run_Istimewa.jpg" alt="" class="wp-image-640" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/06/02_Tatjana_Saphira_yang_berperan_sebagai_Meisa_dalam_film_Hit_and_Run_Istimewa.jpg 600w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/06/02_Tatjana_Saphira_yang_berperan_sebagai_Meisa_dalam_film_Hit_and_Run_Istimewa-300x200.jpg 300w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" /><figcaption><em>Tatjana Saphira yang berperan sebagai Meisa dalam film Hit and Run (Ist)</em></figcaption></figure></div>



<p>Bahkan di film tersebut, Tatjana Saphira harus menyanyi di atas panggung layaknya penyanyi-penyanyi profesional yang menghibur penontonnya. Bagi Tatjana dunia musik menjadi salah satu hobi yang sudah lama dijalaninya, namun Tatjana juga menyadari kalau dirinya bukan penyanyi yang biasa menghibur di atas panggung.</p>



<p>“Iya aku memang suka nyanyi dan musik. Hobi karaoke juga sih. Banyak orang yang bilang kalau suara aku ini unik, cuma tinggal percaya diri aja. Aku juga tidak ada background sebagai penyanyi diatas panggung, jadi harus lakukan banyak latihan dan keluar dari diri aku ” ungkap Tatjana.</p>



<p>Berperan sebagai Meisa yang jauh berbeda dengan karakternya, Tatjana mengaku sangat senang mendapat peran ini.</p>



<p>&#8220;Sebulan dalami karakter dan sebulan itu aku latihan koreo dan aku ada bagian action, aku excited banget. Seru banget sih&#8221; tambahnya.</p>



<p>Film “Hit N Run” juga dibintangi oleh<strong> Tatjana Saphira</strong>, <strong>Joe Taslim</strong>, <strong>Chandra Liow</strong>, <strong>Jefri Nichol</strong>, <strong>Yayan Ruhiyan</strong> dan <strong>Nadya Arina</strong>./ <strong><em>JOURNEY OF INDONESIA</em></strong></p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<div class="jeg_video_container jeg_video_content"><iframe loading="lazy" title="Official Trailer HIT &amp; RUN (2019) - Joe Taslim, Jefri Nichol, Chandra Liow, Tatjana Saphira" width="500" height="281" src="https://www.youtube.com/embed/M1bk-POU7yA?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe></div>
</div></figure>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/film/tatjana-saphira-salurkan-hobby-menyanyi-di-film-hit-and-run/">Tatjana Saphira Salurkan Hobby Menyanyi di film Hit And Run</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">638</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
