Tuesday, March 10, 2026
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
Banner Iklan
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    danau kelimutu

    7 Tempat Wisata Terunik di Indonesia yang Bikin Kamu Tak Percaya Sebelum Melihat Sendiri!

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

    Festival Budaya Lembah Baliem 2025, Jayawijaya Kembali Tampilkan Warisan Leluhur ke Pentas Dunia

    Festival Budaya Lembah Baliem 2025, Jayawijaya Kembali Tampilkan Warisan Leluhur ke Pentas Dunia

    AirAsia MOVE Dorong Wisata Budaya Dayung Indonesia ke Kancah Dunia

    AirAsia MOVE Dorong Wisata Budaya Dayung Indonesia ke Kancah Dunia

    Pohon Mandala di Borobudur: Simbol Kesadaran Semesta yang Mengakar dalam Spiritualitas Nusantara

    Pohon Mandala di Borobudur: Simbol Kesadaran Semesta yang Mengakar dalam Spiritualitas Nusantara

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    danau kelimutu

    7 Tempat Wisata Terunik di Indonesia yang Bikin Kamu Tak Percaya Sebelum Melihat Sendiri!

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

    Festival Budaya Lembah Baliem 2025, Jayawijaya Kembali Tampilkan Warisan Leluhur ke Pentas Dunia

    Festival Budaya Lembah Baliem 2025, Jayawijaya Kembali Tampilkan Warisan Leluhur ke Pentas Dunia

    AirAsia MOVE Dorong Wisata Budaya Dayung Indonesia ke Kancah Dunia

    AirAsia MOVE Dorong Wisata Budaya Dayung Indonesia ke Kancah Dunia

    Pohon Mandala di Borobudur: Simbol Kesadaran Semesta yang Mengakar dalam Spiritualitas Nusantara

    Pohon Mandala di Borobudur: Simbol Kesadaran Semesta yang Mengakar dalam Spiritualitas Nusantara

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
No Result
View All Result

Tak Perlu Panik, Suku Bunga The Fed Naik? Ini Sektor Investasi Paling Bergairah

by Ibonk
14/08/2023
Reading Time: 5 mins read
Tak Perlu Panik, Suku Bunga The Fed Naik? Ini Sektor Investasi Paling Bergairah

Ilustrasi grafik naik turun suku bunga (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter

Suku bunga acuan The Federal Reserve (The Fed) saat ini berada di level 5,25-5,50 persen. Angka ini disebut menjadi yang tertinggi sejak lebih dari dua dekade lalu. Lalu apa dampaknya bagi ekonomi global dan bagaimana pengaruhnya terhadap ekonomi domestik Indonesia?

Paparan tersebut tersaji dalam diskusi Talkshow Tumbuh Makna yang menawarkan tema “Pengaruh Kenaikan Suku Bunga The Fed Terhadap Ekonomi Global dan Indonesia”. Dalam agenda yang dilakukan di Jakarta tersebut, dihadiri narasumber Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira Adhinegara dan Co-Founder Tumbuh Makna Benny Sufami. ​

Baca juga :

Anis Byarwati Dukung Opsi Pemangkasan MBG dan Penundaan Infrastruktur demi Sehatkan APBNraft

Menikmati Sakura Tanpa Beban Finansial Melalui Program ‘Jenius Jelajah Jepang’

Menyoal Insentif Ramadan Rp 12,8 Triliun, Anis Byarwati Ingatkan Soal Tepat Sasaran dan Dampak Jangka Panjang

Bhima Yudhistira Adhinegara menjelaskan, kenaikan suku bunga oleh bank sentral Amerika Serikat sangat jelas memiliki pengaruh bagi negara-negara berkembang. Namun bagi Indonesia, kenaikan ini ternyata tidak memiliki pengaruh yang signifikan. Mengapa?

Faktornya banyak, karena menaikan suku bunga secara agresif dapat berdampak pada pinjaman konsumen yang akan jauh lebih mahal dan akan mengganggu pemulihan konsumsi domestik. Selain itu, banyak industri yang juga akan terpengaruh dengan kenaikan suku bunga tersebut,” ungkap Bhima yang dikutip hari ini Senin, 14/8/2023.

Lebih jauh, Bhima bahkan menganalisis bahwa roda ekonomi Indonesia lebih terhubung dengan pergerakan Tiongkok ketimbang Amerika, sehingga kenaikan suku bunga The Fed tidak secara otomatis mengganggu pertumbuhan ekonomi Indonesia. “Karena Tiongkok adalah salah satu negara asal investasi yang terbesar, dan mitra investasi Indonesia. Kedua, mereka adalah mitra dagang. Kita ekspor ke Tiongkok itu bisa seperempat dari total ekspor Indonesia, kira-kira sekitar 25 persen kita kirim ke Tiongkok, dan itu tentu sangat mempengaruhi,” lanjutnya.

Bahkan Bhima kembali menjelaskan dengan mengambil riset sebuah studi, bahwa setiap satu persen penurunan ekonomi yang terjadi di Amerika Serikat, pengaruhnya ke Indonesia hanya 0,01 persen.

Berbeda apabila ekonomi Tiongkok turun 1 persen saja dalam PDB mereka, maka imbas ke Indonesia bisa mencapai 0,3 persen. “Jadi kita lebih sensitif dengan ekonomi Tiongkok. Sehingga kenaikan suku bunga AS belum tentu berdampak langsung ke capital market maupun surat utang di Indonesia, setidaknya dalam jangka waktu yang dekat,” tambahnya.

Meski fundamental ekonomi nasional kuat, Bhima menyatakan bahwa pada tahun depan Indonesia perlu mewaspadai gejolak ekonomi yang akan terjadi. Semester II 2023 dan 2024 akan banyak dinamika yang terjadi. The Fed tetap penting untuk diperhatikan tapi mesti ditambah dengan faktor-faktor lainnya sehingga bisa dimitigasi beberapa risiko. Inflasi di Indonesia saat ini masih bisa ditahan, cadangan devisanya masih bagus, suku bunga pun masih bisa ditahan, tapi jika Amerika suku bunganya masih terus 5,25 persen, maka kita harus tawarkan bunga.

“Karena bila ada penyesuaian jangka panjang, kasihan industri karena suku bunga pinjaman juga akan menjadi mahal dan pengaruhnya juga pada penyaluran pertumbuhan kredit perbankan dan berdampak pada imbal hasil yang harus ditawarkan oleh berbagai instrumen investasi di Indonesia,” katanya.

Bhima meyakini ekonomi kuartal III 2023 nanti akan banyak tantangan yang mesti diwaspadai, terutama mengenai ketidakseimbangan antara pendapatan dan kebutuhan.

Talkshow Tumbuh Makna bertema Pengaruh Kenaikan Suku Bunga The Fed Terhadap Ekonomi Global dan Indonesia (Ist)

“Di kuartal III ini, ada kebutuhan yang terus meningkat, meskipun inflasi kita terbilang cukup baik dan terkendali bahkan agak sedikit menurun, tapi yang perlu diketahui di kuartal II adalah ini tidak ada momen musiman dimana masyarakat bergerak untuk berwisata secara masif, itu tantangannya. Di kuartal III biasanya belanja pemerintah mulai meningkat tetapi belum setinggi di kuartal IV. Meski begitu, kemungkinan pertumbuhan pada kuartal III berada pada kisaran 4,9 persen,” katanya.

Senada dengan apa yang disampaikan Co-Founder Tumbuh Makna, Benny Sufami yang memprediksi situasi ekonomi global saat ini tidak memberikan tekanan yang signifikan bagi ekonomi domestik di Indonesia. Hal itu didapati karena fakta bahwa ekonomi nasional pada kuartal II sangat baik, khususnya angka PDB Indonesia yang berada di atas 5 persen dengan tren inflasi yang relatif stabil, yang tentunya menunjukan sentimen positif.

“Berdasarkan data riset yang Tumbuh Makna peroleh, ekonomi kuartal II 2023 PDB kita 5,17 persen. IMF menyatakan bahwa maksimal pertumbuhan ekonomi dunia hanya akan bertumbuh maksimal 3 persen, itu sudah cukup bagus bagi ekonomi domestik kita. Itu sudah cukup baik di tengah kondisi tekanan ekonomi global. Kedua, data inflasi awal bulan sudah diumumkan, dan hasilnya inflasi harga konsumen lebih rendah dari kuartal sebelumnya yakni dari 3,52 persen ke 3,08 persen (yoy),” katanya.

“Untuk peluang, kami melihat ada di pasar saham dan pasar obligasi, valuasinya juga masih sangat menarik. Tantangannya adalah investor hanya perlu lebih bersabar. Sebab kita lihat di semester I, Indeks Harga Saham Gabungan stagnan, sementara di semester kedua ini lah kami melihat akan sangat menarik.” ujarnya.

Lalu mengapa IHSG bisa menarik dan perlu ditunggu investor? Benny melihat peluang IHSG akan naik kembali terbuka. “Jadi di semester II, kami melihat peluang naiknya IHSG sangat terbuka. Yang pertama karena penurunan harga komoditas sudah terbatas. Kedua, karena adanya kegiatan domestik yang disinyalir akan meningkat, sebab KPU dan DPR hingga pemerintah sendiri sudah menyetujui budget Pemilu sekitar Rp76 triliun,” ungkap Benny.

Benny optimistis bahwa IHSG akan menguat. Analisa ini diperkuat berdasarkan riwayat data IHSG jelang pemilu di tahun politik. Berdasarkan data yang dikumpulkan, biasanya 6 bulan sebelum pemilu IHSG mengalami kenaikan. Ini pernah terjadi misalnya di tahun 2014 dan 2019.

“Di mana pada tahun 2014, 6 bulan sebelum pemilu, IHSG mengalami kenaikan 19,6 persen, lalu pada tahun 2019 pun IHSG mengalami kenaikan 11,7 persen. Memang tidak ada jaminan ini akan berulang, tapi polanya selalu seperti itu. Untuk itu, kami optimistis di semester II ini, IHSG bisa mengalami kenaikan,” ujarnya.

Ia pun meyakini bahwa pasar obligasi akan naik dan itu merupakan kesempatan yang mesti dimanfaatkan oleh para investor. Hal ini dapat dilihat ada ruang untuk Bank Indonesia di awal tahun 2024 untuk menurunkan tingkat suku bunga.

“Kami ambil benchmark-nya, untuk surat utang negara (SUN) Seri 10 tahun, saat ini yield-nya berada pada posisi 6,3 persen dan kami melihat tahun depan itu bisa di posisi 6,1 persen. Jadi ada potensi kenaikan harga obligasi. Ada kesempatan dan peluang untuk dimanfaatkan menjadi keuntungan. Ke depan dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup terjaga di atas 5 persen, bahkan walaupun turun di angka 4,8 persen atau 4,9 persen, kami masih melihat peluang investasi, khususnya di equity dan obligasi,” tutup Benny yakin./ JOURNEY OF INDONESIA

Tags: Benny SufamiBhima Yudhistira AdhinegaraDiskusi EkonomiEkonomiSuku BungaTalkshowTumbuh Makna
Share93Tweet58

Related Posts

Anis Byarwati Dukung Opsi Pemangkasan MBG dan Penundaan Infrastruktur demi Sehatkan APBNraft
News

Anis Byarwati Dukung Opsi Pemangkasan MBG dan Penundaan Infrastruktur demi Sehatkan APBNraft

09/03/2026
Menjamin Keselamatan Mudik 2026, Kemenhub Perketat Pengawasan Kelaikan Armada
News

Menjamin Keselamatan Mudik 2026, Kemenhub Perketat Pengawasan Kelaikan Armada

07/03/2026
Optimisme Baru Bayar Tol Tanpa Henti, Pemerintah Mulai Uji 64 Skenario MLFF
News

Optimisme Baru Bayar Tol Tanpa Henti, Pemerintah Mulai Uji 64 Skenario MLFF

07/03/2026
Jemput Keberkahan Ramadan, YPJI Tebar Ratusan Paket Takjil di Kawasan Cilandak
News

Jemput Keberkahan Ramadan, YPJI Tebar Ratusan Paket Takjil di Kawasan Cilandak

06/03/2026
Menikmati Sakura Tanpa Beban Finansial Melalui Program ‘Jenius Jelajah Jepang’
News

Menikmati Sakura Tanpa Beban Finansial Melalui Program ‘Jenius Jelajah Jepang’

05/03/2026
Next Post
Berikan Solusi Perencanaan Legacy yang Fleksibel, Bank DBS Indonesia dan Manulife Indonesia Luncurkan MiWISE

Berikan Solusi Perencanaan Legacy yang Fleksibel, Bank DBS Indonesia dan Manulife Indonesia Luncurkan MiWISE

ADVERTISEMENT

Recomended

Menembus Batas Kemewahan, Satu Dekade Transformasi Berani Rolls-Royce Black Badge
Automotive

Menembus Batas Kemewahan, Satu Dekade Transformasi Berani Rolls-Royce Black Badge

10/03/2026
Anis Byarwati Dukung Opsi Pemangkasan MBG dan Penundaan Infrastruktur demi Sehatkan APBNraft
News

Anis Byarwati Dukung Opsi Pemangkasan MBG dan Penundaan Infrastruktur demi Sehatkan APBNraft

09/03/2026
MGS5 EV di IIMS 2026, Jadi Definisi Baru Mobil Listrik Keluarga Indonesia
Automotive

MGS5 EV di IIMS 2026, Jadi Definisi Baru Mobil Listrik Keluarga Indonesia

09/03/2026
Strategi Baru BFGoodrich, Gandeng Gofar Hilman dan Siapkan Program Mudik Nyaman
Automotive

Strategi Baru BFGoodrich, Gandeng Gofar Hilman dan Siapkan Program Mudik Nyaman

08/03/2026
Prioritas Keselamatan Mudik, Michelin Indonesia Tebar Program Ramadan 2026
Automotive

Prioritas Keselamatan Mudik, Michelin Indonesia Tebar Program Ramadan 2026

08/03/2026
Billkiss Rilis ‘Layar Hati’, Potret Fenomena Cinta dari Media Sosial
Music

Billkiss Rilis ‘Layar Hati’, Potret Fenomena Cinta dari Media Sosial

08/03/2026
Journey of Indonesia

Journey of Indonesia is a popular online newsportal and going source for technical and digital content for its influential audience around the globe. You can reach us via email.


journeyofid@gmail.com

  • Journey of Indonesia
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Editorial
  • Kontak

© 2024 Journey of Indonesia.

No Result
View All Result
  • Journey of Indonesia
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile

© 2024 Journey of Indonesia.