Tingkatkan Bisnis Penawaran Terbaik dengan Agoda, Hotel Siap Memanfaatkan Teknologi OTA

By Ibonk September 10, 2021 279

Menurut survei bertajuk Travel in 2021 yang dilakukan platform perjalanan digital Agoda, pandemi Covid telah membawa perubahan dalam perilaku perjalanan pelanggan.

Survei ini mengungkapkan lima cara teratas bagaimana orang melakukan perjalanan saat ini, yakni dengan melakukan perjalanan jarak dekat, menjelajahi destinasi lokal baru, mencari pengalaman sebagai bagian dari akomodasi, menggunakan agen perjalanan online (OTA) seperti Agoda untuk mencari penawaran perjalanan, serta memilih akomodasi sebagai destinasi itu sendiri, bukan sekadar tempat untuk tidur.

Cara teratas orang Indonesia bepergian adalah melakukan perjalanan jarak dekat, menjelajahi destinasi lokal baru, dan mencari pengalaman sebagai bagian dari akomodasi mereka.

Faktanya, Indonesia berada di urutan keempat untuk wisatawan yang paling mungkin mencari pengalaman sebagai bagian dari akomodasi mereka (30%), dibandingkan rata-rata global (26%). Hal serupa diakui wisatawan Taiwan (42%), Vietnam (33%) dan Thailand (31%).

Indonesia (29%) berada di urutan ketiga untuk wisatawan yang paling mungkin menggunakan agen perjalanan online seperti Agoda.com untuk mencari penawaran perjalanan, di atas rata-rata global (27%).

Orang Indonesia paling kecil kemungkinannya untuk membelanjakan uang berlebih pada akomodasi (7%), dibandingkan global (16%). Berbeda dengan Taiwan, diikuti Malaysia dan Thailand sebagai wisatawan yang memiliki kemungkinan terbesar.

Sementara 19% wisatawan di kawasan regional merencanakan perjalanan pada menit terakhir, wisatawan Indonesia (26%) mencatatkan kemungkinan besar kedua setelah Korea (37%)

Gede Gunawan Senior Country Director Indonesia Agoda Ist

Gede Gunawan, Senior Country Director, Indonesia, Agoda (Ist)

Di kawasan regional, 16% responden bersedia membelanjakan uang secara berlebih untuk akomodasi. Namun, wisatawan Indonesia paling kecil kemungkinan untuk melakukannya, dengan angka 7%.
Seperti yang disampaikan oleh Senior Country Director, Indonesia, Agoda, Gede Gunawan bahwa pihaknya lihat saat ini, tanpa perjalanan internasional, ribuan hotel di dalam negeri mencoba menangkap keinginan pelanggan dan menciptakan pemasukan dari berkurangnya peserta perjalanan.

Sementara beberapa wisatawan mungkin tahu dengan jelas penawaran yang mereka inginkan dan dimana mendapatkannya, kebanyakan orang tidak tahu pilihan apa yang tersedia.

“Disinilah Agoda Special Offer dapat membantu, baik untuk bisnis perhotelan maupun pelanggan. Keahlian teknologi dan pemasaran Agoda dapat menempatkan hotel di hadapan konsumen dengan cara yang jauh lebih efisien daripada yang dapat dilakukan sendiri oleh sebagian besar hotel pada skala seperti itu, karena biaya, kurangnya waktu, atau kesadaran merek yang terbatas. Pada saat yang sama, wisatawan menikmati kemudahan dengan membandingkan penawaran terbaik untuk F&B, spa, upgrade, dan sejenisnya, dalam satu platform yang mudah digunakan,” ujarnya.

Untuk menangkap keinginan perjalanan yang terpendam ini, Agoda meluncurkan Agoda Special Offers untuk membantu hotel memanfaatkan teknologi dan jangkauan pemasarannya. Para partner hotel Indonesia dapat mendaftar untuk bergabung di platform Agoda dan memilih paket eksklusif dan non-eksklusif untuk memperoleh manfaat tambahan kamar mereka, seperti fasilitas check-in di awal dan check-out lewat batas waktu, voucher makanan dan minuman, pengalaman di dalam atau di luar hotel, dan penawaran upgrade kamar khusus.

Hotel yang berpartisipasi juga akan mendapatkan keuntungan dari jangkauan dan wawasan Agoda yang luas tentang wisatawan lokal dan global, serta teknologi dan strategi pemasarannya yang kuat untuk mendorong eksposur dan konversi yang lebih tinggi dari tamu yang mencari penawaran tersebut.

Lanjutnya, banyak partner hotel di Indonesia dan seluruh dunia juga memiliki restoran dan dapur, spa, dan fasilitas kesehatan yang saat ini belum dimaksimalkan. Ini adalah win-win solution bagi pelanggan dan hotel, karena konsumen mendapatkan diskon besar untuk makanan atau spa dengan menginap semalam, sementara hotel dapat meningkatkan utilitas fasilitas dan menggunakan inventaris kamar saat malam./ JOURNEY OF INDONESIA