Thursday, January 22, 2026
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
Banner Iklan
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    danau kelimutu

    7 Tempat Wisata Terunik di Indonesia yang Bikin Kamu Tak Percaya Sebelum Melihat Sendiri!

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

    Festival Budaya Lembah Baliem 2025, Jayawijaya Kembali Tampilkan Warisan Leluhur ke Pentas Dunia

    Festival Budaya Lembah Baliem 2025, Jayawijaya Kembali Tampilkan Warisan Leluhur ke Pentas Dunia

    AirAsia MOVE Dorong Wisata Budaya Dayung Indonesia ke Kancah Dunia

    AirAsia MOVE Dorong Wisata Budaya Dayung Indonesia ke Kancah Dunia

    Pohon Mandala di Borobudur: Simbol Kesadaran Semesta yang Mengakar dalam Spiritualitas Nusantara

    Pohon Mandala di Borobudur: Simbol Kesadaran Semesta yang Mengakar dalam Spiritualitas Nusantara

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    danau kelimutu

    7 Tempat Wisata Terunik di Indonesia yang Bikin Kamu Tak Percaya Sebelum Melihat Sendiri!

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

    Festival Budaya Lembah Baliem 2025, Jayawijaya Kembali Tampilkan Warisan Leluhur ke Pentas Dunia

    Festival Budaya Lembah Baliem 2025, Jayawijaya Kembali Tampilkan Warisan Leluhur ke Pentas Dunia

    AirAsia MOVE Dorong Wisata Budaya Dayung Indonesia ke Kancah Dunia

    AirAsia MOVE Dorong Wisata Budaya Dayung Indonesia ke Kancah Dunia

    Pohon Mandala di Borobudur: Simbol Kesadaran Semesta yang Mengakar dalam Spiritualitas Nusantara

    Pohon Mandala di Borobudur: Simbol Kesadaran Semesta yang Mengakar dalam Spiritualitas Nusantara

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
No Result
View All Result

Sanggraloka Ubud Bali Jadi Barometer Baru “Eco-Luxury Retreat” di Indonesia

by Redaksi
22/01/2026
Reading Time: 4 mins read
Sanggraloka Ubud Bali Jadi Barometer Baru “Eco-Luxury Retreat” di Indonesia

Didominasi wisatawan Korea, jelajah sungai jadi momen tersendiri di Sanggraloka Ubud (iBonk)

Share on FacebookShare on Twitter

UBUD BALI – Di tengah pergeseran pasar pariwisata Bali menuju segmen wellness dan retret premium, Sanggraloka Ubud mencatat dominasi wisatawan Korea Selatan sebagai pasar utama tamu asing sepanjang akhir 2025, menandai perubahan pola permintaan yang signifikan di pulau dewata. Berdasarkan estimasi internal, tingkat hunian Sanggraloka Ubud pada akhir 2025 telah mencapai kisaran 65-70 persen pada masa soft-opening yang mencerminkan kuatnya penerimaan pasar terhadap konsep eco-luxury wellness retreat yang mengedepankan privasi, alam, dan budaya Bali.

Momentum ini hadir di tengah tren pariwisata Bali yang menguat pada periode Natal dan Tahun Baru 2025/2026. Gubernur Bali I Wayan Koster menyampaikan bahwa kunjungan wisatawan mancanegara telah menembus lebih dari 20.000 kedatangan per hari, meningkat dari kisaran 17.000 kedatangan per hari sebelum Natal dan Tahun Baru. Secara akumulatif, Bali telah menerima sekitar 6,7 juta kunjungan wisman dari Januari hingga pertengahan Desember 2025, naik sekitar 400.000 kunjungan dibandingkan periode yang sama tahun 2024 yang mencatat 6,3 juta wisatawan.

Baca juga :

Nikmati Indahnya Boekit Saila, Wisata Asik Berkemah di Sentul

Menyingkap Keajaiban Tanggedu, “Grand Canyon” Tersembunyi di Jantung Savana Sumba Timur

Intip Kemewahan Rooftop Ikonik, SKYE Babak Baru Hadir Lagi di Puncak Menara BCA

Sebagai retret yang mengedepankan slow dan meaningful journey, Sanggraloka Ubud merancang alur pengalaman tamu sebagai sebuah perjalanan utuh, dimulai dari Forest Path dan kawasan sungai sebagai fase healing & emotional cleansing. Melalui outdoor escalator, tamu diarahkan turun perlahan menuju jalur hutan dan area sungai untuk mengikuti melukat dan sound bath by the river, membantu tubuh dan pikiran kembali ke kondisi seimbang.

Setelah fase pemulihan ini, tamu memasuki kebun organik sebagai ruang connection & meaning making, mengenal proses tanam, lebah penyerbuk, hingga panen bahan segar yang menjadi inti pengalaman Sanggraloka Ubud. Perjalanan ini kemudian berpuncak pada farm-to-table dining dan cooking class, di mana makanan tidak lagi sekadar hidangan, melainkan perayaan atas alam, budaya, dan proses yang telah dialami tamu sejak awal.

Didominasi wisatawan Korea, jelajah sungai jadi momen tersendiri di Sanggraloka Ubud (iBonk)

Rangkaian pengalaman berurutan ini terbukti mendorong length of stay, kunjungan berulang, serta memperkuat positioning Sanggraloka Ubud sebagai destinasi retret bernilai lebih dari sekadar akomodasi.

Prospek industri 2026 juga menunjukkan ruang pertumbuhan yang kuat. Pemerintah menargetkan 16–17,6 juta kunjungan wisatawan mancanegara pada 2026 serta 1,18 miliar perjalanan wisatawan nusantara, sejalan dengan arah quality tourism dan minat khusus. Outlook regional Asia Pasifik mengindikasikan pemulihan dan pertumbuhan perjalanan lintas negara yang ditopang konektivitas dan pergerakan intra-Asia, sementara indikator permintaan perjalanan menuju paruh pertama 2026 tetap positif, memperkuat relevansi destinasi yang menggabungkan alam, budaya, dan wellness.

Tren pasar Asia juga menunjukkan momentum kuat. Di tingkat properti, Sanggraloka Ubud mencatat meningkatnya kontribusi tamu asal Korea Selatan dengan proporsi sekitar ±28–32 persen dari total tamu asing di akhir 2025. Pola ini menegaskan meningkatnya minat pasar Asia terhadap destinasi wellness dan retreat berbasis alam dan budaya, selaras dengan pengalaman yang dikurasi Sanggraloka Ubud.

Minat wisatawan Korea Selatan terhadap Sanggraloka Ubud selaras dengan karakteristik pasar Korea yang sangat menghargai privasi, estetika alam yang tenang, pengalaman healing, serta perjalanan bernilai emosional, di mana vila privat, lanskap hijau Ubud, ritual wellness Bali, dan suasana retret yang eksklusif menjadi faktor utama dalam keputusan berlibur mereka.

“Kami melihat bahwa tamu kini datang dengan ekspektasi yang lebih dalam. Mereka menginginkan pengalaman yang menenangkan, autentik, dan bermakna. Capaian akhir 2025 menjadi validasi bagi arah yang kami pilih. Masuk 2026, kami akan memperdalam kualitas pengalaman, bukan sekadar mengejar volume,” ujar Komang Kariyana, General Manager Sanggraloka Ubud.

Cooking Class di Sanggraloka Ubud (Ist)

Selain segmen wellness, fasilitas family-friendly dan celebration-ready, mulai dari kids playground, wedding chapel, hingga ruang budaya, turut memperluas jangkauan segmen tanpa menghilangkan karakter Sanggraloka Ubud sebagai retret yang tenang dan privat.

Memasuki 2026, Sanggraloka Ubud memproyeksikan pertumbuhan yang terukur dengan menjaga keseimbangan antara okupansi, tarif premium, dan pengalaman bernilai tambah. Fokus diarahkan pada penguatan wellness retreat, culinary experience, dan boutique events melalui paket terkurasi untuk mendorong diversifikasi pendapatan di luar kamar.

Sejalan dengan strategi tersebut, Sanggraloka Ubud menyiapkan sejumlah pengembangan fasilitas dan pengalaman baru sepanjang 2026, termasuk rencana pembangunan Wellness Pavilion (yoga & breathwork), pengembangan Forest Path sebagai ruang kontemplatif di tengah alam, serta Art & Craft Studio untuk kolaborasi perajin dan seniman lokal. Seluruh pengembangan dirancang bertahap dengan prinsip keberlanjutan dan sensitivitas lingkungan. “Bagi kami, 2026 bukan tentang ekspansi agresif, melainkan pendalaman kualitas, baik dari sisi pengalaman tamu, keberlanjutan operasional, maupun dampak positif bagi komunitas,” tutur Komang.

Dengan fondasi okupansi akhir 2025 yang solid, tren Nataru Bali yang menguat, prospek industri 2026 yang positif, serta rencana pengembangan yang terukur, Sanggraloka Ubud memasuki 2026 sebagai retret mewah yang siap memperkuat posisinya dalam ekosistem pariwisata berkelanjutan Bali./ JOURNEY OF INDONESIA | iBonk

Tags: BaliDestinasiI Wayan KosterKomang KariyanaSanggraloka UbudUbudWellness TourismWisatawan Korea
Share114Tweet71

Related Posts

Nikmati Indahnya Boekit Saila, Wisata Asik Berkemah di Sentul
Tourism

Nikmati Indahnya Boekit Saila, Wisata Asik Berkemah di Sentul

21/01/2026
Menyesap Keheningan di Bukit Tanarara, “Ombak Beku” Berbalut Savana dari Sumba Timur
Tourism

Menyesap Keheningan di Bukit Tanarara, “Ombak Beku” Berbalut Savana dari Sumba Timur

10/01/2026
Menyingkap Keajaiban Tanggedu, “Grand Canyon” Tersembunyi di Jantung Savana Sumba Timur
Tourism

Menyingkap Keajaiban Tanggedu, “Grand Canyon” Tersembunyi di Jantung Savana Sumba Timur

02/01/2026
Paling Doyan Liburan! Tren Wisata 2026 Agoda, Orang Indonesia Gencar Staycation Keluarga hingga Berburu Hidden Gem
News

Paling Doyan Liburan! Tren Wisata 2026 Agoda, Orang Indonesia Gencar Staycation Keluarga hingga Berburu Hidden Gem

27/11/2025
JETOUR T2 Resmi Mengaspal di Indonesia, Siap Berpetualang dengan Harga Spesial Rp 568 Juta
Automotive

JETOUR T2 Resmi Mengaspal di Indonesia, Siap Berpetualang dengan Harga Spesial Rp 568 Juta

22/11/2025
ADVERTISEMENT

Recomended

Sanggraloka Ubud Bali Jadi Barometer Baru “Eco-Luxury Retreat” di Indonesia
Tourism

Sanggraloka Ubud Bali Jadi Barometer Baru “Eco-Luxury Retreat” di Indonesia

22/01/2026
Nikmati Indahnya Boekit Saila, Wisata Asik Berkemah di Sentul
Tourism

Nikmati Indahnya Boekit Saila, Wisata Asik Berkemah di Sentul

21/01/2026
Resmikan Ducati MX Team Indonesia, Menanti Taji “Bebek Besi” Ducati di Lintasan Tanah
Automotive

Resmikan Ducati MX Team Indonesia, Menanti Taji “Bebek Besi” Ducati di Lintasan Tanah

20/01/2026
Menggantikan Detak Jantung Ibu dengan Algoritma, Refleksi Kehilangan dalam Film “Esok Tanpa Ibu”
FIlm

Menggantikan Detak Jantung Ibu dengan Algoritma, Refleksi Kehilangan dalam Film “Esok Tanpa Ibu”

20/01/2026
Pernikahan Semalam, Blues dengan Jazz. Menyenangkan!
Music

Pernikahan Semalam, Blues dengan Jazz. Menyenangkan!

20/01/2026
Menakar Kedewasaan Emosi dalam Sadali, Ketika Cinta Bukan Sekadar Soal Memilih
FIlm

Menakar Kedewasaan Emosi dalam Sadali, Ketika Cinta Bukan Sekadar Soal Memilih

19/01/2026
Journey of Indonesia

Journey of Indonesia is a popular online newsportal and going source for technical and digital content for its influential audience around the globe. You can reach us via email.


journeyofid@gmail.com

  • Journey of Indonesia
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Editorial
  • Kontak

© 2024 Journey of Indonesia.

No Result
View All Result
  • Journey of Indonesia
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile

© 2024 Journey of Indonesia.