<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Wonderful Indonesia Archives | Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</title>
	<atom:link href="https://journeyofindonesia.com/tag/wonderful-indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://journeyofindonesia.com/tag/wonderful-indonesia/</link>
	<description>Journey of Indonesia fokus pada perkembangan pariwisata Indonesia, meng-explore budaya, hiburan, life style, kesehatan, hiburan di tanah air</description>
	<lastBuildDate>Sun, 26 Apr 2026 02:06:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/06/cropped-favicon-1-32x32.png</url>
	<title>Wonderful Indonesia Archives | Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</title>
	<link>https://journeyofindonesia.com/tag/wonderful-indonesia/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198252186</site>	<item>
		<title>Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/culture/membaca-pesan-sunyi-dari-kaki-kaki-tak-beralas-di-seba-baduy-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Apr 2026 01:43:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Culture]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Baduy]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Destinasi]]></category>
		<category><![CDATA[Jaro Oom]]></category>
		<category><![CDATA[Journey of Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Lebak]]></category>
		<category><![CDATA[Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Saidi Yunior]]></category>
		<category><![CDATA[Seba Baduy]]></category>
		<category><![CDATA[Wonderful Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://journeyofindonesia.com/?p=22953</guid>

					<description><![CDATA[<p>RANGKASBITUNG &#8211; Dini hari di pedalaman Kanekes masih berselimut kabut saat ribuan warga Baduy mulai melangkah. Tanpa alas kaki, tanpa deru mesin kendaraan, mereka membelah jalanan setapak menuju pusat peradaban di Rangkasbitung. Perjalanan puluhan kilometer ini bukan sekadar gerak fisik, melainkan sebuah ritus kesetiaan yang telah bertahan melintasi zaman. Jumat (24/4/2026), Kota Rangkasbitung oo kedatangan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/culture/membaca-pesan-sunyi-dari-kaki-kaki-tak-beralas-di-seba-baduy-2026/">Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">RANGKASBITUNG &#8211; Dini hari di pedalaman Kanekes masih berselimut kabut saat ribuan warga Baduy mulai melangkah. Tanpa alas kaki, tanpa deru mesin kendaraan, mereka membelah jalanan setapak menuju pusat peradaban di Rangkasbitung. Perjalanan puluhan kilometer ini bukan sekadar gerak fisik, melainkan sebuah ritus kesetiaan yang telah bertahan melintasi zaman.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jumat (24/4/2026), Kota Rangkasbitung oo kedatangan mereka dengan suasana khidmat. Barisan pria berbaju putih (Baduy Dalam) dan berbaju hitam (Baduy Luar) tampak tertib memikul beban di pundak. Mereka membawa padi, gula aren, pisang, talas, hingga madu hutan—hasil keringat dari tanah ulayat yang mereka jaga seperti denyut nadi sendiri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi masyarakat Baduy, prosesi Seba adalah laporan pertanggungjawaban kepada &#8220;Bapa Gede&#8221;, sebutan hormat untuk Bupati Lebak dan Gubernur Banten. Namun, lebih dalam dari itu, Seba adalah sebuah perjalanan spiritual. Sebagaimana ditegaskan oleh Jaro Oom, tokoh adat sekaligus Kepala Desa Kanekes, kehadiran mereka adalah amanat leluhur yang tak boleh putus</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="850" height="425" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/Perwakilan-Baduy-dalam-saat-tiba-di-pusat-pemerintahan-daerah-Banten-DSP.jpg" alt="" class="wp-image-22956" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/Perwakilan-Baduy-dalam-saat-tiba-di-pusat-pemerintahan-daerah-Banten-DSP.jpg 850w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/Perwakilan-Baduy-dalam-saat-tiba-di-pusat-pemerintahan-daerah-Banten-DSP-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/Perwakilan-Baduy-dalam-saat-tiba-di-pusat-pemerintahan-daerah-Banten-DSP-768x384.jpg 768w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/Perwakilan-Baduy-dalam-saat-tiba-di-pusat-pemerintahan-daerah-Banten-DSP-360x180.jpg 360w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/Perwakilan-Baduy-dalam-saat-tiba-di-pusat-pemerintahan-daerah-Banten-DSP-750x375.jpg 750w" sizes="(max-width: 850px) 100vw, 850px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Perwakilan Baduy dalam saat tiba di pusat pemerintahan daerah Banten (DSP)</em></figcaption></figure>
</div>


<p class="wp-block-paragraph">.“Ini amanat leluhur. Kami datang membawa hasil bumi sebagai wujud syukur kepada Tuhan dan laporan kepada pemerintah bahwa kami menjaga alam dengan baik,” ujar Jaro Oom dengan nada yang tenang namun penuh penekanan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tahun ini, sebanyak 1.525 warga Baduy turun gunung. Mereka membawa pesan yang sangat krusial di tengah ancaman krisis iklim global: konsistensi menjaga benteng terakhir ekologis Banten. Kawasan ulayat seluas 5.200 hektare yang mereka tempati bukan sekadar pemukiman, melainkan hulu bagi puluhan aliran sungai yang menghidupi jutaan orang di luar wilayah adat.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Tetua Adat Baduy Tangtu Tanggungan 12</em>, <strong>Saidi Yunior</strong>, menyampaikan sebuah peringatan sekaligus komitmen yang mereka sampaikan. Ia menjelaskan bahwa tugas mereka adalah menjaga 47 gunung yang tersebar di Provinsi Banten agar tidak beralih fungsi menjadi kawasan industri yang hanya mengejar kepentingan sesaat. “Sejak dulu hingga sekarang kita menjaga alam dan hutan tutupan untuk kelanjutan kehidupan manusia,” kata Saidi.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="850" height="425" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/Pemerintah-Banten-menyambut-kedatangan-warga-Baduy-DSP.jpg" alt="" class="wp-image-22955" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/Pemerintah-Banten-menyambut-kedatangan-warga-Baduy-DSP.jpg 850w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/Pemerintah-Banten-menyambut-kedatangan-warga-Baduy-DSP-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/Pemerintah-Banten-menyambut-kedatangan-warga-Baduy-DSP-768x384.jpg 768w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/Pemerintah-Banten-menyambut-kedatangan-warga-Baduy-DSP-360x180.jpg 360w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/Pemerintah-Banten-menyambut-kedatangan-warga-Baduy-DSP-750x375.jpg 750w" sizes="(max-width: 850px) 100vw, 850px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Pemerintah Banten menyambut kedatangan warga Baduy (DSP)</em></figcaption></figure>
</div>


<p class="wp-block-paragraph">Saidi juga mengingatkan bahwa jika gunung-gunung tersebut rusak, krisis air dan bencana ekologis akan menjadi konsekuensi pahit yang harus ditanggung bersama. Bagi masyarakat adat, hutan adalah &#8220;titipan&#8221; yang harus dikembalikan dalam kondisi hijau kepada generasi mendatang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di Pendopo Kabupaten Lebak, <em>Bupati</em> <strong>Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya</strong> menerima rombongan ini dengan tangan terbuka. Baginya, Seba adalah pengingat bagi mereka yang hidup di tengah modernisasi tentang arti kesederhanaan dan kepatuhan pada aturan adat atau pikukuh.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bupati Hasbi menegaskan komitmen pemerintah untuk berdiri di belakang masyarakat adat dalam melindungi hutan dari ancaman pertambangan. “Seba mengajarkan kita tentang kesederhanaan, keseimbangan hidup, dan kepatuhan. Nilai ini sangat relevan di tengah modernisasi,” ungkapnya. Beliau pun mengapresiasi bagaimana masyarakat Baduy secara mandiri mencegah potensi bencana alam dengan menjaga ekosistem tetap utuh.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="850" height="425" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/Kaki-tangguh-warga-Baduy-DSP.jpg" alt="" class="wp-image-22957" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/Kaki-tangguh-warga-Baduy-DSP.jpg 850w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/Kaki-tangguh-warga-Baduy-DSP-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/Kaki-tangguh-warga-Baduy-DSP-768x384.jpg 768w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/Kaki-tangguh-warga-Baduy-DSP-360x180.jpg 360w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/Kaki-tangguh-warga-Baduy-DSP-750x375.jpg 750w" sizes="(max-width: 850px) 100vw, 850px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Kaki tangguh warga Baduy (DSP)</em></figcaption></figure>
</div>


<p class="wp-block-paragraph">Tradisi Seba 2026 menjadi bukti nyata bahwa kearifan lokal tidak perlu berbenturan dengan sistem pemerintahan modern. Keduanya bisa berjalan beriringan dalam harmoni. Ketika warga Baduy menyerahkan hasil bumi kepada pemerintah, mereka sebenarnya sedang menitipkan harapan agar bumi yang mereka jaga tidak dirusak oleh keserakahan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Usai dari Lebak, langkah kaki mereka akan berlanjut menuju Kota Serang untuk menemui Gubernur Banten, Andra Soni. Perjalanan panjang ini akan terus berulang setiap tahun, selama hutan masih hijau dan selama manusia masih butuh air untuk bertahan hidup. Sebuah simbol ketaatan yang tulus, sebuah syukur yang mewujud dalam aksi nyata menjaga semesta./ <strong><em>JOURNEY OF INDONESIA</em></strong> | iBonk</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/culture/membaca-pesan-sunyi-dari-kaki-kaki-tak-beralas-di-seba-baduy-2026/">Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">22953</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Menyingkap Elevasi Budaya dan Spiritualitas di Ritual Blangikhan</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/news/menyingkap-elevasi-budaya-dan-spiritualitas-di-ritual-blangikhan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Feb 2026 03:37:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Blangikhan Lampung]]></category>
		<category><![CDATA[Culture]]></category>
		<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[Heritage Tourism]]></category>
		<category><![CDATA[Journey of Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Lampung Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Luxury]]></category>
		<category><![CDATA[Ni Luh Puspa]]></category>
		<category><![CDATA[Spiritual Journey]]></category>
		<category><![CDATA[Visit Lampung]]></category>
		<category><![CDATA[Wonderful Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://journeyofindonesia.com/?p=21954</guid>

					<description><![CDATA[<p>LAMPUNG &#8211; Dalam lanskap pariwisata modern yang kian mengagungkan autentisitas, Provinsi Lampung baru saja menyuguhkan sebuah narasi visual dan spiritual yang memikat. Tradisi Blangikhan, sebuah ritual penyucian diri yang telah lama menjadi denyut nadi masyarakat lokal, kini naik kelas menjadi representasi dari high-value tourism. Di tengah kemeriahan Nuwo Balak pada Rabu, 18 Februari 2026, Wakil [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/news/menyingkap-elevasi-budaya-dan-spiritualitas-di-ritual-blangikhan/">Menyingkap Elevasi Budaya dan Spiritualitas di Ritual Blangikhan</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">LAMPUNG &#8211; Dalam lanskap pariwisata modern yang kian mengagungkan autentisitas, Provinsi Lampung baru saja menyuguhkan sebuah narasi visual dan spiritual yang memikat. Tradisi Blangikhan, sebuah ritual penyucian diri yang telah lama menjadi denyut nadi masyarakat lokal, kini naik kelas menjadi representasi dari <em>high-value tourism. </em></p>



<p class="wp-block-paragraph">Di tengah kemeriahan Nuwo Balak pada Rabu, 18 Februari 2026, <em>Wakil Menteri Pariwisata</em> <strong>Ni Luh Puspa</strong> hadir untuk memberikan apresiasi mendalam terhadap kearifan lokal yang mampu menggerakkan ekonomi sekaligus menjaga marwah identitas bangsa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Blangikhan bukan sekadar perayaan rutin; ini adalah sebuah kurasi spiritual. Menggunakan air yang diambil dari tujuh mata air suci, masyarakat Lampung melakukan prosesi penyiraman diri sebagai simbol pembersihan lahir dan batin menjelang bulan suci Ramadhan. &#8220;Tradisi ini menunjukkan bahwa kearifan lokal bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan kekuatan masa depan yang dapat menjadi fondasi pembangunan pariwisata berkelanjutan,&#8221; ungkap Ni Luh Puspa. Bagi sang Wamenpar, budaya adalah napas dari pariwisata yang berkualitas, sebuah elemen yang memberikan jiwa pada setiap destinasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kekuatan Blangikhan terletak pada akarnya yang menghujam kuat ke masyarakat. Inisiatif kolektif ini membuktikan bahwa pariwisata terbaik tidak selalu datang dari intervensi besar, melainkan dari ekosistem yang tumbuh secara organik. Keterlibatan UMKM lokal dalam rangkaian acara ini menciptakan sebuah simfoni ekonomi yang manis. “Inilah wujud nyata pariwisata yang tumbuh dari masyarakat, dikelola bersama, dan memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan lokal,” tambah Ni Luh Puspa dengan nada penuh kebanggaan.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="900" height="450" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/Wakil-Menteri-Pariwisata-Ni-Luh-Puspa-saat-sambutan-pada-penyelenggaraan-Tradisi-Blangikhan-Ist.jpg" alt="" class="wp-image-21955" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/Wakil-Menteri-Pariwisata-Ni-Luh-Puspa-saat-sambutan-pada-penyelenggaraan-Tradisi-Blangikhan-Ist.jpg 900w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/Wakil-Menteri-Pariwisata-Ni-Luh-Puspa-saat-sambutan-pada-penyelenggaraan-Tradisi-Blangikhan-Ist-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/Wakil-Menteri-Pariwisata-Ni-Luh-Puspa-saat-sambutan-pada-penyelenggaraan-Tradisi-Blangikhan-Ist-768x384.jpg 768w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/Wakil-Menteri-Pariwisata-Ni-Luh-Puspa-saat-sambutan-pada-penyelenggaraan-Tradisi-Blangikhan-Ist-360x180.jpg 360w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/Wakil-Menteri-Pariwisata-Ni-Luh-Puspa-saat-sambutan-pada-penyelenggaraan-Tradisi-Blangikhan-Ist-750x375.jpg 750w" sizes="(max-width: 900px) 100vw, 900px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa saat sambutan pada penyelenggaraan Tradisi Blangikhan (Ist)</em></figcaption></figure>
</div>


<p class="wp-block-paragraph">Data menunjukkan bahwa strategi berbasis budaya ini membuahkan hasil yang impresif. Sepanjang tahun 2025, sektor pariwisata nasional mencatatkan pertumbuhan signifikan dengan kontribusi terhadap PDB mencapai 3,97%. Dengan 15,39 juta kunjungan wisatawan mancanegara dan 1,20 miliar perjalanan wisatawan nusantara, Indonesia membuktikan bahwa daya tarik utamanya terletak pada kekayaan tradisi yang tidak dimiliki belahan dunia lain.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Provinsi Lampung sendiri kini menempati posisi ke-9 dalam daftar kontributor kunjungan wisatawan terbanyak di Indonesia. Namun, ambisi besar tidak berhenti di situ. <em>Wakil Gubernur Lampung</em>, Jihan Nurlela, mengungkapkan visi strategisnya untuk membangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) guna menstimulasi investasi yang lebih luas. “Kami memohon doa dan dukungan dari Wakil Menteri Pariwisata agar program ini dapat terwujud dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya bagi pengembangan pariwisata Provinsi Lampung,” tutur Jihan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di tingkat global, pengakuan terhadap pariwisata berbasis komunitas Indonesia semakin bersinar, seperti halnya Desa Wisata Pemuteran di Bali yang diakui UN Tourism. Semangat inilah yang ingin ditularkan ke desa-desa wisata di Lampung. Ni Luh Puspa menegaskan komitmen pemerintah untuk terus berkolaborasi dengan komunitas dan pemerintah daerah. “Kementerian Pariwisata siap mendukung dan berkolaborasi untuk menciptakan pariwisata Indonesia yang lebih baik, lebih berkualitas, dan lebih berkelanjutan,” tutupnya./ <strong><em>JOURNEY OF INDONESIA </em></strong>| Ismed Nompo</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/news/menyingkap-elevasi-budaya-dan-spiritualitas-di-ritual-blangikhan/">Menyingkap Elevasi Budaya dan Spiritualitas di Ritual Blangikhan</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">21954</post-id>	</item>
		<item>
		<title>7 Tempat Wisata Terunik di Indonesia yang Bikin Kamu Tak Percaya Sebelum Melihat Sendiri!</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/travel/wisata-terunik-di-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[eR Bee]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Nov 2025 08:18:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Culture]]></category>
		<category><![CDATA[Tourism]]></category>
		<category><![CDATA[Travel]]></category>
		<category><![CDATA[Destinasi]]></category>
		<category><![CDATA[Journey of Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Pesona Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Unik]]></category>
		<category><![CDATA[Wonderful Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://journeyofindonesia.com/?p=19117</guid>

					<description><![CDATA[<p>Indonesia bukan cuma tentang pantai cantik dan pegunungan hijau. Negeri kepulauan ini menyimpan banyak tempat yang bisa bikin kamu melongo — bukan karena indahnya saja, tapi juga karena keunikannya yang tak biasa, mulai dari pantai-pantai indah dan gunung yang memukau. Mulai dari danau berwarna-warni, desa tanpa kuburan, hingga situs megalitikum yang masih jadi misteri dunia. [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/travel/wisata-terunik-di-indonesia/">7 Tempat Wisata Terunik di Indonesia yang Bikin Kamu Tak Percaya Sebelum Melihat Sendiri!</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Indonesia bukan cuma tentang pantai cantik dan pegunungan hijau. Negeri kepulauan ini menyimpan banyak tempat yang bisa bikin kamu melongo — bukan karena indahnya saja, tapi juga karena keunikannya yang tak biasa, mulai dari pantai-pantai indah dan gunung yang memukau. Mulai dari danau berwarna-warni, desa tanpa kuburan, hingga situs megalitikum yang masih jadi misteri dunia. Di balik itu semua, negeri ini menyimpan <strong>tempat wisata terunik di Indonesia</strong> yang sering luput dari radar wisatawan. Bagi kamu yang bosan dengan destinasi mainstream, berikut adalah <strong>wisata Indonesia yang jarang diketahui</strong>, tapi siap membuatmu tercengang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berikut ini adalah 7 tempat wisata terunik di Indonesia yang wajib kamu lihat langsung untuk percaya. Siapkan bucket list-mu, ya!</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<h2 class="wp-block-heading"><span id="bppb-heading-anchor-1"></span>1.<strong>Danau Kelimutu, Nusa Tenggara Timur</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Lokasi: Pulau Flores, Kabupaten Ende, NTT</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Bayangkan tiga danau di puncak gunung, terpisah hanya beberapa ratus meter… tapi masing-masing punya warna air yang berbeda dan bisa berubah sewaktu-waktu! Itulah <strong>Danau Kelimutu</strong>, sebuah keajaiban alam yang tak ada duanya di dunia.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="800" height="533" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/ft-danau-kelimutu.webp" alt="danau kelimutu" class="wp-image-19145" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/ft-danau-kelimutu.webp 800w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/ft-danau-kelimutu-300x200.webp 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/ft-danau-kelimutu-768x512.webp 768w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/ft-danau-kelimutu-750x500.webp 750w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><figcaption class="wp-element-caption">foto: Istimewa</figcaption></figure>
</div>


<h3 class="wp-block-heading"><strong>Apa yang Bisa Dinikmati?</strong><span id="bppb-heading-anchor-2"></span></h3>



<ul class="wp-block-list">
<li>Warna air danau bisa berubah dari hijau, biru, merah hingga hitam keabu-abuan!</li>



<li>Sunrise spektakuler dari puncak gunung.</li>



<li>Udara sejuk dan suasana spiritual yang menenangkan.</li>
</ul>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Budaya dan Mitos Lokal yang Mengelilingi Danau Kelimutu</strong><span id="bppb-heading-anchor-3"></span></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Danau Kelimutu bukan sekadar keajaiban geologi, tapi juga tempat yang <strong>sangat sakral</strong> bagi masyarakat setempat, khususnya suku Lio — penduduk asli wilayah Ende, Flores. Ketiga danau ini dipercaya sebagai <strong>tempat bersemayamnya jiwa-jiwa orang yang telah meninggal</strong>, dan setiap warna airnya mencerminkan karakter atau perjalanan hidup sang arwah.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Tiga Danau, Tiga Jiwa</strong><span id="bppb-heading-anchor-5"></span></h4>



<p class="wp-block-paragraph">Masing-masing danau memiliki nama dan peruntukan spiritual yang unik:</p>



<h5 class="wp-block-heading">&#8211; <strong>Tiwu Ata Mbupu (Danau Jiwa Para Orang Tua)</strong></h5>



<p class="wp-block-paragraph">Danau ini biasanya berwarna biru dan dipercaya menjadi tempat berkumpulnya arwah <strong>orang tua yang telah meninggal dengan damai</strong>, bijaksana, dan menjalani hidup lurus.</p>



<h5 class="wp-block-heading"><strong>&#8211; Tiwu Nua Muri Koo Fai (Danau Jiwa Kaum Muda)</strong></h5>



<p class="wp-block-paragraph">Berwarna hijau toska, danau ini dihuni oleh arwah <strong>anak muda yang meninggal dalam masa hidup yang masih penuh semangat dan idealisme</strong>.</p>



<h5 class="wp-block-heading">&#8211; <strong>Tiwu Ata Polo (Danau Jiwa Orang Jahat dan Ilmu Hitam)</strong></h5>



<p class="wp-block-paragraph">Memiliki warna kemerahan atau cokelat kehitaman, danau ini konon menampung arwah mereka yang <strong>meninggal dalam amarah, dendam, atau terlibat dalam ilmu hitam dan hal-hal jahat</strong>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perubahan warna danau diyakini mencerminkan dinamika hubungan antara dunia nyata dan alam roh. Bagi masyarakat Lio, perubahan ini adalah <strong>pertanda dari alam dan dunia leluhur</strong>, bukan sekadar fenomena ilmiah.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Ritual dan Upacara Adat</strong><span id="bppb-heading-anchor-4"></span></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Setiap tahun, pada bulan Agustus, masyarakat Lio mengadakan <strong>ritual adat bernama “Pati Ka Du’a Bapu Ata Mata”</strong>. Ini adalah semacam persembahan kepada roh leluhur, yang dilakukan di pelataran dekat danau. Para tetua adat mempersembahkan sesajen berupa sirih pinang, daging, beras, dan arak tradisional, sambil memanjatkan doa agar roh-roh tidak murka dan terus melindungi kampung mereka.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Penjaga Spiritual: Mosalaki</strong><span id="bppb-heading-anchor-5"></span></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam budaya Lio, ada tokoh adat yang disebut <strong>Mosalaki</strong>, semacam tetua spiritual yang menjadi jembatan antara masyarakat dan dunia roh. Mosalaki dipercaya memiliki kekuatan untuk menenangkan roh-roh penghuni danau jika terjadi gejala alam yang tidak biasa seperti gempa atau perubahan warna ekstrem.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Pantangan dan Tata Krama</strong><span id="bppb-heading-anchor-6"></span></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Mengunjungi Danau Kelimutu tidak bisa sembarangan. Penduduk lokal memperingatkan pengunjung untuk <strong>berbicara sopan, tidak tertawa berlebihan, apalagi berkata kasar</strong> di sekitar danau. Mereka percaya bahwa roh-roh bisa tersinggung dan menimbulkan akibat buruk, seperti kabut tebal yang datang mendadak, atau bahkan tersesat di jalan pulang.</p>



<div class="wp-block-media-text is-stacked-on-mobile" style="grid-template-columns:40% auto"><figure class="wp-block-media-text__media"><img decoding="async" width="600" height="900" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/danau-kelimutu.webp" alt="danau kelimutu" class="wp-image-19137 size-full" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/danau-kelimutu.webp 600w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/danau-kelimutu-200x300.webp 200w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" /></figure><div class="wp-block-media-text__content">
<h3 class="wp-block-heading"><strong>Cara Menuju Lokasi</strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Dari Bandara H. Hasan Aroeboesman di Ende, kamu bisa naik kendaraan selama ±2,5 jam menuju Taman Nasional Kelimutu. Trekking ringan akan membawamu langsung ke tepian danau.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kesimpulan:</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Danau Kelimutu adalah tempat di mana <strong>mitologi, spiritualitas, dan keajaiban alam bertemu dalam satu lanskap</strong>. Mengunjunginya bukan hanya soal melihat warna air yang berubah, tetapi juga menyelami makna dalam dari budaya lokal yang begitu kaya akan kearifan dan penghormatan terhadap leluhur.</p>
</div></div>



<h2 class="wp-block-heading">2. <strong>Desa Trunyan, Bali</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Lokasi: Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Lupakan pemakaman konvensional. Di Desa Trunyan, orang yang telah meninggal tidak dikubur atau dikremasi, tetapi <strong>diletakkan begitu saja di atas tanah</strong> — dan anehnya, <strong>tidak berbau</strong>.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong><strong>Budaya Lokal</strong></strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Desa Trunyan bukan sekadar unik karena cara pemakamannya yang tidak biasa, tetapi juga merupakan tempat tinggal komunitas <strong>Bali Aga</strong> — kelompok masyarakat Bali asli yang belum tersentuh sepenuhnya oleh pengaruh Hindu Majapahit maupun modernisasi Bali selatan. Budaya mereka sangat berbeda dari kebanyakan orang Bali pada umumnya.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Sistem Kepercayaan Lokal</strong></h4>



<p class="wp-block-paragraph">Masyarakat Trunyan memegang teguh ajaran kuno bernama <strong>Hindu Dharma asli</strong>, yang bercampur dengan animisme dan kepercayaan leluhur. Salah satu simbol sakralnya adalah <strong>pohon Taru Menyan</strong>, pohon besar yang hanya tumbuh di wilayah ini dan dipercaya mampu menetralisir bau jenazah yang diletakkan di permukaan tanah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Inilah yang paling menarik perhatian wisatawan. Jenazah warga yang meninggal <strong>tidak dikubur atau dikremasi</strong>, melainkan diletakkan di atas tanah dalam <em>bade</em> (anyaman bambu terbuka) di bawah pohon Taru Menyan. Yang bisa dimakamkan di sini hanya warga asli, dengan kriteria tertentu (misalnya, meninggal secara wajar dan sudah menikah).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jenazah yang diletakkan di sini tidak menimbulkan bau busuk, yang menurut kepercayaan, karena kekuatan pohon suci tersebut. Setelah jenazah membusuk dan tinggal tulang, tengkorak dan sisa tulangnya disusun rapi di tempat khusus.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Struktur Sosial dan Tradisi Leluhur</strong></h4>



<p class="wp-block-paragraph">Masyarakat Trunyan memiliki struktur sosial adat yang kuat. Mereka dipimpin oleh seorang <strong>Prajuru Desa Adat</strong> dan masih menggunakan sistem hukum tradisional (<em>awig-awig</em>) dalam kehidupan sehari-hari. Semua keputusan penting, seperti ritual keagamaan dan tata cara adat, ditentukan oleh musyawarah warga dalam <em>bale banjar</em>.</p>



<div class="wp-block-media-text is-stacked-on-mobile" style="grid-template-columns:38% auto"><figure class="wp-block-media-text__media"><img decoding="async" width="600" height="900" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/info-grafis-desa-trunyan.webp" alt="info grafis desa trunyan" class="wp-image-19149 size-full" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/info-grafis-desa-trunyan.webp 600w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/info-grafis-desa-trunyan-200x300.webp 200w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" /></figure><div class="wp-block-media-text__content">
<h4 class="wp-block-heading"><strong><strong>Festival &amp; Upacara Adat</strong></strong></h4>



<p class="wp-block-paragraph">Setiap tahun, Desa Trunyan menggelar <strong>upacara Pitra Yadnya</strong> dan ritual-ritual pemujaan roh leluhur. Mereka juga merayakan <strong>Galungan dan Kuningan</strong>, namun dengan cara yang lebih sederhana dan penuh makna spiritual. Tak ada parade meriah atau gamelan besar, melainkan doa-doa sunyi dan persembahan di pura kecil.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bahasa sehari-hari mereka adalah <strong>Bahasa Bali Aga</strong>, dialek tua yang terdengar lebih keras dan kasar dibandingkan Bahasa Bali halus dari daerah lain. Dalam upacara, masyarakat masih menggunakan pakaian tradisional khas yang lebih sederhana, sering kali tanpa kain motif mewah seperti yang umum di Bali selatan.</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
</div></div>



<p class="wp-block-paragraph">Budaya lokal Desa Trunyan adalah warisan hidup yang langka. Di balik kesan &#8220;seram&#8221; karena pemakamannya, tersembunyi nilai-nilai spiritual, kearifan lokal, dan rasa hormat yang dalam terhadap alam dan leluhur. Berkunjung ke sini bukan hanya tentang wisata, tapi tentang menyaksikan <strong>sisa-sisa peradaban kuno</strong> yang masih berdetak hingga hari ini.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Cara Menuju Lokasi</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Dari Ubud atau Kuta, menuju Kintamani dengan kendaraan sekitar 2 jam, lalu menyeberang Danau Batur dengan perahu selama 20 menit untuk mencapai Trunyan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">3. <strong>Gua Jomblang, Yogyakarta</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Lokasi: Gunungkidul, DIY Yogyakarta</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Ingin melihat &#8220;cahaya surga&#8221; turun ke bumi? Cobalah menjelajah ke <strong>Gua Jomblang</strong>, gua vertikal yang hanya bisa diakses dengan teknik rappelling. Sinar matahari yang menembus dari atas menciptakan pemandangan dramatis di dalam gua.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Apa yang Bisa Dinikmati?</strong></h3>



<ul class="wp-block-list">
<li>Pengalaman menuruni gua sedalam ±60 meter dengan tali.</li>



<li>Hutan purba di dasar gua.</li>



<li>Spot foto “Heaven’s Light” yang luar biasa.</li>
</ul>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Budaya &amp; Sejarah</strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Gua Jomblang adalah salah satu gua vertikal paling terkenal di Indonesia, terutama karena fenomena alam uniknya yang disebut <em>“cahaya surga”</em> (<em>heavenly light</em>). Gua ini terbentuk dari <strong>proses geologi runtuhan tanah (collapse doline)</strong> ribuan tahun yang lalu, yang menciptakan lubang vertikal besar dengan kedalaman sekitar <strong>60 meter</strong> dan diameter sekitar <strong>50 meter</strong>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nama &#8220;Jomblang&#8221; sendiri berasal dari cerita rakyat dan sejarah lokal yang erat kaitannya dengan tragedi kemanusiaan masa lalu.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Tragedi Tahun 1970-an</strong></h4>



<p class="wp-block-paragraph">Pada era 1970-an, Gua Jomblang pernah menjadi saksi bisu kejadian kelam. Konon, gua ini digunakan sebagai lokasi pembuangan jenazah korban kekerasan politik yang terjadi di masa pemerintahan Orde Baru, khususnya pasca tragedi 1965. Masyarakat sekitar percaya bahwa gua ini menyimpan aura mistis karena kejadian tersebut, dan masih banyak yang berhati-hati saat menyebut atau mengunjungi gua ini di malam hari.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Budaya dan Nilai Spiritual</strong></h4>



<h5 class="wp-block-heading"><strong>Hubungan dengan Alam</strong></h5>



<p class="wp-block-paragraph">Masyarakat Gunung Kidul secara turun-temurun memiliki hubungan yang erat dengan alam, termasuk gua-gua karst di wilayah mereka. Gua Jomblang bukan hanya objek wisata, tapi juga dianggap sebagai bagian dari warisan alam yang sakral. Banyak warga yang masih melakukan semacam &#8220;tirakat&#8221; atau meditasi spiritual di area sekitar gua.</p>



<div class="wp-block-media-text is-stacked-on-mobile" style="grid-template-columns:34% auto"><figure class="wp-block-media-text__media"><img decoding="async" width="600" height="900" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/07/gua-jomblang.webp" alt="gua jomblang" class="wp-image-19314 size-full" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/07/gua-jomblang.webp 600w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/07/gua-jomblang-200x300.webp 200w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" /></figure><div class="wp-block-media-text__content">
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Mitos dan Kepercayaan Lokal</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Beberapa mitos yang beredar antara lain:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Gua ini dihuni oleh makhluk halus penjaga.</li>



<li>Tidak boleh berbicara sembarangan atau memiliki niat buruk ketika turun ke gua.</li>



<li>Ada yang percaya bahwa orang dengan niat tidak bersih akan mengalami kesialan saat berada di gua.</li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
</div></div>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Dari Tempat Sakral ke Wisata Petualangan</strong></h4>



<p class="wp-block-paragraph">Seiring waktu, Gua Jomblang mulai dikenal sebagai <strong>destinasi wisata minat khusus</strong> (caving/penelusuran gua), terutama sejak dikembangkan oleh komunitas pecinta alam dan operator wisata lokal.</p>



<h5 class="wp-block-heading"><strong>Daya Tarik Wisata:</strong></h5>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Cahaya Surga:</strong> Fenomena cahaya matahari yang masuk melalui mulut gua dan menembus kegelapan di dalam gua antara pukul 10.00–12.00 WIB.</li>



<li><strong>Hutan Purba di Dasar Gua:</strong> Vegetasi unik dan lembap yang tumbuh akibat mikroklimat di dasar gua.</li>



<li><strong>Petualangan Rappelling:</strong> Pengunjung harus menggunakan teknik tali untuk turun, dipandu oleh tim profesional.</li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Gua Jomblang bukan sekadar tempat wisata alam biasa. Ia adalah kombinasi dari <strong>keindahan alam, sejarah kelam, budaya lokal, dan spiritualitas</strong>. Bagi masyarakat sekitar, gua ini menyimpan memori yang dalam, sekaligus menjadi sumber ekonomi baru melalui pariwisata.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Cara Menuju Lokasi</strong></h4>



<p class="wp-block-paragraph">Dari Kota Yogyakarta, perjalanan menuju Gunungkidul memakan waktu sekitar 1,5–2 jam. Disarankan datang pagi hari karena cahaya terbaik muncul antara pukul 10.00–12.00 WIB.</p>



<h2 class="wp-block-heading">4. <strong>Gunung Padang, Jawa Barat</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Lokasi: Cianjur, Jawa Barat</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Disebut sebagai situs megalitikum tertua di Asia Tenggara — bahkan diyakini lebih tua dari Piramida Giza! <a href="/travel/tourism/desa-wisata-situs-gunung-padang-cianjur/">Gunung Padang</a> bukan sekadar gunung, melainkan kompleks struktur batu misterius yang memicu banyak teori konspirasi.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Apa yang Bisa Dinikmati?</strong></h3>



<ul class="wp-block-list">
<li>Trekking santai menuju puncak situs.</li>



<li>Formasi batu kuno yang tersusun membentuk teras-teras berundak.</li>



<li>Pemandangan hijau khas perbukitan Sunda.</li>
</ul>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Budaya dan Kepercayaan</strong></h3>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>1. Gunung Padang sebagai Situs Sakral</strong></h4>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi masyarakat sekitar, Gunung Padang bukan hanya peninggalan arkeologis, tetapi juga <strong>tempat yang disucikan</strong>. Banyak yang meyakini bahwa situs ini merupakan <strong>petilasan atau tempat pertapaan para leluhur atau raja-raja zaman dahulu</strong>, bahkan disebut sebagai peninggalan Prabu Siliwangi.</p>



<div class="wp-block-media-text is-stacked-on-mobile" style="grid-template-columns:34% auto"><figure class="wp-block-media-text__media"><img decoding="async" width="600" height="900" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/gunung-padang.webp" alt="situs gunung padang" class="wp-image-20651 size-full" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/gunung-padang.webp 600w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/gunung-padang-200x300.webp 200w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" /></figure><div class="wp-block-media-text__content">
<h3 class="wp-block-heading"><strong>Kepercayaan yang berkembang:</strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Ada keyakinan bahwa situs ini memiliki <strong>keterhubungan dengan alam gaib</strong> atau dunia leluhur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Situs ini dipercaya sebagai <strong>tempat ritual spiritual dan meditasi</strong>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagian masyarakat meyakini Gunung Padang sebagai <strong>pusat energi spiritual</strong> yang sangat kuat.</p>
</div></div>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>2. Tradisi dan Ritual Lokal</strong></h4>



<p class="wp-block-paragraph">Beberapa tradisi budaya dan ritual yang masih dijalankan oleh masyarakat sekitar Gunung Padang antara lain:</p>



<h5 class="wp-block-heading"><strong>a. Ziarah Leluhur</strong></h5>



<ul class="wp-block-list">
<li>Banyak pengunjung datang untuk <strong>berziarah atau berdoa</strong> kepada leluhur.</li>



<li>Terutama dilakukan pada malam-malam tertentu seperti <strong>malam Jumat Kliwon</strong>.</li>
</ul>



<h5 class="wp-block-heading"><strong>b. Puasa atau Tirakat</strong></h5>



<p class="wp-block-paragraph">Beberapa peziarah melakukan <strong>tirakat</strong> (puasa dan tapa) untuk mendapatkan petunjuk spiritual, rezeki, atau kekuatan batin.</p>



<h5 class="wp-block-heading"><strong><strong>c. Ngabakti atau Sesajen</strong></strong></h5>



<ul class="wp-block-list">
<li>Masyarakat kerap <strong>membawa sesajen</strong> seperti bunga, kemenyan, dan makanan untuk persembahan kepada roh-roh penjaga tempat tersebut.</li>



<li>Tradisi ini dilakukan dengan tujuan meminta <strong>keselamatan, perlindungan, atau berkah</strong>.</li>
</ul>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>3. Cerita Rakyat dan Mitos</strong></h4>



<p class="wp-block-paragraph">Gunung Padang kaya akan cerita rakyat yang memperkuat aura mistis dan budaya setempat. Beberapa mitos yang terkenal:</p>



<h5 class="wp-block-heading"><strong>a. Legenda Prabu Siliwangi</strong></h5>



<p class="wp-block-paragraph">Gunung Padang diyakini sebagai <strong>tempat peristirahatan atau markas gaib Prabu Siliwangi</strong>, raja legendaris dari tanah Sunda.</p>



<h5 class="wp-block-heading"><strong>b. Bangunan dari Jin</strong></h5>



<p class="wp-block-paragraph">Ada kepercayaan bahwa situs Gunung Padang dibangun <strong>dalam semalam oleh makhluk halus (jin)</strong>, menggunakan kekuatan supranatural.</p>



<h5 class="wp-block-heading"><strong>c. Pantangan Aneh</strong></h5>



<p class="wp-block-paragraph">Terdapat <strong>pantangan atau larangan tertentu</strong>, seperti tidak boleh berkata kotor, bersikap sombong, atau mengambil batu dari situs.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>4. Pengaruh Terhadap Masyarakat Sekitar</strong></h4>



<p class="wp-block-paragraph">Kepercayaan terhadap kesakralan Gunung Padang memengaruhi cara masyarakat menjaga dan melestarikannya. Mereka:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Menjaga kesopanan</strong> saat berada di area situs.</li>



<li><strong>Tidak sembarangan berbicara atau bertingkah</strong> saat di sana.</li>



<li>Mendukung konservasi situs sebagai bagian dari <strong>warisan leluhur</strong>.</li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Budaya dan kepercayaan di Gunung Padang mencerminkan <strong>hubungan kuat antara masyarakat Sunda dengan alam, leluhur, dan nilai spiritual</strong>. Situs ini bukan hanya artefak sejarah, tetapi juga <strong>pusat spiritual dan budaya hidup</strong> yang terus diwariskan dari generasi ke generasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jika kamu tertarik berkunjung, penting untuk <strong>menghormati nilai-nilai budaya lokal</strong>, agar pengalamanmu tidak hanya wisata, tapi juga ziarah budaya dan spiritual yang mendalam.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Cara Menuju Lokasi</strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Dari Jakarta atau Bandung, menuju Cianjur (±3 jam), lalu lanjut ke Desa Karyamukti dengan kendaraan sekitar 45 menit. Akses bisa dilalui mobil pribadi atau sewa.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>5. Desa Wae Rebo, Flores</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Lokasi: </strong>Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur</p>



<p class="wp-block-paragraph">Desa ini dikenal sebagai <strong><a href="/travel/tourism/desa-wae-rebo-arsitektur-ajaib-dan-kekayaan-tradisi-flores/">desa di atas awan</a></strong>, terletak di ketinggian 1.200 mdpl dan hanya bisa dicapai dengan trekking. Wae Rebo dihuni oleh masyarakat Manggarai yang tinggal di rumah adat berbentuk kerucut, <strong>Mbaru Niang</strong>.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Apa yang Bisa Dinikmati?</strong></h3>



<ul class="wp-block-list">
<li>Arsitektur rumah adat yang unik.</li>



<li>Pemandangan pegunungan dan kabut yang menyelimuti desa.</li>



<li>Menginap dan merasakan hidup bersama warga lokal.</li>
</ul>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Budaya Lokal</strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Desa Wae Rebo bukan sekadar destinasi eksotis di atas awan, melainkan juga <strong>penjaga warisan budaya Manggarai yang nyaris tak tersentuh modernisasi</strong>. Terisolasi di ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut, desa ini menjadi semacam kapsul waktu — tempat di mana tradisi dan kearifan lokal masih hidup dan dihormati sepenuh hati.</p>



<div class="wp-block-media-text is-stacked-on-mobile" style="grid-template-columns:34% auto"><figure class="wp-block-media-text__media"><img decoding="async" width="600" height="900" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/desa-wae-rebo.webp" alt="desa wae rebo" class="wp-image-20660 size-full" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/desa-wae-rebo.webp 600w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/desa-wae-rebo-200x300.webp 200w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" /></figure><div class="wp-block-media-text__content">
<h4 class="wp-block-heading"><strong>a. Sistem Sosial dan Keluarga Patrilineal</strong></h4>



<p class="wp-block-paragraph">Masyarakat Wae Rebo menganut sistem sosial <strong>patrilineal</strong>, di mana garis keturunan ditarik dari pihak ayah. Tiap keluarga tinggal dalam satu <strong>Mbaru Niang</strong>, rumah adat berbentuk kerucut yang dihuni oleh beberapa generasi dalam satu atap. Hidup berkelompok ini mengajarkan nilai kekeluargaan, gotong royong, dan rasa hormat pada orang tua dan leluhur.</p>
</div></div>



<h4 class="wp-block-heading"></h4>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>b. Rumah Adat Mbaru Niang</strong></h4>



<p class="wp-block-paragraph">Mbaru Niang bukan hanya tempat tinggal, tapi juga lambang identitas budaya. Rumah ini dibangun dengan teknik dan bahan tradisional, seperti bambu, ijuk, dan kayu lokal. Proses pembuatannya pun dilakukan bersama-sama melalui upacara adat, yang menunjukkan betapa pentingnya keterlibatan komunitas dalam setiap aspek kehidupan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rumah adat ini memiliki lima tingkatan lantai yang masing-masing punya fungsi berbeda, termasuk tempat menyimpan pusaka dan tempat persembahan leluhur.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>c. Upacara Adat dan Spiritualitas Leluhur</strong></h4>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu upacara penting di Wae Rebo adalah <strong>Upacara Penti</strong>, sebuah ritual tahunan untuk mengucap syukur atas hasil panen dan memohon keselamatan untuk tahun berikutnya. Upacara ini diisi dengan tarian, doa adat, pemotongan ayam atau babi, dan persembahan kepada roh leluhur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Spiritualitas masyarakat sangat kental. Mereka percaya bahwa para leluhur terus menyaksikan dan membimbing kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, setiap kegiatan penting seperti pernikahan, pembangunan rumah, hingga panen selalu didahului dengan <strong>ritual persembahan</strong>.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>d. Bahasa dan Simbol Budaya</strong></h4>



<p class="wp-block-paragraph">Bahasa yang digunakan sehari-hari adalah <strong>Bahasa Manggarai</strong>, namun dalam komunikasi antar desa, mereka tetap mampu menggunakan Bahasa Indonesia dengan baik. Banyak simbol budaya terlihat dalam tenun khas Wae Rebo yang berwarna gelap dengan motif-motif sederhana namun penuh makna — sebagai simbol keseimbangan antara manusia, alam, dan leluhur.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>e. Etika dan Adat Penyambutan Tamu</strong></h4>



<p class="wp-block-paragraph">Setiap pengunjung yang datang ke Wae Rebo <strong>tidak boleh langsung masuk desa begitu saja</strong>. Mereka harus mengikuti prosesi penyambutan bernama <strong>Waelu’u</strong>, yakni upacara singkat di rumah tetua adat untuk “meminta izin” secara spiritual. Ini menunjukkan bagaimana tamu tidak hanya dihormati, tapi juga dianggap harus selaras dengan energi desa sebelum benar-benar diterima.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>f. Hidup Selaras dengan Alam</strong></h4>



<p class="wp-block-paragraph">Masyarakat Wae Rebo hidup sangat sederhana, tanpa sinyal, tanpa mesin modern, bahkan listrik hanya dari panel surya. Mereka bertani kopi, umbi-umbian, dan sayuran. Hubungan manusia dengan alam begitu erat — mereka mengambil secukupnya, dan memberi kembali lewat perawatan lingkungan dan penghormatan terhadap tanah leluhur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Budaya lokal di Wae Rebo adalah <strong>harmoni antara manusia, leluhur, dan alam</strong>. Tradisinya bukan sekadar simbol masa lalu, tetapi benar-benar dijalani dalam kehidupan sehari-hari. Inilah yang menjadikan Wae Rebo tidak hanya unik, tapi juga menyentuh secara spiritual. Sebuah pelajaran tentang hidup yang lebih sederhana, lebih bermakna, dan penuh rasa syukur.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Cara Menuju Lokasi</strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Dari Labuan Bajo, perjalanan darat ke Denge selama ±6 jam, lalu trekking sekitar 3–4 jam menuju desa. Wajib ditemani guide lokal.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>6. Kaolin Lake, Bangka</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Lokasi: </strong>Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Bangka Belitung</p>



<p class="wp-block-paragraph">Siapa bilang tambang tak bisa jadi destinasi wisata? Bekas tambang kaolin ini berubah jadi danau berwarna biru toska cerah, dikelilingi pasir putih mirip salju. Sungguh kontras yang bikin mata terpukau!</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Apa yang Bisa Dinikmati?</strong></h3>



<ul class="wp-block-list">
<li>Panorama danau biru dengan lanskap dramatis.</li>



<li>Spot foto Instagramable seperti di luar negeri.</li>



<li>Suasana tenang dan jauh dari keramaian.</li>
</ul>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Latar Belakang Sejarah</strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Tempat ini dulunya adalah area tambang kaolin aktif. Warga sekitar kini memanfaatkannya sebagai tempat wisata alternatif yang mulai dikenal luas.</p>



<ol class="wp-block-list">
<li><strong>Bekas Tambang Kaolin</strong><br>Kaolin adalah tanah liat putih halus yang dulu dieksploitasi untuk bahan keramik, kertas, dan kosmetik. Tambang aktif sejak abad ke‑19 hingga sekitar 1971, membentuk kubangan besar yang lama‑lama terisi oleh air hujan dan air tanah</li>



<li><strong>Transformasi Alami</strong><br>Setelah penambangan berhenti, alam mengambil alih—air menggenang di bekas lubang, bereaksi dengan mineral kaolin, menciptakan danau berwarna biru toska kontras dengan tebing putih di sekitarnya</li>



<li><strong>Menjadi Ikon Wisata</strong><br>Dalam beberapa tahun terakhir, tempat ini berkembang sebagai destinasi wisata alternatif. Fasilitas dasar seperti toilet, gazebo, pujasera, dan toko cinderamata tersedia</li>
</ol>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Budaya Lokal &amp; Dampak Sosial</strong></h3>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>a. Sumber Pendapatan Baru</strong></h4>



<p class="wp-block-paragraph">Masyarakat setempat kini menikmati efek positif pariwisata: membuka warung, sewa perahu atau area foto, dan jadi pemandu lokal. Ini membuka lapangan kerja dan membantu kesejahteraan warga.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>b. Kesadaran Lingkungan</strong></h4>



<p class="wp-block-paragraph">Serapan pariwisata membuat pihak lokal dan pemerintah lebih peduli pada kebersihan dan pelestarian ekosistem di sekitar danau.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Cara Menuju Lokasi</strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Dari Bandara Depati Amir (Pangkalpinang), perjalanan ke Toboali memakan waktu ±2 jam dengan mobil atau motor. Akses jalan mulus dan mudah dijangkau.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>7. Kampung Wamena, Papua</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Lokasi: </strong>Lembah Baliem, Kabupaten Jayawijaya, Papua</p>



<p class="wp-block-paragraph">Masuk ke Wamena seperti membuka pintu waktu. Di sini kamu akan menemukan suku Dani yang masih hidup dalam tradisi nenek moyang: memakai koteka, tinggal di honai, dan menjalankan ritual adat secara turun-temurun.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Apa yang Bisa Dinikmati?</strong></h3>



<ul class="wp-block-list">
<li>Festival Lembah Baliem yang penuh warna dan makna budaya.</li>



<li>Interaksi dengan masyarakat suku asli yang ramah.</li>



<li>Lanskap alam yang luar biasa: pegunungan, sungai, dan lembah hijau</li>
</ul>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Budaya yang Kental</strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Suku Dani menjaga tradisi pemotongan jari sebagai tanda berduka. Mereka juga memiliki tarian perang, sistem sosial, dan bahasa yang unik dari dunia modern.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Cara Menuju Lokasi</strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Dari Jakarta, terbang ke Jayapura (Bandara Sentani), lalu lanjut dengan penerbangan kecil ke Bandara Wamena. Dari sana, kamu bisa eksplorasi berbagai desa dan kampung adat.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Siap Jelajahi Sisi Aneh dan Ajaibnya Indonesia?</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Itulah 7 tempat wisata terunik di Indonesia yang mungkin tak akan kamu percaya… sampai benar-benar menginjakkan kaki di sana. Tempat-tempat ini bukan hanya menawarkan keindahan visual, tapi juga kedalaman budaya dan cerita yang akan memperkaya pengalaman traveling kamu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jadi, destinasi mana yang paling bikin kamu penasaran? Yuk, mulai susun rencana dan wujudkan perjalanan impianmu! /<strong><em>Journey of Indonesia</em></strong></p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/travel/wisata-terunik-di-indonesia/">7 Tempat Wisata Terunik di Indonesia yang Bikin Kamu Tak Percaya Sebelum Melihat Sendiri!</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">19117</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kompetisi Housekeeping Archipelago 2025 Hadirkan 7 Finalis Top</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/travel/hotels/kompetisi-housekeeping-archipelago-2025-hadirkan-7-finalis-top/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[eR Bee]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Oct 2025 12:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hotels]]></category>
		<category><![CDATA[Archipelago]]></category>
		<category><![CDATA[Archipelago Bed Making Battle: The Grand Championship 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Destinasi]]></category>
		<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[Hotel]]></category>
		<category><![CDATA[International Housekeeping Week]]></category>
		<category><![CDATA[Journey of Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Wonderful Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://journeyofindonesia.com/?p=20278</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA – Sebagai bagian dari perayaan International Housekeeping Week, Archipelago kembali menghadirkan kompetisi bergengsi Archipelago Bed Making Battle: The Grand Championship 2025. Acara yang berlangsung pada Senin, 29 September 2025 di Aston Kuta Hotel &#38; Residence, Bali ini mempertemukan tujuh finalis housekeeper terbaik dari seluruh Indonesia, hasil seleksi ketat dari kompetisi regional. Mereka datang dari [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/travel/hotels/kompetisi-housekeeping-archipelago-2025-hadirkan-7-finalis-top/">Kompetisi Housekeeping Archipelago 2025 Hadirkan 7 Finalis Top</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">JAKARTA – Sebagai bagian dari perayaan <a href="https://www.facebook.com/RadissonBluGorakhpur/videos/international-housekeeping-week-2024-day-1-8th-september-2024were-kicking-off-in/1725426038244140/">International Housekeeping Week,</a> Archipelago kembali menghadirkan kompetisi bergengsi Archipelago Bed Making Battle: The Grand Championship 2025. Acara yang berlangsung pada Senin, 29 September 2025 di Aston Kuta Hotel &amp; Residence, Bali ini mempertemukan tujuh finalis housekeeper terbaik dari seluruh Indonesia, hasil seleksi ketat dari kompetisi regional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mereka datang dari berbagai properti Archipelago, mulai dari Aston Denpasar Hotel &amp; Convention Center, Aston Batam Hotel &amp; Residence, Aston Sentul Lake Resort &amp; Conference Center, Aston Kupang Hotel &amp; Convention Center, Aston Inn Mataram, fave+ hotel Banjarbaru, hingga fave hotel Bitung – North Sulawesi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Para peserta ditantang merapikan tempat tidur hanya dalam waktu tiga menit, dengan penilaian yang mencakup kerapian, teknik, akurasi, hingga presentasi akhir sesuai standar <a href="https://journeyofindonesia.com/travel/hotels/rayakan-80-tahun-kemerdekaan-ri-135-hotel-archipelago-tawarkan-diskon-hingga-45-persen-di-harbooknas-2025/">Archipelago</a>. “Ajang ini mencerminkan kerja keras dan dedikasi tim housekeeping kami dalam memperhatikan setiap detail. Kompetisi ini juga menjadi bentuk apresiasi bagi mereka yang selama ini bekerja di balik layar, memastikan kenyamanan para tamu,” ujar Winston Hanes, Senior Vice President of Operations Archipelago.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="740" height="370" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/Finalis-Archipelago-Bed-Making-Battle-The-Grand-Championship-Ist.jpg" alt="" class="wp-image-20280" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/Finalis-Archipelago-Bed-Making-Battle-The-Grand-Championship-Ist.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/Finalis-Archipelago-Bed-Making-Battle-The-Grand-Championship-Ist-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/Finalis-Archipelago-Bed-Making-Battle-The-Grand-Championship-Ist-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Finalis Archipelago Bed Making Battle, The Grand Championship (Ist)</em></figcaption></figure>
</div>


<p class="wp-block-paragraph">Kehadiran para siswa sekolah perhotelan, tamu undangan, hingga sponsor ternama seperti King Koil, Spring Air, dan Avanti Linen &amp; Towel, menambah semarak gelaran ini. Dewan juri yang terdiri dari jajaran manajemen Archipelago, seperti Sari Kusumaningrum, I Gede Arya Pering Arimbawa, Berri Naurika, dan Gusti Cayaningrat, akhirnya menetapkan Imanuddin dari Aston Sentul Lake Resort &amp; Conference Center sebagai juara pertama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Saya sangat bersyukur dapat kembali memenangkan Archipelago Bed Making Battle. Kunci keberhasilan saya adalah latihan intensif dengan batas waktu dua menit agar hasil semakin sempurna. Terima kasih kepada Archipelago dan Aston Sentul yang selalu memberi dukungan,” ujar Imanuddin setelah menerima piala bergilir National Championship, hadiah uang tunai, serta bingkisan menarik dari panitia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kompetisi ini menegaskan komitmen Archipelago dalam menjaga standar layanan tertinggi. Lebih dari sekadar lomba, Bed Making Battle menjadi panggung yang mengapresiasi ketekunan housekeeper sebagai garda terdepan dalam menjaga kenyamanan tamu hotel. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.archipelagointernational.com atau ikuti akun resmi Instagram @archipelagointernational./ <strong><em>JOURNEY OF INDONESIA</em></strong> | iBonk</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/travel/hotels/kompetisi-housekeeping-archipelago-2025-hadirkan-7-finalis-top/">Kompetisi Housekeeping Archipelago 2025 Hadirkan 7 Finalis Top</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">20278</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Anti Pegal &#038; Cegah Microsleep, Subaru Hadirkan Emergency Stop Assist dan Jok Ergonomis di Indonesia</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/lifestyle/automotive/anti-pegal-cegah-microsleep-subaru-hadirkan-emergency-stop-assist-dan-jok-ergonomis-di-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Sep 2025 03:37:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Automotive]]></category>
		<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[Hotel]]></category>
		<category><![CDATA[Journey of Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Otomotif]]></category>
		<category><![CDATA[Subaru]]></category>
		<category><![CDATA[The All-New Subaru Forester.]]></category>
		<category><![CDATA[Wonderful Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://journeyofindonesia.com/?p=20077</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA – Kecelakaan lalu lintas masih menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di dunia. Data World Health Organization (WHO) mencatat, insiden di jalan raya menempati peringkat ke-8 penyebab kematian global. Hilangnya fokus pengemudi akibat microsleep, tekanan darah menurun, atau sekadar rasa lelah, kerap menjadi pemicu utama. Penelitian National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) di Amerika [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/lifestyle/automotive/anti-pegal-cegah-microsleep-subaru-hadirkan-emergency-stop-assist-dan-jok-ergonomis-di-indonesia/">Anti Pegal &amp; Cegah Microsleep, Subaru Hadirkan Emergency Stop Assist dan Jok Ergonomis di Indonesia</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">JAKARTA – Kecelakaan lalu lintas masih menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di dunia. Data World Health Organization (WHO) mencatat, insiden di jalan raya menempati peringkat ke-8 penyebab kematian global. Hilangnya fokus pengemudi akibat microsleep, tekanan darah menurun, atau sekadar rasa lelah, kerap menjadi pemicu utama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penelitian National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) di Amerika Serikat bahkan menunjukkan, kehilangan konsentrasi hanya empat detik saat mobil melaju 100 km/jam setara dengan kendaraan meluncur lebih dari 100 meter tanpa kendali. Fakta ini menegaskan, keselamatan di jalan raya bukan hanya bergantung pada kewaspadaan pengemudi, tetapi juga pada kecerdasan kendaraan dalam merespons kondisi darurat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Subaru menjawab tantangan tersebut dengan memperkenalkan fitur Emergency Stop Assist, bagian dari teknologi Subaru EyeSight® generasi terbaru yang terintegrasi dengan Driver Monitoring System (DMS). Sistem ini akan mengambil alih kendali ketika mendeteksi pengemudi tidak memberi respons, seperti mata terpejam terlalu lama atau tidak ada gerakan pada setir. Mobil akan mengeluarkan peringatan suara dan visual, memperlambat laju, berhenti aman di sisi jalan, menyalakan lampu hazard, hingga membuka kunci pintu otomatis agar pertolongan dapat dilakukan dari luar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Bagi Subaru, keselamatan dan kenyamanan adalah prioritas utama. Emergency Stop Assist dan Jok Anti Pegal merupakan wujud komitmen kami untuk selalu menghadirkan teknologi yang benar-benar bermanfaat bagi pengemudi dan penumpang,” ujar Arie Christopher, Chief Executive Officer Subaru Indonesia.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full is-resized"><img decoding="async" width="740" height="370" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/09/Emergency-Stop-Assist-Subaru-Ist.jpg" alt="" class="wp-image-20079" style="width:740px;height:auto" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/09/Emergency-Stop-Assist-Subaru-Ist.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/09/Emergency-Stop-Assist-Subaru-Ist-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/09/Emergency-Stop-Assist-Subaru-Ist-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Emergency Stop Assist Subaru (Ist)</em></figcaption></figure>
</div>


<p class="wp-block-paragraph">Tak hanya soal keselamatan, Subaru juga memperhatikan kesehatan jangka panjang pengemudi lewat Medical Ergonomic Seat, atau yang populer disebut Jok Anti Pegal. Kursi ini dikembangkan bersama institusi medis di Jepang dengan pendekatan ilmiah untuk menopang panggul dan punggung bawah, mengurangi tekanan di area leher serta pinggang, sekaligus menjaga postur tubuh tetap ideal sepanjang perjalanan. Bagi pengemudi yang sering menempuh jarak jauh, fitur ini memberi kenyamanan ekstra sekaligus mendukung kesehatan tulang belakang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kehadiran dua inovasi ini mempertegas posisi Subaru di tengah tren digitalisasi otomotif global. Alih-alih sekadar mengejar teknologi pintar, merek asal Jepang ini menekankan bahwa mobil juga harus mampu merawat pengemudi dan penumpangnya. Subaru ingin menjadi partner perjalanan, bukan sekadar alat transportasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di Indonesia, fitur Emergency Stop Assist dan Jok Anti Pegal sudah tersedia pada model The All-New Subaru Forester. Setiap unit yang dipasarkan melalui Plaza Subaru dilengkapi garansi resmi lima tahun/180.000 km, servis gratis tiga tahun/30.000 km, serta layanan Subaru Roadside Assistance (SRA) 24 jam selama lima tahun. Informasi lengkap dapat diakses melalui situs resmi Subaru Indonesia atau akun Instagram @subaru.indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sejak resmi kembali ke Indonesia pada Februari 2020 lewat PT Plaza Auto Mega, Subaru konsisten menghadirkan DNA khasnya: Symmetrical AWD, Boxer Engine, dan performa sporty yang lahir dari tradisi motorsport. Dengan tujuh dealer berstandar global, Subaru Indonesia terus membangun reputasi sebagai merek yang mengutamakan pengalaman berkendara autentik, aman, dan penuh semangat./ <strong><em>JOURNEY OF INDONESIA</em></strong> | iBonk</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/lifestyle/automotive/anti-pegal-cegah-microsleep-subaru-hadirkan-emergency-stop-assist-dan-jok-ergonomis-di-indonesia/">Anti Pegal &amp; Cegah Microsleep, Subaru Hadirkan Emergency Stop Assist dan Jok Ergonomis di Indonesia</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">20077</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ratu Boko: Menyapa Senja, Merawat Sejarah, Menghidupkan Masyarakat</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/travel/ratu-boko-menyapa-senja-merawat-sejarah-menghidupkan-masyarakat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Jul 2025 03:02:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tourism]]></category>
		<category><![CDATA[Travel]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Candi]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Journey of Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Pesona Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Ratu Boko]]></category>
		<category><![CDATA[Wonderful Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Yogyakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://journeyofindonesia.com/?p=19574</guid>

					<description><![CDATA[<p>YOGYAKARTA — Saat mentari mulai condong ke barat dan langit berubah warna menjadi oranye keemasan, siluet megah Ratu Boko muncul dengan anggun dari balik perbukitan. Di puncak bukit itu, sejarah seolah berbicara pelan melalui puing-puing istana kuno, menyapa setiap pengunjung yang datang bukan hanya untuk menikmati panorama, tetapi juga untuk meresapi napas peradaban yang masih [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/travel/ratu-boko-menyapa-senja-merawat-sejarah-menghidupkan-masyarakat/">Ratu Boko: Menyapa Senja, Merawat Sejarah, Menghidupkan Masyarakat</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">YOGYAKARTA — Saat mentari mulai condong ke barat dan langit berubah warna menjadi oranye keemasan, siluet megah <a href="https://en.wikipedia.org/wiki/Ratu_Boko">Ratu Boko</a> muncul dengan anggun dari balik perbukitan. Di puncak bukit itu, sejarah seolah berbicara pelan melalui puing-puing istana kuno, menyapa setiap pengunjung yang datang bukan hanya untuk menikmati panorama, tetapi juga untuk meresapi napas peradaban yang masih mengalir.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ratu Boko bukan sekadar destinasi wisata. Situs purbakala ini merupakan simbol kejayaan masa lalu yang kini dihidupkan kembali dalam semangat baru: pelestarian budaya yang inklusif dan berkelanjutan. Dibangun bukan sebagai candi, melainkan istana atau tempat peristirahatan bangsawan pada masa Mataram Kuno, kompleks Ratu Boko menyimpan jejak sejarah dalam bentuk gerbang paduraksa yang menjulang, paseban luas, serta kolam-kolam pemandian yang masih tertata rapi.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="740" height="370" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/07/Salah-satu-sudut-situs-Candi-Ratu-Boko-DenPo.jpg" alt="" class="wp-image-19577" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/07/Salah-satu-sudut-situs-Candi-Ratu-Boko-DenPo.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/07/Salah-satu-sudut-situs-Candi-Ratu-Boko-DenPo-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/07/Salah-satu-sudut-situs-Candi-Ratu-Boko-DenPo-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Salah satu sudut situs Candi Ratu Boko (DenPo)</em></figcaption></figure>
</div>


<p class="wp-block-paragraph">Namun daya tarik Ratu Boko tidak hanya terletak pada peninggalan arkeologinya. Kawasan ini kini juga menjadi contoh nyata bagaimana situs sejarah dapat dikelola secara modern tanpa meninggalkan kearifan lokal. Konsep pariwisata berkelanjutan diterapkan di sini dengan melibatkan langsung masyarakat sekitar dalam berbagai lini. Mulai dari pengelola homestay, pemandu wisata, penjaja makanan tradisional, hingga pengrajin lokal, semuanya menjadi bagian dari narasi baru Ratu Boko.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengunjung tidak hanya diajak menyusuri masa lalu melalui cerita-cerita rakyat dan catatan sejarah, tetapi juga dikenalkan pada kekayaan budaya setempat yang hidup dalam kerajinan tangan, kuliner, hingga sambutan ramah warga desa. Langkah-langkah pelestarian pun terus digalakkan: penggunaan bahan ramah lingkungan pada kios UMKM, pengurangan plastik sekali pakai, serta edukasi kebersihan bagi setiap wisatawan menjadi bagian tak terpisahkan dari komitmen ini.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="740" height="370" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/07/Salah-satu-sudut-puing-Candi-Ratu-Boko-DenPo.jpg" alt="" class="wp-image-19576" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/07/Salah-satu-sudut-puing-Candi-Ratu-Boko-DenPo.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/07/Salah-satu-sudut-puing-Candi-Ratu-Boko-DenPo-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/07/Salah-satu-sudut-puing-Candi-Ratu-Boko-DenPo-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Salah satu sudut puing Candi Ratu Boko (DenPo)</em></figcaption></figure>
</div>


<p class="wp-block-paragraph">Senja di Ratu Boko bukan sekadar pemandangan yang indah. Ia menjadi simbol perenungan—tentang pentingnya menjaga warisan budaya dan alam dengan cara yang saling menghidupi. Panorama matahari tenggelam yang memantul di bebatuan purba seolah mengajak setiap orang untuk tidak hanya datang, tetapi juga ikut menjaga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kini, Ratu Boko telah menjelma sebagai ruang dialog antara masa lalu dan masa kini. Sebuah situs sejarah yang tak hanya menyimpan kisah kejayaan, tetapi juga mencerminkan masa depan pariwisata yang inklusif, lestari, dan berbasis masyarakat. Di tempat ini, sejarah tidak sekadar diceritakan—ia terus dihidupkan, hari demi hari./<strong><em> JOURNEY OF INDONESIA</em></strong> | DenPo</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/travel/ratu-boko-menyapa-senja-merawat-sejarah-menghidupkan-masyarakat/">Ratu Boko: Menyapa Senja, Merawat Sejarah, Menghidupkan Masyarakat</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">19574</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Liburan Sekolah 2025, Menpar Imbau Wisata Aman dan Maksimalkan Stimulus Rp24 Triliun</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/news/liburan-sekolah-2025-menpar-imbau-wisata-aman-dan-maksimalkan-stimulus-rp24-triliun/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Jun 2025 07:23:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[CHSE]]></category>
		<category><![CDATA[Journey of Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Liburan Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Widiyanti Putri Wardhana]]></category>
		<category><![CDATA[Wonderful Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://journeyofindonesia.com/?p=18989</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA – Memasuki musim libur sekolah pertengahan tahun 2025, Kementerian Pariwisata mengeluarkan sejumlah imbauan penting untuk memastikan keamanan dan kenyamanan para wisatawan nusantara. Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, menekankan pentingnya mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas wisata, terutama saat mobilitas masyarakat meningkat tajam selama periode ini. Dalam pernyataannya di Jakarta, Kamis (19/6), Menpar mengajak keluarga Indonesia [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/news/liburan-sekolah-2025-menpar-imbau-wisata-aman-dan-maksimalkan-stimulus-rp24-triliun/">Liburan Sekolah 2025, Menpar Imbau Wisata Aman dan Maksimalkan Stimulus Rp24 Triliun</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">JAKARTA – Memasuki musim libur sekolah pertengahan tahun 2025, <a href="https://kemenpar.go.id">Kementerian Pariwisata</a> mengeluarkan sejumlah imbauan penting untuk memastikan keamanan dan kenyamanan para wisatawan nusantara. <em>Menteri Pariwisata</em>, <strong>Widiyanti Putri Wardhana</strong>, menekankan pentingnya mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas wisata, terutama saat mobilitas masyarakat meningkat tajam selama periode ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam pernyataannya di Jakarta, Kamis (19/6), Menpar mengajak keluarga Indonesia untuk menjadikan liburan kali ini sebagai momen berkualitas tanpa mengabaikan aspek keamanan. “Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk selalu memilih moda transportasi yang laik jalan, berizin resmi, dan mematuhi protokol keselamatan, agar perjalanan wisata tetap aman dan menyenangkan,” ucapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sejalan dengan itu, Kemenpar juga telah mendistribusikan Surat Edaran kepada pemerintah daerah serta pelaku industri pariwisata, lengkap dengan 23 modul panduan mitigasi risiko yang mendukung implementasi prinsip <em>Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability (CHSE)</em>. Panduan ini dirancang untuk memperkuat kesiapan destinasi wisata menghadapi lonjakan kunjungan wisatawan domestik selama liburan sekolah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menpar juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor untuk menjaga ketertiban dan pelayanan optimal selama musim liburan. “Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar ekosistem pariwisata mampu memberikan pengalaman liburan yang aman dan berkesan,” lanjutnya.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="740" height="370" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/Pengunjung-di-sebuah-taman-hiburan-Ist.jpg" alt="" class="wp-image-18991" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/Pengunjung-di-sebuah-taman-hiburan-Ist.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/Pengunjung-di-sebuah-taman-hiburan-Ist-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/Pengunjung-di-sebuah-taman-hiburan-Ist-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Pengunjung di sebuah taman hiburan (Ist)</em></figcaption></figure>
</div>


<p class="wp-block-paragraph">Sebagai upaya strategis mendongkrak pergerakan wisatawan domestik dan memperkuat perekonomian daerah, pemerintah turut meluncurkan paket stimulus pariwisata senilai Rp24,44 triliun. Paket ini berlaku sepanjang Juni hingga Juli 2025 dan menyasar konsumsi domestik di sektor transportasi dan akomodasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rinciannya mencakup diskon tiket kereta api hingga 30% untuk 2,8 juta penumpang, potongan tarif pesawat kelas ekonomi sebesar 6%, serta diskon 50% untuk angkutan laut. Selain itu, tersedia juga potongan tarif tol sebesar 20% yang ditargetkan menjangkau lebih dari 110 juta pengguna jalan tol nasional, dengan total anggaran gabungan mencapai lebih dari Rp1,5 triliun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemenpar juga telah mengoptimalkan kampanye nasional #DiIndonesiAja untuk mengajak masyarakat mengeksplorasi destinasi dalam negeri. Kampanye ini didukung promosi besar-besaran atas paket wisata sekolah hasil kolaborasi antara kementerian dan pelaku industri pariwisata.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Menpar, momentum liburan sekolah ini menjadi salah satu pendorong utama realisasi target 1,08 miliar perjalanan wisatawan nusantara sepanjang tahun 2025. “Kami ingin liburan sekolah ini tidak hanya memberikan kebahagiaan keluarga, tetapi juga menjadi mesin penggerak ekonomi nasional di kuartal kedua,” pungkasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan sinergi antara pemerintah, industri, dan masyarakat, diharapkan libur sekolah tahun ini akan menjadi momen yang tidak hanya aman dan nyaman, tetapi juga berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia./ <strong><em>JOURNEY OF INDONESIA</em></strong> | iBonk</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/news/liburan-sekolah-2025-menpar-imbau-wisata-aman-dan-maksimalkan-stimulus-rp24-triliun/">Liburan Sekolah 2025, Menpar Imbau Wisata Aman dan Maksimalkan Stimulus Rp24 Triliun</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">18989</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pesona Wisata Dieng Wonosobo: Negeri di Atas Awan yang Memukau</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/travel/pesona-wisata-dieng-wonosobo-negeri-di-atas-awan-yang-memukau/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[eR Bee]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Jun 2025 03:29:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tourism]]></category>
		<category><![CDATA[Travel]]></category>
		<category><![CDATA[Dieng]]></category>
		<category><![CDATA[Journey of Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Pesona Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Wonderful Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://journeyofindonesia.com/?p=18980</guid>

					<description><![CDATA[<p>Wisata Dieng Wonosobo: Surga Tersembunyi di Tengah Jawa Dieng Wonosobo adalah salah satu destinasi wisata alam paling memesona di Indonesia yang terletak di dataran tinggi Jawa Tengah. Berada di ketinggian sekitar 2.000 meter di atas permukaan laut (mdpl), Dieng menawarkan udara sejuk cenderung dingin, lanskap alam luar biasa, serta budaya lokal yang unik. Bahkan pada [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/travel/pesona-wisata-dieng-wonosobo-negeri-di-atas-awan-yang-memukau/">Pesona Wisata Dieng Wonosobo: Negeri di Atas Awan yang Memukau</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h1 class="wp-block-heading">Wisata Dieng Wonosobo: Surga Tersembunyi di Tengah Jawa</h1>



<p class="wp-block-paragraph">Dieng Wonosobo adalah salah satu destinasi wisata alam paling memesona di Indonesia yang terletak di dataran tinggi Jawa Tengah. Berada di ketinggian sekitar <strong>2.000 meter di atas permukaan laut (mdpl)</strong>, Dieng menawarkan udara sejuk cenderung dingin, lanskap alam luar biasa, serta budaya lokal yang unik. Bahkan pada musim kemarau (sekitar Juni–Agustus), suhu bisa turun hingga <strong>di bawah 0°C</strong>, dan embun es atau “bun upas” muncul di pagi hari — sebuah fenomena langka di daerah tropis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dieng punya keunikan yang jarang ditemukan di tempat wisata lain:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Kombinasi antara <strong>keindahan alam</strong>,</li>



<li><strong>Aktivitas geologi</strong> seperti kawah dan sumber panas bumi,</li>



<li>Hingga <strong>warisan budaya dan sejarah</strong> dari masa Hindu Kuno.</li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Banyak orang menyebut Dieng sebagai “<strong>negeri para dewa</strong>” karena nuansanya yang magis. Kata “Dieng” sendiri berasal dari bahasa Kawi: <strong>&#8220;Di&#8221; berarti tempat, dan &#8220;Hyang&#8221; berarti dewa</strong>, jadi bisa diartikan sebagai tempat para dewa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dieng cocok untuk kamu yang ingin “kabur” dari keramaian kota, menghirup udara segar, menikmati panorama alam, serta belajar sejarah dan budaya dalam satu perjalanan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Lokasi dan Cara Menuju Dieng Wonosobo</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk menikmati semua keindahan ini, penting untuk tahu lokasi dan akses ke Dieng. Berikut penjelasan lengkapnya:</p>



<h3 class="wp-block-heading">Lokasi Wisata Dieng Secara Geografis dan Administratif</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Secara geografis, <strong>Dieng Plateau</strong> terletak di antara dua kabupaten:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Kabupaten Wonosobo</strong> (akses utama)</li>



<li><strong>Kabupaten Banjarnegara</strong></li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, <strong>pintu masuk wisatawan umumnya melalui Wonosobo</strong>, karena rute dari sana lebih mudah, infrastruktur lebih memadai, dan tersedia banyak penginapan, warung makan, hingga jasa tour lokal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Koordinat wilayah ini adalah sekitar <strong>7°11′ LS dan 109°55′ BT</strong>.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Tempat Wisata Populer di Dieng</h2>



<h3 class="wp-block-heading">1. Bukit Sikunir – Surga Golden Sunrise</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Bukit Sikunir terkenal sebagai spot terbaik menikmati <strong>Golden Sunrise</strong> di Indonesia. Dari puncaknya, kamu bisa melihat matahari terbit dengan latar belakang Gunung Sindoro, Merapi, Merbabu, hingga Slamet. Waktu terbaik adalah pukul 04.30–05.30 pagi.</p>



<h3 class="wp-block-heading">2. Telaga Warna dan Telaga Pengilon</h3>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="763" height="506" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/telaga_warna.webp" alt="telaga warna" class="wp-image-18982" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/telaga_warna.webp 763w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/telaga_warna-300x199.webp 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/telaga_warna-750x497.webp 750w" sizes="(max-width: 763px) 100vw, 763px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>foto : Istimewa</em></figcaption></figure>
</div>


<p class="wp-block-paragraph">Dua danau yang terletak bersebelahan ini memiliki keunikan masing-masing. Telaga Warna bisa berubah warna karena kandungan sulfur, sedangkan Telaga Pengilon jernih seperti cermin. Keduanya dikelilingi hutan dan perbukitan yang sejuk.</p>



<h3 class="wp-block-heading">3. Kawah Sikidang</h3>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="762" height="507" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/kawah_sikidang.webp" alt="kawah sikidang" class="wp-image-18984" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/kawah_sikidang.webp 762w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/kawah_sikidang-300x200.webp 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/kawah_sikidang-750x499.webp 750w" sizes="(max-width: 762px) 100vw, 762px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>foto : Istimewa</em></figcaption></figure>
</div>


<p class="wp-block-paragraph">Kawah aktif ini memperlihatkan aktivitas vulkanik dari dekat. Asap dan gelembung lumpur panas menjadi daya tarik tersendiri. Terdapat jalur pedestrian yang aman untuk wisatawan.</p>



<h3 class="wp-block-heading">4. Kompleks Candi Arjuna</h3>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="762" height="505" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/candi_arjuna.webp" alt="candi arjuna" class="wp-image-18983" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/candi_arjuna.webp 762w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/candi_arjuna-300x199.webp 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/candi_arjuna-750x497.webp 750w" sizes="(max-width: 762px) 100vw, 762px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>foto : Istimewa</em></figcaption></figure>
</div>


<p class="wp-block-paragraph">Kompleks candi Hindu peninggalan abad ke-7 ini berdiri di tengah padang rumput. Candi Arjuna dan candi lainnya menjadi saksi bisu sejarah kerajaan Mataram Kuno yang penuh misteri.</p>



<h3 class="wp-block-heading">5. Batu Pandang Ratapan Angin</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Dari batu besar ini, kamu bisa melihat panorama Telaga Warna dari ketinggian. Cocok untuk berfoto atau sekadar duduk santai menikmati semilir angin pegunungan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Keindahan Alam Dieng yang Sulit Dilupakan</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Dieng bukan sekadar destinasi wisata biasa. Suasana tenang, udara yang sejuk, serta panorama alam yang luar biasa membuat siapa pun ingin kembali lagi. Di pagi hari, awan tipis menyelimuti lembah, menciptakan pemandangan seperti negeri dongeng. Malam hari, kamu bisa menyaksikan langit berbintang yang sangat jernih, cocok untuk <strong>astrophotography</strong>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ditambah dengan budaya lokal seperti tradisi <strong>Ruwatan Anak Gimbal</strong>, kuliner khas seperti <strong>mie ongklok</strong> dan <strong>carica</strong>, serta keramahan penduduk setempat, pengalaman liburanmu di Dieng dijamin tidak akan terlupakan.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Rute dan Akses Menuju Dieng dari Berbagai Kota</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Berikut beberapa alternatif transportasi untuk menuju Dieng, tergantung dari titik keberangkatan kamu:</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>1. Dari Jakarta</strong></h4>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Kereta:</strong><br>Naik kereta ke Stasiun <strong>Purwokerto</strong> atau <strong>Kutoarjo</strong>, lalu lanjutkan perjalanan darat ke Wonosobo (±2–3 jam).</li>



<li><strong>Bus Langsung:</strong><br>Dari Terminal Kampung Rambutan / Pulo Gebang naik bus AKAP jurusan <strong>Jakarta–Wonosobo</strong> (±9–10 jam perjalanan).</li>



<li><strong>Mobil Pribadi:</strong><br>Via tol Trans Jawa ke arah exit <strong>Bawen – Temanggung – Wonosobo – Dieng</strong> (±8 jam perjalanan total).</li>
</ul>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>2. Dari Yogyakarta</strong></h4>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Bus:</strong><br>Naik bus rute Jogja–Magelang, lanjut ke Wonosobo, lalu naik angkutan kecil ke Dieng.</li>



<li><strong>Motor/Mobil:</strong><br>Jalur: Jogja – Magelang – Parakan – Wonosobo – Dieng (±4–5 jam).</li>
</ul>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>3. Dari Semarang</strong></h4>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Mobil Pribadi atau Travel:</strong><br>Jalur: Semarang – Ambarawa – Temanggung – Wonosobo – Dieng (±4 jam).</li>
</ul>



<h3 class="wp-block-heading">Transportasi Lokal Menuju Dieng dari Wonosobo</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Setibanya di Wonosobo, kamu masih perlu menempuh jarak ±26 km ke kawasan utama Dieng. Ada beberapa opsi transportasi:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Minibus/angkot lokal</strong>: dari Terminal Mendolo menuju Dieng, tarif sekitar Rp 25.000–30.000.</li>



<li><strong>Sewa motor/mobil</strong>: cocok untuk fleksibilitas, apalagi jika ingin keliling banyak spot.</li>



<li><strong>Ojek online atau konvensional</strong>: tersedia, tapi pastikan negosiasi tarif.</li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Jalur menuju Dieng cukup menanjak dan berkelok, jadi pastikan kendaraan dalam kondisi prima jika membawa sendiri.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Tips Berkunjung ke Dieng</h2>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Gunakan jaket tebal:</strong> Suhu bisa mencapai 5°C, bahkan minus saat musim kemarau.</li>



<li><strong>Datang di musim kemarau (Juni–Agustus):</strong> Waktu terbaik menikmati sunrise.</li>



<li><strong>Bawa uang tunai secukupnya:</strong> ATM terbatas di kawasan wisata.</li>



<li><strong>Persiapkan fisik:</strong> Beberapa tempat seperti Bukit Sikunir memerlukan trekking ringan.</li>



<li><strong>Jangan lupa kamera!</strong> Pemandangan di sini sangat Instagramable!</li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Wisata Dieng Wonosobo adalah pilihan tepat buat kamu yang ingin menjelajah alam sekaligus merasakan suasana pegunungan yang magis. Mulai dari sunrise di Bukit Sikunir, telaga warna-warni, kawah aktif, hingga peninggalan sejarah berupa candi — semua bisa kamu temukan dalam satu kawasan yang masih asri dan terjaga. / <strong><em>Journey of Indonesia</em></strong> | eR Bee</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/travel/pesona-wisata-dieng-wonosobo-negeri-di-atas-awan-yang-memukau/">Pesona Wisata Dieng Wonosobo: Negeri di Atas Awan yang Memukau</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">18980</post-id>	</item>
		<item>
		<title>BBTF 2025 di Bali Jadi Gerbang Strategis Promosi Pariwisata Indonesia ke Dunia</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/news/bbtf-2025-di-bali-jadi-gerbang-strategis-promosi-pariwisata-indonesia-ke-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Jun 2025 00:12:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Bali & Beyond Travel Fair]]></category>
		<category><![CDATA[BBTF 2025]]></category>
		<category><![CDATA[I Putu Winastra]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenpar]]></category>
		<category><![CDATA[Ni Made Ayu Marthini]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Widiyanti Putri Wardhana]]></category>
		<category><![CDATA[Wonderful Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://journeyofindonesia.com/?p=18950</guid>

					<description><![CDATA[<p>BALI — Pameran pariwisata internasional Bali &#38; Beyond Travel Fair (BBTF) 2025 kembali digelar dengan semangat baru yang lebih kuat. Diselenggarakan di Bali International Convention Center (BICC), Nusa Dua, ajang ini bukan sekadar tempat transaksi antar pelaku industri pariwisata, tetapi juga menjadi pintu gerbang utama bagi Indonesia untuk menjangkau wisatawan global serta memperkenalkan ragam destinasi [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/news/bbtf-2025-di-bali-jadi-gerbang-strategis-promosi-pariwisata-indonesia-ke-dunia/">BBTF 2025 di Bali Jadi Gerbang Strategis Promosi Pariwisata Indonesia ke Dunia</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">BALI — Pameran pariwisata internasional <a href="https://bbtf.co.id">Bali &amp; Beyond Travel Fair (BBTF) 2025</a> kembali digelar dengan semangat baru yang lebih kuat. Diselenggarakan di Bali International Convention Center (BICC), Nusa Dua, ajang ini bukan sekadar tempat transaksi antar pelaku industri pariwisata, tetapi juga menjadi pintu gerbang utama bagi Indonesia untuk menjangkau wisatawan global serta memperkenalkan ragam destinasi unggulan dari Sabang sampai Merauke.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em><a href="https://kemenpar.go.id">Menteri Pariwisata</a></em> <strong>Widiyanti Putri Wardhana</strong>, yang secara resmi membuka gelaran ini pada Rabu, 11 Juni 2025, menegaskan bahwa BBTF bukan hanya sekadar pameran, melainkan wadah strategis untuk membentuk jejaring, menciptakan inspirasi perjalanan baru, dan memperluas konektivitas pariwisata antar wilayah di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;BBTF adalah penghubung antara Bali dan destinasi-destinasi unggulan lainnya. Ini menjadi cara kita menunjukkan keajaiban Indonesia, baik alam maupun budayanya kepada dunia,” ujar Widiyanti.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada edisi ke-11 ini, BBTF menghadirkan lebih dari 500 buyer dari 45 negara, termasuk Amerika Serikat, Spanyol, Malaysia, Namibia, Thailand, dan Singapura. Mereka berinteraksi dengan pelaku industri lokal dari 11 provinsi di Indonesia seperti Jakarta, Yogyakarta, Nusa Tenggara Timur, hingga Sulawesi Selatan. Target nilai transaksi pun ditingkatkan menjadi Rp7,84 triliun, naik sekitar 3% dari tahun lalu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih dari sekadar promosi, BBTF 2025 menekankan konsep keberlanjutan. Mengusung tema “Indonesia: Preserving Green Nature and Cultural Heritage for The World”, acara ini mencerminkan komitmen Indonesia dalam menjaga warisan budaya serta kelestarian alam sebagai daya tarik utama pariwisata nasional.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="740" height="370" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/Menpar-RI-di-salah-satu-stand-BBTF-2025-Ist.jpg" alt="" class="wp-image-18952" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/Menpar-RI-di-salah-satu-stand-BBTF-2025-Ist.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/Menpar-RI-di-salah-satu-stand-BBTF-2025-Ist-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/Menpar-RI-di-salah-satu-stand-BBTF-2025-Ist-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Menpar RI di salah satu stand BBTF 2025 (Ist)</em></figcaption></figure>
</div>


<p class="wp-block-paragraph">Tak hanya itu, kehadiran Paviliun Wonderful Indonesia hasil kolaborasi Kemenparekraf dengan Bank Indonesia juga menambah warna. Paviliun ini menampilkan kekayaan destinasi unik seperti Pentingsari, Wae Lolos, hingga Kelawi di kawasan Indonesia Timur, memberi panggung bagi tempat-tempat eksotis yang belum banyak dikenal dunia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Widiyanti pun menyoroti pentingnya program Bali and Beyond, yang sejak 2024 mendorong perjalanan wisata lebih merata ke daerah seperti Jembrana, Buleleng, hingga Banyuwangi. Dengan begitu, geliat pariwisata tak hanya terkonsentrasi di Bali Selatan, tapi menyebar ke wilayah lain yang tak kalah menarik.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar</em>, <strong>Ni Made Ayu Marthini</strong>, yang turut mendampingi, menyebut bahwa BBTF adalah momen penting dalam strategi menyambut 16 juta wisatawan mancanegara dan mendorong satu miliar pergerakan wisatawan nusantara hingga akhir 2025.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Ketua ASITA Bali sekaligus Ketua Panitia BBTF</em>, <strong>I Putu Winastra</strong>, menyebutkan bahwa pameran ini unggul dalam tiga hal utama: pascatour yang memberikan pengalaman mendalam, kurasi ketat terhadap pembeli untuk memastikan kualitas kemitraan, serta fokus pada promosi kekuatan pariwisata di seluruh kepulauan Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan pertumbuhan sektor pariwisata Indonesia yang mencapai 9,15% pada kuartal pertama 2025, BBTF 2025 dipercaya akan semakin memperkuat posisi Indonesia di mata dunia sebagai destinasi berkelanjutan dengan daya tarik yang tak tertandingi./ <strong><em>JOURNEY OF INDONESIA </em></strong>| iBonk</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/news/bbtf-2025-di-bali-jadi-gerbang-strategis-promosi-pariwisata-indonesia-ke-dunia/">BBTF 2025 di Bali Jadi Gerbang Strategis Promosi Pariwisata Indonesia ke Dunia</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">18950</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kemenpar Tegaskan Keamanan Wisata Jadi Kunci Daya Saing Destinasi Indonesia</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/news/kemenpar-tegaskan-keamanan-wisata-jadi-kunci-daya-saing-destinasi-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 May 2025 01:37:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Destinasi]]></category>
		<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Kidul]]></category>
		<category><![CDATA[HeHa Sky View]]></category>
		<category><![CDATA[Journey of Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenpar]]></category>
		<category><![CDATA[Wonderful Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://journeyofindonesia.com/?p=18523</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA – Keamanan dan keselamatan wisatawan kini menjadi faktor krusial dalam membangun daya saing destinasi pariwisata di Indonesia. Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menekankan bahwa perlindungan terhadap wisatawan harus menjadi prioritas utama seluruh pelaku industri pariwisata, baik pemerintah maupun swasta. Pernyataan tersebut disampaikan dalam Forum Diskusi Keselamatan dan Keamanan Destinasi Pariwisata yang digelar di HeHa Sky View, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/news/kemenpar-tegaskan-keamanan-wisata-jadi-kunci-daya-saing-destinasi-indonesia/">Kemenpar Tegaskan Keamanan Wisata Jadi Kunci Daya Saing Destinasi Indonesia</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">JAKARTA – Keamanan dan keselamatan wisatawan kini menjadi faktor krusial dalam membangun daya saing destinasi pariwisata di Indonesia. Kementerian Pariwisata (<a href="https://kemenpar.go.id">Kemenpar</a>) menekankan bahwa perlindungan terhadap wisatawan harus menjadi prioritas utama seluruh pelaku industri pariwisata, baik pemerintah maupun swasta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pernyataan tersebut disampaikan dalam Forum Diskusi Keselamatan dan Keamanan Destinasi Pariwisata yang digelar di HeHa Sky View, Gunungkidul, Yogyakarta, pada 10 Mei 2025. Acara ini menjadi ruang kolaboratif lintas sektor untuk memperkuat tata kelola pariwisata yang tangguh dan berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenpar</em>, <strong>Hariyanto</strong>, mengungkapkan bahwa tren wisata saat ini menunjukkan pergeseran orientasi wisatawan yang tidak hanya mencari keindahan alam dan budaya, tetapi juga mengutamakan rasa aman selama berlibur. “Pengalaman wisata yang nyaman hanya bisa terwujud apabila keselamatan menjadi bagian integral dari pengelolaan destinasi,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, pembangunan <a href="https://journeyofindonesia.com/news/kolaborasi-kemenpar-dan-kemenkop-dorong-pokdarwis-jadi-penggerak-ekonomi-desa-wisata/">pariwisata</a> yang berkelanjutan membutuhkan pendekatan menyeluruh dan sinergi antarpemangku kepentingan. “Kolaborasi antara pusat dan daerah, pelaku usaha, komunitas, hingga masyarakat lokal menjadi kunci agar destinasi kita tidak hanya indah, tetapi juga aman dan tangguh menghadapi risiko,” imbuh Hariyanto.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Senada dengan itu, <em>Staf Ahli Menteri Pariwisata Bidang Manajemen Krisis</em>, <strong>Fadjar Hutomo</strong>, menegaskan bahwa jaminan keamanan merupakan aspek fundamental yang harus tertanam dalam tata kelola destinasi. “Pariwisata tidak cukup hanya menjual pesona visual. Risiko harus dipetakan sejak awal dan langkah mitigasi harus tersedia untuk segala kemungkinan. Ini merupakan tanggung jawab bersama,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fadjar berharap forum tersebut dapat menjadi wadah strategis untuk menyatukan perspektif lintas sektor dalam menyusun langkah konkret demi peningkatan keselamatan pariwisata. Menurutnya, kehadiran forum ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kapasitas daerah dalam menghadapi potensi krisis, baik dari sisi alam, sosial, maupun infrastruktur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, <em>Wakil Bupati Gunungkidul</em>, <strong>Joko Purwoto</strong>, menyambut baik upaya peningkatan keamanan destinasi di wilayahnya. Ia mengungkapkan bahwa kawasan Gunungkidul terus berkembang menjadi tujuan wisata favorit di Yogyakarta berkat kolaborasi aktif antara pemerintah dan sektor swasta. “Kami terus mendorong keterlibatan pelaku usaha dalam pengembangan fasilitas wisata yang aman dan nyaman, termasuk akomodasi, atraksi, hingga venue MICE,” kata Joko.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Forum diskusi ini dihadiri oleh berbagai pihak mulai dari perwakilan pemerintah daerah, asosiasi industri pariwisata, komunitas, akademisi, hingga pelaku usaha. Partisipasi aktif seluruh elemen diharapkan mampu memperkuat kesiapsiagaan sektor pariwisata Indonesia dalam menghadapi tantangan global serta menjaga kepercayaan wisatawan domestik dan mancanegara./ <strong><em>JOURNEY OF INDONESIA</em></strong> | iBonk</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/news/kemenpar-tegaskan-keamanan-wisata-jadi-kunci-daya-saing-destinasi-indonesia/">Kemenpar Tegaskan Keamanan Wisata Jadi Kunci Daya Saing Destinasi Indonesia</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">18523</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
