<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Boyolali Archives | Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</title>
	<atom:link href="https://journeyofindonesia.com/tag/boyolali/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://journeyofindonesia.com/tag/boyolali/</link>
	<description>Journey of Indonesia fokus pada perkembangan pariwisata Indonesia, meng-explore budaya, hiburan, life style, kesehatan, hiburan di tanah air</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Jun 2022 15:50:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/06/cropped-favicon-1-32x32.png</url>
	<title>Boyolali Archives | Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</title>
	<link>https://journeyofindonesia.com/tag/boyolali/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198252186</site>	<item>
		<title>Oemah Bamboo, Tawarkan Keindahan dan Harumnya Kopi Arabika Merapi</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/travel/oemah-bamboo-tawarkan-keindahan-dan-harumnya-kopi-arabika-merapi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ibonk]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Nov 2019 01:39:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tourism]]></category>
		<category><![CDATA[Travel]]></category>
		<category><![CDATA[Boyolali]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Kopi]]></category>
		<category><![CDATA[Kopi Arabika Merapi]]></category>
		<category><![CDATA[Merapi]]></category>
		<category><![CDATA[New Selo]]></category>
		<category><![CDATA[Oemah Bambu]]></category>
		<category><![CDATA[Selo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wp.journeyofindonesia.com/?p=1570</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jika punya kesempatan waktu dan anda tengah berada di Jawa Tengah sempatkanlah untuk menikmati udara segar di Oemah Bamboo Merapi di Dukuh Plalangan, Lencoh, Selo, Boyolali. Berada di ketinggian 1.700 mdpl, spot wisata yang juga merupakan jalur pendakian Gunung Merapi itu menawarkan pemandangan yang asri dan sangat instagramable. Spot nya sendiri ini sangat mudah dicapai, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/travel/oemah-bamboo-tawarkan-keindahan-dan-harumnya-kopi-arabika-merapi/">Oemah Bamboo, Tawarkan Keindahan dan Harumnya Kopi Arabika Merapi</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Jika punya kesempatan waktu dan anda tengah berada di Jawa Tengah sempatkanlah untuk menikmati udara segar di <strong>Oemah Bamboo</strong> Merapi di Dukuh Plalangan, Lencoh, Selo, Boyolali. Berada di ketinggian 1.700 mdpl, spot wisata yang juga merupakan jalur pendakian Gunung Merapi itu menawarkan pemandangan yang asri dan sangat <em>instagramable</em>. </p>



<p><em>Spot</em> nya sendiri ini sangat mudah dicapai, anda tinggal mengikuti jalur Ampel, Boyolali, yang menjadi alternatif rute tercepat.</p>



<p>Jika dari kejauhan anda melihat tulisan “New Selo”, artinya anda sudah tidak jauh lagi dan Oemah Bamboo Merapi berada tepat di belakang New Selo.</p>



<p>Sesampaiknya di parkiran, anda dapat ber-swafoto di spot-spot terbaik dengan latar belakang pemandangan alam yang menakjubkan. Nah, perjalanan sendiri belum berujung disini saja, Oemah Bamboo sendiri berada dibelakang spot pandang New Selo tersebut. Kita harus melewati jalan setapak menanjak sejauh kira-kira 300 meter berjalan. Selepas itu di sebelah kiri, anda akan menjumpai tangga bambu menuju sebuah rumah besar berbentuk gazebo dan menara dari kumpulan bambu.</p>



<p>Spot pertama yang akan Anda temui berupa terowongan bambu berdesain cukup apik. Para pengunjung biasanya menyempatkan diri berfoto di spot itu. Melangkah lebih ke dalam, Anda akan menemukan gazebo dan menara pandang yang berhubungan.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="740" height="370" src="https://wp.journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2022/06/Mencari-pemandangan-maksimal-dari-ketinggian-Ibonk.jpg" alt="" class="wp-image-1572" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2022/06/Mencari-pemandangan-maksimal-dari-ketinggian-Ibonk.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2022/06/Mencari-pemandangan-maksimal-dari-ketinggian-Ibonk-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2022/06/Mencari-pemandangan-maksimal-dari-ketinggian-Ibonk-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /><figcaption><em>Mencari pemandangan maksimal dari ketinggian (Ibonk)</em></figcaption></figure>
</div>


<p>Sesuai namanya, Oemah Bamboo memang di bangun dengan bahan bambu di cerukan tebing. Bangunan tersebut cukup panjang , saling berkaitan dan dibentuk bertingkat- tingkat dengan beberapa spot pandang yang menawarkan pemandangan Selo 360 derajat. Dipercantik pula dengan beberapa spot seperti lorong, jembatan, gazebo, bar, hingga menara. </p>



<p>Total terdapat tujuh gazebo yang berukuran 3&#215;3 meter, 3&#215;4 meter, dan satu gazebo aula. Di antara bangunan gazebo ada dua menara pandang setinggi 10 meter dan 8 meter.</p>



<p>Untuk mencapai puncak menara tertinggi, dibutuhkan sedikit keberanian menaiki empat tingkat lantai. Di puncak menara tertera jelas diperuntukkan menampung 4 orang. Diantara menara, disediakan jaring sebagai sarana pengamanan jika ada wisatawan terjatuh. Namun sayangnya setelah dipergunakan selama bertahun-tahun, terdapat titik-titik rawan dari lantai yang goyah, ataupun lilitan bambu yang sudah mengendur. Belum lagi jika naik turun tangga di menara, beberapa pegangan pengamannya sudah seharusnya diperbaiki.</p>



<p>Perlukan kehati-hatian ekstra bagi wisatawan yang ingin menikmati pemandangan 360 derajat diatas menara tersebut, dan pihak pengelola sudah seharusnya merenovasi secara sungguh-sungguh tempat ini. Meskipun kekuatan himpunan bambu tua yang liat, masih cukup mampu saling menopang. Namun tidak ada salahnya untuk mengedepankan kehati-hatian.</p>



<p>Menurut beberapa warga setempat yang dijumpai dilokasi ini, jika sangat beruntung pada udara yang cerah di pagi hari selain mendapatkan suasana sunrise yang indah, dari puncak menara pengunjung dapat melihat tak kurang dari tujuh gunung yakni Merbabu, Merapi, Ungaran, Lawu, Slamet, Sindoro, dan Sumbing.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="740" height="370" src="https://wp.journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2022/06/Seorang-pengunjung-tengah-menikmati-hangat-kopi-Arabika-Merapi-Ibonk.jpg" alt="" class="wp-image-1573" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2022/06/Seorang-pengunjung-tengah-menikmati-hangat-kopi-Arabika-Merapi-Ibonk.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2022/06/Seorang-pengunjung-tengah-menikmati-hangat-kopi-Arabika-Merapi-Ibonk-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2022/06/Seorang-pengunjung-tengah-menikmati-hangat-kopi-Arabika-Merapi-Ibonk-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /><figcaption><em>Seorang pengunjung tengah menikmati hangat kopi Arabika Merapi (Ibonk)</em></figcaption></figure>
</div>


<p>Asyiknya lagi, untuk mengusir rasa dingin wisatawan bisa memesan kopi di kedai kopi berngaran <strong>Oemah Bamboo Coffee</strong>. Seperti yang disampaikan oleh Jawardi bahwa Oemah Bamboo ini sendiri memang sebenarnya diperuntukkan untuk menikmati kopi.</p>



<p>Untuk mendapatkan pasokan biji kopi dan <em>green bean</em>, mereka mendapatkannya dari hasil panen warga, atau membeli langsung di tengkulak. &#8220;Kadang ada warga yang setor langsung ke sini. Harga jualnya Rp7.000 &#8211; Rp7.500 Jadi memang masih terbatas,&#8221; ucap <strong>Jarwadi</strong>. Untuk satu gelas kopi, pengunjung hanya perlu membayar Rp15 ribu. Cukup worth it lah, harumnya aroma kopi dipadu dengan indahnya hamparan pemandangan</p>



<p>Bagi yang tertarik, hanya dengan membayar tiket Rp 10.000 per orang, anda sudah dapat menyegarkan jiwa yang letih oleh rutinitas./ <strong><em>JOURNEY OF INDONESIA</em></strong></p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/travel/oemah-bamboo-tawarkan-keindahan-dan-harumnya-kopi-arabika-merapi/">Oemah Bamboo, Tawarkan Keindahan dan Harumnya Kopi Arabika Merapi</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1570</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Berkunjung ke Boyolali, Nikmati Renyahnya Keju Indrakila</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/travel/berkunjung-ke-boyolali-nikmati-renyahnya-keju-indrakila/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ibonk]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Nov 2019 03:08:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tourism]]></category>
		<category><![CDATA[Travel]]></category>
		<category><![CDATA[Boyolali]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Keju]]></category>
		<category><![CDATA[Keju Indrakila]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[Wonderful Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wp.journeyofindonesia.com/?p=1560</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sudah cukup lama kabupaten Boyolali dikenal dengan susu sapinya, dan tak perlu heran jika Kabupaten yang berada di kaki Gunung Merapi dan Merbabu itu pun juga dijuluki sebagai Kota Susu. Saat ini produk susu sapi tersebut tak hanya dijual ke industri saja, tapi juga diolah menjadi produk makanan. Salah satu yang cukup berhasil mengangkat produk [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/travel/berkunjung-ke-boyolali-nikmati-renyahnya-keju-indrakila/">Berkunjung ke Boyolali, Nikmati Renyahnya Keju Indrakila</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Sudah cukup lama kabupaten <strong>Boyolali</strong> dikenal dengan susu sapinya, dan tak perlu heran jika Kabupaten yang berada di kaki Gunung Merapi dan Merbabu itu pun juga dijuluki sebagai Kota Susu. Saat ini produk susu sapi tersebut tak hanya dijual ke industri saja, tapi juga diolah menjadi produk makanan.</p>



<p>Salah satu yang cukup berhasil mengangkat produk berbahan susu ini adalah <em>Keju Indrakila</em>. Pabrik keju ini sendiri sudah beroperasi sejak 2008 lalu. <em>Journey Of                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Indonesia</em> pada beberapa waktu lalu sempat mengunjungi pabrik keju tersebut. Sengaja melihat, seperti apa sebenarnya pengolahan berbagai jenis keju yang diproduksi oleh pabrik ini.</p>



<p>Produk keju keju lokal produksi Boyolali ini mempunyai kualitas yang tidak kalah dengan produk keju buatan luar negeri. Dengan permintaan yang terus bertambah, keju Indrakila terus meningkatkan kapasitas produksi rata-ratanya hingga 1000 liter per hari. Artinya jumlah tersebut akan menghasilkan sekitar 100 kg keju per harinya.</p>



<p>&#8220;Pengolahan keju Indrakila ini mulai beroperasi pada tahun 2008,&#8221; ungkap <strong>Romy</strong> selaku Manager Marketing Keju Indrakila. </p>



<p>&#8220;Pada awalnya pabrik ini berdiri karena sang <em>owner</em>, <strong>Noviyanto</strong> ingin menginisiasi agar Boyolali tidak hanya identik dengan susu, tapi kreasinya menjadi lebih beragam&#8221;, jelasnya.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full is-resized"><img decoding="async" src="https://wp.journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2022/06/Proses-pengolahan-keju-Indrakila-Boyolali-Ibonk.jpg" alt="" class="wp-image-1561" width="740" height="370" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2022/06/Proses-pengolahan-keju-Indrakila-Boyolali-Ibonk.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2022/06/Proses-pengolahan-keju-Indrakila-Boyolali-Ibonk-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2022/06/Proses-pengolahan-keju-Indrakila-Boyolali-Ibonk-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /><figcaption><em><em>Proses pengolahan keju Indrakila Boyolali (Ibonk)</em></em></figcaption></figure>
</div>


<p>Sambil membawa berkeliling di tempat pengolahan tersebut, Romy menjelaskan bahwa proses produksi keju di Indrakila ini masih menggunakan teknik manual. &#8220;Saat ini Keju Indrakila hanya mampu memproduksi olahan keju natural. Bahan dasarnya menggunakan 99,9% susu sapi segar lokal yang kemudian dicampur dengan garam dan bakteri khusus,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Diruangan tersebut terlihat jelas tempat pengolahan susu yang terbuat dari bahan stainless steel yang cukup steril. Beberapa pekerja hilir mudik mulai memasukkan susu dan mencampurnya dengan bahan lainnya.Prosesnya dimulai dari susu sapi segar yang sudah dimasak dengan suhu 70 derajat Celsius.</p>



<p>Selanjutnya susu dimasukkan ke cooling box. Susu yang telah dingin selanjutnya dimasukkan ke dalam bak pengolahan dan diberi bakteri. Selanjutnya susu tersebut akan berbentuk mirip ampas tahu atau sering disebut juga curd. Kemudian curd akan dimasukkan ke dalam cetakan untuk dimasukkan ke dalam lemari pendingin. Keju yang sudah jadi biasanya disimpan di dalam lemari pendingin selama sepekan baru kemudian siap untuk dikemas dan didistribusikan ke pelanggan.</p>



<p>Dalam perjalanannya, menurut Romy keju Indrakila memiliki 8 varian olahan keju natural antara lain, Mountain Chili, Mozzarella, Mountain Original, Feta Blackpaper, Feta Olive Oil, dan Boyobert yang menjadi produk andalan mereka. Boyobert merupakan jenis keju seperti Camembert, tapi sengaja di ubah namanya dari gabungan kata Boyolali dan Camembert. Keju ini bisa dimakan langsung atau disantap dengan <em>biscuit cracker</em>.</p>



<p>Romy mengakui bahwa saat ini produk Keju Indrakila belum menyentuh pasar Jakarta. &#8220;Kami lebih memilih besaing di kualitas, bukan harga,&#8221; ujar Romy. Kami belum mampu bersaing harga dengan produsen-produsen keju raksasa. &#8220;Kami hanya masuk hanya Semarang, Jogja, Wonosobo, Solo, Surabaya, Malang, Bali, Lombok, Pontianak, dan Samarinda. Proses pengirimannya, hanya menggunakan cargo atau bus travel yang sudah pasti waktu sampainya untuk menjaga kualitas keju,&#8221; kata Romy.</p>



<p>Sampai saat ini produksi Keju Indrakila ditentukan oleh order yang diterima. Yang melegakan adalah saat ini mereka kini sudah memiliki pelanggan tetap. Contohnya dalam sebulan, pabrik Indrakila bisa mengirim 2 ton keju natural ke Bali. Dalam hal ini mereka bekerjasama dengan salah seorang distributor asal Perancis. &#8220;Akan lebih mudah diterima oleh ekspatriat disini, jika kita memakai jasa dari komunitas mereka,&#8221; ungkap Romy.</p>



<p>Jenis keju yang paling banyak diminati adalah jenis keju Mozzarella yang biasanya digunakan di restoran – restoran yang menghidangkan pizza karena keju Boyolali ini rasanya paling mendekati dengan keju impor./ <strong><em>JOURNEY OF INDONESIA</em></strong></p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/travel/berkunjung-ke-boyolali-nikmati-renyahnya-keju-indrakila/">Berkunjung ke Boyolali, Nikmati Renyahnya Keju Indrakila</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1560</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
