Thursday, May 14, 2026
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
Banner Iklan
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    danau kelimutu

    7 Tempat Wisata Terunik di Indonesia yang Bikin Kamu Tak Percaya Sebelum Melihat Sendiri!

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

    Festival Budaya Lembah Baliem 2025, Jayawijaya Kembali Tampilkan Warisan Leluhur ke Pentas Dunia

    Festival Budaya Lembah Baliem 2025, Jayawijaya Kembali Tampilkan Warisan Leluhur ke Pentas Dunia

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    danau kelimutu

    7 Tempat Wisata Terunik di Indonesia yang Bikin Kamu Tak Percaya Sebelum Melihat Sendiri!

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

    Festival Budaya Lembah Baliem 2025, Jayawijaya Kembali Tampilkan Warisan Leluhur ke Pentas Dunia

    Festival Budaya Lembah Baliem 2025, Jayawijaya Kembali Tampilkan Warisan Leluhur ke Pentas Dunia

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
No Result
View All Result

Meningkatnya Peringkat TTDI Jadi Fondasi Pengembangan Sektor Parekraf Masa Depan Indonesia

by Redaksi
03/07/2024
Reading Time: 2 mins read
Meningkatnya Peringkat TTDI Jadi Fondasi Pengembangan Sektor Parekraf Masa Depan Indonesia

Nia Niscaya (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Nia Niscaya, Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama Kemenparekraf/Baparekraf, dalam acara “The Weekly Brief With Sandi Uno” di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, pada Senin (1/7/2024) menyampaikan bahwa Kemenparekraf telah melakukan kajian terkait dampak kenaikan peringkat Travel & Tourism Development Index (TTDI) ini. Kajian tersebut menghasilkan sejumlah rekomendasi yang bisa menjadi landasan bagi pengembangan parekraf Indonesia ke depan.

“TTDI merupakan salah satu indikator kinerja utama Kemenparekraf selain jumlah wisatawan mancanegara, wisatawan nusantara, nilai tambah dan nilai ekspor ekonomi kreatif, jumlah tenaga kerja, dan devisa. Penilaian ini memungkinkan Indonesia dibandingkan dengan 119 negara lainnya berdasarkan indikator yang sama,” kata Nia.

Baca juga :

Plesiran, Titik Temu Hangat Kolaborasi Fashion Lokal di Dwangsa9

Ambisi ESG Xiaomi 2025, Integrasi Teknologi Pintar dan Ekosistem Rendah Karbon

Latih Soft Skill, Artotel Harmoni Gelar Kelas Etiket dan Public Speaking Anak

Nia menjelaskan bahwa berdasarkan pilar dan indikator penilaian TTDI, terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan di Indonesia, seperti kesehatan dan kebersihan, infrastruktur layanan wisatawan, kesiapan ICT, keterbukaan terhadap pariwisata, serta sumber daya manusia dan pasar tenaga kerja, dan keberlanjutan lingkungan. “Meskipun tidak semua indikator berada di bawah kewenangan Kemenparekraf, hal ini merupakan tanggung jawab bersama yang harus kita upayakan,” lanjutnya.

Untuk itu, diperlukan kolaborasi yang kuat antar pihak-pihak terkait guna mempertahankan pilar-pilar yang telah memadai serta meningkatkan pilar-pilar yang perlu diperbaiki. “Kita harus fokus pada koordinasi dan kolaborasi antar kementerian dan lembaga serta pentahelix,” ujar Nia.

Sementara Deputi Bidang Kebijakan Strategis Kemenparekraf/Baparekraf, Dessy Ruhati, menambahkan bahwa peningkatan dan pengelolaan pilar-pilar TTDI ini adalah tanggung jawab bersama antara kementerian dan lembaga. Sebab, dari seluruh pilar penilaian, hanya 30 persen yang menjadi tugas Kemenparekraf. “Langkah-langkah perbaikan dapat dilakukan melalui strategi kolaborasi lintas sektoral, mengingat 30 persen indikator merupakan tugas dan fungsi Kemenparekraf, sementara 70 persen lainnya berkaitan dengan tugas kementerian dan sektor lain. Upaya strategis ini penting untuk memperkuat indikator TTDI,” ujar Dessy.

Pendiri Pusat Kepariwisataan Institut Teknologi Bandung (ITB), Myra P. Gunawan, menyatakan bahwa peningkatan peringkat TTDI Indonesia dapat menjadi dasar untuk pengembangan dan penguatan infrastruktur pendukung sektor parekraf di Indonesia. “Peringkat ini adalah pendorong potensial untuk pembangunan tersebut,” ungkap Myra.

Selanjutnya Prof. M. Baiquni, Guru Besar Geografi Universitas Gajah Mada (UGM), menambahkan bahwa pengembangan sektor parekraf harus dilakukan secara merata di seluruh Indonesia, sehingga kunjungan wisatawan dapat tersebar lebih merata dan tidak hanya terpusat di destinasi wisata tertentu.

“Kita mulai mengalami overtourism di beberapa destinasi wisata padat seperti Bali, Yogyakarta, Bandung, Jakarta, dan Surabaya. Kadang-kadang sampai terjadi kemacetan yang luar biasa, dan ini merupakan masalah yang perlu kita kelola dengan baik,” tutupnya./ JOURNEY OF INDONESIA

Tags: Journey of IndonesiaKemenparekrafNewsNia NiscayaParekrafThe Weekly Brief With Sandi UnoTTDI
Share114Tweet71

Related Posts

Mudahkan Penonton, Java Jazz 2026 Sediakan Shuttle Terintegrasi
News

Mudahkan Penonton, Java Jazz 2026 Sediakan Shuttle Terintegrasi

11/05/2026
Bukan Sekadar Menginap, Wisatawan Indonesia Kini Lebih Pemilih soal Fasilitas
News

Bukan Sekadar Menginap, Wisatawan Indonesia Kini Lebih Pemilih soal Fasilitas

10/05/2026
Lebih dari Sekadar Rumah, Agung Podomoro Hadirkan Sensasi Liburan Lewat Club House Premium
News

Lebih dari Sekadar Rumah, Agung Podomoro Hadirkan Sensasi Liburan Lewat Club House Premium

06/05/2026
Babak Baru Kebijakan Global, Emas Kembali Jadi Incaran di Tengah Transisi The Fed
News

Babak Baru Kebijakan Global, Emas Kembali Jadi Incaran di Tengah Transisi The Fed

06/05/2026
The Battery Show Asia – Indonesia 2026, Misi Besar di Balik Ambisi Indonesia Menjadi Jantung Baterai Asia
Automotive

The Battery Show Asia – Indonesia 2026, Misi Besar di Balik Ambisi Indonesia Menjadi Jantung Baterai Asia

06/05/2026
Next Post
Wujudkan Momen Liburan yang Unthinkable dengan Ragam Kemudahan dari Jenius

Wujudkan Momen Liburan yang Unthinkable dengan Ragam Kemudahan dari Jenius

ADVERTISEMENT

Recomended

Plesiran, Titik Temu Hangat Kolaborasi Fashion Lokal di Dwangsa9
Fashion

Plesiran, Titik Temu Hangat Kolaborasi Fashion Lokal di Dwangsa9

12/05/2026
Ambisi ESG Xiaomi 2025, Integrasi Teknologi Pintar dan Ekosistem Rendah Karbon
Gadget

Ambisi ESG Xiaomi 2025, Integrasi Teknologi Pintar dan Ekosistem Rendah Karbon

12/05/2026
Latih Soft Skill, Artotel Harmoni Gelar Kelas Etiket dan Public Speaking Anak
Hotels

Latih Soft Skill, Artotel Harmoni Gelar Kelas Etiket dan Public Speaking Anak

11/05/2026
Menelusuri Wangi Daun Jati di Nasi Jamblang Mang Dul, Sebuah Simpul Rasa yang Melintasi Zaman
Culinary

Menelusuri Wangi Daun Jati di Nasi Jamblang Mang Dul, Sebuah Simpul Rasa yang Melintasi Zaman

11/05/2026
Peringati Hari PMI, Dafam Express Jaksa Gelar Donor Darah
Hotels

Peringati Hari PMI, Dafam Express Jaksa Gelar Donor Darah

11/05/2026
Fleksibilitas Tanpa Batas, Nikmati Mewahnya Menginap 24 Jam Penuh di Kalibata
Hotels

Fleksibilitas Tanpa Batas, Nikmati Mewahnya Menginap 24 Jam Penuh di Kalibata

11/05/2026
Journey of Indonesia

Journey of Indonesia is a popular online newsportal and going source for technical and digital content for its influential audience around the globe. You can reach us via email.


journeyofid@gmail.com

  • Journey of Indonesia
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Editorial
  • Kontak

© 2024 Journey of Indonesia.

No Result
View All Result
  • Journey of Indonesia
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile

© 2024 Journey of Indonesia.