Monday, March 9, 2026
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
Banner Iklan
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    danau kelimutu

    7 Tempat Wisata Terunik di Indonesia yang Bikin Kamu Tak Percaya Sebelum Melihat Sendiri!

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

    Festival Budaya Lembah Baliem 2025, Jayawijaya Kembali Tampilkan Warisan Leluhur ke Pentas Dunia

    Festival Budaya Lembah Baliem 2025, Jayawijaya Kembali Tampilkan Warisan Leluhur ke Pentas Dunia

    AirAsia MOVE Dorong Wisata Budaya Dayung Indonesia ke Kancah Dunia

    AirAsia MOVE Dorong Wisata Budaya Dayung Indonesia ke Kancah Dunia

    Pohon Mandala di Borobudur: Simbol Kesadaran Semesta yang Mengakar dalam Spiritualitas Nusantara

    Pohon Mandala di Borobudur: Simbol Kesadaran Semesta yang Mengakar dalam Spiritualitas Nusantara

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    danau kelimutu

    7 Tempat Wisata Terunik di Indonesia yang Bikin Kamu Tak Percaya Sebelum Melihat Sendiri!

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

    Festival Budaya Lembah Baliem 2025, Jayawijaya Kembali Tampilkan Warisan Leluhur ke Pentas Dunia

    Festival Budaya Lembah Baliem 2025, Jayawijaya Kembali Tampilkan Warisan Leluhur ke Pentas Dunia

    AirAsia MOVE Dorong Wisata Budaya Dayung Indonesia ke Kancah Dunia

    AirAsia MOVE Dorong Wisata Budaya Dayung Indonesia ke Kancah Dunia

    Pohon Mandala di Borobudur: Simbol Kesadaran Semesta yang Mengakar dalam Spiritualitas Nusantara

    Pohon Mandala di Borobudur: Simbol Kesadaran Semesta yang Mengakar dalam Spiritualitas Nusantara

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
No Result
View All Result

Film “Samsara” Garin Nugroho Raih Nominasi Terbanyak di Asia Pacific Screen Awards 2025

by Morteza
16/10/2025
Reading Time: 3 mins read
Film “Samsara” Garin Nugroho Raih Nominasi Terbanyak di Asia Pacific Screen Awards 2025

Samsara raih nominasi terbanyak di Asia Pacific Screen Awards 2025 (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA — Film Samsara karya sutradara visioner c mencetak prestasi gemilang di kancah internasional. Karya ini meraih tiga nominasi pada ajang Asia Pacific Screen Awards (APSA) ke-18 yang akan digelar pada 27 November mendatang di Gold Coast, Australia. Dengan torehan itu, Samsara menjadi film dengan nominasi terbanyak tahun ini, menegaskan posisi Garin sebagai salah satu sineas paling konsisten dalam membawa identitas budaya Indonesia ke panggung dunia.

Disutradarai oleh Garin Nugroho dan diproduksi oleh Cineria Films bersama Esplanade – Theatres on The Bay, Lynx Films, United Communications, serta Silur Barong, Samsara adalah film bisu yang berlatar sejarah dan budaya Bali pada dekade 1930-an. Film ini dibintangi oleh Aryo Bayu, Juliet Widyasari Burnett, dan Gus Bang Sada, dengan sinematografi yang ditangani oleh Batara Goempar, yang juga mendapat nominasi untuk kategori Penata Kamera Terbaik.

Baca juga :

Anis Byarwati Dukung Opsi Pemangkasan MBG dan Penundaan Infrastruktur demi Sehatkan APBNraft

MGS5 EV di IIMS 2026, Jadi Definisi Baru Mobil Listrik Keluarga Indonesia

Strategi Baru BFGoodrich, Gandeng Gofar Hilman dan Siapkan Program Mudik Nyaman

Dalam daftar nominasi, Samsara bersaing di tiga kategori utama: Film Terbaik, Sutradara Terbaik untuk Garin Nugroho, dan Penata Kamera Terbaik untuk Batara Goempar. Kemenangan di salah satu kategori akan memperkuat posisi Indonesia dalam peta perfilman Asia-Pasifik yang selama ini didominasi oleh negara seperti Jepang, Iran, dan Filipina.

“Samsara sudah melalui perjalanan panjang ke berbagai festival dan tempat pemutaran. Mendapat nominasi di Asia Pacific Screen Awards adalah pencapaian tersendiri yang kami syukuri,” ujar produser Gita Fara. Ia juga menambahkan, apresiasi ini menjadi bukti bahwa karya sinema dengan akar budaya lokal tetap bisa berbicara dalam bahasa universal dan diapresiasi secara global.

APSA sendiri dikenal sebagai “Oscar-nya Asia-Pasifik”. Didirikan pada tahun 2007 oleh Pemerintah Negara Bagian Queensland, Australia, penghargaan ini diberikan untuk mengapresiasi keunggulan artistik dan keberagaman budaya dalam sinema kawasan Asia-Pasifik. Tahun ini, tercatat 33 film dari 24 negara berpartisipasi, termasuk It Was Just an Accident karya Jafar Panahi (Iran), Magellan karya Lav Diaz (Filipina), The Sun Rises on Us All karya Cai Shangjun (Tiongkok), serta Two Seasons, Two Strangers karya Sho Miyake (Jepang).

Salah satu adegan di film Samsara (Ist)

Selain pencapaian di ajang penghargaan, Samsara menonjol lewat kekuatan estetik dan spiritualnya. Film ini berkisah tentang seorang pria miskin di Bali yang ditolak lamarannya oleh keluarga kaya perempuan pujaannya. Dalam keputusasaan, ia membuat perjanjian gaib dengan Raja Monyet demi memperoleh kekayaan, namun ritual itu justru membawa kutukan bagi istri dan anaknya.

Garin menyajikan kisah tragis ini dalam bentuk sinema bisu yang memadukan visual puitik, musik gamelan kontemporer, serta koreografi tradisional Bali. Proses kreatifnya melibatkan nama-nama besar seperti koreografer Ida Ayu Wayan Arya Satyani, Maestro Tari I Ketut Arini, Cok Sawitri, Aryani Willems, serta kolaborasi musik dengan Wayan Sudirana, Gamelan Yuganada, dan Kasimyn dari Gabber Modus Operandi.

Sebagai film yang menelusuri makna karma dan siklus kehidupan, Samsara bukan hanya menampilkan keindahan visual, tetapi juga menggugah refleksi spiritual penontonnya. Gaya penceritaan Garin yang eksperimental menjadikan film ini sebuah karya lintas disiplin antara sinema, tari, musik, dan teater tradisi.

Penonton di Indonesia dapat menyaksikan Samsara di bioskop mulai 20 November 2025. Film ini diharapkan tak hanya menjadi kebanggaan perfilman nasional, tetapi juga membuka ruang dialog baru antara tradisi dan modernitas dalam seni sinema Indonesia./ JOURNEY OF INDONESIA | Ismed Nompo

Tags: Aryo BayuGamelan YuganadaGus Bang SadaHotelJourney of IndonesiaJuliet Widyasari BurnettNewsOtomotifWayan Sudirana
Share116Tweet73

Related Posts

Kisah di Balik Layar Petualangan Rahasia Queena, Kembali Hargai Interaksi hingga Misi Kurangi Gawai
Entertainment

Kisah di Balik Layar Petualangan Rahasia Queena, Kembali Hargai Interaksi hingga Misi Kurangi Gawai

06/03/2026
Luna Maya Hidupkan Kembali Legenda Suzzanna di Blok M
FIlm

Luna Maya Hidupkan Kembali Legenda Suzzanna di Blok M

01/03/2026
Dilema Ustadz Zidan dan Ketakutan Cantika, Cerita dari Balik Layar Lorong Waktu Jilid 2
Entertainment

Dilema Ustadz Zidan dan Ketakutan Cantika, Cerita dari Balik Layar Lorong Waktu Jilid 2

28/02/2026
Deddy Mizwar Ungkap Rahasia Menjaga Rating Cerita “Para Pencari Tuhan”
Entertainment

Deddy Mizwar Ungkap Rahasia Menjaga Rating Cerita “Para Pencari Tuhan”

26/02/2026
“Ghost in the Cell” Merilis Official Trailer, Film ke-12 Joko Anwar yang Memadukan Horor dan Satir
FIlm

“Ghost in the Cell” Merilis Official Trailer, Film ke-12 Joko Anwar yang Memadukan Horor dan Satir

23/02/2026
Next Post
Claudia Emmanuela Santoso Bangga Membawakan Lagu ‘1000 Tahun Cahaya’ Karya James F. Sundah

Claudia Emmanuela Santoso Bangga Membawakan Lagu '1000 Tahun Cahaya' Karya James F. Sundah

ADVERTISEMENT

Recomended

Anis Byarwati Dukung Opsi Pemangkasan MBG dan Penundaan Infrastruktur demi Sehatkan APBNraft
News

Anis Byarwati Dukung Opsi Pemangkasan MBG dan Penundaan Infrastruktur demi Sehatkan APBNraft

09/03/2026
MGS5 EV di IIMS 2026, Jadi Definisi Baru Mobil Listrik Keluarga Indonesia
Automotive

MGS5 EV di IIMS 2026, Jadi Definisi Baru Mobil Listrik Keluarga Indonesia

09/03/2026
Strategi Baru BFGoodrich, Gandeng Gofar Hilman dan Siapkan Program Mudik Nyaman
Automotive

Strategi Baru BFGoodrich, Gandeng Gofar Hilman dan Siapkan Program Mudik Nyaman

08/03/2026
Prioritas Keselamatan Mudik, Michelin Indonesia Tebar Program Ramadan 2026
Automotive

Prioritas Keselamatan Mudik, Michelin Indonesia Tebar Program Ramadan 2026

08/03/2026
Billkiss Rilis ‘Layar Hati’, Potret Fenomena Cinta dari Media Sosial
Music

Billkiss Rilis ‘Layar Hati’, Potret Fenomena Cinta dari Media Sosial

08/03/2026
Menjamin Keselamatan Mudik 2026, Kemenhub Perketat Pengawasan Kelaikan Armada
News

Menjamin Keselamatan Mudik 2026, Kemenhub Perketat Pengawasan Kelaikan Armada

07/03/2026
Journey of Indonesia

Journey of Indonesia is a popular online newsportal and going source for technical and digital content for its influential audience around the globe. You can reach us via email.


journeyofid@gmail.com

  • Journey of Indonesia
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Editorial
  • Kontak

© 2024 Journey of Indonesia.

No Result
View All Result
  • Journey of Indonesia
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile

© 2024 Journey of Indonesia.