Thursday, January 1, 2026
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
Banner Iklan
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    danau kelimutu

    7 Tempat Wisata Terunik di Indonesia yang Bikin Kamu Tak Percaya Sebelum Melihat Sendiri!

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

    Festival Budaya Lembah Baliem 2025, Jayawijaya Kembali Tampilkan Warisan Leluhur ke Pentas Dunia

    Festival Budaya Lembah Baliem 2025, Jayawijaya Kembali Tampilkan Warisan Leluhur ke Pentas Dunia

    AirAsia MOVE Dorong Wisata Budaya Dayung Indonesia ke Kancah Dunia

    AirAsia MOVE Dorong Wisata Budaya Dayung Indonesia ke Kancah Dunia

    Pohon Mandala di Borobudur: Simbol Kesadaran Semesta yang Mengakar dalam Spiritualitas Nusantara

    Pohon Mandala di Borobudur: Simbol Kesadaran Semesta yang Mengakar dalam Spiritualitas Nusantara

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    danau kelimutu

    7 Tempat Wisata Terunik di Indonesia yang Bikin Kamu Tak Percaya Sebelum Melihat Sendiri!

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

    Festival Budaya Lembah Baliem 2025, Jayawijaya Kembali Tampilkan Warisan Leluhur ke Pentas Dunia

    Festival Budaya Lembah Baliem 2025, Jayawijaya Kembali Tampilkan Warisan Leluhur ke Pentas Dunia

    AirAsia MOVE Dorong Wisata Budaya Dayung Indonesia ke Kancah Dunia

    AirAsia MOVE Dorong Wisata Budaya Dayung Indonesia ke Kancah Dunia

    Pohon Mandala di Borobudur: Simbol Kesadaran Semesta yang Mengakar dalam Spiritualitas Nusantara

    Pohon Mandala di Borobudur: Simbol Kesadaran Semesta yang Mengakar dalam Spiritualitas Nusantara

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
No Result
View All Result

Meningkatnya Peringkat TTDI Jadi Fondasi Pengembangan Sektor Parekraf Masa Depan Indonesia

by Redaksi
03/07/2024
Reading Time: 2 mins read
Meningkatnya Peringkat TTDI Jadi Fondasi Pengembangan Sektor Parekraf Masa Depan Indonesia

Nia Niscaya (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Nia Niscaya, Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama Kemenparekraf/Baparekraf, dalam acara “The Weekly Brief With Sandi Uno” di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, pada Senin (1/7/2024) menyampaikan bahwa Kemenparekraf telah melakukan kajian terkait dampak kenaikan peringkat Travel & Tourism Development Index (TTDI) ini. Kajian tersebut menghasilkan sejumlah rekomendasi yang bisa menjadi landasan bagi pengembangan parekraf Indonesia ke depan.

“TTDI merupakan salah satu indikator kinerja utama Kemenparekraf selain jumlah wisatawan mancanegara, wisatawan nusantara, nilai tambah dan nilai ekspor ekonomi kreatif, jumlah tenaga kerja, dan devisa. Penilaian ini memungkinkan Indonesia dibandingkan dengan 119 negara lainnya berdasarkan indikator yang sama,” kata Nia.

Baca juga :

Film “Na Willa”, Hidupkan Kembali Keajaiban Masa Kecil di Lebaran 2026

Tutup 2025, Strategi GAIKINDO Menjaga Laju Industri Otomotif Nasional Berbuah Kesuksesan

“Esok Tanpa Ibu”, Ketika AI Menjadi Jembatan di Tengah Luka Kehilangan

Nia menjelaskan bahwa berdasarkan pilar dan indikator penilaian TTDI, terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan di Indonesia, seperti kesehatan dan kebersihan, infrastruktur layanan wisatawan, kesiapan ICT, keterbukaan terhadap pariwisata, serta sumber daya manusia dan pasar tenaga kerja, dan keberlanjutan lingkungan. “Meskipun tidak semua indikator berada di bawah kewenangan Kemenparekraf, hal ini merupakan tanggung jawab bersama yang harus kita upayakan,” lanjutnya.

Untuk itu, diperlukan kolaborasi yang kuat antar pihak-pihak terkait guna mempertahankan pilar-pilar yang telah memadai serta meningkatkan pilar-pilar yang perlu diperbaiki. “Kita harus fokus pada koordinasi dan kolaborasi antar kementerian dan lembaga serta pentahelix,” ujar Nia.

Sementara Deputi Bidang Kebijakan Strategis Kemenparekraf/Baparekraf, Dessy Ruhati, menambahkan bahwa peningkatan dan pengelolaan pilar-pilar TTDI ini adalah tanggung jawab bersama antara kementerian dan lembaga. Sebab, dari seluruh pilar penilaian, hanya 30 persen yang menjadi tugas Kemenparekraf. “Langkah-langkah perbaikan dapat dilakukan melalui strategi kolaborasi lintas sektoral, mengingat 30 persen indikator merupakan tugas dan fungsi Kemenparekraf, sementara 70 persen lainnya berkaitan dengan tugas kementerian dan sektor lain. Upaya strategis ini penting untuk memperkuat indikator TTDI,” ujar Dessy.

Pendiri Pusat Kepariwisataan Institut Teknologi Bandung (ITB), Myra P. Gunawan, menyatakan bahwa peningkatan peringkat TTDI Indonesia dapat menjadi dasar untuk pengembangan dan penguatan infrastruktur pendukung sektor parekraf di Indonesia. “Peringkat ini adalah pendorong potensial untuk pembangunan tersebut,” ungkap Myra.

Selanjutnya Prof. M. Baiquni, Guru Besar Geografi Universitas Gajah Mada (UGM), menambahkan bahwa pengembangan sektor parekraf harus dilakukan secara merata di seluruh Indonesia, sehingga kunjungan wisatawan dapat tersebar lebih merata dan tidak hanya terpusat di destinasi wisata tertentu.

“Kita mulai mengalami overtourism di beberapa destinasi wisata padat seperti Bali, Yogyakarta, Bandung, Jakarta, dan Surabaya. Kadang-kadang sampai terjadi kemacetan yang luar biasa, dan ini merupakan masalah yang perlu kita kelola dengan baik,” tutupnya./ JOURNEY OF INDONESIA

Tags: Journey of IndonesiaKemenparekrafNewsNia NiscayaParekrafThe Weekly Brief With Sandi UnoTTDI
Share114Tweet71

Related Posts

Menjawab Tantangan Industri Konstruksi, Bosch Resmikan Blue Store di LTC Jakarta
News

Menjawab Tantangan Industri Konstruksi, Bosch Resmikan Blue Store di LTC Jakarta

24/12/2025
Menembus Jantung New York, Wajah Pariwisata Indonesia Kini Hiasi Megahnya Times Square
News

Menembus Jantung New York, Wajah Pariwisata Indonesia Kini Hiasi Megahnya Times Square

21/12/2025
Wakapolri Resmikan Pembukaan Kembali Pabrik Garmen Wong Hang Bersaudara di Pemalang
News

Wakapolri Resmikan Pembukaan Kembali Pabrik Garmen Wong Hang Bersaudara di Pemalang

20/12/2025
Laporan Harta Janggal Pejabat Kejati Papua, Aspidsus Nixon Mahuse Akan Dilaporkan ke KPK
News

Laporan Harta Janggal Pejabat Kejati Papua, Aspidsus Nixon Mahuse Akan Dilaporkan ke KPK

10/12/2025
Aksara Homes Ciputat Kian Lengkap, Synthesis Development Resmikan Clubhouse Mewah dengan Fasilitas Modern
News

Aksara Homes Ciputat Kian Lengkap, Synthesis Development Resmikan Clubhouse Mewah dengan Fasilitas Modern

05/12/2025
Next Post
Wujudkan Momen Liburan yang Unthinkable dengan Ragam Kemudahan dari Jenius

Wujudkan Momen Liburan yang Unthinkable dengan Ragam Kemudahan dari Jenius

ADVERTISEMENT

Recomended

Film “Na Willa”, Hidupkan Kembali Keajaiban Masa Kecil di Lebaran 2026
FIlm

Film “Na Willa”, Hidupkan Kembali Keajaiban Masa Kecil di Lebaran 2026

31/12/2025
Tutup 2025, Strategi GAIKINDO Menjaga Laju Industri Otomotif Nasional Berbuah Kesuksesan
Automotive

Tutup 2025, Strategi GAIKINDO Menjaga Laju Industri Otomotif Nasional Berbuah Kesuksesan

30/12/2025
“Esok Tanpa Ibu”, Ketika AI Menjadi Jembatan di Tengah Luka Kehilangan
FIlm

“Esok Tanpa Ibu”, Ketika AI Menjadi Jembatan di Tengah Luka Kehilangan

29/12/2025
Dari Alam hingga Edutainment, Perth Menawarkan Paket Lengkap untuk Wisata Keluarga
Travel

Dari Alam hingga Edutainment, Perth Menawarkan Paket Lengkap untuk Wisata Keluarga

28/12/2025
Sentuhan AI dan Harmoni Project Pop, Cara Baru ZAP Rayakan Keunikan Diri yang “Pede Maksimal”
Lifestyle

Sentuhan AI dan Harmoni Project Pop, Cara Baru ZAP Rayakan Keunikan Diri yang “Pede Maksimal”

27/12/2025
Harmoni Musik dan Alam, Menanam Mangrove Lewat Tiket Early Bird Synchronize Fest 2026
Music

Harmoni Musik dan Alam, Menanam Mangrove Lewat Tiket Early Bird Synchronize Fest 2026

26/12/2025
Journey of Indonesia

Journey of Indonesia is a popular online newsportal and going source for technical and digital content for its influential audience around the globe. You can reach us via email.


journeyofid@gmail.com

  • Journey of Indonesia
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Editorial
  • Kontak

© 2024 Journey of Indonesia.

No Result
View All Result
  • Journey of Indonesia
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile

© 2024 Journey of Indonesia.