<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Wan Emily Sjahrir Archives | Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</title>
	<atom:link href="https://journeyofindonesia.com/tag/wan-emily-sjahrir/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://journeyofindonesia.com/tag/wan-emily-sjahrir/</link>
	<description>Journey of Indonesia fokus pada perkembangan pariwisata Indonesia, meng-explore budaya, hiburan, life style, kesehatan, hiburan di tanah air</description>
	<lastBuildDate>Sun, 06 Sep 2026 13:35:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/06/cropped-favicon-1-32x32.png</url>
	<title>Wan Emily Sjahrir Archives | Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</title>
	<link>https://journeyofindonesia.com/tag/wan-emily-sjahrir/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bukan Sekadar Film, &#8220;Last Witness&#8221; Jadi Kelas Akting Berjalan Menuju Layar Lebar</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/entertainment/film/bukan-sekadar-film-last-witness-jadi-kelas-akting-berjalan-menuju-layar-lebar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Sep 2026 23:04:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[FIlm]]></category>
		<category><![CDATA[Cast Picture]]></category>
		<category><![CDATA[Catherine Wilson]]></category>
		<category><![CDATA[Film Pendek Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Journey of Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Last Witness]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Wan Emily Sjahrir]]></category>
		<category><![CDATA[Yama Carlos]]></category>
		<category><![CDATA[YouTube Original Series]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://journeyofindonesia.com/?p=25226</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA — Sebuah rumah produksi film pendek menempuh jalan tak lazim di tengah gempuran konten instan YouTube. Alih-alih mengejar jumlah tayangan, Cast Picture memperlakukan setiap proyeknya sebagai kelas akting berjalan, tempat para pemain diuji sebelum layak menyandang status bintang layar lebar. &#8220;Last Witness&#8221; merupakan film kedua Cast Picture setelah &#8220;Reuni Berdarah&#8221; dan menjadi bukti pendekatan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/film/bukan-sekadar-film-last-witness-jadi-kelas-akting-berjalan-menuju-layar-lebar/">Bukan Sekadar Film, &#8220;Last Witness&#8221; Jadi Kelas Akting Berjalan Menuju Layar Lebar</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">JAKARTA — Sebuah rumah produksi film pendek menempuh jalan tak lazim di tengah gempuran konten instan <em>YouTube</em>. Alih-alih mengejar jumlah tayangan, <em>Cast Picture</em> memperlakukan setiap proyeknya sebagai kelas akting berjalan, tempat para pemain diuji sebelum layak menyandang status bintang layar lebar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Last Witness&#8221; merupakan film kedua Cast Picture setelah &#8220;Reuni Berdarah&#8221; dan menjadi bukti pendekatan tersebut. Konferensi pers yang digelar Sabtu (5/9/2026) pada sebuah kafe dibilangan Pancoran, Jakarta Selatan, mengungkap bahwa film ini bukan sekadar tontonan digital, melainkan tahapan menuju proyek yang lebih besar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berbeda dari Reuni Berdarah yang mengusung horor, Last Witness membawa penonton masuk ke rumah tangga yang retak, menyimpan luka lama, dan berujung pada dendam. Setiap tokoh berpotensi menjadi tertuduh dalam rangkaian kematian yang terjadi, sehingga penonton terus dipaksa curiga terhadap satu sama lain hingga akhir cerita.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Secara garis besar disebutkan bahwa proses syuting Last Witness masih menjadi tahap pembelajaran, terutama bagi pemain muda dan pendatang baru. Mereka mendapat kesempatan berhadapan langsung dengan aktor yang lebih berpengalaman, sehingga bisa belajar pendalaman karakter sekaligus ritme kerja di lokasi syuting.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="850" height="425" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/Yam-Carlos-saat-menjawab-pertanyaan-dari-pihak-media-iBonk.jpg" alt="" class="wp-image-25228" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/Yam-Carlos-saat-menjawab-pertanyaan-dari-pihak-media-iBonk.jpg 850w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/Yam-Carlos-saat-menjawab-pertanyaan-dari-pihak-media-iBonk-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/Yam-Carlos-saat-menjawab-pertanyaan-dari-pihak-media-iBonk-768x384.jpg 768w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/Yam-Carlos-saat-menjawab-pertanyaan-dari-pihak-media-iBonk-360x180.jpg 360w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/Yam-Carlos-saat-menjawab-pertanyaan-dari-pihak-media-iBonk-750x375.jpg 750w" sizes="(max-width: 850px) 100vw, 850px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Didampingi Wan Emily Sjahrir, Yama Carlos saat menjawab beberapa pertanyaan dari pihak media (iBonk)</em></figcaption></figure>
</div>


<p class="wp-block-paragraph"><em>Produser Cast Picture</em> <strong>Wan Emily Sjahrir</strong> menyebut nama Last Witness dipilih agar tidak memberi kesan seperti sinetron televisi. Judul yang berarti saksi terakhir itu dianggap paling mewakili misteri yang dibangun sepanjang cerita. Ia menegaskan <em>YouTube</em> bukan tujuan akhir, melainkan ruang uji coba. &#8220;Ini proses belajar dan evaluasi sebelum kami membawa proyek ke layar yang lebih besar,&#8221; ujar Wan Emily.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sejumlah wajah lama dari Reuni Berdarah kembali dilibatkan, termasuk Yama Carlos, Sani Edulia, Topik, Rumi, Dewanti, Kevin, dan Fadly, berdampingan dengan nama lainnya seperti Catherine Wilson dan pendatang baru Musa Zulfikar. Disini Yama Carlos berperan sebagai Dharmo, Catherine Wilson sebagai Rini, sementara Tsani Prillia membintangi karakter Naya alias Nara. Deretan pemain lain turut mengisi cerita, diantaranya Kefan Sj, Musa Zulfikar, Dewanti, Rumyrach, Taufik Hidayat, dan Fadli.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tim produksi sengaja mempertahankan karakter para pemain agar tidak jauh berbeda dari kepribadian mereka sehari-hari. Pendekatan alami ini dinilai membantu pemain beradaptasi dengan peran, terutama bagi mereka yang masih minim jam terbang di dunia akting.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di sesi yang sama <strong>Yama Carlos</strong>, <em>salah satu aktor senior di produksi ini</em>, membagikan pandangannya soal gaya akting para pendatang baru. &#8220;Mungkin karena beberapa dari mereka belum pernah terjun di kelas teater atau belum pernah merasakan panggung teater, sehingga apa yang mereka lakukan tak jauh dari apa yang mereka saksikan atau dengar dari tayangan-tayangan yang ada. Akhirnya beberapa intonasi terkesan <em>template</em> semua, sama semua,&#8221; aku Yama Carlos.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="850" height="425" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/Yama-Carlos-iBonk.jpg" alt="" class="wp-image-25229" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/Yama-Carlos-iBonk.jpg 850w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/Yama-Carlos-iBonk-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/Yama-Carlos-iBonk-768x384.jpg 768w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/Yama-Carlos-iBonk-360x180.jpg 360w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/Yama-Carlos-iBonk-750x375.jpg 750w" sizes="(max-width: 850px) 100vw, 850px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Yama Carlos (iBonk)</em></figcaption></figure>
</div>


<p class="wp-block-paragraph">Kombinasi pemain lama dan baru dinilai membuat proses syuting lebih efisien. Pemain yang sudah bekerja sama memudahkan koordinasi di lokasi, sementara wajah baru mendapat ruang mengasah kemampuan lewat pengalaman langsung di depan kamera.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Yama Carlos juga menolak istilah lawan main yang menurutnya berkonotasi persaingan. &#8220;Jadi kalau di istilah kami tuh bukan lawan main, namun rekan main. Kalau lawan main nanti akhir jadi persaingan. Kalau udah di set, di panggung, itu semua tuh rekan. Harus saling mengisi,&#8221; tegasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagian syuting Last Witness dilakukan di luar Jakarta. Suasana lebih tenang, minim kemacetan, serta udara sejuk di dataran tinggi dinilai membantu konsentrasi pemain dan kru selama pengambilan gambar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tim produksi tidak menutup kemungkinan proyek selanjutnya kembali mengeksplorasi genre berbeda, termasuk drama. Langkah ini bagian dari rencana jangka panjang membangun kemampuan pemain sekaligus memperluas skala produksi sebelum melangkah ke layar lebar atau platform OTT.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan dua produksi yang sudah dilalui, Cast Picture menempatkan YouTube sebagai laboratorium kecil sebelum melangkah ke industri sesungguhnya. Bagi penonton, Last Witness menawarkan satu pertanyaan yang terus menggantung sepanjang cerita, yakni siapa sebenarnya saksi terakhir yang bisa dipercaya di antara deretan tersangka yang saling mencurigai./ <strong><em>JOURNEY OF INDONESIA</em></strong> | iBonk</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/film/bukan-sekadar-film-last-witness-jadi-kelas-akting-berjalan-menuju-layar-lebar/">Bukan Sekadar Film, &#8220;Last Witness&#8221; Jadi Kelas Akting Berjalan Menuju Layar Lebar</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
