Tuesday, May 19, 2026
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
Banner Iklan
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    danau kelimutu

    7 Tempat Wisata Terunik di Indonesia yang Bikin Kamu Tak Percaya Sebelum Melihat Sendiri!

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    danau kelimutu

    7 Tempat Wisata Terunik di Indonesia yang Bikin Kamu Tak Percaya Sebelum Melihat Sendiri!

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
No Result
View All Result

Tim Jelajah Kebangsaan Wartawan-PWI Kunjungi Situs Arkeologi Liang Bua Di Ruteng

by Nuhaa
26/02/2022
Reading Time: 3 mins read
Tim Jelajah Kebangsaan Wartawan-PWI Kunjungi Situs Arkeologi Liang Bua Di Ruteng

Liang Bua (JKW-PWI)

Share on FacebookShare on Twitter

Memasuki provinsi ke-25, Tim Jelajah Kebangsaan Wartawan (JKW)–PWI yang terdiri dari Sonny Wibisono, Indrawan Ibonk, Adji Tunang Pratama dan Yanni Krishnayanni berkesempatan mengunjungi situs arkeologi bersejarah Liang Bua yang terletak di desa Liang Bua Kecamatan Rawung Utara, Kabupaten Manggarai, Flores.

Liang Bua terletak diperbukitan karst pernah digunakan sebagai hunian pada jaman prasejarah. Latar mulut gua yang lebar dan dalam dengan atap yang tinggi berhias tonjolan batu stalagnit dengan permukaan gua yang luas dan datar. Liang Bua merupakan gua tempat ditemukannya fosil kerangka manusia kerdil purba dan beberapa kerangka hewan purba lainnya.

Baca juga :

Gunung Nona, Si Cantik dari Enrekang

Tim JKW PWI Sambangi Desa Bebas Asap Rokok dari Enrekang, Sulawesi Selatan

Kagumi Destinasi Menarik Enrekang, Tim JKW-PWI Sambangi Tebing Mandu & Perkebunan Bawang

Sebagai situs arkeologi, Liang Bua juga menjadi obyek kegiatan penelitian arkeologi yang dilakukan oleh Pusat Penelitian Arkeologi Nasional yang juga melibatkan beberapa peneliti dari mancanegara.

Menurut Octavianus Rosari atau biasa dipanggil Ovan, seorang pemandu gua di Liang Bua, mengatakan, di situs ini pernah ditemukan fosil kerangka manusia kerdil purba di lapisan Plestosen akhir di kedalaman 595 cm. Dalam penumuan fosil manusia purba ini ditemukan 9 individu fosil Homo Floresiensis namun hanya satu fosil yang dalam keadaan hampir utuh yang diperkirakan berjenis kelamin wanita dewasa usia 25 – 30 tahun.

Kontur dinding batu di dalam Liang Bua (JKW-PWI)

Selain itu turut pula ditemukan kerangka fosil beberapa hewan purba dilokasi penggalian arkeologi Liang Bua. “Tinggi manusia kerdil yang ditemukan kira-kira setinggi 106 cm, dan ada beberapa kerangka hewan juga yang ditemukan seperti komodo, gajah purba dan burung marabou yang saat ini hanya dapat ditemukan di Afrika. Sementara di Manggarai sini burung ini sudah dinyatakan punah,” ungkap Ovan kepada tim JKW-PWI.

Dalam bahasa setempat Liang Bua dapat diartikan sebagai “Gua yang sejuk”. “Dalam bahasa lokal Liang berarti “Gua” dan Bua artinya “Sejuk”,” jelas Ovan.

Liang Bua sendiri sudah lama dipergunakan oleh penduduk setempat. Sewaktu di jaman penjajahan, gua ini dipergunakan sebagai persembunyian para pejuang. Lalu di era 60 an gua ini menjadi tempat peribadatan.

Nah, beberapa barang seperti tembikar dan peralatan rumah tangga lain pertama kali ditemukan oleh seorang pastur berkebangsaan Belanda yang saat ini mengajar di Seminari Mataloko Kabupaten Ngada Flores Tengah bernama Theodore Verhoeven secara tidak sengaja pada tahun 1965. Penemuan Theodore ini kemudian dilanjutkan oleh Pusat Penelitian Arkeologi Nasional (Puslit Arkenas) pada tahun 1978 – 1989, yang dilanjutkan melalui kerjasama dengan Universitas New England dan Universitas Wollongong, Australia dari tahun 2001 hingga saat ini.

Gambar reka ulang fosil manusia purba yang memiliki nama lain Homo Floresiensis di Liang Bua (JKW-PWI)

Penemuan fosil manusia purba yang memiliki nama lain Homo Floresiensis di Liang Bua ini sempat menggegerkan dunia arkeologi Nasional maupun mancanegara. Didalam gua ini juga terdapat gua-gua kecil yang hanya dapat diakses dengan cara merangkak sejauh 4 meter. Diperkirakan, gua-gua kecil ini digunakan sebagai tempat untuk sembunyi manusia purba dari gangguan binatang buas.

“Didalam gua ini juga terdapat lubang sedalam 23 meter. Pernah ada seorang peneliti arkeolog asal Australia yang turun ke lubang ini dengan menggunakan tali dengan dilengkapi tabung oksigen, karena semakin kedalam semakin tipis kadar oksigennya. Menurut info, di kedalam tersebut terdapat ruangan yang tak kalah besarnya dari Liang Bua ini,” jelas Ovan.

Ovan menambahkan bahwa fosil asli manusia kerdil dan hewan purba yang ditemukan di Liang Bua saat ini di bawa ke Jakarta untuk dilakukan penelitian lanjutan dan tindakan perawatan benda-benda purbakala. Sementara, fosil manusia kerdil purba atau hobbit kini dibuatkan replika yang dipamerkan di musium Liang Bua yang terletak tidak jauh dari lokasi gua./ JOURNEY OF INDONESIA

Tags: Jelajah Kebangsaan WartawanJKW-PWILiang BuaRuteng
Share814Tweet509

Related Posts

Preferred Hotels & Resorts Hadirkan Preferred Wellbein, Sebuah Layanan ‘Ketenangan Jiwa’ dan Umur Panjang
Hotels

Preferred Hotels & Resorts Hadirkan Preferred Wellbein, Sebuah Layanan ‘Ketenangan Jiwa’ dan Umur Panjang

19/05/2026
Menembus Kedalaman Sipalay, Menemukan Rumah Rahasia yang Hilang di Laut Filipina
Tourism

Menembus Kedalaman Sipalay, Menemukan Rumah Rahasia yang Hilang di Laut Filipina

18/05/2026
Plesiran, Titik Temu Hangat Kolaborasi Fashion Lokal di Dwangsa9
Fashion

Plesiran, Titik Temu Hangat Kolaborasi Fashion Lokal di Dwangsa9

12/05/2026
Latih Soft Skill, Artotel Harmoni Gelar Kelas Etiket dan Public Speaking Anak
Hotels

Latih Soft Skill, Artotel Harmoni Gelar Kelas Etiket dan Public Speaking Anak

11/05/2026
Menelusuri Wangi Daun Jati di Nasi Jamblang Mang Dul, Sebuah Simpul Rasa yang Melintasi Zaman
Culinary

Menelusuri Wangi Daun Jati di Nasi Jamblang Mang Dul, Sebuah Simpul Rasa yang Melintasi Zaman

11/05/2026
Next Post
My First, “Where Love Begins”, Cinta Pertama Yang Tak Terlupakan

My First, “Where Love Begins”, Cinta Pertama Yang Tak Terlupakan

ADVERTISEMENT

Recomended

Lebih dari Sekadar Spa, Wisatawan Mewah Kini Kejar ‘Ketenangan Jiwa’ dan Umur Panjang
Uncategorized

Lebih dari Sekadar Spa, Wisatawan Mewah Kini Kejar ‘Ketenangan Jiwa’ dan Umur Panjang

19/05/2026
Whoosh dan Rangkaian KA Jarak Jauh Penyelamat Waktu Libur Publik di Akhir Pekan
News

Whoosh dan Rangkaian KA Jarak Jauh Penyelamat Waktu Libur Publik di Akhir Pekan

18/05/2026
Siasat Kemenhub Menjaga Keseimbangan Tarif Udara di Tengah Gejolak Harga Avtur
News

Siasat Kemenhub Menjaga Keseimbangan Tarif Udara di Tengah Gejolak Harga Avtur

18/05/2026
Menembus Kedalaman Sipalay, Menemukan Rumah Rahasia yang Hilang di Laut Filipina
Tourism

Menembus Kedalaman Sipalay, Menemukan Rumah Rahasia yang Hilang di Laut Filipina

18/05/2026
Langkah Baru Honda di Era Elektrifikasi, Luncurkan Honda Hybrid Sedan dan Acura Hybrid SUV Prototype
Automotive

Langkah Baru Honda di Era Elektrifikasi, Luncurkan Honda Hybrid Sedan dan Acura Hybrid SUV Prototype

18/05/2026
GAC Indonesia Bumikan Mobil Listrik Lewat “Electrifying Kids Fashion Show” di Indomobil Expo 2026
Automotive

GAC Indonesia Bumikan Mobil Listrik Lewat “Electrifying Kids Fashion Show” di Indomobil Expo 2026

18/05/2026
Journey of Indonesia

Journey of Indonesia is a popular online newsportal and going source for technical and digital content for its influential audience around the globe. You can reach us via email.


journeyofid@gmail.com

  • Journey of Indonesia
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Editorial
  • Kontak

© 2024 Journey of Indonesia.

No Result
View All Result
  • Journey of Indonesia
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile

© 2024 Journey of Indonesia.