Sunday, April 26, 2026
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
Banner Iklan
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    danau kelimutu

    7 Tempat Wisata Terunik di Indonesia yang Bikin Kamu Tak Percaya Sebelum Melihat Sendiri!

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

    Festival Budaya Lembah Baliem 2025, Jayawijaya Kembali Tampilkan Warisan Leluhur ke Pentas Dunia

    Festival Budaya Lembah Baliem 2025, Jayawijaya Kembali Tampilkan Warisan Leluhur ke Pentas Dunia

    AirAsia MOVE Dorong Wisata Budaya Dayung Indonesia ke Kancah Dunia

    AirAsia MOVE Dorong Wisata Budaya Dayung Indonesia ke Kancah Dunia

    Pohon Mandala di Borobudur: Simbol Kesadaran Semesta yang Mengakar dalam Spiritualitas Nusantara

    Pohon Mandala di Borobudur: Simbol Kesadaran Semesta yang Mengakar dalam Spiritualitas Nusantara

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    danau kelimutu

    7 Tempat Wisata Terunik di Indonesia yang Bikin Kamu Tak Percaya Sebelum Melihat Sendiri!

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

    Festival Budaya Lembah Baliem 2025, Jayawijaya Kembali Tampilkan Warisan Leluhur ke Pentas Dunia

    Festival Budaya Lembah Baliem 2025, Jayawijaya Kembali Tampilkan Warisan Leluhur ke Pentas Dunia

    AirAsia MOVE Dorong Wisata Budaya Dayung Indonesia ke Kancah Dunia

    AirAsia MOVE Dorong Wisata Budaya Dayung Indonesia ke Kancah Dunia

    Pohon Mandala di Borobudur: Simbol Kesadaran Semesta yang Mengakar dalam Spiritualitas Nusantara

    Pohon Mandala di Borobudur: Simbol Kesadaran Semesta yang Mengakar dalam Spiritualitas Nusantara

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
No Result
View All Result

Film “Samsara” Garin Nugroho Raih Nominasi Terbanyak di Asia Pacific Screen Awards 2025

by Morteza
16/10/2025
Reading Time: 3 mins read
Film “Samsara” Garin Nugroho Raih Nominasi Terbanyak di Asia Pacific Screen Awards 2025

Samsara raih nominasi terbanyak di Asia Pacific Screen Awards 2025 (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA — Film Samsara karya sutradara visioner c mencetak prestasi gemilang di kancah internasional. Karya ini meraih tiga nominasi pada ajang Asia Pacific Screen Awards (APSA) ke-18 yang akan digelar pada 27 November mendatang di Gold Coast, Australia. Dengan torehan itu, Samsara menjadi film dengan nominasi terbanyak tahun ini, menegaskan posisi Garin sebagai salah satu sineas paling konsisten dalam membawa identitas budaya Indonesia ke panggung dunia.

Disutradarai oleh Garin Nugroho dan diproduksi oleh Cineria Films bersama Esplanade – Theatres on The Bay, Lynx Films, United Communications, serta Silur Barong, Samsara adalah film bisu yang berlatar sejarah dan budaya Bali pada dekade 1930-an. Film ini dibintangi oleh Aryo Bayu, Juliet Widyasari Burnett, dan Gus Bang Sada, dengan sinematografi yang ditangani oleh Batara Goempar, yang juga mendapat nominasi untuk kategori Penata Kamera Terbaik.

Baca juga :

Hangatnya Aroma Roti Sourdough di Sudut BSD, Humble Baker Hadirkan Konsep ‘Homy’ untuk Semua Kalangan

El John Hadirkan Ajang Mermaid Merman Indonesia 2026, Gabungkan Olahraga dan Pageant

Menguak Luka di Balik Megahnya Beton: Mitos dan Air Mata dalam Film “Tumbal Proyek”

Dalam daftar nominasi, Samsara bersaing di tiga kategori utama: Film Terbaik, Sutradara Terbaik untuk Garin Nugroho, dan Penata Kamera Terbaik untuk Batara Goempar. Kemenangan di salah satu kategori akan memperkuat posisi Indonesia dalam peta perfilman Asia-Pasifik yang selama ini didominasi oleh negara seperti Jepang, Iran, dan Filipina.

“Samsara sudah melalui perjalanan panjang ke berbagai festival dan tempat pemutaran. Mendapat nominasi di Asia Pacific Screen Awards adalah pencapaian tersendiri yang kami syukuri,” ujar produser Gita Fara. Ia juga menambahkan, apresiasi ini menjadi bukti bahwa karya sinema dengan akar budaya lokal tetap bisa berbicara dalam bahasa universal dan diapresiasi secara global.

APSA sendiri dikenal sebagai “Oscar-nya Asia-Pasifik”. Didirikan pada tahun 2007 oleh Pemerintah Negara Bagian Queensland, Australia, penghargaan ini diberikan untuk mengapresiasi keunggulan artistik dan keberagaman budaya dalam sinema kawasan Asia-Pasifik. Tahun ini, tercatat 33 film dari 24 negara berpartisipasi, termasuk It Was Just an Accident karya Jafar Panahi (Iran), Magellan karya Lav Diaz (Filipina), The Sun Rises on Us All karya Cai Shangjun (Tiongkok), serta Two Seasons, Two Strangers karya Sho Miyake (Jepang).

Salah satu adegan di film Samsara (Ist)

Selain pencapaian di ajang penghargaan, Samsara menonjol lewat kekuatan estetik dan spiritualnya. Film ini berkisah tentang seorang pria miskin di Bali yang ditolak lamarannya oleh keluarga kaya perempuan pujaannya. Dalam keputusasaan, ia membuat perjanjian gaib dengan Raja Monyet demi memperoleh kekayaan, namun ritual itu justru membawa kutukan bagi istri dan anaknya.

Garin menyajikan kisah tragis ini dalam bentuk sinema bisu yang memadukan visual puitik, musik gamelan kontemporer, serta koreografi tradisional Bali. Proses kreatifnya melibatkan nama-nama besar seperti koreografer Ida Ayu Wayan Arya Satyani, Maestro Tari I Ketut Arini, Cok Sawitri, Aryani Willems, serta kolaborasi musik dengan Wayan Sudirana, Gamelan Yuganada, dan Kasimyn dari Gabber Modus Operandi.

Sebagai film yang menelusuri makna karma dan siklus kehidupan, Samsara bukan hanya menampilkan keindahan visual, tetapi juga menggugah refleksi spiritual penontonnya. Gaya penceritaan Garin yang eksperimental menjadikan film ini sebuah karya lintas disiplin antara sinema, tari, musik, dan teater tradisi.

Penonton di Indonesia dapat menyaksikan Samsara di bioskop mulai 20 November 2025. Film ini diharapkan tak hanya menjadi kebanggaan perfilman nasional, tetapi juga membuka ruang dialog baru antara tradisi dan modernitas dalam seni sinema Indonesia./ JOURNEY OF INDONESIA | Ismed Nompo

Tags: Aryo BayuGamelan YuganadaGus Bang SadaHotelJourney of IndonesiaJuliet Widyasari BurnettNewsOtomotifWayan Sudirana
Share117Tweet73

Related Posts

Menguak Luka di Balik Megahnya Beton: Mitos dan Air Mata dalam Film “Tumbal Proyek”
FIlm

Menguak Luka di Balik Megahnya Beton: Mitos dan Air Mata dalam Film “Tumbal Proyek”

23/04/2026
Film Para Perasuk, Menyelami Pesta Kerasukan di Desa Latas
FIlm

Film Para Perasuk, Menyelami Pesta Kerasukan di Desa Latas

15/04/2026
Film Songko Angkat Legenda Teror Mencekam dari Kaki Gunung Lokon Sulawesi
FIlm

Film Songko Angkat Legenda Teror Mencekam dari Kaki Gunung Lokon Sulawesi

14/04/2026
Ghost in the Cell, Ketika Hantu Jadi Cermin Sistem Indonesia yang Busuk
FIlm

Ghost in the Cell, Ketika Hantu Jadi Cermin Sistem Indonesia yang Busuk

11/04/2026
Dari Lokasi Syuting, Maudy Ayunda Lahirkan Dua Lagu untuk Film Para Perasuk
FIlm

Dari Lokasi Syuting, Maudy Ayunda Lahirkan Dua Lagu untuk Film Para Perasuk

31/03/2026
Next Post
Claudia Emmanuela Santoso Bangga Membawakan Lagu ‘1000 Tahun Cahaya’ Karya James F. Sundah

Claudia Emmanuela Santoso Bangga Membawakan Lagu '1000 Tahun Cahaya' Karya James F. Sundah

ADVERTISEMENT

Recomended

Hangatnya Aroma Roti Sourdough di Sudut BSD, Humble Baker Hadirkan Konsep ‘Homy’ untuk Semua Kalangan
Culinary

Hangatnya Aroma Roti Sourdough di Sudut BSD, Humble Baker Hadirkan Konsep ‘Homy’ untuk Semua Kalangan

25/04/2026
El John Hadirkan Ajang Mermaid Merman Indonesia 2026, Gabungkan Olahraga dan Pageant
Events

El John Hadirkan Ajang Mermaid Merman Indonesia 2026, Gabungkan Olahraga dan Pageant

24/04/2026
Cendi Luntungan, Oele Pattiselanno, Yance Manusama (Gideon Momongan)
Music

80 Tahun Sudah Usia Oele Pattiselanno! Dan dipersembahkanlah…Remember March

24/04/2026
Menguak Luka di Balik Megahnya Beton: Mitos dan Air Mata dalam Film “Tumbal Proyek”
FIlm

Menguak Luka di Balik Megahnya Beton: Mitos dan Air Mata dalam Film “Tumbal Proyek”

23/04/2026
Kejar Tren Premium, PRISM Hadirkan Hotel Company Serviced di Aceh, Makassar dan Palangkaraya
Hotels

Kejar Tren Premium, PRISM Hadirkan Hotel Company Serviced di Aceh, Makassar dan Palangkaraya

23/04/2026
Mengintip Dapur Inovasi GAC, Hadirkan Masa Depan Otomotif Lewat Teknologi Terbaru
Automotive

Mengintip Dapur Inovasi GAC, Hadirkan Masa Depan Otomotif Lewat Teknologi Terbaru

22/04/2026
Journey of Indonesia

Journey of Indonesia is a popular online newsportal and going source for technical and digital content for its influential audience around the globe. You can reach us via email.


journeyofid@gmail.com

  • Journey of Indonesia
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Editorial
  • Kontak

© 2024 Journey of Indonesia.

No Result
View All Result
  • Journey of Indonesia
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile

© 2024 Journey of Indonesia.