Thursday, May 21, 2026
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
Banner Iklan
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    danau kelimutu

    7 Tempat Wisata Terunik di Indonesia yang Bikin Kamu Tak Percaya Sebelum Melihat Sendiri!

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    danau kelimutu

    7 Tempat Wisata Terunik di Indonesia yang Bikin Kamu Tak Percaya Sebelum Melihat Sendiri!

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
No Result
View All Result

Masjid Merah Panjunan, Sebuah Simbol Akulturasi Islam dan Tionghoa di Cirebon

by Redaksi
30/01/2025
Reading Time: 3 mins read
Masjid Merah Panjunan, Sebuah Simbol Akulturasi Islam dan Tionghoa di Cirebon

Masjid Merah Cirebon (iBonk)

Share on FacebookShare on Twitter

CIREBON – Kota Cirebon sejak lama dikenal sebagai kota yang sarat dengan akulturasi budaya. Salah satu bukti nyata dari perpaduan berbagai tradisi ini adalah Masjid Merah Panjunan, sebuah bangunan bersejarah yang mencerminkan pengaruh Islam dan Tionghoa dalam arsitektur serta filosofi pembangunannya.

Masjid yang terletak di Kelurahan Panjunan, Kecamatan Lemahwungkuk, ini didirikan pada tahun 1480 oleh Syarif Abdurakhman atau Pangeran Panjunan, seorang ulama sekaligus pedagang tanah liat.

Baca juga :

Beautylogica Clinic Kini Hadir Lebih Dekat di Jantung Jakarta Selatan

Sentuhan Fashion Danjyo Hiyoji & Prazukyo di Balik Seragam Baru ARTOTEL Gelora Senayan

Membaca Arah Baru Grab: Program Akses Hemat Driver Berakhir, Bagaimana Nasib Tarif Konsumen?

Kala itu, kawasan Panjunan dihuni oleh komunitas Arab yang mayoritas berprofesi sebagai pedagang. Demi memenuhi kebutuhan ibadah mereka, Pangeran Panjunan mendirikan masjid dengan material utama berupa bata merah, sebuah ciri khas yang masih dipertahankan hingga kini. Warna merah pada bangunan masjid diyakini sebagai simbol keberanian dalam menegakkan kebenaran dan kejujuran.

Keunikan utama Masjid Merah Panjunan terletak pada arsitekturnya yang memadukan dua budaya berbeda. Bagian fasad masjid memiliki tampilan yang menyerupai kelenteng, sementara bagian dalamnya mengusung gaya khas Timur Tengah.

Sentuhan budaya Tionghoa ini diyakini sebagai bentuk penghormatan terhadap Putri Ong Tien, istri Sunan Gunung Jati yang berasal dari Tiongkok. Bukti nyata dari akulturasi ini juga dapat ditemukan pada dinding masjid yang dihiasi piring-piring keramik China berusia ratusan tahun.

Ruang utama Masjid Merah Cirebon (iBonk)

Selain aspek visual, filosofi Islam juga tertanam dalam berbagai elemen bangunan masjid. Pintu masuk utama dibuat dengan ukuran kecil, bertujuan agar setiap jamaah yang masuk harus menunduk sebagai simbol kerendahan hati saat menghadap Allah SWT. Sementara itu, jumlah tiang penyangga dalam masjid mencapai 17 buah, yang melambangkan jumlah rakaat dalam shalat lima waktu.

Bagian dalam masjid memiliki ruangan khusus yang hanya dibuka pada Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha. Ruangan ini diyakini sebagai tempat yang memiliki nilai sakral dan diwariskan turun-temurun dari Sunan Gunung Jati. Selain itu, terdapat aturan adat yang masih dijaga hingga kini, yaitu larangan bagi wisatawan non-Muslim untuk melintasi batas kuning di dalam area utama masjid.

Di sebelah kanan masjid, terdapat area wudhu yang merupakan bagian dari bangunan tambahan. Tak jauh dari tempat wudhu, terdapat kompas kuno berbentuk batang tembaga yang dulu digunakan untuk menentukan waktu shalat berdasarkan bayangan matahari. Kini, informasi waktu shalat telah tertulis di papan dalam bahasa Arab untuk memudahkan jamaah.

Salah satu piring keramik yang diberikan Putri Ong Tien yang menghiasi dinding masjid (iBonk)

Pada sisi kiri masjid, terdapat area khusus bagi jamaah perempuan yang dipisahkan oleh tirai hijau. Ruangan ini dahulu menjadi tempat bagi ibu dan istri Sunan Gunung Jati dalam melantunkan zikir. Di lokasi yang sama, terdapat patilasan yang diyakini sebagai tempat penyimpanan benda-benda bersejarah seperti keris dan tombak milik para wali.

Sayangnya, berbagai peninggalan berharga di Masjid Merah Panjunan tidak sepenuhnya terjaga. Piring-piring keramik dari China yang dahulu menghiasi dinding masjid banyak yang hilang akibat dicuri oleh oknum tak bertanggung jawab. Kini, hanya tersisa sebagian kecil dari piring-piring tersebut, dengan banyak di antaranya dalam kondisi pecah atau rusak.

Meskipun demikian, Masjid Merah Panjunan tetap menjadi salah satu ikon penting dalam sejarah dan budaya Cirebon. Wilayah Panjunan yang kini lebih dikenal sebagai Kampung Arab masih mempertahankan fungsinya sebagai pusat aktivitas keagamaan. Masjid ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga saksi bisu dari harmonisasi dua tradisi besar yang turut membentuk identitas Cirebon hingga saat ini./ JOURNEY OF INDONESIA | iBonk

Tags: CirebonDestinasiIslamJourney of IndonesiaMasjidMasjid Merah PanjunanNewsPangeran PanjunanPutri Ong TienTionghoa
Share120Tweet75

Related Posts

Sentuhan Fashion Danjyo Hiyoji & Prazukyo di Balik Seragam Baru ARTOTEL Gelora Senayan
Fashion

Sentuhan Fashion Danjyo Hiyoji & Prazukyo di Balik Seragam Baru ARTOTEL Gelora Senayan

20/05/2026
Batam dan Phu Quoc Jadi Buruan Libur Sekolah Keluarga Indonesia
Travel

Batam dan Phu Quoc Jadi Buruan Libur Sekolah Keluarga Indonesia

20/05/2026
Preferred Hotels & Resorts Hadirkan Preferred Wellbein, Sebuah Layanan ‘Ketenangan Jiwa’ dan Umur Panjang
Hotels

Preferred Hotels & Resorts Hadirkan Preferred Wellbein, Sebuah Layanan ‘Ketenangan Jiwa’ dan Umur Panjang

19/05/2026
Menembus Kedalaman Sipalay, Menemukan Rumah Rahasia yang Hilang di Laut Filipina
Tourism

Menembus Kedalaman Sipalay, Menemukan Rumah Rahasia yang Hilang di Laut Filipina

18/05/2026
Plesiran, Titik Temu Hangat Kolaborasi Fashion Lokal di Dwangsa9
Fashion

Plesiran, Titik Temu Hangat Kolaborasi Fashion Lokal di Dwangsa9

12/05/2026
Next Post
BMW Astra Siapkan Armada Evakuasi untuk Mobil BMW dan MINI Terdampak Banjir

BMW Astra Siapkan Armada Evakuasi untuk Mobil BMW dan MINI Terdampak Banjir

ADVERTISEMENT

Recomended

Beautylogica Clinic Kini Hadir Lebih Dekat di Jantung Jakarta Selatan
Lifestyle

Beautylogica Clinic Kini Hadir Lebih Dekat di Jantung Jakarta Selatan

20/05/2026
Sentuhan Fashion Danjyo Hiyoji & Prazukyo di Balik Seragam Baru ARTOTEL Gelora Senayan
Fashion

Sentuhan Fashion Danjyo Hiyoji & Prazukyo di Balik Seragam Baru ARTOTEL Gelora Senayan

20/05/2026
Membaca Arah Baru Grab: Program Akses Hemat Driver Berakhir, Bagaimana Nasib Tarif Konsumen?
News

Membaca Arah Baru Grab: Program Akses Hemat Driver Berakhir, Bagaimana Nasib Tarif Konsumen?

20/05/2026
Batam dan Phu Quoc Jadi Buruan Libur Sekolah Keluarga Indonesia
Travel

Batam dan Phu Quoc Jadi Buruan Libur Sekolah Keluarga Indonesia

20/05/2026
Kolaborasi Happy Asmara dan Pokémon di Lagu Kopi Dangdut Versi Goyang Hepika
Music

Kolaborasi Happy Asmara dan Pokémon di Lagu Kopi Dangdut Versi Goyang Hepika

19/05/2026
Preferred Hotels & Resorts Hadirkan Preferred Wellbein, Sebuah Layanan ‘Ketenangan Jiwa’ dan Umur Panjang
Hotels

Preferred Hotels & Resorts Hadirkan Preferred Wellbein, Sebuah Layanan ‘Ketenangan Jiwa’ dan Umur Panjang

19/05/2026
Journey of Indonesia

Journey of Indonesia is a popular online newsportal and going source for technical and digital content for its influential audience around the globe. You can reach us via email.


journeyofid@gmail.com

  • Journey of Indonesia
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Editorial
  • Kontak

© 2024 Journey of Indonesia.

No Result
View All Result
  • Journey of Indonesia
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile

© 2024 Journey of Indonesia.