<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tuti Kirana Archives | Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</title>
	<atom:link href="https://journeyofindonesia.com/tag/tuti-kirana/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://journeyofindonesia.com/tag/tuti-kirana/</link>
	<description>Journey of Indonesia fokus pada perkembangan pariwisata Indonesia, meng-explore budaya, hiburan, life style, kesehatan, hiburan di tanah air</description>
	<lastBuildDate>Thu, 23 Dec 2021 03:41:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/06/cropped-favicon-1-32x32.png</url>
	<title>Tuti Kirana Archives | Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</title>
	<link>https://journeyofindonesia.com/tag/tuti-kirana/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198252186</site>	<item>
		<title>Imperfect: Karier, Cinta, &#038; Timbangan, Merubah Pandangan Dari Kata Insecure Menjadi Bersyukur</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/entertainment/film/imperfect-karier-cinta-timbangan-merubah-pandangan-dari-kata-insecure-menjadi-bersyukur/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yulia Dewi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Dec 2019 03:31:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[FIlm]]></category>
		<category><![CDATA[Asri Welas]]></category>
		<category><![CDATA[Boy William]]></category>
		<category><![CDATA[Clara Bernadeth]]></category>
		<category><![CDATA[Dewi Irawan]]></category>
		<category><![CDATA[Diah Permatasari]]></category>
		<category><![CDATA[Dion Wiyoko]]></category>
		<category><![CDATA[Ernest Prakasa]]></category>
		<category><![CDATA[Jessica Mila]]></category>
		<category><![CDATA[Karina Nadila]]></category>
		<category><![CDATA[Karina Suwandi]]></category>
		<category><![CDATA[Meira Anastasia]]></category>
		<category><![CDATA[Olga Lydia]]></category>
		<category><![CDATA[Reza Rahadian]]></category>
		<category><![CDATA[Shareefa Danish]]></category>
		<category><![CDATA[Starvision]]></category>
		<category><![CDATA[Tuti Kirana]]></category>
		<category><![CDATA[Uus]]></category>
		<category><![CDATA[Wanda Hamidah]]></category>
		<category><![CDATA[Yasmin Napper]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wp.journeyofindonesia.com/?p=1025</guid>

					<description><![CDATA[<p>Starvision kembali bekerja sama dengan sutradara Ernest Prakasa yang diberi judul Imperfect: Karier, Cinta, &#38; Timbangan. Film ini mengulas tema yang saat ini kerap marak di media sosial. Bullying dan body shaming seakan tak pernah habis dibahas dengan berbagai cara. Banyak pesan yang disampaikan kepada khayalak jika bullying dan body shaming sangat mempengaruhi hidup seseorang [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/film/imperfect-karier-cinta-timbangan-merubah-pandangan-dari-kata-insecure-menjadi-bersyukur/">Imperfect: Karier, Cinta, &#038; Timbangan, Merubah Pandangan Dari Kata Insecure Menjadi Bersyukur</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><em>Starvision</em> kembali bekerja sama dengan sutradara <strong>Ernest Prakasa</strong> yang diberi judul Imperfect: Karier, Cinta, &amp; Timbangan. Film ini mengulas tema yang saat ini kerap marak di media sosial. <em>Bullying</em> dan <em>body shaming</em> seakan tak pernah habis dibahas dengan berbagai cara. Banyak pesan yang disampaikan kepada khayalak jika <em>bullying </em>dan <em>body shaming</em> sangat mempengaruhi hidup seseorang di jaman ini.</p>



<p>Apalagi dengan maraknya media sosial yang membuat banyak orang <em>insecure </em>dan mengenyampingkan kebahagiaan diri sendiri. Semua bagaikan etalase yang menuntut kehidupan harus sempurna, baik fisik maupun gaya hidup. <em>Absurd</em>nya lagi <em>beauty standart</em> yang mereka terapkan di lingkungannya sendiri membuat sebagian orang cenderung ingin meniru seseorang yang mereka anggap sempurna, jauh dari rasa bersyukur.</p>



<p>Film yang diperankan oleh <strong>Jessica Mila</strong>, <strong>Reza Rahadian</strong>, <strong>Yasmin Napper</strong>, <strong>Karina Suwandi</strong>, <strong>Shareefa Danish</strong>, <strong>Dion Wiyoko</strong>, <strong>Boy William</strong>, <strong>Clara Bernadeth</strong>, Ernest Prakasa, <strong>Dewi Irawan</strong>, <strong>Diah Permatasari</strong>, <strong>Wanda Hamidah</strong>, <strong>Olga Lydia</strong>, <strong>Uus</strong>, <strong>Asri Welas</strong>, <strong>Tuti Kirana</strong>, <strong>Karina Nadila</strong>, dan lain-lain ini mengadaptasi dari novel laris karya <strong>Meira Anastasia</strong>, Imperfect: Journey to Self Acceptance yang dirilis tahun 2018 lalu. Film ini merubah pandangan seseorang yang <em>Insecure </em>menjadi Bersyukur.</p>



<p>Imperfect: Karier, Cinta, &amp; Timbangan berkisah tentang kehidupan Rara (Jessica Mila). Bagi Rara, terlahir dengan gen gemuk dan berkulit sawo matang warisan sang ayah adalah sebuah kutukan di hidupnya. Apalagi bila dibandingkan dengan sang adik, Lulu (Yasmin Napper) yang bertubuh ideal bagai supermodel dan berkulit putih, warisan dari Debby (Karina Suwandi) ibunya. Debby adalah seorang mantan peragawati di tahun 90-an yang hingga kini masih berpenampilan prima, cantik dan langsing.</p>



<p>Rara yang sejak kecil merasakan perbedaan dengan sang adik, kerap mendengar cemoohan dari Debby yang komplain dengan berat badannya. Sementara itu, Rara juga telah bekerja sebagai manager riset di sebuah perusahaan kosmetik. Rara mencintai pekerjaannya, meski harus bertahan dengan perlakuan tidak menyenangkan dari lingkungan sekitarnya. Rara pun kerap menjadi tidak percaya diri dengan penampilannya. Untung ada Dika (Reza Rahadian), kekasih yang mencintai Rara apa adanya.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="740" height="370" src="https://wp.journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/12/Salah_satu_adegan_film_Imperfect_Ist.jpg" alt="" class="wp-image-1027" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/12/Salah_satu_adegan_film_Imperfect_Ist.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/12/Salah_satu_adegan_film_Imperfect_Ist-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/12/Salah_satu_adegan_film_Imperfect_Ist-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /><figcaption><em>Salah satu adegan film Imperfect (Ist)</em></figcaption></figure></div>



<p>Suatu hari di kantor, manager divisi tempat Rara bekerja mengundurkan diri. Muncul peluang bagi Rara untuk naik jabatan di kantor. Permasalahan pun terjadi, Kelvin (Dion Wiyoko) mengharuskan Rara merubah total penampilannya jika ia mau mengemban tanggung jawab baru ini. Sebuah dilema bagi Rara, lagi-lagi orang menuntutnya untuk berpenampilan cantik, langsing, dan kekinian. Ketika Rara dihadapkan dengan pilihan kariernya untuk merubah fisiknya, hubungan cintanya dengan Dika menghadapi sebuah permasalahan baru. Dan sepanjang hidupnya timbangan adalah musuh abadi karena tidak memberikan hasil yang ia inginkan.</p>



<p>Berhasilkah Rara merubah dirinya dan memperoleh jabatannya? Lalu bagaimana Rara menjalaninya?</p>



<p>Sosok Rara yang tidak sempurna (<em>imperfect</em>) diciptakan menjadi potret para perempuan yang sering dihinggapi dengan perasaan &#8216;tidak cukup&#8217; dan belum tahu bagaimana untuk sayang dengan diri sendiri. Kisah yang sangat relate dengan kehidupan saat ini, di mana di era media sosial seperti saat ini orang kerap membandingkan diri kita dengan orang lain yang terlihat lebih sempurna. Apalagi dengan gempuran-gempuran komentar yang negatif tentang fisik orang lain. Film Imperfect: Cinta, Karier, dan Timbangan sangat gamblang ditampilkan.</p>



<p>Issue dan campaign yang diangkat di film ini benar-benar sangat menarik. Penonton dibuat hanyut dengan karakter Rara, baik dramaturgi, romantisme, juga haru biru lengkap dijabarkan di sini. Satu lagi yang bikin segar, film ini dilengkapi komedi yang hadir dari celetukan-celetukan dan beberapa adegan dari masing-masing karakter. Apalagi hadirnya 4 karakter anak kost perempuan (Netty, dkk) di rumah ibu Ratih (Dewi Irawan) sebagai ibu Dika, sangat <em>fresh </em>dan menggelitik.</p>



<p><em>Genk </em>kantor yang modis tapi <em>absurd </em>sangat nyata dan natural ditampilkan. Terlihat Ernest memang cukup serius menyelipkan komedi bukan hanya sebagai tempelan. Reza Rahadian yang berperan sebagai Dika pun terlihat diberi ruang sebebas-bebasnya untuk berakting.</p>



<p>Jessica Mila cukup berhasil memerankan tokoh Rara. Dalam film ini bobot tubuh Jessica Mila berhasil dinaikkan hingga 10 kilogram. Kerja keras yang patut diapresiasi, belum lagi syuting yang panjang ia juga harus melalui proses <em>make-up </em>selama dua jam setiap harinya.</p>



<p>Film kelima karya Ernest Prakasa ini mengangkat pesan moral yang sangat <em>relateable</em>, seakan membuka mata pada diri sendiri untuk lebih mencintai diri sendiri apa adanya tanpa membandingkan dengan kehidupan orang lain. Karena kebahagiaan datang jika kita mulai dengan mulai mencintai diri sendiri.</p>



<p>Sudah siapkah dari insecure menjadi bersyukur? Imperfect: Karier, Cinta &amp; Timbangan akan tayang pada 19 Desember 2019./ <strong><em>JOURNEY OF INDONESIA</em></strong></p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<div class="jeg_video_container jeg_video_content"><iframe title="IMPERFECT: Karier, Cinta &amp; Timbangan - Official Trailer" width="500" height="281" src="https://www.youtube.com/embed/f4Sc26vQHcU?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe></div>
</div></figure>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/film/imperfect-karier-cinta-timbangan-merubah-pandangan-dari-kata-insecure-menjadi-bersyukur/">Imperfect: Karier, Cinta, &#038; Timbangan, Merubah Pandangan Dari Kata Insecure Menjadi Bersyukur</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1025</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Film Mantan Manten, Mengulas Tradisi Budaya Perias Penganten Jawa</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/entertainment/film/film-mantan-manten-mengulas-tradisi-budaya-perias-penganten-jawa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yulia Dewi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Apr 2019 04:18:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[FIlm]]></category>
		<category><![CDATA[Aimee]]></category>
		<category><![CDATA[Angga Kharisma]]></category>
		<category><![CDATA[Arifin Putra]]></category>
		<category><![CDATA[Atiqah Hasiholan]]></category>
		<category><![CDATA[Kori Adyaning]]></category>
		<category><![CDATA[Oxcel]]></category>
		<category><![CDATA[Tio Pakusodewo]]></category>
		<category><![CDATA[Tuti Kirana]]></category>
		<category><![CDATA[Visinema Pictures]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wp.journeyofindonesia.com/?p=755</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tak banyak film Indonesia yang mengangkat tema tentang kearifan lokal dengan mengangkat budaya dari suatu daerah. Dari sekian banyak film yang tayang di bioskop saat ini, sedikit sekali yang mengangkat khazanah budaya tanah air. Padahal, jika digali lebih dalam dengan potensi budaya yang beragam di Indonesia tentunya penonton bisa disuguhi dengan tayangan yang berkualitas sekaligus [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/film/film-mantan-manten-mengulas-tradisi-budaya-perias-penganten-jawa/">Film Mantan Manten, Mengulas Tradisi Budaya Perias Penganten Jawa</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Tak banyak film Indonesia yang mengangkat tema tentang kearifan lokal dengan mengangkat budaya dari suatu daerah. Dari sekian banyak film yang tayang di bioskop saat ini, sedikit sekali yang mengangkat khazanah budaya tanah air. Padahal, jika digali lebih dalam dengan potensi budaya yang beragam di Indonesia tentunya penonton bisa disuguhi dengan tayangan yang berkualitas sekaligus juga menghibur.</p>



<p>Mengawali bulan April 2019, <em>Visinema Pictures</em> mencoba mengangkat sebuah tradisi Jawa yang dulu berkembang dan hampir tidak dapat kita temui lagi di kota-kota besar. Dikemasan menarik, film yang berjudul <strong>Mantan Manten</strong> ini menceritakan tentang gambaran dan pengetahuan tentang seorang Paes (Dukun Manten) atau perias manten tradisional. Sebuah film karya sutradara<strong> Farishad Latjuba</strong> ini bukan hanya memberikan pengetahuan tetapi juga kisah percintaan dengan balutan drama.</p>



<p>Bagi orang awam tentunya bertanya-tanya apa yang dimaksud dengan Paes ini. Paes adalah riasan pengantin dalam adat Jawa yang menjadi simbol kecantikan wanita Jawa. Selain menjadi simbol dalam setiap lekukannya, riasan Paes juga selalu dikaitkan dengan sisi mistis.</p>



<p>Pemaes tidak hanya memiliki ilmu dalam memoles calon pengantin wanita, tetapi juga banyak ritual yang harus mereka lalui dibarengi dengan doa kepada yang pencipta. Dalam setiap detail pengerjaan riasan paes ada ritual untuk menjaga kesakralannya. Berbagai filosofi pun mewarnai setiap lekukannya. Melalui film Mantan Manten inilah kemudian dijelaskan secara detail dari berbagai sisi kehidupam seorang Paes kepada penonton.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="640" height="360" src="https://wp.journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/07/Adegan_film_Mantan_Manten_Ist.jpg" alt="" class="wp-image-757" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/07/Adegan_film_Mantan_Manten_Ist.jpg 640w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/07/Adegan_film_Mantan_Manten_Ist-300x169.jpg 300w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption><em>Adegan film Mantan Manten (Ist)</em></figcaption></figure></div>



<p>Cerita diawali dengan Yasnina (<strong>Atiqah Hasiholan</strong>), seorang wanita karir yang memiliki segalanya. Karir yang bagus membuat Yasnina menjadi sosok yang ambisius, modern, dan selalu melakukan yang terbaik. Yasnina yang sebatang kara memiliki seorang kekasih tampan, Surya (<strong>Arifin Putra</strong>) adalah anak dan pewaris satu-satunya Arifin Iskandar (<strong>Tio Pakusodewo</strong>) yang sangat mencintai Yasnina. Namun, hidupnya seketika berubah ketika Yasnina dihadapkan dengan pengkhianatan Arifin Iskandar, ayah dari Surya dan juga bos di tempatnya bekerja.</p>



<p>Rencana pernikahannya dengan Suryapun akhirnya diujung tanduk. Di tengah kehidupan yang menghimpitnya, Yasnina berniat untuk menjual sebuah villa miliknya yang dihuni oleh Bude Mar <strong>(Tuti Kirana</strong>). Villa tersebut menjadi harapan Yasnina untuk membayar hutang-hutangnya kepada ayah Surya.</p>



<p>Untuk menjual villa tersebut, Yasnina harus memenuhi syarat dari sang dukun manten, Marjanti yang dipanggilnya Bude Mar. Selama 3 bulan Yasnina harus menjadi asisten Bude Mar. Selain melakukan berbagai pekerjaan rumah, Yasnina juga diharuskan melakukan ritual-ritual yang diajarkan oleh Bude Mar seperti mutih, mandi dari 7 sumber, sampai mempelajari riasan pengantin tradisi Jawa.</p>



<p>Tidak punya pilihan lain Yasnina pun menerima pekerjaan tersebut, perjuangannya dalam menjadi seorang Paes pun berhasil. Yasnina mampu membantu sang manten di pelaminan. Bude Mar yang merasa yakin bahwa Yasninalah yang akan meneruskan ilmunya sebagai Paes yang sudah dikenal di daerahnya.</p>



<p>Namun, konflik terjadi Yasnina dihadapkan kembali dengan masalah yang pelik. Sebagai dukun manten, Yasnina harus membantu pernikahan kekasihnya Surya yang dijodohkan oleh orang tuanya. Pada scene ini penonton disuguhkan dengan drama yang mengharu biru, bayangkan saja Yasnina harus mampu untuk membantu kekasihnya sendiri sampai di pelaminan.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="640" height="360" src="https://wp.journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/07/Arifin_Putra_dan_Atiqah_Hasiholan_Ist.jpg" alt="" class="wp-image-758" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/07/Arifin_Putra_dan_Atiqah_Hasiholan_Ist.jpg 640w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/07/Arifin_Putra_dan_Atiqah_Hasiholan_Ist-300x169.jpg 300w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption><em>Arifin Putra dan Atiqah Hasiholan (Ist)</em></figcaption></figure></div>



<p>Sebuah tema cerita yang tidak biasa disuguhkan di film Indonesia lewat tangan dingin kolaborasi <strong>Angga Kharisma</strong> dan <strong>Kori Adyaning</strong>. Film Mantan Manten juga menyuguhkan berbagai pesan yang mengena kepada penonton.</p>



<p>Film ini sepenuhnya diperankan diperankan oleh Atiqah Hasiholan (Yasnina), Arifin Putra (Surya), <strong>Oxcel </strong>(Salma), Tio Pakusodewo (Arifin Iskandar), dan <strong>Aimee </strong>(Saras Ayu). Meski dari sisi akting biasa saja, namun Tutie Kirana yang berperan sebagai Bude Mar mampu berperan sebagai sosok seorang Paes yang menjaga tradisi budayanya.</p>



<p>Tertarik dengan film ini? Film ini akan tayang pada 4 April 2019, dan dipastikan membawa suasana berbeda bagi pecinta film Indonesia./ <strong><em>JOURNEY OF INDONESIA</em></strong></p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<div class="jeg_video_container jeg_video_content"><iframe loading="lazy" title="[MANTAN MANTEN] - OFFICIAL TRAILER | 4 April 2019 di Bioskop" width="500" height="281" src="https://www.youtube.com/embed/-VTU2Sm7-Lo?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe></div>
</div></figure>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/film/film-mantan-manten-mengulas-tradisi-budaya-perias-penganten-jawa/">Film Mantan Manten, Mengulas Tradisi Budaya Perias Penganten Jawa</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">755</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
