BALI – Kepulauan Indonesia telah lama menjadi jantung perdagangan dunia melalui jalur rempah yang legendaris. Menyadari besarnya potensi sejarah tersebut, The Apurva Kempinski Bali secara resmi mengumumkan kolaborasi strategis dengan spesialis yachting ternama, Yacht Sourcing. Kerja sama ini melahirkan sebuah program eksklusif bertajuk “Spice Route Voyage”, sebuah perjalanan kurasi selama tujuh hari yang mengajak para pelancong kelas atas untuk menapaki kembali jejak perdagangan cengkeh hingga cendana di Nusantara.
Inisiatif ini merupakan bagian utama dari kampanye tahunan resor bertajuk Powerful Indonesia: Spice Route Legacy. Pelayaran perdana dijadwalkan akan membelah lautan pada April 2026 mendatang, namun pintu reservasi bagi mereka yang mendambakan petualangan penuh makna telah resmi dibuka sejak Februari ini.
General Manager The Apurva Kempinski Bali, Vincent Guironnet, menekankan bahwa proyek ini bukan sekadar paket wisata biasa. Menurutnya, resor memiliki peran yang jauh lebih dalam dari sekadar penyedia akomodasi. “Jalur Rempah Indonesia adalah salah satu kisah besar dalam peradaban dunia yang belum banyak terungkap, sebuah jaringan laut dan pulau yang menghubungkan umat manusia jauh sebelum zaman penjelajahan bermula. Di The Apurva Kempinski Bali, peran kami lebih dari sekadar menawarkan tempat menginap yang indah. Kami berfungsi sebagai jembatan hidup bagi para tamu untuk terhubung dengan warisan agung kepulauan ini,” ungkap Vincent Guironnet.
Pengalaman imersif ini terbagi dalam dua fase utama. Lima hari pertama, para tamu akan dibawa mengarungi samudra menggunakan kapal schooner pinisi kayu tradisional. Kapal-kapal ini bukan sekadar alat transportasi, melainkan mahakarya yang dibangun dengan tangan oleh pengrajin terampil Indonesia, mencerminkan komitmen Yacht Sourcing dalam menjaga warisan maritim bangsa.
Rute yang ditempuh mencakup destinasi-destinasi bersejarah yang memiliki nilai sentimental tinggi dalam peta perdagangan kuno. Mulai dari Ternate dan Tidore di Maluku Utara yang dikenal sebagai Kepulauan Cengkeh, Kepulauan Banda sebagai titik nol pala dunia, hingga menyentuh akar kerajaan maritim di Sulawesi Selatan dan keindahan eksotis Nusa Tenggara Timur.
Founder dan CEO Yacht Sourcing, Boumedienne Senous, menambahkan bahwa aspek keberlanjutan dan nilai sosial menjadi fondasi dalam kolaborasi ini. Ia menekankan bahwa kemewahan yang paling bermakna adalah kemewahan yang memberikan manfaat kembali kepada tanah, laut, dan masyarakat Indonesia.

Setelah puas menjelajah lautan, perjalanan tidak berhenti begitu saja. Para tamu akan dimanjakan dengan peristirahatan selama dua malam di Nusantara Presidential Villa, sebuah unit paling bergengsi di The Apurva Kempinski Bali. Di sini, narasi jalur rempah diterjemahkan ke dalam layanan gaya hidup yang sangat personal untuk kapasitas hingga enam orang.
Selama berada di villa, tamu akan disuguhi rangkaian pengalaman kurasi yang menggugah indra. Salah satu daya tarik utamanya adalah Jamuan Makan Malam Kekaisaran Raja Mangsa, sebuah perjamuan gastronomi yang menelusuri cita rasa rempah-rempah kuno. Selain itu, tersedia pula sesi koktail bertema jalur rempah di L’Atelier oleh Cyril Kongo serta perawatan relaksasi mendalam di Apurva Spa yang menggunakan teknik tradisional.
Langkah The Apurva Kempinski Bali ini sejalan dengan tren industri pariwisata global. Wisatawan kelas atas saat ini tidak lagi hanya mengejar fasilitas fisik yang megah, tetapi lebih mencari kedalaman pengalaman dan keaslian budaya. Melalui “Spice Route Voyage”, resor bintang lima di Nusa Dua ini membuktikan posisinya sebagai penjaga narasi kebudayaan Indonesia yang telah berdiri selama tujuh tahun terakhir.
Sinergi antara The Apurva Kempinski Bali dan Yacht Sourcing sebenarnya telah teruji sejak tahun 2024 melalui kolaborasi Gala Dinner di Black Stone Yacht Club. Kini, kolaborasi tersebut berevolusi menjadi sebuah produk wisata yang ambisius, membawa penceritaan sejarah keluar dari batas dinding hotel menuju cakrawala laut lepas. “Spice Route Voyage, bersama mitra terpercaya kami, Yacht Sourcing, adalah perwujudan dari hal tersebut, sebuah perjalanan yang langka dan bermakna sekaligus tidak terlupakan. Inilah Indonesia, sebagaimana ia seharusnya dikenang,” tutup Vincent Guironnet.
Bagi mereka yang ingin merasakan sensasi menjadi bagian dari sejarah maritim ini, pemesanan dapat dilakukan melalui Direktur Penjualan The Apurva Kempinski Bali untuk keberangkatan mulai tahun depan./ JOURNEY OF INDONESIA | iBonk
















