AUSTIN – Aprilia Racing kembali menggebrak panggung otomotif dunia dengan memperkenalkan mahakarya terbaru mereka, Aprilia X 250TH, di tengah keriuhan Grand Prix Amerika Serikat pada akhir Maret 2026. Motor edisi terbatas ini bukan sekadar kendaraan berperforma tinggi, melainkan sebuah penghormatan mekanis untuk memperingati 250 tahun Deklarasi Kemerdekaan Amerika Serikat yang jatuh pada 4 Juli mendatang.
Hadir dengan balutan livery “Stars and Stripes” yang ikonik, motor ini menjadi simbol puncak hubungan antara teknologi prototipe MotoGP dan motor produksi massal. Melalui divisi balap Noale, Aprilia hanya memproduksi unit ini dalam jumlah yang sangat eksklusif, yakni 30 unit di seluruh dunia. Sejalan dengan tema peringatannya, sebanyak 25 unit dialokasikan khusus untuk pasar Amerika Serikat, sementara lima unit sisanya tersedia bagi kolektor global.
“Aprilia Racing kembali memperkenalkan produk eksklusif yang semakin mendekati motor MotoGP. Aprilia X 250TH ditujukan bagi para penggemar sejati yang memahami performa, dengan karakter yang tak tertandingi,” ujar Fabiano Sterlacchini, Direktur Teknis Aprilia Racing. Menurutnya, lini seri X telah lama menjadi incaran kolektor yang mendambakan sensasi berkendara layaknya para pembalap kelas dunia seperti Marco Bezzecchi dan Jorge Martín.
Keistimewaan utama yang membedakan X 250TH dari motor produksi lainnya adalah adopsi sistem pengereman carbon-carbon dari Brembo. Teknologi yang biasanya hanya ditemukan pada motor prototipe MotoGP ini menggunakan cakram karbon berdiameter 340 mm dengan massa tinggi. Penggunaan material ini mampu memangkas bobot hingga separuh dibandingkan cakram baja konvensional, yang secara otomatis meningkatkan kelincahan manuver serta memberikan stabilitas pengereman yang luar biasa dalam kondisi ekstrem.

Sisi aerodinamika juga mendapatkan sentuhan radikal yang terinspirasi langsung dari RS-GP. Aprilia menyematkan paket aerodinamika ground-effect yang telah dipatenkan, mencakup seat wings dan tail wings generasi terbaru. Desain fairing berbahan karbon garapan PAN Compositi ini mampu menghasilkan downforce lima kali lipat lebih besar di lintasan lurus dibandingkan model RSV4 standar. Hal ini secara signifikan mengurangi gejala wheelie dan meningkatkan cengkeraman ban saat melahap tikungan dengan kecepatan tinggi.
Di balik fairingnya yang agresif, tersemat mesin V4 65 derajat berkapasitas 1.099 cc dengan spesifikasi balap WSBK. Jantung pacu ini mampu memuntahkan tenaga hingga 240 hp pada 13.750 rpm dengan torsi puncak mencapai 131 Nm. Performa gahar ini didukung oleh penggunaan sistem elektronik Aprilia Racing APX yang memberikan kendali presisi pada setiap gigi, mulai dari traction control hingga engine brake.
Sebagai bagian dari program Factory Works, pembeli Aprilia X 250TH tidak hanya mendapatkan unit motor bernomor seri pada steering plate aluminium billet, tetapi juga paket eksklusif lainnya. Paket tersebut mencakup laptop Yashi untuk pengaturan ECU, karpet paddock, paddock stand titanium dari RCB, hingga perangkat lunak khusus untuk memodifikasi parameter motor sesuai kebutuhan lintasan.
Di Amerika Serikat, motor ini dibanderol dengan harga MSRP 150.000 USD atau sekitar Rp2,5 miliar. Sementara untuk pasar global, harganya dipatok sebesar €115.000 atau sekitar Rp2,2 miliar sebelum pajak. Kehadiran Aprilia X 250TH semakin menegaskan posisi pabrikan asal Italia ini dalam mendorong batas-batas inovasi teknologi balap yang dapat dinikmati oleh konsumen terpilih./ JOURNEY OF INDONESIA | eR Bee


















