<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tren Wisata Indonesia Archives | Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</title>
	<atom:link href="https://journeyofindonesia.com/tag/tren-wisata-indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://journeyofindonesia.com/tag/tren-wisata-indonesia/</link>
	<description>Journey of Indonesia fokus pada perkembangan pariwisata Indonesia, meng-explore budaya, hiburan, life style, kesehatan, hiburan di tanah air</description>
	<lastBuildDate>Thu, 14 May 2026 08:59:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/06/cropped-favicon-1-32x32.png</url>
	<title>Tren Wisata Indonesia Archives | Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</title>
	<link>https://journeyofindonesia.com/tag/tren-wisata-indonesia/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198252186</site>	<item>
		<title>Riset Klook 2026: Wisatawan Indonesia Kini Berburu Pengalaman, Bukan Sekadar Destinasi</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/news/riset-klook-2026-wisatawan-indonesia-kini-berburu-pengalaman-bukan-sekadar-destinasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 May 2026 01:16:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Christy Olivia]]></category>
		<category><![CDATA[Destinasi Viral]]></category>
		<category><![CDATA[Journey of Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Klook]]></category>
		<category><![CDATA[Klook Travel Pulse 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Pengalaman Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi AI Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Travel Planning]]></category>
		<category><![CDATA[Tren Wisata Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Domestik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://journeyofindonesia.com/?p=23237</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA &#8211; Sebagai platform pengalaman dan perjalanan terdepan di Asia Pasifik, Klook kembali merilis Klook Travel Pulse 2026 melalui event Klook Explore: “Where Travel is Heading Next” yang digelar di The Langham Jakarta pada Rabu, 13 Mei 2026 kemarin. Sebagai laporan tahunan yang mengungkap dinamika terbaru perilaku traveler global sebagai penggerak utama industri pariwisata. Dalam [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/news/riset-klook-2026-wisatawan-indonesia-kini-berburu-pengalaman-bukan-sekadar-destinasi/">Riset Klook 2026: Wisatawan Indonesia Kini Berburu Pengalaman, Bukan Sekadar Destinasi</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">JAKARTA &#8211; Sebagai platform pengalaman dan perjalanan terdepan di Asia Pasifik, Klook kembali merilis <a href="https://www.klook.com/newsroom/travelpulse-2026-biggerbudgets-boldertrips/" type="link" id="https://www.klook.com/newsroom/travelpulse-2026-biggerbudgets-boldertrips/">Klook Travel Pulse 2026</a> melalui event Klook Explore: “Where Travel is Heading Next” yang digelar di The Langham Jakarta pada Rabu, 13 Mei 2026 kemarin. Sebagai laporan tahunan yang mengungkap dinamika terbaru perilaku traveler global sebagai penggerak utama industri pariwisata.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam pemaparannya, <em>Senior Manager Marketing Klook Indonesia</em>, <strong>Christy Olivia</strong>, menyoroti perubahan perilaku wisatawan Indonesia yang semakin aktif bepergian, baik untuk perjalanan domestik maupun internasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Christy menjelaskan bahwa Klook merupakan platform layanan perjalanan dan pengalaman wisata terbesar di kawasan Asia Pasifik yang menyediakan berbagai kebutuhan traveler, mulai dari eSIM dan koneksi internet, transportasi, tiket atraksi wisata, hingga tur lokal di berbagai destinasi populer. “Kami ingin membawa joy atau kebahagiaan bagi seluruh traveler. Jadi setiap orang yang menggunakan layanan Klook bisa menikmati pengalaman perjalanan yang menyenangkan,” ujar Christy.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam riset tahunan bertajuk <a href="https://www.travelpulse.com" type="link" id="https://www.travelpulse.com">Travel Pulse, </a>Klook melibatkan sekitar 11 ribu responden dari kawasan Asia Pasifik dan Amerika Serikat untuk memetakan tren perjalanan ke depan, khususnya dari generasi milenial dan Gen Z. Berdasarkan hasil survei tersebut, sebanyak 73 persen responden Indonesia mengaku akan melakukan perjalanan domestik hingga empat kali dalam setahun. Sementara 60 persen responden menyatakan berencana melakukan satu hingga dua perjalanan internasional sepanjang 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Christy, tingginya minat masyarakat Indonesia untuk bepergian menunjukkan sektor pariwisata masih memiliki daya tahan kuat meski kondisi global belum sepenuhnya stabil. “Demand masyarakat Indonesia untuk traveling masih sangat tinggi, baik domestik maupun internasional,” katanya.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="703" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/Christy-Olivia-Head-of-Marketing-Klook-Indonesia-Ist-1024x703.jpeg" alt="" class="wp-image-23239" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/Christy-Olivia-Head-of-Marketing-Klook-Indonesia-Ist-1024x703.jpeg 1024w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/Christy-Olivia-Head-of-Marketing-Klook-Indonesia-Ist-300x206.jpeg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/Christy-Olivia-Head-of-Marketing-Klook-Indonesia-Ist-768x527.jpeg 768w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/Christy-Olivia-Head-of-Marketing-Klook-Indonesia-Ist-1536x1054.jpeg 1536w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/Christy-Olivia-Head-of-Marketing-Klook-Indonesia-Ist-2048x1406.jpeg 2048w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/Christy-Olivia-Head-of-Marketing-Klook-Indonesia-Ist-750x515.jpeg 750w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/Christy-Olivia-Head-of-Marketing-Klook-Indonesia-Ist-1140x782.jpeg 1140w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Christy Olivia &#8211; Head of Marketing Klook Indonesia (Ist)</em></figcaption></figure>
</div>


<p class="wp-block-paragraph">Untuk destinasi internasional favorit 2026, Jepang masih menempati posisi pertama, disusul China, Singapura, Vietnam, dan Korea Selatan. Selain itu, Indonesia juga tercatat sebagai negara dengan tingkat keinginan belanja wisata tertinggi di Asia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berdasarkan persentase responden yang memiliki niat terbesar untuk meningkatkan pengeluaran perjalanan, Indonesia berada di posisi pertama, diikuti India, Malaysia, Filipina, dan Vietnam. Christy menyebut wisatawan Indonesia kini lebih rela mengeluarkan biaya untuk pengalaman wisata yang lebih personal dan berkesan, seperti wisata budaya, destinasi alam musiman, tur lokal, serta pengalaman terpandu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Klook juga mencatat besarnya pengaruh media sosial terhadap keputusan perjalanan wisata masyarakat Indonesia. Sebanyak 96 persen responden Indonesia mengaku pernah memilih destinasi karena populer di media sosial.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam menentukan pilihan perjalanan, wisatawan paling banyak dipengaruhi oleh niche travel blogger dan vlogger sebesar 39,4 persen, disusul influencer travel dan lifestyle sebesar 39,3 persen, teman atau keluarga di media sosial sebesar 38,5 persen, serta selebritas sebesar 28,2 persen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Adapun jenis konten yang paling memengaruhi keputusan wisata antara lain foto dan video destinasi, lokasi wisata viral, tips perjalanan, hingga rekomendasi hidden gem atau destinasi anti-mainstream.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain media sosial, teknologi kecerdasan buatan atau AI juga semakin berperan dalam industri perjalanan. Sebanyak 98 persen wisatawan Indonesia diketahui telah menggunakan AI untuk membantu perencanaan perjalanan. Penggunaan AI tersebut meliputi pencarian informasi wisata, penyusunan itinerary, penerjemahan bahasa, hingga pengelolaan anggaran perjalanan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari hasil survei tersebut, Klook merangkum empat tren utama perjalanan wisata 2026, yakni meningkatnya kepercayaan dan pengeluaran wisata di Asia, prioritas pada pengalaman wisata, tren eksplorasi destinasi alternatif di luar kota utama, serta perpaduan pengaruh media sosial dan AI dalam perencanaan perjalanan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam sesi tanya jawab, Christy menegaskan Klook tidak hanya fokus pada destinasi internasional, tetapi juga mulai memperkuat sektor wisata domestik melalui kolaborasi dengan content creator dan travel influencer.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Saat ini, Klook telah menghadirkan sejumlah destinasi dan atraksi domestik, khususnya di kawasan Jabodetabek seperti Jakarta Aquarium, Taman Safari, hingga berbagai playground keluarga. Ke depan, Klook berencana memperluas program domestik ke sejumlah daerah wisata populer seperti Bali, Labuan Bajo, Bromo, dan Malang, termasuk kawasan Batu yang memiliki banyak taman rekreasi dan wisata keluarga. “Ke depannya program domestik akan semakin banyak dengan kolaborasi bersama content creator Klook,” ujar Christy.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="850" height="425" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/Klook-bisa-di-akses-di-Garuda-Things-To-Do-Ist.jpg" alt="" class="wp-image-23232" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/Klook-bisa-di-akses-di-Garuda-Things-To-Do-Ist.jpg 850w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/Klook-bisa-di-akses-di-Garuda-Things-To-Do-Ist-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/Klook-bisa-di-akses-di-Garuda-Things-To-Do-Ist-768x384.jpg 768w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/Klook-bisa-di-akses-di-Garuda-Things-To-Do-Ist-360x180.jpg 360w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/Klook-bisa-di-akses-di-Garuda-Things-To-Do-Ist-750x375.jpg 750w" sizes="(max-width: 850px) 100vw, 850px" /><figcaption class="wp-element-caption">Sebanyak 96% responden Indonesia mengaku pernah memilih destinasi karena populer di media sosial (Ist)</figcaption></figure>
</div>


<p class="wp-block-paragraph">Ia menambahkan, Klook tidak menetapkan target pertumbuhan transaksi secara spesifik karena industri perjalanan sangat dinamis dan cepat berubah mengikuti tren global maupun preferensi wisatawan. “Travel itu industrinya sangat volatile. Perubahannya cepat sekali. Dulu orang lebih banyak ke Singapura, sekarang mulai banyak yang ke China dan Vietnam, bahkan ada pergeseran ke secondary cities di Jepang,” jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Christy, meningkatnya minat wisata domestik juga didukung berbagai event internasional dan festival yang digelar di Indonesia, termasuk ajang balap internasional di Mandalika serta festival budaya dan keagamaan di Borobudur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk kuartal kedua 2026, Klook memprediksi tren perjalanan masih akan didominasi wisata domestik dan perjalanan jarak dekat di kawasan Asia Pasifik, terutama karena momentum libur sekolah. Destinasi seperti Singapura, Vietnam, Thailand, Australia, dan Selandia Baru diperkirakan menjadi pilihan favorit wisatawan Indonesia selama periode tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski demikian, Christy mengakui tantangan industri pariwisata saat ini masih dipengaruhi kondisi global yang tidak menentu, termasuk konflik internasional yang berdampak pada biaya perjalanan dan rasa aman wisatawan. “Kalau orang memutuskan tidak bepergian karena merasa kurang aman, tentu ada dampaknya juga untuk industri travel,” katanya. Selain layanan aktivitas wisata, Klook juga terus memperkuat sektor akomodasi melalui layanan pemesanan hotel yang mulai diperluas dalam dua tahun terakhir.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Christy, pengguna Klook di Indonesia didominasi wisatawan middle-up market yang cenderung memilih hotel premium dan luxury, baik untuk perjalanan domestik maupun internasional. “Sekarang banyak traveler yang biasanya spending internasional mulai mencoba wisata domestik, tapi tetap memilih hotel-hotel luxury,” tutupnya./ <strong><em>JOURNEY OF INDONESIA</em></strong> | Yayo</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/news/riset-klook-2026-wisatawan-indonesia-kini-berburu-pengalaman-bukan-sekadar-destinasi/">Riset Klook 2026: Wisatawan Indonesia Kini Berburu Pengalaman, Bukan Sekadar Destinasi</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">23237</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Puncak dan Surakarta Diprediksi Jadi Destinasi Favorit di Libur Hari Buruh 2026</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/travel/puncak-dan-surakarta-diprediksi-jadi-destinasi-favorit-di-libur-hari-buruh-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 14:50:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Travel]]></category>
		<category><![CDATA[Agoda]]></category>
		<category><![CDATA[Destinasi]]></category>
		<category><![CDATA[Gede Gunawan]]></category>
		<category><![CDATA[Journey of Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Libur Hari Buruh 2026]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Rekomendasi Liburan Singkat]]></category>
		<category><![CDATA[Tren Wisata Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Puncak]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Surakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://journeyofindonesia.com/?p=23010</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA &#8211; Rutinitas harian yang padat sering kali membuat kita mendamba jeda sejenak, meskipun hanya untuk beberapa hari. Menjelang libur panjang akhir pekan Hari Buruh 2026, fenomena ini terlihat jelas dari bagaimana masyarakat Indonesia mulai sibuk berburu tempat pelarian yang tenang namun tetap mudah dijangkau. Gaya hidup melepas penat dengan cepat ini ternyata terekam kuat [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/travel/puncak-dan-surakarta-diprediksi-jadi-destinasi-favorit-di-libur-hari-buruh-2026/">Puncak dan Surakarta Diprediksi Jadi Destinasi Favorit di Libur Hari Buruh 2026</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">JAKARTA &#8211; Rutinitas harian yang padat sering kali membuat kita mendamba jeda sejenak, meskipun hanya untuk beberapa hari. Menjelang libur panjang akhir pekan Hari Buruh 2026, fenomena ini terlihat jelas dari bagaimana masyarakat Indonesia mulai sibuk berburu tempat pelarian yang tenang namun tetap mudah dijangkau.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gaya hidup melepas penat dengan cepat ini ternyata terekam kuat dalam data pencarian platform perjalanan digital Agoda. Tercatat lonjakan luar biasa untuk destinasi yang menyuguhkan hawa sejuk dan pemandangan hijau. Kawasan Puncak di dekat Jakarta, misalnya, merajai pencarian dengan kenaikan fantastis mencapai 192% dibandingkan tahun lalu. Tidak jauh dari sana, Bogor juga ikut terkerek naik sebesar 70% karena daya tarik Kebun Raya dan kulinernya yang legendaris.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal ini menunjukkan pergeseran nyata di mana wisatawan kini lebih memprioritaskan kepraktisan. Menghabiskan waktu berjam-jam di bandara atau terjebak dalam persiapan rumit mulai dikesampingkan demi bisa segera menikmati udara segar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di Jawa Tengah, dinamika yang menarik terjadi di Surakarta. Kota yang kental dengan budaya Jawa ini mencatat lonjakan pencarian akomodasi hingga 117%. Angka ini melampaui tetangganya, Yogyakarta, yang tetap tumbuh stabil dengan kenaikan 61%. Menariknya, kedua kota ini tidak hanya menawarkan wisata budaya melalui bangunan bersejarah dan pasar tradisional, tetapi juga menyajikan akses cepat menuju ketenangan alam. Pelancong di Jogja bisa langsung melipir ke deretan pantai selatan, sementara di Surakarta, mereka bisa menikmati dinginnya udara Tawangmangu serta hamparan hijau kebun teh Kemuning di Ngargoyoso.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tren berburu ketenangan ini sebenarnya sangat sejalan dengan apa yang dipaparkan dalam Agoda’s 2026 Travel Outlook Report. Laporan tersebut menegaskan bahwa relaksasi kini menduduki kasta tertinggi sebagai motivasi utama orang-orang dalam bepergian. Banyak dari kita yang kini lebih memilih menghabiskan waktu bersama keluarga di tempat-tempat yang lokasinya relatif dekat dengan rumah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bukan hanya Puncak dan Surakarta yang kebanjiran peminat. Kota-kota yang memadukan iklim sejuk dengan gaya hidup urban yang kreatif juga ikut dilirik. Bandung dan Semarang sama-sama mencatatkan kenaikan pencarian sebesar 61% dan 60%.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Malang di Jawa Timur membuntuti dengan pertumbuhan yang cukup solid sebesar 35%. Dari kafe-kafe estetik di Bandung, revitalisasi eksotis Kota Lama Semarang, hingga akses jalur udara dingin menuju Gunung Bromo dari Malang, semuanya membuktikan satu hal: pelancong masa kini mencari kombinasi sempurna antara kepraktisan dan pengalaman yang menyegarkan jiwa.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Gede Gunawan</strong>, <em>Senior Country Director Agoda untuk Indonesia </em>mengatakan, “Kami melihat tren perjalanan saat libur panjang kini semakin direncanakan dengan matang. Wisatawan Indonesia memprioritaskan destinasi yang mudah dijangkau namun tetap menawarkan pengalaman berbeda, baik melalui alam, budaya, maupun kuliner lokal. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia melanjutkan bahwa destinasi seperti Puncak dan Surakarta semakin diminati karena mampu menjawab kebutuhan tersebut tanpa memerlukan waktu tempuh atau persiapan yang panjang. &#8220;Agoda memudahkan wisatawan merencanakan perjalanan melalui proses pemesanan yang praktis dan penawaran menarik, sehingga mereka dapat menemukan destinasi yang sedang populer dan menciptakan momen liburan yang berkesan,” tutupnya</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi yang sudah tidak sabar untuk menarik napas dalam-dalam dan melepaskan stres di akhir pekan panjang nanti, Agoda sendiri saat ini menyediakan lebih dari 6 juta pilihan hotel dan akomodasi liburan, lengkap dengan ratusan ribu rute penerbangan serta ragam aktivitas wisata. Pada akhirnya, pilihan ada di tangan Anda untuk menentukan ke mana langkah kaki akan dibawa pergi demi mengisi kembali energi yang terkuras./ <strong><em>JOURNEY OF INDONESIA</em></strong> | iBonk</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/travel/puncak-dan-surakarta-diprediksi-jadi-destinasi-favorit-di-libur-hari-buruh-2026/">Puncak dan Surakarta Diprediksi Jadi Destinasi Favorit di Libur Hari Buruh 2026</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">23010</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
