JAKARTA – Panggung industri audio, visual, lighting, dan musik Tanah Air kembali riuh. Building C, Hall 9, NICE PIK 2, Tangerang, berubah menjadi titik pertemuan para pelaku bisnis teknologi hiburan dari berbagai belahan dunia, sekaligus wadah bagi talenta muda untuk unjuk kemampuan. Krista Exhibitions Group resmi membuka PRO AVL Indonesia 2026 pada hari ini, sebuah pameran yang akan berlangsung hingga 31 Juli 2026.
Memasuki penyelenggaraan yang kelima, PRO AVL Indonesia tahun ini tampil lebih besar dengan menghadirkan 60 brand internasional dari 12 negara, yaitu Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Jepang, Prancis, Italia, Denmark, Swedia, Austria, China, Spanyol, dan Indonesia. Selama empat hari penyelenggaraan, pengunjung disuguhi beragam inovasi dan solusi teknologi terkini, sekaligus ruang kolaborasi strategis yang diharapkan mampu memperluas jaringan bisnis dan mendorong pertumbuhan industri kreatif serta hiburan di Indonesia.
CEO Krista Exhibitions Group, Daud D. Salim, menegaskan bahwa kolaborasi menjadi fondasi utama di balik penyelenggaraan pameran ini. “Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, kolaborasi menjadi kunci untuk menciptakan inovasi yang berkelanjutan. Melalui PRO AVL Indonesia 2026, kami ingin menghadirkan sebuah platform yang tidak hanya memperkenalkan teknologi dan solusi terbaru, tetapi juga membuka ruang bagi para pelaku industri untuk saling belajar, berkolaborasi, dan membangun kemitraan yang produktif.

Kami optimistis sinergi yang terbangun selama pameran PRO AVL ini akan menciptakan peluang bisnis baru, memperkuat daya saing industri nasional, serta membawa industri audio, visual, lighting, dan musik Indonesia semakin diperhitungkan di pasar internasional,” ungkap Daud D. Salim dalam sambutannya pada Opening Ceremony.
Salah satu program unggulan yang menjadi daya tarik tersendiri adalah Business Matching, forum yang mempertemukan produsen, distributor, system integrator, importir, calon pembeli, investor, hingga pemilik proyek dalam sesi pertemuan bisnis yang telah dijadwalkan. Lewat program ini, para peserta mendapat kesempatan memperluas jaringan, menjajaki kerja sama strategis, sekaligus membuka peluang transaksi dan investasi yang dapat mendorong pertumbuhan industri AVL, baik di Indonesia maupun di kawasan regional.
Bagi pengunjung yang datang dari luar Tangerang, panitia menyiapkan layanan FREE Shuttle Bus yang dioperasikan oleh Royaltrans dan Big Bird. Layanan gratis ini melayani keberangkatan dari enam titik strategis, yakni Juanda (Jakarta Pusat), Plaza Festival (Jakarta Selatan), Summarecon Bekasi, Hublife (Jakarta Barat), Mall of Indonesia atau MOI (Jakarta Utara), dan Living World Alam Sutera. Kehadiran layanan ini membuat akses menuju lokasi pameran di NICE PIK 2 menjadi jauh lebih praktis dan nyaman.
Di luar hiruk-pikuk transaksi bisnis, PRO AVL Indonesia 2026 juga menjelma menjadi panggung lahirnya talenta baru lewat rangkaian Krista Music Festival. Dua program yang paling dinanti adalah kompetisi menyanyi SING OUT LOUD dan Drum Battle Competition, keduanya dirancang sebagai wadah bagi para talenta untuk menampilkan kemampuan sekaligus memperkuat ekosistem industri musik nasional.
Grand Final SING OUT LOUD 2026 dijadwalkan digelar pada 31 Juli 2026, menjadi penutup sekaligus puncak acara yang paling dinanti. Sebanyak 49 finalis terbaik akan tampil di panggung ini setelah lolos dari seleksi ketat yang menyisihkan lebih dari 100 peserta audisi dari berbagai daerah. Tiga kategori dipertandingkan, yaitu Pop untuk kelompok Pre-Teens dan Teen/Adult, Musical, serta Classical, sehingga membuka ruang bagi beragam karakter vokal untuk bersaing secara adil sesuai segmennya masing-masing.

Kualitas kompetisi ini turut ditopang oleh dewan juri yang tidak diragukan lagi jam terbangnya di industri musik Indonesia, di antaranya diva musik Titi DJ, David Klein, Kristanto Pantioso, Lita Zen, Tamam Husein, dan Aning Katamsi. Para finalis yang berhasil keluar sebagai pemenang akan membawa pulang hadiah uang tunai, sertifikat, dan piagam penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang mereka raih.
Sementara itu, Drum Competition yang digelar bersama APAVMI atau Asosiasi Pengusaha Audio Video Musik Indonesia, menjadi ruang unjuk kebolehan bagi para drummer berbakat dari berbagai penjuru. Deretan juri yang dihadirkan pun tak kalah mentereng, mulai dari Echa Soemantri, Yoiqball, Budhy Haryono, hingga Harry Murty yang didapuk sebagai Head Jury, ditambah Nicko Prabowo, Yandi Andraputra, Bowie Champa, dan Bowie Djat. Selain uang tunai, para pemenang juga berkesempatan mendapatkan beasiswa kursus drum online di Percussive Arts Society selama satu tahun penuh, serta satu unit drum elektrik, sebagai dukungan nyata bagi regenerasi musisi Tanah Air.

Nuansa edukatif turut mewarnai gelaran ini lewat penampilan Komunitas Gitar di acoustic stage bertajuk “Learn, Play & Perform”, yang memadukan pertunjukan musik dengan demonstrasi teknologi audio terkini.
Pengunjung juga bisa mengikuti seminar bertajuk “Pemberlakuan dan Pengawasan Standar Nasional Indonesia (SNI) Audio Video Secara Wajib”, yang menghadirkan narasumber dari Kementerian Perindustrian RI bersama APAVMI, membahas isu regulasi yang kian relevan bagi pelaku industri audio video di Indonesia.
Dengan rangkaian program yang memadukan bisnis, teknologi, dan panggung talenta, PRO AVL Indonesia 2026 mengundang seluruh profesional industri, pelaku usaha, komunitas kreatif, akademisi, hingga masyarakat umum untuk hadir dan menjadi bagian dari salah satu ajang inovasi terbesar di industri audio, visual, lighting, dan musik Tanah Air. Pendaftaran untuk mengunjungi pameran ini dapat dilakukan secara online melalui tautan https://bit.ly/daftarproavlyuk./ JOURNEY OF INDONESIA | iBonk

















