Wednesday, July 8, 2026
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
Banner Iklan
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
No Result
View All Result

Tumurun Private Museum Solo, Museum Seni Penuh Karya Masterpiece

by Ibonk
26/11/2019
Reading Time: 3 mins read
Tumurun Private Museum Solo, Museum Seni Penuh Karya Masterpiece

Salah seorang pengunjung di Museum Temurun (Ibonk)

Share on FacebookShare on Twitter

Jika kita berkunjung ke Solo, terihat bahwa Solo tidak hanya menawarkan wisata kesenian, kuliner dan budaya masa lalunya saja kepada pendatang. Solo semakin berbenah dengan banyak menawarkan wisata yang bukan budaya kepada para pendatang. Salah satunya adalah museum, namun bukan museum sejarah seperti Tumurun Private Museum atau dikenal dengan Museum Tumurun.

Museum ini merupakan milik pribadi dari Iwan Kurniawan Lukminto, anak dari pendiri perusahaan tekstil terbesar Asia, PT. Sritex, HM Lukminto, seorang kolektor dan penikmat karya seni. Selain itu, berdirinya tempat ini menjadi penghargaan untuk seniman Indonesia agar karyanya bisa diapresiasi oleh publik.

Baca juga :

Menelusuri Gelapnya Jalur Mitos dalam Film “Alas Roban”, Saat Teror Terasa Nyata

Wisatawan Korea Selatan Serbu Jawa Tengah, Agoda Catat Lonjakan Minat ke Yogyakarta dan Surakarta

Solo City Jazz 2025, Meramu Jazz dengan Berbagai Jenis Musik

Museum yang terdiri dari dua lantai ini berada di Jl. Kebangkitan Nasional No.2/4, Sriwedari, Kec. Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57141. Lantai dasar berisi koleksi contemporary art, lalu di lantai atas untuk koleksi modern art. Penikmat seni yang berkesempatan berkunjung ke museum ini bakalan merasakan pengalaman luar biasa. Pasalnya, mereka bisa mengenal lebih dekat lukisan asli baik dari dalam maupun luar negeri. Namun akses wisatawan hanya dibatasi di lantai 1 saja.

Koleksi di Museum Temurun (Ibonk)

Sebelum memasuki museum, pemandu akan memberi arahan terlebih dahulu, apa saja yang boleh dan tidak dilakukan ketika didalam museum tersebut seperti tidak boleh menyalakan flash, tidak menyentuh karya, dan tidak berdiri terlalu dekat dengan karya.

Karena bersifat pribadi, untuk memasuki ruangannya pun hanya bisa menggunakan sidik jari pemilik atau manajer museum. Bangunan berwarna putih ini bergaya modern dengan sistem pencahayaan dan tata suara yang baik.

Seperti yang dijelaskan oleh Sofyan Prasetyo, pemandu para tamu di dalam museum ini. “Nama Museum Tumurun ini berasal dari kata Turun Temurun. Sebagai ahli waris, Iwan Kurniawan Lukminto mendirikan museum ini sebagai bentuk penghormatan kepada sang Ayah.

“Inspirasi awalnya, karena ayahnya pak Iwan ini punya mobil Mercy pertama. Pas meninggal tidak ada yang merawat, makanya beliau bikin space besar untuk menampung koleksi sang ayah. Semua karya beliau sudah jadi koleksi pribadi,” ungkap Sofyan.

Koleksi di Museum Temurun (Ibonk)

Ada sekitar 100 karya seni yang dipajang di lantai dasar, dan beberapa karya lukis masterpiece milik Affandi, Basoeki Abdullah, Antonio Blanco dan Raden Saleh yang dipajang di lantai 2. Sementara di lantai dasar merupakan karya kontemporer diantaranya milik Eko Nugroho, Eddy Susanto, Heri Dono, Eddie Hara, dan Entang Wiharso. Ada juga beberapa karya instalasi milik Handiwirman Saputra dan Mujahidin Nurrahman, ataupun mobil antik milik HM Lukminto dari berbagai merk.

Untuk mengabadikan gambar, pengunjung diberikan kebebasan selama mengikuti aturan yang telah disepakati sebelumnya. Asyiknya lagi, setiap karya yang dipajang dapat dijelaskan dengan baik oleh pemandu, atau jika kurang puas setiap karya selalu dibekali dengan barcode. Pengunjung dapat langsung scan QR dari gadget masing-masing dan akan mendapat informasi yang lengkap tentang karya tersebut.

Bagi yang tertarik, ada syarat tertentu untuk dapat berkunjung ke Museum ini. Sebelumnya harus melakukan reservasi terlebih dahulu. Pasalnya, sistem yang digunakan adalah penjadwalan. Temurun Private Museum ini menerima kunjungan dari hari Senin hingga Sabtu dengan maksimal 10 reservasi tiap harinya./ JOURNEY OF INDONESIA

Tags: HM LukmintoJawa TengahMuseumSoloSurakartaTemurun Museum
Share350Tweet219

Related Posts

Jakarta Aquarium Safari Jadi Primadona, Susul Deretan Wahana Top se Asia
News

Jakarta Aquarium Safari Jadi Primadona, Susul Deretan Wahana Top se Asia

08/07/2026
Kanomas Hadirkan Platform Umroh Digital untuk Perkuat Ekosistem Distribusi Perjalanan
News

Kanomas Hadirkan Platform Umroh Digital untuk Perkuat Ekosistem Distribusi Perjalanan

07/07/2026
NATTA Buka Memory Senja, Destinasi Sunset Baru di Pantai Glagah
Hotels

NATTA Buka Memory Senja, Destinasi Sunset Baru di Pantai Glagah

07/07/2026
De Tiger Resmi Dibuka, Hidupkan Kembali Romansa Sejarah Batavia Lama
Culinary

De Tiger Resmi Dibuka, Hidupkan Kembali Romansa Sejarah Batavia Lama

02/07/2026
ARTOTEL Gelora Senayan Hadirkan ART Playcation, Liburan Sekolah Kian Berwarna
Hotels

ARTOTEL Gelora Senayan Hadirkan ART Playcation, Liburan Sekolah Kian Berwarna

01/07/2026
Next Post
Chrisye Live Tour by Erwin Gutawa Siap Dibawa ke 5 Kota di Tanah Air

Chrisye Live Tour by Erwin Gutawa Siap Dibawa ke 5 Kota di Tanah Air

ADVERTISEMENT

Recomended

Jakarta Aquarium Safari Jadi Primadona, Susul Deretan Wahana Top se Asia
News

Jakarta Aquarium Safari Jadi Primadona, Susul Deretan Wahana Top se Asia

08/07/2026
Kanomas Hadirkan Platform Umroh Digital untuk Perkuat Ekosistem Distribusi Perjalanan
News

Kanomas Hadirkan Platform Umroh Digital untuk Perkuat Ekosistem Distribusi Perjalanan

07/07/2026
Sambut GFSR 2026, BNPB Integrasikan Kebijakan Iklim dan Ketahanan Bencana
Events

Sambut GFSR 2026, BNPB Integrasikan Kebijakan Iklim dan Ketahanan Bencana

07/07/2026
Billkiss Lanjutkan Kisah ‘Layar Hati’ Lewat Single ‘Beruntung’
Music

Billkiss Lanjutkan Kisah ‘Layar Hati’ Lewat Single ‘Beruntung’

07/07/2026
NATTA Buka Memory Senja, Destinasi Sunset Baru di Pantai Glagah
Hotels

NATTA Buka Memory Senja, Destinasi Sunset Baru di Pantai Glagah

07/07/2026
Grab Gandeng Hansaplast, Hadirkan Perawatan Luka Halal Lewat GrabMart Kilat
News

Grab Gandeng Hansaplast, Hadirkan Perawatan Luka Halal Lewat GrabMart Kilat

06/07/2026
Journey of Indonesia

Journey of Indonesia is a popular online newsportal and going source for technical and digital content for its influential audience around the globe. You can reach us via email.


journeyofid@gmail.com

  • Journey of Indonesia
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Editorial
  • Kontak

© 2024 Journey of Indonesia.

No Result
View All Result
  • Journey of Indonesia
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile

© 2024 Journey of Indonesia.