<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tora Sudiro Archives | Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</title>
	<atom:link href="https://journeyofindonesia.com/tag/tora-sudiro/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://journeyofindonesia.com/tag/tora-sudiro/</link>
	<description>Journey of Indonesia fokus pada perkembangan pariwisata Indonesia, meng-explore budaya, hiburan, life style, kesehatan, hiburan di tanah air</description>
	<lastBuildDate>Wed, 14 Jan 2026 02:03:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/06/cropped-favicon-1-32x32.png</url>
	<title>Tora Sudiro Archives | Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</title>
	<link>https://journeyofindonesia.com/tag/tora-sudiro/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198252186</site>	<item>
		<title>Menakar Masa Depan Sinema Mistik Indonesia, Dominasi &#8220;Janur Ireng&#8221; dan Tantangan Inovasi di Tahun 2026</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/entertainment/film/menakar-masa-depan-sinema-mistik-indonesia-dominasi-janur-ireng-dan-tantangan-inovasi-di-tahun-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Jan 2026 01:58:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[FIlm]]></category>
		<category><![CDATA[Arya Pramasaputra]]></category>
		<category><![CDATA[Enggar Budiono]]></category>
		<category><![CDATA[Epy Kusnandar]]></category>
		<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[Journey of Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kimo Stamboel]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Nini Sunny Award]]></category>
		<category><![CDATA[Niniek L Karim]]></category>
		<category><![CDATA[Syaifullah Agam]]></category>
		<category><![CDATA[Tora Sudiro]]></category>
		<category><![CDATA[Wavi Zihan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://journeyofindonesia.com/?p=21284</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA — Industri perfilman nasional, khususnya genre horor, kini berada di persimpangan jalan antara kesuksesan komersial dan tuntutan kualitas artistik yang lebih mendalam. Fenomena ini mengemuka dalam perhelatan Festival Film Horor (FFH) edisi kedua yang digelar baru-baru ini di Jakarta. Tidak sekadar menjadi ajang apresiasi melalui Nini Sunny Award, festival bulanan ini juga berfungsi sebagai [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/film/menakar-masa-depan-sinema-mistik-indonesia-dominasi-janur-ireng-dan-tantangan-inovasi-di-tahun-2026/">Menakar Masa Depan Sinema Mistik Indonesia, Dominasi &#8220;Janur Ireng&#8221; dan Tantangan Inovasi di Tahun 2026</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>JAKARTA — Industri perfilman nasional, khususnya genre horor, kini berada di persimpangan jalan antara kesuksesan komersial dan tuntutan kualitas artistik yang lebih mendalam. Fenomena ini mengemuka dalam perhelatan <em>Festival Film Horor (FFH)</em> edisi kedua yang digelar baru-baru ini di Jakarta. Tidak sekadar menjadi ajang apresiasi melalui Nini Sunny Award, festival bulanan ini juga berfungsi sebagai laboratorium pemikiran melalui diskusi publik bertajuk &#8220;Trend Film Horor 2026&#8221;.</p>



<p>Dalam diskusi yang menghadirkan perspektif lintas disiplin tersebut, <em>Direktur Film Kemendikbud</em> <strong>Syaifullah Agam</strong> memaparkan data yang cukup mencengangkan. Sepanjang periode 2021 hingga 2023, genre horor dan komedi tercatat sebagai lokomotif utama yang menggerakkan roda ekonomi perfilman kita dengan total penonton menembus angka 128 juta orang. Jika dirata-ratakan, satu judul film mampu menyedot perhatian lebih dari 450 ribu pasang mata. Namun, angka-angka tersebut kini menghadapi tantangan berupa tren penurunan jumlah penonton yang mulai terasa belakangan ini.</p>



<p>Syaifullah Agam memberikan peringatan keras bahwa tanpa adanya terobosan kreatif, nasib film horor bisa berakhir serupa dengan tren film bertema religi yang perlahan ditinggalkan oleh audiensnya. Ia menekankan bahwa para sineas harus berani keluar dari zona nyaman agar perfilman Indonesia tidak kembali ke masa suram seperti era sebelum tahun 2004. Upaya untuk terus berkembang dan tidak hanya berputar pada formula yang itu-itu saja menjadi kunci utama keberlangsungan genre ini sebagai penguasa pasar.</p>



<p>Senada dengan hal tersebut, aktris senior sekaligus <em>Dosen Psikologi Universitas Indonesia</em>, <strong>Niniek L Karim</strong>, menawarkan sudut pandang yang lebih filosofis. Ia lebih memilih menggunakan istilah &#8220;film mistik&#8221; untuk menggambarkan genre ini. Menurut Niniek, karya film tetap harus berlandaskan pada akal sehat dan mampu menyentuh aspek kognitif, afektif, serta psikomotorik penonton. &#8220;Inilah tuntutan para penonton yang rela membayar untuk ditakut-takuti,&#8221; ungkapnya, menekankan bahwa pengalaman menonton harus bisa diterima oleh hati dan pikiran secara logis.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="740" height="370" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/01/Film-horor-harus-punya-trend-berkembang-dari-waktu-ke-waktu-dan-bukan-berputar-di-situ-situ-saja-DSP.jpg" alt="" class="wp-image-21285" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/01/Film-horor-harus-punya-trend-berkembang-dari-waktu-ke-waktu-dan-bukan-berputar-di-situ-situ-saja-DSP.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/01/Film-horor-harus-punya-trend-berkembang-dari-waktu-ke-waktu-dan-bukan-berputar-di-situ-situ-saja-DSP-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/01/Film-horor-harus-punya-trend-berkembang-dari-waktu-ke-waktu-dan-bukan-berputar-di-situ-situ-saja-DSP-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Film horor harus punya trend, berkembang dari waktu ke waktu (DSP)</em></figcaption></figure>
</div>


<p>Diskusi yang juga melibatkan <em>Mahasiswa Pascasarjana IKJ</em> <strong>Arya Pramasaputra</strong> serta sutradara Ivan Bandhito dan Bayu Pamungkas ini menyepakati satu pesan kuat bagi para pembuat film yakni hormatilah penonton. Sebuah karya horor yang berhasil adalah karya yang mampu meninggalkan jejak impresi mendalam, yang terus terngiang di benak penonton bahkan dua hingga tiga hari setelah mereka meninggalkan kursi bioskop.</p>



<p>Puncak dari gelaran FFH Januari ini ditandai dengan pengumuman pemenang <strong>Nini Sunny Award</strong> yang didominasi oleh film <em><a href="https://www.instagram.com/janurirengfilm/?hl=en">Janur Ireng</a></em>. Karya garapan sutradara <strong><a href="https://www.instagram.com/kimostamboel/?hl=en">Kimo Stamboel</a></strong> ini berhasil menyabet gelar Film Terpilih, sementara Kimo sendiri dinobatkan sebagai Sutradara Terpilih. Kualitas akting <strong>Tora Sudiro</strong> dalam film tersebut juga membuahkan hasil sebagai Aktor Terpilih. Di kategori lain, <strong>Wavi Zihan</strong> lewat perannya dalam <em>Qorin 2</em> berhasil meraih predikat Aktris Terpilih, sementara <strong>Enggar Budiono</strong> diakui sebagai<em> DOP/Cameraman Terpilih</em> melalui visual apik dalam Dusun Mayit.</p>



<p>Sebagai bentuk penghormatan terhadap dedikasi jangka panjang di dunia seni peran, FFH turut memberikan penghargaan khusus kepada <strong>Epy Kusnandar</strong> atas pengabdiannya yang tak terputus bagi perfilman Indonesia. Momentum FFH Januari ini seolah menjadi pengingat bahwa di tengah gegap gempita industri, inovasi dan kualitas tetap menjadi ruh utama yang akan menentukan apakah horor Indonesia akan terus bersinar atau meredup di tahun 2026 ini./ <strong><em>JOURNEY OF INDONESIA</em></strong> | iBonk</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/film/menakar-masa-depan-sinema-mistik-indonesia-dominasi-janur-ireng-dan-tantangan-inovasi-di-tahun-2026/">Menakar Masa Depan Sinema Mistik Indonesia, Dominasi &#8220;Janur Ireng&#8221; dan Tantangan Inovasi di Tahun 2026</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">21284</post-id>	</item>
		<item>
		<title>5 Aktor Peraih Piala Citra Bertukar Kesan Saat Terlibat di PPT Jilid 16</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/entertainment/film/5-aktor-peraih-piala-citra-bertukar-kesan-saat-terlibat-di-ppt-jilid-16/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ibonk]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Apr 2023 06:54:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[FIlm]]></category>
		<category><![CDATA[Deddy Mizwar]]></category>
		<category><![CDATA[El Manik]]></category>
		<category><![CDATA[Journey of Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Para Pencari Tuhan]]></category>
		<category><![CDATA[PPT]]></category>
		<category><![CDATA[Serial Religi]]></category>
		<category><![CDATA[Tora Sudiro]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://journeyofindonesia.com/?p=7261</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA &#8211; Program signature Ramadan persembahan SCTV &#8220;Para Pencari Tuhan Jilid 16&#8221; kian memikat hati pemirsa terbukti dengan perolehan audience share yang unggul di jam tayangnya. Mengusung tema &#8220;Kiamat Semakin Dekat&#8221; serial religi ini semakin menggigit dengan kehadiran para pemain peraih Piala Citra yang sekaligus menjadi simbol supremasi perfilman Indonesia yakni, Deddy Mizwar (Bang Jack), [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/film/5-aktor-peraih-piala-citra-bertukar-kesan-saat-terlibat-di-ppt-jilid-16/">5 Aktor Peraih Piala Citra Bertukar Kesan Saat Terlibat di PPT Jilid 16</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>JAKARTA &#8211; Program <em>signature</em> Ramadan persembahan SCTV &#8220;Para Pencari Tuhan Jilid 16&#8221; kian memikat hati pemirsa terbukti dengan perolehan audience share yang unggul di jam tayangnya. Mengusung tema &#8220;Kiamat Semakin Dekat&#8221; serial religi ini semakin menggigit dengan kehadiran para pemain peraih Piala Citra yang sekaligus menjadi simbol supremasi perfilman Indonesia yakni, <strong>Deddy Mizwar</strong> (Bang Jack), <strong>Tyo Pakusadewo</strong> (Bang Galak), <strong>El Manik</strong> (Haji Soleh), <strong>Tora Sudiro</strong>, dan <strong>Donny Damara</strong>.</p>



<p>Masing-masing karakter yang dimainkan para aktor ternama itu memiliki kisah sendiri. Ia juga tidak merasa sulit mengajak para aktor yang pernah meraih Piala Citra ini bergabung dalam sinetron PPT Jilid 16. &#8220;Kemampuan akting didukung fisiknya masing-masing sesuai karakter yang dimainkan,&#8221; ucap Deddy Mizwar.</p>



<p>Para aktor senior itu juga diharapkan Deddy Mizwar bisa memberikan pelajaran akting ke para artis muda yang terlibat dalam sinetronnya tersebut. &#8220;Saya berharap para pemain muda bisa belajar profesional dari para aktor dalam bekerja, ini harmoni terbaik dalam sinetron,&#8221; ucap Deddy Mizwar.</p>



<p>Deddy Mizwar tidak ingin asal membuat sinetron lewat PPT. &#8220;Sinetron PPT ini bukan sekedar asal terang gambar ada, tapi masing-masing pemain mengerti apa yang diucapkan saat berdialog dan merasakan ekspresinya,&#8221; kata Deddy Mizwar saat berbincang virtual, Rabu (12/4/2023) kemarin.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="720" height="360" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2023/04/El-Manik-Ist.jpg" alt="" class="wp-image-7263" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2023/04/El-Manik-Ist.jpg 720w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2023/04/El-Manik-Ist-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2023/04/El-Manik-Ist-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 720px) 100vw, 720px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>El Manik (Ibonk)</em></figcaption></figure>
</div>


<p>Seperti yang disampaikan oleh El Manik, aktor senior berusia 73 tahun ini mengaku proses syuting PPT beda dibanding sinetron lain yang pernah dilakoninya. &#8220;Di PPT, setiap pemain selalu membaca skrip skenario masing-masing sebelum pengambilan gambar,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sama seperti yang disebutkan Deddy Mizwar, proses syuting di serial religi ini jadi semakin mudah. Hal itu dikarenakan selain tak perlu banyak penjelasan, para pemain senior ini juga saling mengisi, berbagi dan mendukung. Hal senada juga diungkapkan oleh Tyo Pakusadewo dan Donny Damara.</p>



<p>Sebelumnya Tora Sudiro mengungkapkan kebahagiaannya saat dipercaya kembali untuk berperan dalam sinetron garapan Deddy Mizwar ini. Tora Sudiro mengaku serasa kembali pulang ke rumah saat menginjakkan kaki ke lokasi syuting sinetron PPT Jilid 16. &#8220;Ya saya merasa balik ke rumah atau pulang ada di sini. Krunya di sini awet banget, masih sama kayak yang dulu,&#8221; kata Tora Sudiro yang pernah terlibat di PPT Jilid ke 2 dan 3 silam dan memerankan seorang bernama Baha.</p>



<p>Perbedaan besar yang dirasakannya lantaran pada Jilid 16, bintang PPT didominasi oleh anak muda. &#8220;Saya senang syuting di PPT, berasa paling muda karena isinya orang tua semua. Tapi, yang sekarang banyak anak mudanya,&#8221; ucap Tora Sudiro.</p>



<p>Di sinetron PPT Jilid 16 Kiamat Semakin Dekat ini, Tora memerankan Badar, yang tak lain adalah adik dari Baha yang juga punya banyak tato di tubuhnya dan berambut gimbal.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="740" height="370" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2023/04/Tora-Sudiro-Ist.jpg" alt="" class="wp-image-7264" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2023/04/Tora-Sudiro-Ist.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2023/04/Tora-Sudiro-Ist-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2023/04/Tora-Sudiro-Ist-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /><figcaption class="wp-element-caption"><strong>Tora Sudiro (Ibonk)</strong></figcaption></figure>
</div>


<p>Disini Deddy Mizwar meminta Tora Sudiro yang memainkan tokoh Badar yang berambut gimbal. &#8220;Saya sampai ditawari untuk memakai lima wig dan pilih yang gimbal,&#8221; ucap penggemar roda dua ini.<br>Selama memakai wig, Tora Sudiro justru merasa lucu melihat dirinya sendiri. &#8220;Biar nggak lucu-lucu banget, saya cari ikat kepala biar rapi,&#8221; kata Tora aktor peraih Piala Citrasambil tertawa.</p>



<p>Perihal tersulit bagi Tora hanyalah dialog-dialog panjang yang harus dihafalkan Tora Sudiro selama syuting dilakukan. &#8220;Hafalan saya tuh jelek banget, tapi naskahnya bagus, ini yang agak susah dan menantang,&#8221; kata Tora lagi.</p>



<p>Sinetron PPT Jilid 6 yang tayang di stasiun televisi SCTV mengangkat kisah gerombolan pemuda urakan bergaya punk yang diperankan oleh Renaga Tahier, Edbert Destiny, Faiz Vishal, Cindy Nirmala.</p>



<p>Kelompok punk beranggotakan empat anak muda itu, dikisahkan menjalani kehidupan yang terbilang jauh dari agama. Namun, perlahan tapi pasti cerita dalam sinetron ini membawa penontonnya menyadari musabab mereka bersikap demikian./ <strong><em>JOURNEY OF INDONESIA</em></strong></p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/film/5-aktor-peraih-piala-citra-bertukar-kesan-saat-terlibat-di-ppt-jilid-16/">5 Aktor Peraih Piala Citra Bertukar Kesan Saat Terlibat di PPT Jilid 16</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">7261</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
