<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Yesaya Abraham Archives | Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</title>
	<atom:link href="https://journeyofindonesia.com/tag/yesaya-abraham/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://journeyofindonesia.com/tag/yesaya-abraham/</link>
	<description>Journey of Indonesia fokus pada perkembangan pariwisata Indonesia, meng-explore budaya, hiburan, life style, kesehatan, hiburan di tanah air</description>
	<lastBuildDate>Sat, 02 May 2026 03:17:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/06/cropped-favicon-1-32x32.png</url>
	<title>Yesaya Abraham Archives | Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</title>
	<link>https://journeyofindonesia.com/tag/yesaya-abraham/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198252186</site>	<item>
		<title>Dinamika Karakter dan Tantangan Para Bintang Sinetron “Beri Cinta Waktu”</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/entertainment/film/dinamika-karakter-dan-tantangan-para-bintang-sinetron-beri-cinta-waktu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 May 2026 02:55:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[FIlm]]></category>
		<category><![CDATA[Angela Gilsha]]></category>
		<category><![CDATA[Beri Cinta Waktu]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[Journey of Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Rassya Hidayah]]></category>
		<category><![CDATA[Sandrinna Michelle]]></category>
		<category><![CDATA[SCTV]]></category>
		<category><![CDATA[SinemArt]]></category>
		<category><![CDATA[Sinetron]]></category>
		<category><![CDATA[Sinetron SCTV]]></category>
		<category><![CDATA[Yesaya Abraham]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://journeyofindonesia.com/?p=23064</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA &#8211; Sinetron &#8220;Beri Cinta Waktu&#8221; di SCTV terus membius pemirsa lewat konflik pelik yang dialami oleh Trian dan Adila. Tak hanya menyajikan alur cerita yang kian seru dan menguras emosi, kehadiran para karakter baru seperti Ara, Sania, dan Fadil berhasil memberikan warna segar yang membuat penonton semakin betah di depan layar. Di balik ketegangan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/film/dinamika-karakter-dan-tantangan-para-bintang-sinetron-beri-cinta-waktu/">Dinamika Karakter dan Tantangan Para Bintang Sinetron “Beri Cinta Waktu”</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">JAKARTA &#8211; Sinetron &#8220;Beri Cinta Waktu&#8221; di <a href="https://www.sctv.co.id" type="link" id="https://www.sctv.co.id">SCTV</a> terus membius pemirsa lewat konflik pelik yang dialami oleh Trian dan Adila. Tak hanya menyajikan alur cerita yang kian seru dan menguras emosi, kehadiran para karakter baru seperti Ara, Sania, dan Fadil berhasil memberikan warna segar yang membuat penonton semakin betah di depan layar. Di balik ketegangan drama yang berlangsung, rupanya ada banyak cerita menarik dan tantangan tersendiri yang dihadapi oleh para pemain selama proses syuting berlangsung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi Yesaya Abraham, memerankan karakter Trian tentu memberikan tantangan emosional yang tidak mudah. Yesaya harus beradaptasi dengan perubahan karakter Trian yang tidak lagi hanya berfokus pada kesedihan akibat kehilangan istrinya, tetapi juga harus menampilkan sisi yang lebih santai atau chillful namun tetap sebagai CEO yang tangguh.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berperan sebagai Trian, pria mapan, ceo dan cool tapi belom bisa <em>move on</em> karena kehilangan istrinya. Seiring berjalannya cerita, Tristan tetep harus bergerak karena dia memiliki kewajiban meskipun agak susah di tengah-tengah suasana masih berduka dan usahanya mencari penyebab kecelakaan yang menyebabkan istrinya meninggal. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Aku berharap penonton tetap menikmati jalan ceritanya, apalagi sekarang banyak tokoh atau pemain baru yang muncul dengan semua perannya. Yang paling sulit adalah menampilkan mimik wajah sedih sedangkan Tristan itu dikenal sebagai tokoh yang cool, tapi so far berjalan lancar”, ungkap Yesaya Abraham.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk menjaga kesehatan mental dan profesionalismenya, Yesaya mengaku berusaha keras agar emosi karakter tidak terbawa ke kehidupan nyata. &#8220;Aku mencoba sekali untuk tidak membawa emosi itu keluar. Kalau kita ikutin, kita hancur sendiri. Jadi bagaimanapun tetap jadi diri sendiri di luar sana,&#8221; kata aktor kelahiran 12 April 2000 ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di sisi lain, ia juga harus fleksibel ketika ada arahan dari sutradara yang mengubah dinamika karakter. &#8220;Kalau di skrip ada perubahan karakter yang berbeda dengan bagaimana Trian sebelumnya, ini yang cukup sulit buat aku. Apalagi kalau ada request dari sutradara. Tapi ya mau tak mau memang harus dilakuin,&#8221; tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk menyalurkan penat, Yesaya menjadikan olahraga sebagai rutinitas. &#8220;Ya, aku rajin nge-gym. Gym menurut aku harus. Kadang-kadang kalau sudah syuting seharian, ada emosi dan kesal, biasanya aku cara keluarin energi negatif itu ya dengan olahraga,&#8221; akunya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Yesaya pun mengakui bahwa memerankan kesedihan menjadi salah satu tantangan terberatnya. &#8220;Cukup menyulitkan, apalagi Trian ini diset jadi CEO yang ada lucunya, di lain sisi banyak juga scene yang emosi. Tapi aku berusaha tetap tampil natural. Kemudian aku juga sebenarnya sulit sekali memerankan adegan yang berbau kesedihan,&#8221; ungkapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, kehadiran Angela Gilsha sebagai karakter Ara di pertengahan cerita memberikan dinamika baru. Angela menceritakan bagaimana awal mula ia bergabung dengan para pemain lain di lokasi syuting. “Peran aku disini sebagai Ara, tokoh baru dalam sinetron Beri Cinta Waktu. Sebenernya agak canggung yah masuk di tengah-tengah episode eh ini udah 200 episode yah. Ara ini sosok perempuan yang tegar dan ceria di tengah semua masalah yang dia hadapi. Yang membedakan sosok Ara dan aku ingin reel yah, palingan cuma rambut poni dan harus warna hitam, itu request sutradara seh biar beda aja gitu,” sebutnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di awal kedatangannya, Angela mengaku sempat merasa canggung dan takut. Namun, rekan kerjanya seperti Julian Jacob sangat membantunya untuk beradaptasi. &#8220;Ya, awal-awal ada takut. Untung ada Julian yang ajak ngobrol dan ajak kenalan sama yang lain,&#8221; ungkapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain penyesuaian gaya rambut yang harus lurus dan hitam, Angela juga harus sigap dengan ritme syuting yang cepat. “Alur cerita dalam Beri Cinta Waktu bisa berubah sewaktu-waktu. Kehadiran karakter baru hingga perkembangan plot yang tak terduga menuntut para pemain untuk selalu sigap,” jelas Angela, yang menggambarkan Ara sebagai sosok wanita yang keras kepala.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="850" height="425" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/Angela-Gilsha-Sandrinna-Michelle-Rassya-Hidayah-dan-Yesaya-Abraham-iBonk.jpg" alt="" class="wp-image-23065" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/Angela-Gilsha-Sandrinna-Michelle-Rassya-Hidayah-dan-Yesaya-Abraham-iBonk.jpg 850w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/Angela-Gilsha-Sandrinna-Michelle-Rassya-Hidayah-dan-Yesaya-Abraham-iBonk-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/Angela-Gilsha-Sandrinna-Michelle-Rassya-Hidayah-dan-Yesaya-Abraham-iBonk-768x384.jpg 768w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/Angela-Gilsha-Sandrinna-Michelle-Rassya-Hidayah-dan-Yesaya-Abraham-iBonk-360x180.jpg 360w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/Angela-Gilsha-Sandrinna-Michelle-Rassya-Hidayah-dan-Yesaya-Abraham-iBonk-750x375.jpg 750w" sizes="(max-width: 850px) 100vw, 850px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Angela Gilsha, Sandrinna Michelle, Rassya Hidayah dan Yesaya Abraham (iBonk)</em></figcaption></figure>
</div>


<p class="wp-block-paragraph">Suasana di lokasi syuting juga semakin berwarna dengan hadirnya karakter Sania yang diperankan oleh Sandrinna Michelle. Sandrinna mengaku karakternya yang cerewet dan centil sangat bertolak belakang dengan kepribadian aslinya. “Peran aku disini sebagai Sania, cewek centil dan ceria dan cerewet juga deh. Aslinya sosok Sania ini beda banget sama aku aslinya, tapi aku sering berlatih seh. Dan Sania ini punya pacar namanya Fadil, yang katanya setia tapi mokondo gitu loh. Ini pertama kalinya seh aku kerja bareng yang Yesaya, kalo sama kak Angela dan Rassya udah pernah sebelumnya. Kegiatan aku disela-sela syuting palingan main game online kali yah, buat netralisir aja seh”</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Sandrinna, tantangan terbesarnya adalah berbicara dengan cepat dan menjaga karakter yang selalu ceria tersebut. &#8220;Aku harus ngomong cepat. Cerewet. Tapi aku suka tantangan baru ini,&#8221; kata aktris berusia 19 tahun itu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tak kalah menarik, Rassya Hidayah yang berperan sebagai Fadil, kekasih dari Sania, juga memberikan warna tersendiri dalam alur cerita. Menurutnya, karakter Fadil ini memiliki sifat yang kurang patut untuk ditiru oleh penonton.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Disini peranku sebagai Fadil, pacarnya Sania yang sebenernya setia tapi mokondo gitu lah. Makanya yah biar cewek-cewek di luar sana, jangan sama sama cowok kayak Fadil ini, pilih yang lain aja deh kecuali kalo udah bucin yah. Karena peranku disini belom terlalu banyak, jadi masih banyak waktu luang yang bisa aku manfaatkan selain kuliah yah ke gym, ketemuan sama temen atau mabar. Pokoknya tetep harus melakukan sesuatu seh. Dan aku harap pemirsa Beri Cinta Waktu bisa menerima dan mendukung kita terus termasuk para pemain yang baru bergabung dalam sinetron ini”</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rassya juga menegaskan bahwa karakter Fadil sangat berbanding terbalik dengan dirinya di kehidupan nyata. &#8220;Jujur, jauh banget. Fadil itu suka memanfaatkan pacarnya. Jangan jadikan contoh. Jangan jadi seperti Fadil yang malas-malasan,&#8221; tegas Rassya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terkait padatnya jadwal syuting, kuliah, dan kegiatan pribadi, Rassya merasa belum menemukan kesulitan berarti.n&#8221;Aku lebih cepat selesai syuting. Pagi kuliah, sore nge-gym, lalu malamnya syuting,&#8221; tutupnya./ <strong><em>JOURNEY OF INDONESIA</em></strong> | iBonk</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/film/dinamika-karakter-dan-tantangan-para-bintang-sinetron-beri-cinta-waktu/">Dinamika Karakter dan Tantangan Para Bintang Sinetron “Beri Cinta Waktu”</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">23064</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Adhisty Zara, Rayn Wijaya, dan Yesaya Abraham Hidupkan Romansa Penuh Luka dalam “Beri Cinta Waktu”</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/entertainment/film/adhisty-zara-rayn-wijaya-dan-yesaya-abraham-hidupkan-romansa-penuh-luka-dalam-beri-cinta-waktu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Oct 2025 12:18:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[FIlm]]></category>
		<category><![CDATA[Adhisty Zara]]></category>
		<category><![CDATA[Rayn Wijaya]]></category>
		<category><![CDATA[Yesaya Abraham]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://journeyofindonesia.com/?p=20529</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA — SCTV kembali menggulirkan tayangan drama romantis yang langsung menyita perhatian pemirsa lewat sinetron Beri Cinta Waktu. Tayang perdana pada 16 Oktober 2025, kisah yang dibintangi Adhisty Zara, Rayn Wijaya, dan Yesaya Abraham ini memadukan romansa, penyesalan, dan pencarian makna cinta di tengah luka masa lalu. Kisahnya berpusat pada Adila (Adhisty Zara), perempuan yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/film/adhisty-zara-rayn-wijaya-dan-yesaya-abraham-hidupkan-romansa-penuh-luka-dalam-beri-cinta-waktu/">Adhisty Zara, Rayn Wijaya, dan Yesaya Abraham Hidupkan Romansa Penuh Luka dalam “Beri Cinta Waktu”</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">JAKARTA — SCTV kembali menggulirkan tayangan drama romantis yang langsung menyita perhatian pemirsa lewat sinetron <a href="https://www.vidio.com/premier/11919/beri-cinta-waktu">Beri Cinta Waktu</a>. Tayang perdana pada 16 Oktober 2025, kisah yang dibintangi Adhisty Zara, Rayn Wijaya, dan Yesaya Abraham ini memadukan romansa, penyesalan, dan pencarian makna cinta di tengah luka masa lalu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kisahnya berpusat pada Adila (Adhisty Zara), perempuan yang hidupnya berubah sejak kehilangan sang adik akibat kecelakaan yang melibatkan Trian (Yesaya Abraham), atasan sekaligus teman masa sekolahnya. Bertahun-tahun kemudian, Adila kembali dipertemukan dengan Trian, namun kini di antara mereka hadir Rama (Rayn Wijaya), dokter berhati lembut yang membawa kedamaian di tengah badai emosi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Jujur saja, ini pengalaman pertama aku di sinetron. Sebelumnya aku cuma main film, jadi awalnya harus banget adaptasi. Di sinetron tuh ritmenya cepat, banyak adegan dalam satu hari, dialognya juga panjang-panjang,” tutur Adhisty Zara sambil tersenyum dalam wawancara via Zoom.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Zara mengakui, meski sudah terbiasa di dunia film, proses produksi sinetron menuntut energi berbeda. “Awalnya sempat kaget, tapi lama-lama enjoy karena teman mainnya seru-seru. Yesaya dan Rayn orangnya sopan tapi juga kocak, jadi di lokasi syuting suasananya cair banget,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dibalik candaan dan kerja cepat, Zara harus menjaga fokus. Ia mengaku sempat grogi di beberapa adegan penting, terutama saat membangun chemistry dengan lawan mainnya. “Kalau dibilang nggak grogi, nanti dibilang sombong. Tapi ya, makin lama makin terbiasa aja,” tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Yesaya Abraham yang memerankan Trian mengaku, karakter yang dibawanya menuntut emosi kompleks. “Trian itu orangnya gengsi. Dia suka sama Adila dari dulu, tapi baru berani nunjukin perasaan setelah hadir saingan—si dokter ini,” katanya sambil tertawa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara Rayn Wijaya yang berperan sebagai Rama justru menghadapi tantangan berbeda. “Paling susah tuh hafalan istilah medis. Kadang pengucapannya bisa kebalik atau salah arti. Tapi aku berusaha tampil natural, karena Rama ini dokter yang lembut dan tulus,” ungkap Rayn.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tak hanya kuat di depan kamera, kebersamaan para pemain juga terbangun erat di balik layar. Basecamp syuting disebut-sebut sudah seperti rumah kedua. “Kita tuh kayak kos-kosan, ada playstation, kadang main bareng. Untungnya semuanya ekstrovert, jadi nyambung aja topiknya,” ujar Zara.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="740" height="370" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/Adhisty-Zara-Rayn-Wijaya-dan-Yesaya-Abraham-Ist.jpg" alt="" class="wp-image-20530" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/Adhisty-Zara-Rayn-Wijaya-dan-Yesaya-Abraham-Ist.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/Adhisty-Zara-Rayn-Wijaya-dan-Yesaya-Abraham-Ist-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/Adhisty-Zara-Rayn-Wijaya-dan-Yesaya-Abraham-Ist-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Adhisty Zara, Rayn Wijaya dan Yesaya Abraham (Ist)</em></figcaption></figure>
</div>


<p class="wp-block-paragraph">Chemistry yang tercipta secara alami itulah yang membuat dinamika hubungan ketiga karakter terasa hidup di layar. Tak jarang, tawa justru mewarnai proses pengambilan gambar. “Kadang yang paling susah tuh nahan ketawa pas take. Soalnya kerja bareng mereka berdua tuh bener-bener penuh canda,” kata Yesaya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski baru tayang beberapa minggu, Beri Cinta Waktu langsung menembus empat besar rating nasional dengan TVR 3,2 dan audience share 14,9 persen. Catatan ini menempatkannya sejajar dengan sejumlah tayangan unggulan <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/film/cinta-di-bawah-tangan-konflik-keluarga-dan-perjuangan-cinta-yang-kian-memanas/">SCTV</a> seperti Merangkai Kisah Indah dan Cinta Sedalam Rindu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pencapaian tersebut memperlihatkan antusiasme penonton terhadap sinetron baru ini. Keberhasilan debut Zara di layar kaca juga menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi para penggemar yang sebelumnya mengenal dirinya lewat film layar lebar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Beri Cinta Waktu bukan sekadar kisah cinta segitiga biasa. Di balik romansa dan konflik antar tokoh, tersimpan tema yang lebih dalam tentang penyesalan dan pengampunan. Adila, Trian, dan Rama masing-masing membawa luka yang belum sembuh, dan cinta menjadi jembatan untuk berdamai dengan masa lalu. “Yang aku suka dari ceritanya, semuanya punya alasan dan luka masing-masing. Jadi bukan cuma cinta-cintaan doang,” kata Rayn menutup perbincangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sinetron ini menandai langkah baru Adhisty Zara di dunia pertelevisian sekaligus mempertemukan tiga aktor muda dengan kemampuan akting yang kuat dan karakter yang saling melengkapi. Dengan chemistry yang terjalin alami dan cerita yang menyentuh, Beri Cinta Waktu menjanjikan drama yang bukan hanya memanjakan mata, tapi juga menggetarkan hati./ <strong><em>JOURNEY OF INDONESIA</em></strong> | iBonk</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/film/adhisty-zara-rayn-wijaya-dan-yesaya-abraham-hidupkan-romansa-penuh-luka-dalam-beri-cinta-waktu/">Adhisty Zara, Rayn Wijaya, dan Yesaya Abraham Hidupkan Romansa Penuh Luka dalam “Beri Cinta Waktu”</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">20529</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
