Friday, July 24, 2026
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
Banner Iklan
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
No Result
View All Result

Float Hadirkan ‘Dimabuk Cahaya’ Melawan Algoritma dengan Kejujuran Musikalitas Vintage

by Redaksi
08/12/2025
Reading Time: 3 mins read
Float Hadirkan ‘Dimabuk Cahaya’ Melawan Algoritma dengan Kejujuran Musikalitas Vintage

‘Dimabuk Cahaya’ mengangkat tema kejujuran dan kesadaran (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Sebuah nama yang sudah mendedikasikan lebih dari dua dekade hidupnya di kancah musik Indonesia, Float, kembali menyapa penggemar dan penikmat musik Tanah Air. Band yang dikenal dengan karya-karya puitis dan mendalam ini meluncurkan single teranyar mereka berjudul ‘Dimabuk Cahaya’.

Lagu ini hadir sebagai penanda 21 tahun perjalanan Float dalam ekosistem musik, namun ia bukan sekadar perayaan. Ini adalah sebuah deklarasi, sebuah perlawanan halus terhadap tuntutan industri yang bergerak terlalu cepat, serta penegasan bahwa eksistensi mereka terus berlanjut.

Baca juga :

KPI Tegaskan Tak Ada Larangan, Saipul Jamil Akhiri Isu Pemboikotan Lewat Surat Komnas HAM

Dari Sirkuit ke Jalan Raya, Geely Buktikan DNA Balap Lewat Performa dan Keamanan

Operasi Pesta Copet, Kisah Empat Sahabat yang Nekat karena Terpepet

Hotma “Meng” Roni Simamora (vokal/gitar), salah satu pilar Float, menegaskan bahwa kehadiran ‘Dimabuk Cahaya’ bukanlah sebuah gebrakan mendadak atau upaya comeback. Ia bersama formasi terbarunya, yang kini diperkuat oleh Timur Segara (drum), David Qlintang (gitar), dan Binsar Tobing (bass), menganggap lagu ini sebagai lanjutan dari filosofi yang telah mereka anut sejak awal karya yang jujur, organik, dan kaya rasa.

“Ini bukan comeback,” kata Meng. “Kami cuma meneruskan nafas yang sama, tapi mungkin warnanya beda, lebih segar,” lanjutnya memberikan petunjuk akan tone yang berbeda namun tetap mempertahankan esensi Float.

Bagi band yang mengidentikkan diri mereka dengan konsep ‘mengapung’, posisi stabil di tengah, tidak tenggelam namun juga tidak terlalu tinggi, filosofi ini menjadi jangkar di tengah tuntutan dunia musik untuk selalu menjadi viral.

Sementara Binsar Tobing menjelaskan esensi sikap mereka. “Kami tidak perlu ikut ribut agar terlihat relevan. Yang penting jujur dengan karya kami sendiri,” ucap Binsar, menyoroti penolakan band ini untuk tunduk pada tekanan algoritma media sosial.

‘Dimabuk Cahaya’ secara tegas dihadirkan sebagai bentuk penolakan terhadap kepalsuan yang dipicu oleh kecepatan tren. Lagu ini mengajak pendengar untuk benar-benar berhenti dan menikmati musik.

Rayakan 21 Tahun, Float hadirkan single ‘Dimabuk Cahaya’ (Ist)

Secara musikalitas, single ini membawa nuansa hangat dan berkarakter dengan warna vintage ala 70-an yang kental dan organik. Meng mengungkapkan inspirasi tak terduga di balik aransemen ini, yakni lagu tema James Bond yang berjudul ‘You Only Live Twice’. Gabungan antara sound retro dan penceritaan yang kuat menghasilkan sebuah karya yang menenangkan namun menggugah.

Di sisi lirik, ‘Dimabuk Cahaya’ tidak mengangkat tentang keindahan biasa, melainkan tentang kejujuran dan kesadaran yang terkadang menyakitkan. Float menginterpretasikan ‘cahaya’ bukan sebagai hal yang lembut, melainkan yang “menelanjangi” hal-hal tersembunyi. Cahaya, bagi mereka, adalah simbol akan pengetahuan dan iman, sesuatu yang meski menyakitkan dalam prosesnya, pada akhirnya justru membebaskan.

David Qlintang, sang gitaris, menambahkan sentuhan personal dari proses kreatif ini, “Yang terpenting, lewat lagu ini kami merasa lebih hidup!” Dengan segala kejujuran dan idealismenya, lagu ini sangat ideal diputar dalam momen kontemplatif, seperti saat menikmati perjalanan malam atau mencari ketenangan di tengah hiruk-pikuk.

Float memastikan bahwa cahaya yang menuntun mereka sejak awal masih menyala, dan kini mereka berharap para pendengar pun dapat merasakan pijar yang sama. Ini adalah cara Float untuk memastikan relevansi abadi mereka, bukan melalui tren, melainkan melalui karya otentik yang bertahan lama./ JOURNEY OF INDONESIA | Norman Sadik

Tags: 21 TahunBand IndonesiaBinsar TobingDavid QlintangDimabuk CahayaFloatHotma “Meng” Roni SimamoraJourney of IndonesiaNewsTimur Segara
Share118Tweet74

Related Posts

Tribute to 2D, Konser Intim Kenang Karya Dian Pramana Poetra dan Deddy Dhukun
Music

Tribute to 2D, Konser Intim Kenang Karya Dian Pramana Poetra dan Deddy Dhukun

21/07/2026
Rilis Live In Switzerland 2005, Discus Harapkan Jemput Pendengar Muda
Music

Rilis Live In Switzerland 2005, Discus Harapkan Jemput Pendengar Muda

19/07/2026
DNANDA Rilis ‘Tiba-Tiba Kau’, Angkat Kisah Soal di Ghosting
Music

DNANDA Rilis ‘Tiba-Tiba Kau’, Angkat Kisah Soal di Ghosting

15/07/2026
Misteri di Balik Topeng Uty dalam EP “Pacar Virtual”
Music

Misteri di Balik Topeng Uty dalam EP “Pacar Virtual”

13/07/2026
Lewat Kolaborasi Musisi Lintas Generasi, MTJung Production Rilis Single Warna-Warni Indonesia Sambut HUT RI ke-81
Music

Lewat Kolaborasi Musisi Lintas Generasi, MTJung Production Rilis Single Warna-Warni Indonesia Sambut HUT RI ke-81

12/07/2026
Next Post
Film “Musuh Dalam Selimut”, Angkat Pengkhianatan Terkejam dari Lingkar Terdekat

Film "Musuh Dalam Selimut", Angkat Pengkhianatan Terkejam dari Lingkar Terdekat

ADVERTISEMENT

Recomended

KPI Tegaskan Tak Ada Larangan, Saipul Jamil Akhiri Isu Pemboikotan Lewat Surat Komnas HAM
Entertainment

KPI Tegaskan Tak Ada Larangan, Saipul Jamil Akhiri Isu Pemboikotan Lewat Surat Komnas HAM

23/07/2026
Dari Sirkuit ke Jalan Raya, Geely Buktikan DNA Balap Lewat Performa dan Keamanan
Automotive

Dari Sirkuit ke Jalan Raya, Geely Buktikan DNA Balap Lewat Performa dan Keamanan

23/07/2026
Operasi Pesta Copet, Kisah Empat Sahabat yang Nekat karena Terpepet
FIlm

Operasi Pesta Copet, Kisah Empat Sahabat yang Nekat karena Terpepet

22/07/2026
“Refined in Motion”, Audi Indonesia Siapkan Kejutan di GIIAS 2026
Automotive

“Refined in Motion”, Audi Indonesia Siapkan Kejutan di GIIAS 2026

22/07/2026
Mau Merasakan Senja Terbaik di Pantai Glagah? Ayo Singgah ke Memory Senja
Hotels

Mau Merasakan Senja Terbaik di Pantai Glagah? Ayo Singgah ke Memory Senja

22/07/2026
Fun Run Loman Park Ramaikan Jelang ASEAN Sports Day
Events

Fun Run Loman Park Ramaikan Jelang ASEAN Sports Day

22/07/2026
Journey of Indonesia

Journey of Indonesia is a popular online newsportal and going source for technical and digital content for its influential audience around the globe. You can reach us via email.


journeyofid@gmail.com

  • Journey of Indonesia
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Editorial
  • Kontak

© 2024 Journey of Indonesia.

No Result
View All Result
  • Journey of Indonesia
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile

© 2024 Journey of Indonesia.