Thursday, April 30, 2026
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
Banner Iklan
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    danau kelimutu

    7 Tempat Wisata Terunik di Indonesia yang Bikin Kamu Tak Percaya Sebelum Melihat Sendiri!

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

    Festival Budaya Lembah Baliem 2025, Jayawijaya Kembali Tampilkan Warisan Leluhur ke Pentas Dunia

    Festival Budaya Lembah Baliem 2025, Jayawijaya Kembali Tampilkan Warisan Leluhur ke Pentas Dunia

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    danau kelimutu

    7 Tempat Wisata Terunik di Indonesia yang Bikin Kamu Tak Percaya Sebelum Melihat Sendiri!

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

    Festival Budaya Lembah Baliem 2025, Jayawijaya Kembali Tampilkan Warisan Leluhur ke Pentas Dunia

    Festival Budaya Lembah Baliem 2025, Jayawijaya Kembali Tampilkan Warisan Leluhur ke Pentas Dunia

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
No Result
View All Result

Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

by Redaksi
30/04/2026
Reading Time: 4 mins read
Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

Jepara sebagai pusat peradaban seni ukir Nusantara menghadirkan Pameran Seni Ukir TATAH 2026 di Museum Nasional Indonesia (iBonk)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Di tangan seorang pengukir Jepara, sebilah baja tajam yang disebut tatah bukan sekadar alat pertukangan. Ia adalah jembatan antara imajinasi dan realitas, sebuah ekstensi jemari yang mampu mengubah balok kayu bisu menjadi narasi yang bernapas. Ketukan demi ketukan pada tatah adalah dialog spiritual yang telah menghidupi peradaban Jepara selama berabad-abad.

Kini, denyut nadi kesenian itu dibawa ke jantung ibu kota. Pameran Seni Ukir “TATAH” 2026 resmi dibuka oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon di Museum Nasional Indonesia, Jakarta Pusat, pada 29 April 2026. Mengusung sub-tema Suluk – Sulur – Jepara, pameran ini bukan sekadar pajangan mebel, melainkan sebuah pernyataan sikap untuk merebut kembali takhta Jepara sebagai poros ukir dunia.

Baca juga :

Hangatnya Akhir Pekan di Lidah Lokal Senayan, Memadukan Cita Rasa Dunia dalam Tradisi Sunday Brunch

Sienna Spiro, Hadir di Panggung The Icon Indonesia dan Cerita tentang Kejujuran dalam Bermusik

The JAZZ Big-Band, di JGTC 2026. Asyiknya!

Menteri Kebudayaan Fadli Zon saat memberikan pidato pembukaan (iBonk)

“Yang kita pamerkan di sini adalah karya-karya dan juga kolaborasi maupun sejumlah artefak dengan pencapaian artistik tertinggi. Tentu saja ini membedakan dari produk yang masif yang memang digunakan untuk keperluan sehari-hari, seperti furniture dan mebel,” ungkapnya usai peresmian Pameran Tatah: Seni Ukir Jepara 2026 di Museum Nasional Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu, 29 April 2026.

Selama ini, citra ukiran Jepara sering kali terjebak dalam kotak sempit sebagai komoditas perdagangan atau produk industri furnitur semata. Dampaknya, nilai artistik dan filosofis di balik prosesnya kerap luput dari pandangan publik.

Bupati Jepara, Witiarso Utomo, menekankan pentingnya pergeseran paradigma ini. “Selama ini karya ukir hanya dianggap sebagai komoditi sehingga eksistensi para pengukir masih kerap dipandang sebelah mata. Saya harap event ini dapat mengembalikan marwah karya ukir Jepara ke tempat yang semestinya, karena produk ukir dipandang sebagai art yang memiliki nilai tinggi,” tegasnya.

Menbud Fadli Zon membuka secara simbolis pameran Seni Ukir Jepara TATAH (iBonk)

Menurut Witiarso, ketangguhan seni ukir adalah cerminan karakter masyarakat Jepara yang ulet, sebuah warisan yang jejaknya bisa ditarik jauh hingga era Ratu Shima, kejayaan Ratu Kalinyamat, hingga pemikiran visioner R.A. Kartini.

Pameran yang akan berlangsung hingga 5 Juli 2026 ini dikurasi secara mendalam oleh Dr. Suwarno Wisetrotomo, Nano Warsono, dan Nurohmad. Tahun perdana ini menitikberatkan pada konsep Suluk. Dalam tradisi Jawa, Suluk adalah bahasa simbolik yang menyampaikan ajaran etika batin dan tata hidup. Seni ukir, dalam konteks ini, dipandang sebagai sebuah laku atau perjalanan spiritual.

Melengkapi itu, elemen Sulur hadir sebagai representasi visual. Sulur merupakan titik pusat tumbuhnya alur ukiran yang menyeimbangkan ritme dan bentuk. Secara historis, sulur juga mencerminkan identitas Jepara sebagai hybrid culture atau titik temu kebudayaan Tionghoa, Islam pesisir, dan Eropa yang melebur harmonis dalam serat kayu.

Lebih dari 35 mahakarya baru ditampilkan dalam zona-zona tematik yang dinamis (iBonk)

Senada dengan itu, Ketua DPD HIMKI Jepara Raya, Hidayat Hendra Sasmita, melihat pameran ini sebagai momentum krusial. Ia mengakui bahwa di tengah arus globalisasi, pamor “Jepara Kota Ukir” sempat meredup. “Pameran ini menjadi salah satu langkah nyata dalam menempatkan seni ukir bukan sekadar produk mebel atau komoditas dagang, melainkan karya seni yang memiliki nilai budaya, estetika, dan historis. Besar harapan kami ini menjadi momentum kebangkitan seni ukir Jepara,” ungkapnya.

Pengunjung tidak hanya disuguhi karya jadi, tetapi diajak masuk ke dalam ruang imersif yang edukatif. Direktur TATAH 2026, Veronica Rompies, menjelaskan bahwa pameran ini adalah ruang pertemuan humanis antara ingatan budaya dan manusia. “Melalui proses belajar yang panjang, kayu bermula dan berakhir menjadi karya yang bermanfaat serta bermakna,” ujar Veronica.

Lebih dari 35 mahakarya baru ditampilkan dalam zona-zona tematik yang dinamis. Mulai dari linimasa sejarah era Ratu Shima, budaya maritim melalui instalasi kapal Jung, hingga jejak visual perempuan Jepara lewat Batik Kartini dan lukisan angsanya yang legendaris. Ada pula zona khusus Maestro yang memamerkan karya para legenda ukir, serta ruang imersif yang menggunakan animasi modern untuk menceritakan evolusi ornamen dari masa ke masa.

Salah satu karya yang dipamerkan (iBonk)

Kepala Museum dan Cagar Budaya, Indira Esti Nurjadin, berharap kolaborasi strategis antara pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Jepara, HIMKI, dan Rumah Kartini ini mampu memperluas apresiasi masyarakat. “Pameran TATAH 2026 tidak hanya menampilkan keindahan karya ukir Jepara, tetapi juga menjadi medium untuk menghidupkan kembali narasi sejarah, nilai, dan identitas budaya bangsa,” tuturnya.

Selain pameran utama, publik juga dapat terlibat dalam berbagai agenda inklusif seperti peluncuran buku “TATAH”, diskusi film Kartini, hingga tur galeri bersama kurator. Inilah saatnya dunia kembali menoleh pada Jepara, melihat bagaimana sebilah baja tatah mampu merangkai peradaban masa lalu menjadi inspirasi masa depan./ JOURNEY OF INDONESIA | iBonk

Tags: BudayaBudaya IndonesiaEventFadli ZonJourney of IndonesiaKerajinan TanganMuseum Nasional IndonesiaNewsPameran TATAH 2026Seni Ukir JeparaWarisan DuniaWitiarso Utomo
Share114Tweet71

Related Posts

Knowledge and Innovation Exchange (KIE) Jakarta Summit, Jalin Hubungan Melalui Inovasi Indonesia – Australia
Events

Knowledge and Innovation Exchange (KIE) Jakarta Summit, Jalin Hubungan Melalui Inovasi Indonesia – Australia

28/04/2026
Rahayu Suwarno & Arief Zohiril Fikri Raih Gelar Mermaid Merman Indonesia 2026
Events

Rahayu Suwarno & Arief Zohiril Fikri Raih Gelar Mermaid Merman Indonesia 2026

27/04/2026
Membawa Pulang Semangat Petualangan di Penutupan DXI 2026
Events

Membawa Pulang Semangat Petualangan di Penutupan DXI 2026

26/04/2026
Tekiro Mechanic Competition 2026, Menempa Tangan-Tangan Terampil Masa Depan Industri Otomotif
Automotive

Tekiro Mechanic Competition 2026, Menempa Tangan-Tangan Terampil Masa Depan Industri Otomotif

25/04/2026
Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026
Culture

Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

25/04/2026
Next Post
Hangatnya Akhir Pekan di Lidah Lokal Senayan, Memadukan Cita Rasa Dunia dalam Tradisi Sunday Brunch

Hangatnya Akhir Pekan di Lidah Lokal Senayan, Memadukan Cita Rasa Dunia dalam Tradisi Sunday Brunch

ADVERTISEMENT

Recomended

Hangatnya Akhir Pekan di Lidah Lokal Senayan, Memadukan Cita Rasa Dunia dalam Tradisi Sunday Brunch
Hotels

Hangatnya Akhir Pekan di Lidah Lokal Senayan, Memadukan Cita Rasa Dunia dalam Tradisi Sunday Brunch

30/04/2026
Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional
Culture

Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

30/04/2026
30 Tahun Frank & co., Sebuah Penelusuran Jejak Cinta dan Keabadian Berlian di Gedung A.A. Maramis
Fashion

30 Tahun Frank & co., Sebuah Penelusuran Jejak Cinta dan Keabadian Berlian di Gedung A.A. Maramis

30/04/2026
Sienna Spiro, Hadir di Panggung The Icon Indonesia dan Cerita tentang Kejujuran dalam Bermusik
Profile

Sienna Spiro, Hadir di Panggung The Icon Indonesia dan Cerita tentang Kejujuran dalam Bermusik

28/04/2026
Knowledge and Innovation Exchange (KIE) Jakarta Summit, Jalin Hubungan Melalui Inovasi Indonesia – Australia
Events

Knowledge and Innovation Exchange (KIE) Jakarta Summit, Jalin Hubungan Melalui Inovasi Indonesia – Australia

28/04/2026
The JAZZ Big-Band, di JGTC 2026. Asyiknya!
Music

The JAZZ Big-Band, di JGTC 2026. Asyiknya!

28/04/2026
Journey of Indonesia

Journey of Indonesia is a popular online newsportal and going source for technical and digital content for its influential audience around the globe. You can reach us via email.


journeyofid@gmail.com

  • Journey of Indonesia
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Editorial
  • Kontak

© 2024 Journey of Indonesia.

No Result
View All Result
  • Journey of Indonesia
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile

© 2024 Journey of Indonesia.