Thursday, June 4, 2026
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
Banner Iklan
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    danau kelimutu

    7 Tempat Wisata Terunik di Indonesia yang Bikin Kamu Tak Percaya Sebelum Melihat Sendiri!

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    danau kelimutu

    7 Tempat Wisata Terunik di Indonesia yang Bikin Kamu Tak Percaya Sebelum Melihat Sendiri!

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
No Result
View All Result

Ancaman Sampah Plastik Terhadap Laut Indonesia: Eks Menteri Susi Pudjiastuti Ungkap Video Viral

by Ibonk
25/01/2024
Reading Time: 3 mins read
Ancaman Sampah Plastik Terhadap Laut Indonesia: Eks Menteri Susi Pudjiastuti Ungkap Video Viral

Ilustrasi sampah plastik di pantai (ist)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Pantai Pangandaran, Jawa Barat, kembali menjadi sorotan karena video viral yang menunjukkan gunungan sampah plastik, terutama gelas air mineral merek Aqua yang mengancam kebersihan laut Indonesia.

Ahmad Safrudin, peneliti dari Net Zero Waste Management Consortium, sebuah konsorsium riset manajemen sampah berbasis Jakarta mengecam kondisi ini sebagai bukti nyata ancaman besar terhadap lingkungan perairan.

Baca juga :

Rayakan Satu Abad Sejarah Ducati, Luncurkan Sepuluh Ikon Kontemporer Collezione 100

Menggugat Visibilitas AI, Burson Ungkap Paradoks Kredibilitas dalam Strategi GEO Terbaru

Membaca Masa Depan Bumi Lewat Harmoni MALIQ & D’Essentials di Panggung Musikal Senja Teduh Pelita

Pada 20 Januari 2024, eks Menteri Kelautan, Susi Pudjiastuti, membagikan video melalui media sosial. Dirinya Merinci kondisi memprihatinkan pantai Pangandaran yang dipenuhi sampah plastik, terbawa badai sehari sebelumnya. “Laut tidak mau menerima sampah kita,” ucap Susi dengan nada sedih, sambil menyoroti gelas dan botol air mineral Aqua yang jumlahnya mencapai jutaan.

Ahmad Safrudin menyatakan bahwa sampah air mineral kemasan gelas menjadi salah satu ancaman serius terhadap pantai. Hasil audit investigatif Net Zero dan Litbang Kompas pada November 2023 menunjukkan bahwa sampah gelas air mineral, bersama dengan sampah plastik kresek dan bungkus Indomie, mendominasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di beberapa kota besar Indonesia.

Dari riset tersebut, tim peneliti Net Zero berhasil mengidentifikasi 1.930.495 buah sampah plastik yang terbagi dalam 635 varian sampah produk konsumen dari berbagai merek, kata Ahmad.

Dalam sebuah laporan bertajuk ‘Potret Sampah 6 Kota Besar’, Net Zero menyebut bahwa dari daftar 10 besar sampah plastik produk konsumen, total sampah gelas brand Aqua, Club dan VIT jumlahnya dua kali lebih banyak dari sampah kantong kresek (urutan kedua) dan tiga kali lebih banyak dari sampah bungkus Indomie (urutan tiga).

Kegiatas bersih pantai dari sampah plastik (Susi Pudjiastuti)

Total sampah gelas Aqua, Club dan VIT jumlahnya tercatat juga masih lebih banyak dari serpihan plastik berbagai produk yang sukar dikenali dan notabene bertengger di urutan teratas. “Video gunungan sampah plastik di pantai Pangandaran itu sebenarnya memperkuat hasil penelitian kami sekaligus urgensi pihak produsen beralih ke kemasan yang lebih besar (Up Sizing), sehingga sampahnya lebih mudah dikelola sesuai aturan Kementerian Lingkungan Hidup, ” kata Ahmad.

“Dari riset kami di enam kota pada 2022, terdapat 1.930.495 buah sampah plastik dari 635 varian produk konsumen yang berbeda,” ungkap Ahmad. Dalam laporan ‘Potret Sampah 6 Kota Besar’, Net Zero menyebut bahwa sampah gelas merek Aqua, Club, dan VIT jumlahnya dua kali lipat dari sampah kantong kresek dan tiga kali lipat dari sampah bungkus Indomie.

Ahmad menyoroti urgensi produsen untuk beralih ke kemasan yang lebih besar (Up Sizing), memudahkan pengelolaan sesuai aturan Kementerian Lingkungan Hidup. Dia menegaskan bahwa video sampah plastik di pantai Pangandaran memperkuat hasil penelitian mereka.

Namun, ada pandangan berbeda mengenai kemasan galon air minum sekali pakai. Meskipun beberapa pihak mengkritiknya sebagai kontraproduktif terhadap pengurangan sampah plastik, Ahmad menyatakan hati-hati dalam menilai tanpa data yang jelas. Berdasarkan riset bersama Litbang Kompas di enam kota, Ahmad menyatakan bahwa sampah galon sekali pakai tidak berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Galon air minum sekali pakai dianggap lebih aman, ramah lingkungan, dan inovatif dari segi ekonomi distribusi barang. Beberapa merek besar di Eropa, seperti Font Vella (Spanyol) dan Hayat (Turki), telah beralih ke kemasan galon sekali pakai bebas Bisfenol A (BPA).

Sebelumnya, riset Sustainable Waste Indonesia pada 2021 menyebutkan bahwa sampah produk konsumen dengan kemasan lebih besar lebih mudah dikelola dan lebih bernilai ekonomis untuk didaur ulang. Ancaman sampah plastik di laut Indonesia memerlukan langkah-langkah konkret, termasuk perubahan kebijakan produsen dan kesadaran konsumen akan dampak lingkungan./ JOURNEY OF INDONESIA

Tags: Journey of IndonesiaLingkunganNet Zero Waste Management ConsortiumNewsPantai PangandaranSampah PlastikSusi Pudjiastuti
Share110Tweet69

Related Posts

Menggugat Visibilitas AI, Burson Ungkap Paradoks Kredibilitas dalam Strategi GEO Terbaru
News

Menggugat Visibilitas AI, Burson Ungkap Paradoks Kredibilitas dalam Strategi GEO Terbaru

04/06/2026
Menembus Pasar Global, Tenaga Kesehatan Indonesia Gandeng Konsorsium Kampus Korea Selatan
News

Menembus Pasar Global, Tenaga Kesehatan Indonesia Gandeng Konsorsium Kampus Korea Selatan

02/06/2026
Babak Baru Wisata Premium, Langkah Strategis InJourney di Labuan Bajo
News

Babak Baru Wisata Premium, Langkah Strategis InJourney di Labuan Bajo

02/06/2026
Pererat Silaturahmi, IKAC Salurkan Berkah Qurban Akbar
News

Pererat Silaturahmi, IKAC Salurkan Berkah Qurban Akbar

31/05/2026
Menjaga Remaja di Jagat Maya, Instagram Kini Pasang Pembatasan Konten Layaknya Sensor Film
News

Menjaga Remaja di Jagat Maya, Instagram Kini Pasang Pembatasan Konten Layaknya Sensor Film

22/05/2026
Next Post
Indonesia Lanjutkan Komitmen Implementasi ASEAN MRA-TP, Kualitas SDM Jadi Prioritas

Indonesia Lanjutkan Komitmen Implementasi ASEAN MRA-TP, Kualitas SDM Jadi Prioritas

ADVERTISEMENT

Recomended

Rayakan Satu Abad Sejarah Ducati, Luncurkan Sepuluh Ikon Kontemporer Collezione 100
Uncategorized

Rayakan Satu Abad Sejarah Ducati, Luncurkan Sepuluh Ikon Kontemporer Collezione 100

04/06/2026
Menggugat Visibilitas AI, Burson Ungkap Paradoks Kredibilitas dalam Strategi GEO Terbaru
News

Menggugat Visibilitas AI, Burson Ungkap Paradoks Kredibilitas dalam Strategi GEO Terbaru

04/06/2026
Membaca Masa Depan Bumi Lewat Harmoni MALIQ & D’Essentials di Panggung Musikal Senja Teduh Pelita
Entertainment

Membaca Masa Depan Bumi Lewat Harmoni MALIQ & D’Essentials di Panggung Musikal Senja Teduh Pelita

04/06/2026
Membaca Tren Baru Wisatawan, NUEVE Malioboro Tawarkan Staycation Tanpa Drama Selama Juni 2026
Hotels

Membaca Tren Baru Wisatawan, NUEVE Malioboro Tawarkan Staycation Tanpa Drama Selama Juni 2026

03/06/2026
Jadi Babak Baru MotoGP, Monster Energy Resmi Gandeng Aprilia Racing Mulai 2026
Automotive

Jadi Babak Baru MotoGP, Monster Energy Resmi Gandeng Aprilia Racing Mulai 2026

03/06/2026
Xiaomi Rilis Ekosistem AIoT Baru, Buka Ruang Efisiensi Lewat Integrasi Perangkat Pintar
Gadget

Xiaomi Rilis Ekosistem AIoT Baru, Buka Ruang Efisiensi Lewat Integrasi Perangkat Pintar

03/06/2026
Journey of Indonesia

Journey of Indonesia is a popular online newsportal and going source for technical and digital content for its influential audience around the globe. You can reach us via email.


journeyofid@gmail.com

  • Journey of Indonesia
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Editorial
  • Kontak

© 2024 Journey of Indonesia.

No Result
View All Result
  • Journey of Indonesia
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile

© 2024 Journey of Indonesia.