Wednesday, June 17, 2026
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
Banner Iklan
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    danau kelimutu

    7 Tempat Wisata Terunik di Indonesia yang Bikin Kamu Tak Percaya Sebelum Melihat Sendiri!

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    danau kelimutu

    7 Tempat Wisata Terunik di Indonesia yang Bikin Kamu Tak Percaya Sebelum Melihat Sendiri!

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
No Result
View All Result

Wisata Kalibiru, Indahnya Menatap Hamparan Bukit Manoreh

by Ibonk
26/03/2018
Reading Time: 3 mins read
Wisata Kalibiru, Indahnya Menatap Hamparan Bukit Manoreh

Pengunjung tengah mencoba salah satu spot foto di Kalibiru (Ibonk)

Share on FacebookShare on Twitter

Di era 1950-an, Kalibiru adalah hutan lindung yang sangat terpelihara dan masih merupakan hutan yang padat akan potensi alam. Seperti kisah yang kerap dijumpai di muka bumi ini, belantara yang layaknya emas permata harus luluh lantak dilibas keserakahan manusianya sendiri. Sampai pada tahun 1997, Kalibiru menjadi hutan yang tandus dan gersang.

Dilatarbelakangi oleh keadaan tersebut, warga sekitar yang tersadar akan pentingnya keberadaan hutan sebagai potensi sumber daya dan perekonomian kemudian berinisiatif mengelola Kalibiru untuk membuat hutan itu kembali hijau dan sejuk. Hutan wisata Kalibiru ini berada di perbukitan Menoreh, tepatnya di Desa Hagrowilis, Kecamatan Kokap, Kulonprogo.

Baca juga :

Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Liburan Sekolah Ceria Lewat Aktivitas Edukatif Keluarga

Membaca Tren Baru Wisatawan, NUEVE Malioboro Tawarkan Staycation Tanpa Drama Selama Juni 2026

Sentuhan Relaksasi Hijau di Sentul, Saat Ampas Kopi Berubah Menjadi Layanan Premium Hotel

Jika ditempuh dari Wates, ibukota Kulonprogo, Kalibiru berjarak 10 km. Sedang dari Kota Yogyakarta, Kalibiru berjarak 40 km dan dapat ditempuh dalam waktu 60-90 menit perjalanan. Melalui Komunitas Lingkar, masyarakat sekitar mengubah Kalibiru yang tandus dan gersang menjadi hijau dan sejuk.

Setelah lima tahun dikelola oleh masyarakat, jumlah dan pertumbuhan tanaman di Kalibiru meningkat pesat. Ditemukan juga beberapa mata air. Memiliki ketinggian 450 meter diatas permukaan laut. Selain menawarkan lanskap perbuktan Menoreh yang hijau dan luas, dari gardu pandang pengunjung juga bisa melihat Waduk Sermo, waduk terluas di Yogyakarta yang saat ini juga menjadi salah satu tujuan wisata favorit di Kulonprogo.

Waduk Sermo dari gardu pandang Desa Wisata Kalibiru (Ibonk)

Karena berada di perbukitan yang cukup tinggi, Kalibiru memiliki udara yang sejuk, segar tanpa polusi. Terhitung sejak 14 Februari 2008 hutan ini secara resmi dikelola masyarakat selama 35 tahun dengan adanya Izin Pemanfaatan Hutan Kemasyarakatan. Kini Kalibiru telah drastis menjadi hutan wisata yang indah.

Selain bentang alamnya yang indah oleh paduan hutan yang hijau dan perbukitan, sosial budaya masyarakat sekitar Kalibiru juga menjadi daya tarik. Selain di kenal ramah dan santun, masyarakat Kalibiru juga mempertahankan beraneka ragam seni budaya tradisional, sehingga mampu menghadirkan eksotisme yang khas bagi pengunjung.

Berbagai bangunan yang disediakan sebagai fasilitas pengunjung di Kalibiru antara lain pondok wisata, gardu pandang, joglo, perpustakaan, area outbond, jalur tracking, flying fox sampai yang paling terkenal adalah spot-spot foto yang tak lazim diketinggian pepohonan.

Seperti objek wisata alam lainnya, Desa Wisata Kalibiru juga sudah harus mulai berbenah untuk mengantisipasi jumlah pengunjung yang mulai menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Seperti yang tercatat pada tahun 2017 lalu, jumlah pengunjung jauh berkurang ketimbang tahun sebelumnya.

“Pengunjung memang menurun, tetapi setiap harinya masih ada pengunjung yang datang ke sini. Lebih banyak wisman,” ujar Sudadi salah seorang pengelola obyek wisata alam Kalibiru ini.

Desa Wisata Kalibiru (Ibonk)

Ia menjelaskan, berkurangnya pengunjung terlihat dari data yang dikumpulkan oleh pihak pengelola. Hingga menjelang akhir tahun 2017 ada sekitar 245.376 wisatawan. Padahal di tahun 2016 ada sekitar 443.070 wisatawan yang datang. Tahun 2015 tercatat sekitar 309.541 wisatawan.

Adanya penurunan jumlah wisatawan, pihak pengelola berusaha melakukan beberapa perubahan dan menambah spot-spot foto agar tidak memunculkan antrean panjang. Selain itu juga menambah spot baru seperti spot ayunan dan spot sepeda. Mereka juga akan membuat perubahan-perubahan setiap tahun, agar pengunjung tidak jenuh, dengan tetap menjaga fungsi hutan.

Sementara fasilitas yang disediakan menginap atau homestay untuk kenyaman pengunjung kini tak hanya di dalam area Kalibiru, tapi juga ada 10 homestay yang berada di luar. Masyarakat telah menyediakan homestay untuk pengunjung yang ingin menginap dekat dengan Kalibiru. Untuk homestay yang berada di luar area Kalibiru, harganya berkisar Rp 120 ribu per kamar maksimal untuk tiga orang.

Sementara, homestay yang berada di area Kalibiru harganya berkisar Rp 300 ribu per malam untuk enam orang, namun jika lebih dari enam orang maka dikenakan biaya seharga tiket masuk area wisata Kalibiru./ JOURNEY OF INDONESIA

Tags: Daerah Istimewa YogyakartaDestinasiDIYKali BiruPesona IndonesiaTravelWisata Kali BiruWonderful Indonesia
Share295Tweet184

Related Posts

Yuk, Nikmati Keseruan FIFA World Cup 2026 di Meruorah Komodo
Hotels

Yuk, Nikmati Keseruan FIFA World Cup 2026 di Meruorah Komodo

13/06/2026
ASR Festival 2026, Sukses Usung Pengalaman Beyond the Stay
Hotels

ASR Festival 2026, Sukses Usung Pengalaman Beyond the Stay

10/06/2026
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Liburan Sekolah Ceria Lewat Aktivitas Edukatif Keluarga
Hotels

Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Liburan Sekolah Ceria Lewat Aktivitas Edukatif Keluarga

10/06/2026
PRISM Hadir Membaca Arah Baru Pasar Perhotelan lewat Ekspansi Premium Terjangkau
Hotels

PRISM Hadir Membaca Arah Baru Pasar Perhotelan lewat Ekspansi Premium Terjangkau

08/06/2026
HUT ke-499 Jakarta, Shastra All Day Dining Rilis The Flavor Archive
Culinary

HUT ke-499 Jakarta, Shastra All Day Dining Rilis The Flavor Archive

05/06/2026
Next Post
Mengenal Pesan dan Makna Sarung Perempuan Suku Tengger

Mengenal Pesan dan Makna Sarung Perempuan Suku Tengger

ADVERTISEMENT

Recomended

Sinergi Motul dan Kawasaki di Jakarta Fair 2026, Hadirkan Promo Spesial hingga Produk Perawatan Baru
Automotive

Sinergi Motul dan Kawasaki di Jakarta Fair 2026, Hadirkan Promo Spesial hingga Produk Perawatan Baru

14/06/2026
Yuk, Nikmati Keseruan FIFA World Cup 2026 di Meruorah Komodo
Hotels

Yuk, Nikmati Keseruan FIFA World Cup 2026 di Meruorah Komodo

13/06/2026
Gemakan Kembali Geliat Skena Rock Lintas Generasi, Rockafella’s Hadirkan Panggung “Friday Madness”
Music

Gemakan Kembali Geliat Skena Rock Lintas Generasi, Rockafella’s Hadirkan Panggung “Friday Madness”

13/06/2026
Memperkuat Layanan Kesehatan Ibu Lewat Inovasi AI
Health

Memperkuat Layanan Kesehatan Ibu Lewat Inovasi AI

12/06/2026
Strategi Lintas Segmen, Kawasaki Rilis Tiga Motor Baru di Jakarta Fair 2026
Automotive

Strategi Lintas Segmen, Kawasaki Rilis Tiga Motor Baru di Jakarta Fair 2026

12/06/2026
Refleksi Berharga dari Layar Lebar, Memuliakan Ibu lewat Sentuhan Hadrah Daeng Ratu
FIlm

Refleksi Berharga dari Layar Lebar, Memuliakan Ibu lewat Sentuhan Hadrah Daeng Ratu

12/06/2026
Journey of Indonesia

Journey of Indonesia is a popular online newsportal and going source for technical and digital content for its influential audience around the globe. You can reach us via email.


journeyofid@gmail.com

  • Journey of Indonesia
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Editorial
  • Kontak

© 2024 Journey of Indonesia.

No Result
View All Result
  • Journey of Indonesia
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile

© 2024 Journey of Indonesia.