<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tio Pakusodewo Archives | Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</title>
	<atom:link href="https://journeyofindonesia.com/tag/tio-pakusodewo/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://journeyofindonesia.com/tag/tio-pakusodewo/</link>
	<description>Journey of Indonesia fokus pada perkembangan pariwisata Indonesia, meng-explore budaya, hiburan, life style, kesehatan, hiburan di tanah air</description>
	<lastBuildDate>Mon, 27 Jun 2022 09:11:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/06/cropped-favicon-1-32x32.png</url>
	<title>Tio Pakusodewo Archives | Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</title>
	<link>https://journeyofindonesia.com/tag/tio-pakusodewo/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198252186</site>	<item>
		<title>Mirip Di Kehidupan Nyata, Tio Pakusadewo Ungkap Perannya dalam PPT Jilid 15</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/entertainment/mirip-di-kehidupan-nyata-tio-pakusadewo-ungkap-perannya-dalam-ppt-jilid-15/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ibonk]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Apr 2022 09:06:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[FIlm]]></category>
		<category><![CDATA[Deddy Mizwar]]></category>
		<category><![CDATA[Para Pencari Tuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[SCTV]]></category>
		<category><![CDATA[Tio Pakusodewo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://journeyofindonesia.com/?p=2305</guid>

					<description><![CDATA[<p>Di tiap kedatangan Ramadan, sinetron &#8220;Para Pencari Tuhan&#8221; menjadi salah satu program signature SCTV yang paling dinantikan kehadirannya di bulan suci tersebut. Nah saat ini, memasuki tahun ke-15 penayangannya, sinetron &#8220;Para Pencari Tuhan&#8221; mengusung tagline terbaru yakni &#8220;Ke Surga, Yuk!&#8221;. Diperkuat dengan aktor dan aktris terbaik tanah air, sinetron &#8220;Para Pencari Tuhan Jilid 15&#8221; mengisahkan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/mirip-di-kehidupan-nyata-tio-pakusadewo-ungkap-perannya-dalam-ppt-jilid-15/">Mirip Di Kehidupan Nyata, Tio Pakusadewo Ungkap Perannya dalam PPT Jilid 15</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Di tiap kedatangan Ramadan, sinetron &#8220;Para Pencari Tuhan&#8221; menjadi salah satu program signature SCTV yang paling dinantikan kehadirannya di bulan suci tersebut. Nah saat ini, memasuki tahun ke-15 penayangannya, sinetron &#8220;Para Pencari Tuhan&#8221; mengusung <em>tagline</em> terbaru yakni &#8220;Ke Surga, Yuk!&#8221;.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Diperkuat dengan aktor dan aktris terbaik tanah air, sinetron &#8220;Para Pencari Tuhan Jilid 15&#8221; mengisahkan perjuangan Bulan (<strong>Salma Paramitha</strong>) dan Matahari (<strong>Dinda Kirana</strong>) yang ingin merawat sang ayah, Galaksi (<strong>Tio Pakusadewo</strong>) selepas menghirup udara bebas. Cerita terus bergulir hingga mempertemukan Matahari dan Bulan dengan sosok ustaz muda bernama Habib (<strong>Lavicky Nicholas</strong>) di sebuah pesantren.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Galaksi atau yang kerap disapa dengan Bang Galak sebelumnya memutuskan bertemu dengan sahabat lamanya, Bang Jack (<strong>Deddy Mizwar</strong>) untuk mencurahkan keresahan hatinya selama ini setelah ia menjadi seorang narapidana.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di lain cerita, kawan lama Pak Jalal yaitu Pak Amor (<strong>Opie Kumis</strong>) seorang laki-laki berusia 70 tahun hidupnya saat ini memprihatinkan karena seluruh usahanya bangkrut membuatnya jatuh miskin dan terlilit utang, sementara anak satu-satunya pun pergi meninggalkannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pak Jalal yang ingin membantunya akhirnya menitipkan Pak Amor ke Bang Jack. Dari sinilah Bang Jack bersama pak Jalal akhirnya sepakat untuk mendirikan sebuah pesantren lansia, sebuah tempat bagi para lansia untuk dituntun dalam mencari hidayah di penghujung usia agar husnul khotimah.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="740" height="370" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2022/06/Di-sinetron-PPT-Deddy-Mizwar-juga-terlibat-sebagai-pemain-dan-juga-sutradara-Ibonk.jpg" alt="" class="wp-image-2306" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2022/06/Di-sinetron-PPT-Deddy-Mizwar-juga-terlibat-sebagai-pemain-dan-juga-sutradara-Ibonk.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2022/06/Di-sinetron-PPT-Deddy-Mizwar-juga-terlibat-sebagai-pemain-dan-juga-sutradara-Ibonk-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2022/06/Di-sinetron-PPT-Deddy-Mizwar-juga-terlibat-sebagai-pemain-dan-juga-sutradara-Ibonk-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /><figcaption><em>Di sinetron PPT, Deddy Mizwar juga terlibat sebagai pemain, dan juga sutradara (Ibonk)</em></figcaption></figure>
</div>


<p class="wp-block-paragraph">Dalam keterangannya pada saat wawancara eksklusif virtual sinetron ini pada Kamis (31/3) kemarin, Tio Pakusadewo mengaku jika kisah Bang Galak mirip dengan dirinya. &#8220;Pas pertama baca saya sampai menangis. Adegan demi adegan mengesankan dan betul terjadi di kehidupan saya,&#8221; ungkapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tio sendiri pernah masuk penjara atas kasus narkoba, sedangkan bang Galak yang ia perankan dalam sinetron Para Pencari Tuhan jilid 15 ini karena terlibat kasus pembunuhan. &#8220;Bang Galak sama saya ini sama-sama pernah masuk penjara, menghadapi anak-anaknya juga sama,&#8221; ujar Tio Pakusadewo.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia mengungkapkan hal positif saat proses syuting sinetron Para Pencari Tuhan jilid 15 ini. &#8220;Sebelum terlibat di sinetron ini salat saya bolong-bolong. Selama syuting, ada kebiasaan salat bareng,&#8221; ucapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sutradara Para Pencari Tuhan jilid 15, Deddy Mizwar mengatakan pemilihan aktor sinetron ini benar-benar matang. Bahkan ia berpikir bila dimainkan oleh orang yang tidak tepat maka ceritanya akan gagal. &#8220;Kalau ini dimainkan orang yang kurang memadai maka cerita ini gagal. Karena itu saya memilih aktor-aktor yang saya yakini mampu,&#8221; ungkapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Masih membekas jelas diingatan kita jika senetron Para Pencari Tuhan Jilid 14 mendapatkan penghargaan Anugerah KPI 2021 sebagai pemenang Drama Seri Kategori Televisi dan Anugerah Syiar Ramadan 2021 sebagai pemenang kategori Program Sinetron.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penasaran dengan cerita lengkapnya? Ikuti sinetron &#8220;Para Pencari Tuhan Jilid 15: Ke Surga, Yuk!&#8221; akan tayang setiap hari selama bulan Ramadan mulai 2 April 2022 pukul 02.45 WIB./ <strong><em>JOURNEY OF INDONESIA</em></strong></p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/mirip-di-kehidupan-nyata-tio-pakusadewo-ungkap-perannya-dalam-ppt-jilid-15/">Mirip Di Kehidupan Nyata, Tio Pakusadewo Ungkap Perannya dalam PPT Jilid 15</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">2305</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Film Mantan Manten, Mengulas Tradisi Budaya Perias Penganten Jawa</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/entertainment/film/film-mantan-manten-mengulas-tradisi-budaya-perias-penganten-jawa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yulia Dewi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Apr 2019 04:18:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[FIlm]]></category>
		<category><![CDATA[Aimee]]></category>
		<category><![CDATA[Angga Kharisma]]></category>
		<category><![CDATA[Arifin Putra]]></category>
		<category><![CDATA[Atiqah Hasiholan]]></category>
		<category><![CDATA[Kori Adyaning]]></category>
		<category><![CDATA[Oxcel]]></category>
		<category><![CDATA[Tio Pakusodewo]]></category>
		<category><![CDATA[Tuti Kirana]]></category>
		<category><![CDATA[Visinema Pictures]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wp.journeyofindonesia.com/?p=755</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tak banyak film Indonesia yang mengangkat tema tentang kearifan lokal dengan mengangkat budaya dari suatu daerah. Dari sekian banyak film yang tayang di bioskop saat ini, sedikit sekali yang mengangkat khazanah budaya tanah air. Padahal, jika digali lebih dalam dengan potensi budaya yang beragam di Indonesia tentunya penonton bisa disuguhi dengan tayangan yang berkualitas sekaligus [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/film/film-mantan-manten-mengulas-tradisi-budaya-perias-penganten-jawa/">Film Mantan Manten, Mengulas Tradisi Budaya Perias Penganten Jawa</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Tak banyak film Indonesia yang mengangkat tema tentang kearifan lokal dengan mengangkat budaya dari suatu daerah. Dari sekian banyak film yang tayang di bioskop saat ini, sedikit sekali yang mengangkat khazanah budaya tanah air. Padahal, jika digali lebih dalam dengan potensi budaya yang beragam di Indonesia tentunya penonton bisa disuguhi dengan tayangan yang berkualitas sekaligus juga menghibur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mengawali bulan April 2019, <em>Visinema Pictures</em> mencoba mengangkat sebuah tradisi Jawa yang dulu berkembang dan hampir tidak dapat kita temui lagi di kota-kota besar. Dikemasan menarik, film yang berjudul <strong>Mantan Manten</strong> ini menceritakan tentang gambaran dan pengetahuan tentang seorang Paes (Dukun Manten) atau perias manten tradisional. Sebuah film karya sutradara<strong> Farishad Latjuba</strong> ini bukan hanya memberikan pengetahuan tetapi juga kisah percintaan dengan balutan drama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi orang awam tentunya bertanya-tanya apa yang dimaksud dengan Paes ini. Paes adalah riasan pengantin dalam adat Jawa yang menjadi simbol kecantikan wanita Jawa. Selain menjadi simbol dalam setiap lekukannya, riasan Paes juga selalu dikaitkan dengan sisi mistis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemaes tidak hanya memiliki ilmu dalam memoles calon pengantin wanita, tetapi juga banyak ritual yang harus mereka lalui dibarengi dengan doa kepada yang pencipta. Dalam setiap detail pengerjaan riasan paes ada ritual untuk menjaga kesakralannya. Berbagai filosofi pun mewarnai setiap lekukannya. Melalui film Mantan Manten inilah kemudian dijelaskan secara detail dari berbagai sisi kehidupam seorang Paes kepada penonton.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="640" height="360" src="https://wp.journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/07/Adegan_film_Mantan_Manten_Ist.jpg" alt="" class="wp-image-757" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/07/Adegan_film_Mantan_Manten_Ist.jpg 640w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/07/Adegan_film_Mantan_Manten_Ist-300x169.jpg 300w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption><em>Adegan film Mantan Manten (Ist)</em></figcaption></figure></div>



<p class="wp-block-paragraph">Cerita diawali dengan Yasnina (<strong>Atiqah Hasiholan</strong>), seorang wanita karir yang memiliki segalanya. Karir yang bagus membuat Yasnina menjadi sosok yang ambisius, modern, dan selalu melakukan yang terbaik. Yasnina yang sebatang kara memiliki seorang kekasih tampan, Surya (<strong>Arifin Putra</strong>) adalah anak dan pewaris satu-satunya Arifin Iskandar (<strong>Tio Pakusodewo</strong>) yang sangat mencintai Yasnina. Namun, hidupnya seketika berubah ketika Yasnina dihadapkan dengan pengkhianatan Arifin Iskandar, ayah dari Surya dan juga bos di tempatnya bekerja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rencana pernikahannya dengan Suryapun akhirnya diujung tanduk. Di tengah kehidupan yang menghimpitnya, Yasnina berniat untuk menjual sebuah villa miliknya yang dihuni oleh Bude Mar <strong>(Tuti Kirana</strong>). Villa tersebut menjadi harapan Yasnina untuk membayar hutang-hutangnya kepada ayah Surya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk menjual villa tersebut, Yasnina harus memenuhi syarat dari sang dukun manten, Marjanti yang dipanggilnya Bude Mar. Selama 3 bulan Yasnina harus menjadi asisten Bude Mar. Selain melakukan berbagai pekerjaan rumah, Yasnina juga diharuskan melakukan ritual-ritual yang diajarkan oleh Bude Mar seperti mutih, mandi dari 7 sumber, sampai mempelajari riasan pengantin tradisi Jawa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tidak punya pilihan lain Yasnina pun menerima pekerjaan tersebut, perjuangannya dalam menjadi seorang Paes pun berhasil. Yasnina mampu membantu sang manten di pelaminan. Bude Mar yang merasa yakin bahwa Yasninalah yang akan meneruskan ilmunya sebagai Paes yang sudah dikenal di daerahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, konflik terjadi Yasnina dihadapkan kembali dengan masalah yang pelik. Sebagai dukun manten, Yasnina harus membantu pernikahan kekasihnya Surya yang dijodohkan oleh orang tuanya. Pada scene ini penonton disuguhkan dengan drama yang mengharu biru, bayangkan saja Yasnina harus mampu untuk membantu kekasihnya sendiri sampai di pelaminan.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="640" height="360" src="https://wp.journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/07/Arifin_Putra_dan_Atiqah_Hasiholan_Ist.jpg" alt="" class="wp-image-758" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/07/Arifin_Putra_dan_Atiqah_Hasiholan_Ist.jpg 640w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/07/Arifin_Putra_dan_Atiqah_Hasiholan_Ist-300x169.jpg 300w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption><em>Arifin Putra dan Atiqah Hasiholan (Ist)</em></figcaption></figure></div>



<p class="wp-block-paragraph">Sebuah tema cerita yang tidak biasa disuguhkan di film Indonesia lewat tangan dingin kolaborasi <strong>Angga Kharisma</strong> dan <strong>Kori Adyaning</strong>. Film Mantan Manten juga menyuguhkan berbagai pesan yang mengena kepada penonton.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Film ini sepenuhnya diperankan diperankan oleh Atiqah Hasiholan (Yasnina), Arifin Putra (Surya), <strong>Oxcel </strong>(Salma), Tio Pakusodewo (Arifin Iskandar), dan <strong>Aimee </strong>(Saras Ayu). Meski dari sisi akting biasa saja, namun Tutie Kirana yang berperan sebagai Bude Mar mampu berperan sebagai sosok seorang Paes yang menjaga tradisi budayanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tertarik dengan film ini? Film ini akan tayang pada 4 April 2019, dan dipastikan membawa suasana berbeda bagi pecinta film Indonesia./ <strong><em>JOURNEY OF INDONESIA</em></strong></p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<div class="jeg_video_container jeg_video_content"><iframe loading="lazy" title="[MANTAN MANTEN] - OFFICIAL TRAILER | 4 April 2019 di Bioskop" width="500" height="281" src="https://www.youtube.com/embed/-VTU2Sm7-Lo?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe></div>
</div></figure>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/film/film-mantan-manten-mengulas-tradisi-budaya-perias-penganten-jawa/">Film Mantan Manten, Mengulas Tradisi Budaya Perias Penganten Jawa</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">755</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
