JAKARTA — Ekspansi global jaringan hotel papan atas kian agresif memasuki awal tahun 2026. InterContinental Hotels Group PLC (IHG) secara resmi memperkenalkan Noted Collection pada Senin (23/2/2026), sebuah brand koleksi premium terbaru yang dirancang untuk merangkul hotel-hotel independen berkualitas tinggi ke dalam ekosistem global mereka.
Langkah ini menandai lahirnya brand ke-21 dalam portofolio IHG, sekaligus mempertegas komitmen perusahaan dalam menguasai segmen upscale hingga upper upscale. Melalui Noted Collection, IHG membidik potensi besar dari sekitar 2,3 juta kamar hotel independen di seluruh dunia yang memiliki karakter unik namun membutuhkan dukungan distribusi dan teknologi skala internasional.
Berbeda dengan pembangunan hotel dari nol, Noted Collection menitikberatkan pada strategi konversi. Model ini memungkinkan pemilik hotel mempertahankan identitas lokal dan desain orisinal properti mereka, sembari menikmati akses ke lebih dari 160 juta anggota IHG One Rewards serta kapabilitas pengelolaan pendapatan kelas dunia.

“Kami sangat antusias menghadirkan Noted Collection ke pasar. Brand ini melengkapi portofolio premium kami sekaligus melanjutkan kesuksesan Vignette Collection di segmen Luxury & Lifestyle, serta konversi brand kami yang berkembang pesat seperti voco dan Garner,” ujar Elie Maalouf, Chief Executive Officer IHG Hotels & Resorts.
Maalouf menambahkan bahwa saat ini terdapat minat yang sangat kuat dari para pemilik hotel yang ingin bergabung dengan kepakaran IHG. Targetnya pun tidak main-main; IHG memproyeksikan kehadiran lebih dari 150 hotel Noted Collection di seluruh dunia dalam satu dekade ke depan. Peluncuran ini akan dilakukan secara bertahap, dimulai dari kawasan Eropa, Timur Tengah, Asia, dan Afrika (EMEAA).
Keunikan Noted Collection terletak pada tiga pilar utama yang disebut sebagai jiwa dari setiap propertinya. Pertama adalah Noteworthy Stays, di mana setiap hotel dipilih berdasarkan narasi sejarah atau desain yang kuat, mulai dari bangunan ikonik kuno hingga arsitektur modern yang eksentrik.
Pilar kedua, The Edit, membawa pendekatan editorial ke dalam pengalaman tamu. Hal ini mencakup kurasi detail kecil seperti ritual penyajian koktail, lanskap suara di area publik, hingga eksplorasi kuliner yang dirancang secara intensional untuk menghubungkan tamu dengan budaya lokal.

Terakhir adalah Conversation Starters, sebuah konsep layanan yang mengedepankan empati dan kehangatan personal. IHG ingin memastikan bahwa interaksi antara staf dan tamu terasa alami, seperti catatan tulisan tangan atau pemilihan objek seni di dalam kamar yang mampu menciptakan kenangan jangka panjang.
Kehadiran Noted Collection menyusul langkah strategis IHG tahun lalu yang mengakuisisi brand urban lifestyle Ruby Hotels. Di dalam hierarki perusahaan, koleksi ini akan bersanding dengan nama-nama besar seperti Crowne Plaza dan Ruby Hotels, serta melengkapi lini Luxury & Lifestyle seperti Hotel Indigo.
“Tahun lalu, kami mengakuisisi brand urban lifestyle Ruby Hotels yang berfokus pada destinasi city break (yang tidak berada di kota besar) yang wajib dikunjungi. Kehadiran Noted Collection menegaskan komitmen berkelanjutan kami untuk memperkuat portofolio premium yang mampu menjawab kebutuhan tamu dan pemilik hotel yang terus berkembang,” pungkas Maalouf.
Bagi para pemilik hotel, bergabung dengan Noted Collection menjadi jalan pintas untuk meningkatkan kinerja tanpa harus mengorbankan jati diri properti. Di sisi lain, bagi wisatawan, kehadiran brand ini memberikan lebih banyak pilihan destinasi unik dengan jaminan standar True Hospitality yang menjadi ciri khas global IHG./ JOURNEY OF INDONESIA | iBonk

















