<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Gita Gutawa Archives | Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</title>
	<atom:link href="https://journeyofindonesia.com/tag/gita-gutawa/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://journeyofindonesia.com/tag/gita-gutawa/</link>
	<description>Journey of Indonesia fokus pada perkembangan pariwisata Indonesia, meng-explore budaya, hiburan, life style, kesehatan, hiburan di tanah air</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Mar 2023 03:14:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/06/cropped-favicon-1-32x32.png</url>
	<title>Gita Gutawa Archives | Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</title>
	<link>https://journeyofindonesia.com/tag/gita-gutawa/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198252186</site>	<item>
		<title>Meski Minim Penonton, Pentas Chrisye Live Tour by Erwin Gutawa Sukses Menghibur</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/entertainment/show/meski-minim-penonton-pentas-chrisye-live-tour-by-erwin-gutawa-sukses-menghibur/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nuhaa]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Dec 2019 05:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Events]]></category>
		<category><![CDATA[Show]]></category>
		<category><![CDATA[Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Chrisye Live by Erwin Gutawa]]></category>
		<category><![CDATA[Erwin Gutawa]]></category>
		<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[Gita Gutawa]]></category>
		<category><![CDATA[Sabuga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://journeyofindonesia.com/?p=4437</guid>

					<description><![CDATA[<p>Apa yang dibayangkan sebelumnya akhirnya menjadi kenyataan, Erwin Gutawa berhasil menghibur dan membuat senang hati ratusan penonton dalam Pentas Chrisye Live Tour by Erwin Gutawa yang digelar Gedung Sasana Budaya Ganesha Bandung, Rabu (11/12/2019). Ini merupakan pentas langka, tidak mainstream dan mengusung konsep multimedia ini dikelola EG Production, bersama Trisatya Show &#38; Entertainment dan KIMS. [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/show/meski-minim-penonton-pentas-chrisye-live-tour-by-erwin-gutawa-sukses-menghibur/">Meski Minim Penonton, Pentas Chrisye Live Tour by Erwin Gutawa Sukses Menghibur</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Apa yang dibayangkan sebelumnya akhirnya menjadi kenyataan, <strong>Erwin Gutawa</strong> berhasil menghibur dan membuat senang hati ratusan penonton dalam <em>Pentas Chrisye Live Tour by Erwin Gutawa</em> yang digelar Gedung Sasana Budaya Ganesha Bandung, Rabu (11/12/2019). Ini merupakan pentas langka, tidak mainstream dan mengusung konsep multimedia ini dikelola <em>EG Production</em>, bersama <em>Trisatya Show &amp; Entertainment</em> dan <em>KIMS</em>.</p>



<p>Di atas panggung, Chrisye hanya muncul lewat video yang ditayangkan ke layar besar yang diletakan di tengah dan sisi kiri kanan panggung. Dari layar, terlihat Chrisye dalam video yang tengah menyanyi. Video ini diambil dari berbagai panggung antara tahun 1994 – 2002. Sementara suara musik dimainkan secara live oleh Erwin (piano) dan sejumlah musisi pengiring, antara lain <strong>Jeane Phialsa</strong> (drum), <strong>Adenanda Refano</strong> (bass), <strong>Yessi Kristianto</strong> (keyboard), <strong>Noni Dju</strong> (Keyboard &amp; Synth), <strong>Erik Nur Firmansyah</strong> (Guitar 1) , <strong>Galih Galinggis</strong> (Guitar 2), <strong>Marcella Aprillia</strong> (Violin), <strong>Dwipa Hanggana Pratala</strong> (Cello ), <strong>Andika Candra</strong> (Saxophone/Flute), <strong>Dorry Windhu</strong> (Contra Bass/Mallet /Guitar Accoustic/Cuk/Timpani), dan<strong> Gelar Restusubada</strong> (Percussion)</p>



<p>Bersama para musisi itu pula, Erwin dengan mudah membujuk penonton bernyanyi bahkan bergoyang. Suasana terasa seolah Chrisye hadir secara nyata di depan penonton. Padahal, Chrisye telah 12 tahun wafat. Sejumlah lagu Chrisye yang dimainkan malam itu, hampir semuanya lagu hits sepanjang masa. Maka tak heran jika lagu-lagu seperti &#8216;Semusim&#8217;, &#8216;Aku Cinta Dia&#8217;, &#8216;Kisah Cintaku&#8217;, &#8216;Anak Sekolah&#8217;, &#8216;Kidung&#8217;, juga &#8216;Gita Cinta&#8217; habis di lahap penonton yang hadir.</p>



<p>Apalagi ketiga intro &#8216;Kala Cinta Menggoda&#8217;, terdengar, seluruh <a href="https://journeyofindonesia.com/culture/mengenal-sejarah-kebaya-encim/" class="ek-link">penonton</a> dalam gedung Sabuga mendadak tersugesti bergoyang. Lagu ini ditutup dengan penampilan bass solo dari Erwin yang mengundang tepuk tangan bersemangat. Bass memang alat musik pertama yang membuat Erwin terkenal di pentas musik Indonesia.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="740" height="370" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2022/10/Erwin-Gutawa-back-to-bassist-Ibonk.jpg" alt="" class="wp-image-4438" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2022/10/Erwin-Gutawa-back-to-bassist-Ibonk.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2022/10/Erwin-Gutawa-back-to-bassist-Ibonk-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2022/10/Erwin-Gutawa-back-to-bassist-Ibonk-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Erwin Gutawa, back to bassist (Ibonk)</em></figcaption></figure>
</div>


<p>Sangat terasa memang jika Erwin tak ingin membuat panggung malam itu sekadar pentas nostalgia yang terlihat biasa saja. Karena itu, ia memunculkan Gita Gutawa dan Sandhy Sondoro untuk ambil bagian. Diawali oleh Gita yang secara solo menyanyikan lagu &#8216;Sendiri&#8217; dan &#8216;Kala Sang Surya Tenggelam&#8217; dengan mulus dan indah. Dan secara cemerlang, Erwin khusus merancang Gita menyanyi duet virtual dengan Chrisye, lewat lagu &#8216;Anggrek Bulan&#8217;.</p>



<p>Lagu yang diambil dari album Chrisye bertajuk Dekade, yang aslinya dinyanyikan Chrisye bersama Sophia Latjuba. Sophia sendiri pernah dimunculkan dalam duet virtual di atas panggung konser “Kidung Abadi” pada 2012. Sebuah konser yang didedikasikan untuk memperingati 5 tahun wafatnya Chrisye. Pola rekaman duet dan penampilan video “Anggrek Bulan” versi Gita-Chrisye, bagi anak milenial dianggap seperti mengadopsi gaya nyanyi karaoke pada aplikasi Smule.</p>



<p>Jauh sebelum Smule lahir, sesungguhnya ide virtual duet rekaman semacam ini, pernah dilakukan David Foster (1991), dengan mempertemukan suara Natalie Cole dan ayahnya Nat King Cole yang sudah wafat 26 tahun sebelum rekam dibuat. Khusus penggarapan duet Gita-Chrisye dalam ‘Anggrek Bulan’, Erwin meninggalkan jejak cerdas yang patut dicatat sekaligus dikenang baik sebagai karirnya pribadi, karir almarhum Chrisye dan Gita maupun catatan emas pentas musik rekaman Indonesia.</p>



<p>Selayaknya, lagu tersebut bisa disebarluaskan menjadi rekaman dan dijaja di toko digital maupun dalam bentuk fisik. Kalau memungkinkan, jangan ditunda terlalu lama waktu edarnya. Agar nasibnya tidak seperti lagu ‘Kidung Abadi’. Lagu unik pertama di dunia, karya Erwin dan Gita ini, seperti kita tahu, diciptakan Erwin Gutawa secara khusus, dengan lirik ditulis Gita dari menggabungan 264 suku kata, yang diambil dari lagu-lagu yang pernah direkam Chrisye.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="740" height="370" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2022/10/Gita-Gutawa-dan-Sandhy-Sondoro-Ibonk.jpg" alt="" class="wp-image-4439" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2022/10/Gita-Gutawa-dan-Sandhy-Sondoro-Ibonk.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2022/10/Gita-Gutawa-dan-Sandhy-Sondoro-Ibonk-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2022/10/Gita-Gutawa-dan-Sandhy-Sondoro-Ibonk-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Gita Gutawa dan Sandhy Sondoro (Ibonk)</em></figcaption></figure>
</div>


<p>“Ini mungkin pertama kali dalam sejarah dunia, sebuah lagu diciptakan dan direkam dari suara orang yang sudah wafat,” kata Erwin. Sayangnya, prose penciptaan lagu tersebut, terlambat diserbarluaskan dalam bentuk rekaman. Sehingga moment “kebaruan” dan &#8220;keistimewaan&#8221; penggarapannnya, seperti kurang mendapat atensi masyarakat.</p>



<p>Selanjutnya muncul Sandhy Sondoro yang menyuguhkan lagu &#8216;Anak Jalanan&#8217; dan &#8216;Andai Aku Bisa&#8217;, sekaligus berduet dengan Gita dalam &#8216;Badai Pasti Berlalu&#8217;. Ini menjadi duet “maut” dan indah yang tak terbayangkan sebelumnya. Penyanyi pop dengan jenis suara soprano, dipertemukan dengan penyanyi soul dan blues. Sungguh paduan indah dan sempurna.</p>



<p>Bandung sebagai kota pembuka dari rangkaian tur Chrisye Live Tour by Erwin Gutawa, kelhatannnya kurang antusias menjadi saksi sejarah dari konser nostalgia untuk mengenang almarhum Chrisye (16 September 1957 &#8211; 30 Maret 2007). Terbukti, hanya separuh kapasitas Gedung Sasana Budaya Ganesha Bandung yang terisi penonton.</p>



<p>“Bisa jadi harga tiketnya kemahalan, terutama yang di posisi festival,” ungkap Ferry Mursyidan Baldan, Penggagas dan Pendiri Komunitas Kangen Chrisye (K2C), sesaat sebelum konser digelar. Ferry bersama Komunitas Kangen Chrisye (K2C) ikut ambil bagian menjadi penonton. Ferry juga mengajak lebih dari 60 orang sahabat dan kerabat untuk bernostalgia dengan Chrisye./ <strong><em>JOURNEY OF INDONESIA</em></strong></p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/show/meski-minim-penonton-pentas-chrisye-live-tour-by-erwin-gutawa-sukses-menghibur/">Meski Minim Penonton, Pentas Chrisye Live Tour by Erwin Gutawa Sukses Menghibur</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">4437</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Chrisye Live Tour by Erwin Gutawa Siap Dibawa ke 5 Kota di Tanah Air</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/entertainment/show/chrisye-live-tour-by-erwin-gutawa-siap-dibawa-ke-5-kota-di-tanah-air/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ibonk]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 Nov 2019 05:31:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Events]]></category>
		<category><![CDATA[Show]]></category>
		<category><![CDATA[Chrisye Live by Erwin Gutawa]]></category>
		<category><![CDATA[Erwin Gutawa]]></category>
		<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[Gita Gutawa]]></category>
		<category><![CDATA[Konser]]></category>
		<category><![CDATA[Musik Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://journeyofindonesia.com/?p=4442</guid>

					<description><![CDATA[<p>Menindaklanjuti kesuksesan penampilan yang bertajuk &#8220;Chrisye Live Tour by Erwin Gutawa&#8221; di sebuah annual music event ternama di Jakarta beberapa bulan lalu, rencananya akan kembali dihadirkan. Untuk lebih menyentuh kantong-kantong penggemarnya, konser yang menghadirkan Chrisye lewat teknologi multimedia itu akan diadakan di 5 kota besar di Indonesia. Rangkaian konser ini akan digelar di Bandung yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/show/chrisye-live-tour-by-erwin-gutawa-siap-dibawa-ke-5-kota-di-tanah-air/">Chrisye Live Tour by Erwin Gutawa Siap Dibawa ke 5 Kota di Tanah Air</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Menindaklanjuti kesuksesan penampilan yang bertajuk <em>&#8220;Chrisye Live Tour by Erwin Gutawa&#8221;</em> di sebuah annual music event ternama di Jakarta beberapa bulan lalu, rencananya akan kembali dihadirkan. Untuk lebih menyentuh kantong-kantong penggemarnya, konser yang menghadirkan Chrisye lewat teknologi multimedia itu akan diadakan di 5 kota besar di Indonesia. Rangkaian konser ini akan digelar di Bandung yang akan diselenggarakan pada 11 Desember 2019, Semarang, Solo, Jogjakarta dan Surabaya, pada Februari 2020 mendatang.</p>



<p>Sosok <strong>Chrisye </strong>sendiri semasa hidupnya merupakan salah satu penyanyi terbaik di tanah air. Kehadirannya selalu dinantikan, dan sampai kepergiannya sejak 11 tahun lalupun kharismanya seolah tidak pernah hilang. Hampir seluruh hits-nya sering ditampilkan ataupun di gubah oleh penyanyi-penyanyi masa kini, tetapi sosok lagu asli Chrisye tetap tidak tergantikan. Nah, sisi kerinduan tersebutlah menjadi sebuah kunci konser Chrisye Live Tour 2019 ini.</p>



<p>Yang perlu diketahui adalah, ini bukan sebuah konser tribute untuk almarhum Chriyse. Walaupun nantinya akan dimunculkan bintang-bintang tamu seperti <strong>Gita Gutawa</strong> dan <strong>Sandhy Sondoro</strong> yang akan membawakan beberapa lagu hits Chrisye seperti &#8216;Anak Jalanan&#8217;, &#8216;Andai Aku Bisa&#8217; ataupun &#8216;Sendiri&#8217;. Namun konser ini akan &#8220;menghadirkan&#8221; kembali Chrisye di tengah penonton melalui teknologi multimedia yang diiringi dengan musik orkestra yang dipandu oleh Erwin Gutawa.</p>



<p>&#8220;Kami melihat masih tingginya animo masyarakat akan lagu-lagu Chrisye. Ini juga sebagai sebuah cara untuk memperkenalkan Chrisye ke generasi milenial saat ini,&#8221; ucap <strong>Yudhistira Novianto</strong> selaku<em> Project Manager Chrisye Live Concert by Erwin Gutawa</em> dihadapan awak media di Hotel Amaroossa, Antasari, Jakarta Selatan, Jumat (29/11).</p>



<p>&#8220;Konser Chrisye Live Tour by Erwin Gutawa ini dapat menjadi kesempatan bagi penonton yang rindu dengan pertunjukan musik sang legenda. Teknologi multimedia ini kami buat agar penonton mampu merasakan kembali sosok Chrisye yang hadir langsung <a href="https://journeyofindonesia.com/profile/maya-agustina-semangat-berjuang-untuk-anak-indonesia/" class="ek-link">bernyanyi</a> live di hadapan mereka,&#8221; lanjutnya.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="740" height="370" src="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2022/10/Yudhistira-Novianto-Utomo-Project-Manager-Production-Chrisye-Live-Concert-Ayu-EG-Production-dan-Firza-Production-Chrisye-Live-Concert-Ibonk.jpg" alt="" class="wp-image-4443" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2022/10/Yudhistira-Novianto-Utomo-Project-Manager-Production-Chrisye-Live-Concert-Ayu-EG-Production-dan-Firza-Production-Chrisye-Live-Concert-Ibonk.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2022/10/Yudhistira-Novianto-Utomo-Project-Manager-Production-Chrisye-Live-Concert-Ayu-EG-Production-dan-Firza-Production-Chrisye-Live-Concert-Ibonk-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2022/10/Yudhistira-Novianto-Utomo-Project-Manager-Production-Chrisye-Live-Concert-Ayu-EG-Production-dan-Firza-Production-Chrisye-Live-Concert-Ibonk-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /><figcaption><em>Yudhistira Novianto Utomo, Ayu-EG Production dan Firza-Production Chrisye Live Concert (Ibonk)</em></figcaption></figure>
</div>


<p>Untuk konsep visual Chrisye yang &#8220;hadir&#8221; dalam konser tersebut, diambil dari beberapa rekaman dirinya di konser-konser yang pernah dilakukan. Erwin Gutawa dan musisi lainnya akan mengiringi visual Chrisye tersebut dengan aransemen musik secara live di panggung. Sosok Chrisye pun akan ditampilkan di layar LED di panggung, seolah-olah dirinya hadir di tengah penonton.</p>



<p>Menurut Firza yang bertindak sebagai perwakilan tim produksi bahwa selama dua bulan ini pihaknya terus mempersiapkan semua keperluan konser ini. Baik persiapan Erwin Gutawa bersama musisi pengiring dan pendukung lainnya. Untuk tempat yang berbeda disetiap kotapun, mereka telah melakukan mapping dan siap untuk melakukan pekerjaan produksi di saat menjelang konser ini.</p>



<p>Mengenai animo, mereka cukup optimis dengan penjualan tiket. Dibeberapa kota tertentu tiketnya sendiri sudah sold out. &#8220;Pada masing-masing venue kira-kira bisa menampung sampai 2000 an penonton. Terisi 75% saja, itu sudah ok. Tapi sepertinya animo penonton jauh di atas target kami,&#8221; ungkap Yudhistira.</p>



<p>Sebagai penutup Yudhistira mengungkapkan bahwa selain mengobati rasa rindu, konser ini juga diselenggarakan dengan tujuan mengenang kembali karya-karya Chrisye serta memperkenalkan sosok sang legenda kepada generasi muda. &#8220;Harapan kami sebagai penyelenggara, dengan adanya konser ini kita dapat mengenang kembali karya-karya Chrisye sehingga dapat terus dikenang dan dinikmati berbagai generasi.</p>



<p>Untuk tiket sendiri dibuka untuk Presale 2 dengan harga Festival Rp 350 ribu, VIP Rp1,1 juta, Kelas 1 Rp 850 ribu, Kelas 2 Rp 550 ribu. Atau juga bisa mengakses pembelian tiket di www.chrisyelive.com./ <strong><em>JOURNEY OF INDONESIA</em></strong></p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/show/chrisye-live-tour-by-erwin-gutawa-siap-dibawa-ke-5-kota-di-tanah-air/">Chrisye Live Tour by Erwin Gutawa Siap Dibawa ke 5 Kota di Tanah Air</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">4442</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
