Monday, August 10, 2026
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
Banner Iklan
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    Peluncuran Delapan Motif Batik Derawan-Maratua dan Tari Dalling Perkuat Identitas Budaya Kaltim

    Peluncuran Delapan Motif Batik Derawan-Maratua dan Tari Dalling Perkuat Identitas Budaya Kaltim

    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    Peluncuran Delapan Motif Batik Derawan-Maratua dan Tari Dalling Perkuat Identitas Budaya Kaltim

    Peluncuran Delapan Motif Batik Derawan-Maratua dan Tari Dalling Perkuat Identitas Budaya Kaltim

    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
No Result
View All Result

Peluncuran Delapan Motif Batik Derawan-Maratua dan Tari Dalling Perkuat Identitas Budaya Kaltim

by Redaksi
30/07/2026
Reading Time: 3 mins read
Peluncuran Delapan Motif Batik Derawan-Maratua dan Tari Dalling Perkuat Identitas Budaya Kaltim

Peluncuran program Dalling dan Batik untuk Derawan, Maratua, dan Budaya hasilkan delapan motif batik yang terinspirasi dari kekayaan alam dan budaya masyarakat Kabupaten Berau (Ihsan)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Ombak yang memecah di perairan Derawan kini punya wujud baru, yakni goresan canting di atas kain. Kementerian Kebudayaan bersama Ikatan Pencinta Batik Nusantara (IPBN) memperkenalkan delapan motif Batik Derawan-Maratua sekaligus menghidupkan kembali Tari Dalling, dua warisan yang digadang-gadang menjadi identitas budaya baru Kalimantan Timur di kancah nasional maupun global.

Peluncuran program bertajuk “Dalling dan Batik untuk Derawan, Maratua, dan Budaya” berlangsung di Jakarta, Kamis (30/7/2026). Program ini digagas IPBN sebagai upaya merawat kekayaan bahari Kabupaten Berau, sekaligus mendorong diplomasi budaya dan ekonomi kreatif masyarakat pesisir.

Baca juga :

MTN Seni Budaya Dorong Musisi Indonesia Untuk Kuasai Strategi Pitching Global

Ikhtiar Cita Svara Indonesia, Hadir untuk Memperkokoh Kekuatan Kolektif Musik Nasional

Fadli Zon Pimpin Sidang Menteri CHANDI 2025, Tegaskan Peran Budaya untuk Dunia yang Berkelanjutan

Sekretaris Jenderal Kementerian Kebudayaan, Bambang Wibawarta menegaskan bahwa kekayaan Kepulauan Derawan dan Maratua tidak melulu soal keindahan bawah laut. Menurutnya, jejak panjang kehidupan bahari masyarakat pesisir menjadi harta yang tak kalah berharga. “Ketika ombak diterjemahkan menjadi motif, penyu menjadi simbol kehidupan, dan alam diwujudkan dalam tarian, sesungguhnya masyarakat sedang memindahkan ingatan alam menjadi ingatan budaya,” ujar Bambang.

Bagi Bambang, budaya semestinya tidak berhenti sebagai warisan yang disimpan rapi. Ia menyebut kebudayaan harus terus bergerak dan menjadi sumber inovasi. “Budaya yang kuat bukan budaya yang hanya disimpan, tetapi budaya yang terus hidup, dipelajari, digunakan, dan menginspirasi,” katanya.

Ia mengingatkan, langkah ini juga menjadi bagian dari amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, yang menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama dalam pelindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan kebudayaan.

Tak hanya itu, Bambang turut mengajak para pemangku kepentingan memanfaatkan teknologi digital, termasuk kecerdasan buatan, agar kekayaan budaya Indonesia kian mudah diakses masyarakat sekaligus memperkuat posisi diplomasi budaya di tingkat global. “Setiap motif batik baru bukan sekadar memperkaya wastra Nusantara, tetapi memperkuat identitas Indonesia di mata dunia. Kebudayaan adalah titipan yang kita pinjam dari anak cucu kita sehingga harus dirawat sebaik-baiknya,” ujarnya.

Delapan motif Batik Derawan-Maratua yang dikembangkan IPBN seluruhnya telah mengantongi perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Sumber inspirasinya beragam, mulai dari penyu hijau, ubur-ubur tak menyengat Danau Kakaban, ombak, biota laut, hingga denyut kehidupan masyarakat pesisir Berau sehari-hari.

Tiga motif dipilih untuk diperkenalkan lebih dulu ke publik. Bokko’ Lumangi merepresentasikan penyu Derawan sebagai simbol keseimbangan hidup dan ketangguhan. Buung Embal Naban mengangkat keunikan ubur-ubur tak menyengat di Danau Kakaban sebagai lambang harmoni ekosistem. Sementara Goyak menggambarkan dinamika ombak dan kekayaan laut tropis Derawan. Motif-motif lainnya akan diperkenalkan secara bertahap dan tampil di ajang Pemilihan Putra Putri Batik Nusantara 2026.

Delapan Motif Batik Derawan-Maratua dihadirkan pada Dalling dan Batik untuk Derawan, Maratua, dan Budaya (Ihsan)

Project Leader Pengembangan Batik dan Tari Dalling Derawan-Maratua, Nazam, menyebut peluncuran ini sebagai fondasi awal membangun identitas budaya baru Kalimantan Timur. Menurutnya, pengenalan motif tidak berhenti pada tampilan visual semata. “Tahapan berikutnya difokuskan pada pengenalan melalui berbagai platform media sosial agar masyarakat tidak hanya mengenal batiknya, tetapi juga memahami filosofi dan cerita di balik setiap motif,” ujarnya.

Selain merancang motif batik, IPBN turut merevitalisasi Tari Dalling, tarian tradisional masyarakat Suku Bajau yang belakangan mulai jarang dikenal generasi muda. Penyempurnaan dilakukan pada koreografi, aransemen musik, hingga tata busana, tanpa menghilangkan nilai tradisional yang menjadi ruh tarian tersebut. Untuk memperluas jangkauan, IPBN turut menyiapkan kampanye Dalling TikTok Trends agar tarian ini lebih akrab dengan generasi muda dan berkembang menjadi ekspresi budaya yang hidup di ruang digital.

Dewan Pembina IPBN, Sapta Nirwandar, meyakini Derawan dan Maratua punya modal besar menjadi destinasi wisata budaya kelas dunia karena mampu memadukan keindahan alam dengan kekayaan tradisi masyarakat pesisir. Mantan Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif itu menilai destinasi wisata masa depan tidak bisa lagi hanya mengandalkan panorama, melainkan harus diperkuat lewat identitas budaya, festival, dan produk kreatif yang bernilai ekonomi.

“Derawan memiliki modal luar biasa. Alamnya kelas dunia, diperkaya budaya masyarakat Bajau, Tari Dalling, dan kini motif batik khas yang menjadi identitas baru. Kombinasi ini menjadi keunggulan yang tidak dimiliki banyak destinasi wisata lain,” ujarnya. Ia berharap promosi budaya Indonesia bisa diperluas melalui diplomasi budaya di berbagai kota dunia sehingga batik dan budaya Derawan-Maratua semakin dikenal di pasar internasional.

Program “Dalling dan Batik untuk Derawan, Maratua, dan Budaya” berjalan di bawah payung Layanan Produksi Bidang Kebudayaan yang didukung Dana Indonesiana Kementerian Kebudayaan dan LPDP. Kolaborasi pemerintah, komunitas budaya, akademisi, pelaku seni, dan masyarakat lokal ini diharapkan tak sekadar memperkuat identitas Kepulauan Derawan dan Maratua, tetapi juga menciptakan nilai tambah bagi pariwisata dan ekonomi kreatif berkelanjutan di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur./ JOURNEY OF INDONESIA | iBonk

Tags: Batik Derawan MaratuaBudaya BahariDiplomasi BudayaGIKIPBNKabupaten BerauKalimantan TimurKementerian KebudayaanPariwisata Budaya KaltimSuku BajauTari DallingWastra Nusantara
Share114Tweet71

Related Posts

Kemarau Kian Sengit, EDRR Indonesia 2026 Bawa Teknologi Pemadam Kebakaran ke JIExpo
Events

Kemarau Kian Sengit, EDRR Indonesia 2026 Bawa Teknologi Pemadam Kebakaran ke JIExpo

08/08/2026
Wajah Baru Seni Rupa Lokal, Pemenang MR.D.I.Y. Art Competition 2026 Siap Unjuk Gigi di Kancah Regional
Events

Wajah Baru Seni Rupa Lokal, Pemenang MR.D.I.Y. Art Competition 2026 Siap Unjuk Gigi di Kancah Regional

07/08/2026
IndoBeauty Expo 2026 Dorong Kecantikan RI Tembus Pasar Global
Events

IndoBeauty Expo 2026 Dorong Kecantikan RI Tembus Pasar Global

06/08/2026
IBTE 2026 Siap Meramaikan Jakarta dengan Ribuan Mainan dan Produk Bayi Dunia
Events

IBTE 2026 Siap Meramaikan Jakarta dengan Ribuan Mainan dan Produk Bayi Dunia

06/08/2026
ILF-IGT Expo 2026 Dibuka, Menperin Bidik Pasar Sepatu Rp290 Triliun
Events

ILF-IGT Expo 2026 Dibuka, Menperin Bidik Pasar Sepatu Rp290 Triliun

06/08/2026
Next Post
Isuzu Hadirkan ELF NLR Campervan di GIIAS 2026, Solusi Mobilitas Wisata Kreatif

Isuzu Hadirkan ELF NLR Campervan di GIIAS 2026, Solusi Mobilitas Wisata Kreatif

ADVERTISEMENT

Recomended

Uncategorized

6 Tahun Beautylosophy Alam Sutera, Rambah Bedah Plastik dan Tanam Rambut

10/08/2026
Kemarau Kian Sengit, EDRR Indonesia 2026 Bawa Teknologi Pemadam Kebakaran ke JIExpo
Events

Kemarau Kian Sengit, EDRR Indonesia 2026 Bawa Teknologi Pemadam Kebakaran ke JIExpo

08/08/2026
Daihatsu Gratiskan Servis Gran Max 2 Tahun di GIIAS 2026, Ini Syaratnya
Automotive

Daihatsu Gratiskan Servis Gran Max 2 Tahun di GIIAS 2026, Ini Syaratnya

08/08/2026
Airlangga Sambangi Booth Hyundai di GIIAS 2026, Intip Langsung IONIQ 9
Automotive

Airlangga Sambangi Booth Hyundai di GIIAS 2026, Intip Langsung IONIQ 9

08/08/2026
GIIAS 2026 Bukakan Pintu Industri Otomotif Bagi Generasi Muda
Automotive

GIIAS 2026 Bukakan Pintu Industri Otomotif Bagi Generasi Muda

07/08/2026
Wajah Baru Seni Rupa Lokal, Pemenang MR.D.I.Y. Art Competition 2026 Siap Unjuk Gigi di Kancah Regional
Events

Wajah Baru Seni Rupa Lokal, Pemenang MR.D.I.Y. Art Competition 2026 Siap Unjuk Gigi di Kancah Regional

07/08/2026
Journey of Indonesia

Journey of Indonesia is a popular online newsportal and going source for technical and digital content for its influential audience around the globe. You can reach us via email.


journeyofid@gmail.com

  • Journey of Indonesia
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Editorial
  • Kontak

© 2024 Journey of Indonesia.

No Result
View All Result
  • Journey of Indonesia
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile

© 2024 Journey of Indonesia.