Wednesday, January 14, 2026
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
Banner Iklan
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    danau kelimutu

    7 Tempat Wisata Terunik di Indonesia yang Bikin Kamu Tak Percaya Sebelum Melihat Sendiri!

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

    Festival Budaya Lembah Baliem 2025, Jayawijaya Kembali Tampilkan Warisan Leluhur ke Pentas Dunia

    Festival Budaya Lembah Baliem 2025, Jayawijaya Kembali Tampilkan Warisan Leluhur ke Pentas Dunia

    AirAsia MOVE Dorong Wisata Budaya Dayung Indonesia ke Kancah Dunia

    AirAsia MOVE Dorong Wisata Budaya Dayung Indonesia ke Kancah Dunia

    Pohon Mandala di Borobudur: Simbol Kesadaran Semesta yang Mengakar dalam Spiritualitas Nusantara

    Pohon Mandala di Borobudur: Simbol Kesadaran Semesta yang Mengakar dalam Spiritualitas Nusantara

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    danau kelimutu

    7 Tempat Wisata Terunik di Indonesia yang Bikin Kamu Tak Percaya Sebelum Melihat Sendiri!

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

    Festival Budaya Lembah Baliem 2025, Jayawijaya Kembali Tampilkan Warisan Leluhur ke Pentas Dunia

    Festival Budaya Lembah Baliem 2025, Jayawijaya Kembali Tampilkan Warisan Leluhur ke Pentas Dunia

    AirAsia MOVE Dorong Wisata Budaya Dayung Indonesia ke Kancah Dunia

    AirAsia MOVE Dorong Wisata Budaya Dayung Indonesia ke Kancah Dunia

    Pohon Mandala di Borobudur: Simbol Kesadaran Semesta yang Mengakar dalam Spiritualitas Nusantara

    Pohon Mandala di Borobudur: Simbol Kesadaran Semesta yang Mengakar dalam Spiritualitas Nusantara

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
No Result
View All Result

Ramayana The Musical Padukan Tradisi dan Broadway Lewat Kisah “Kesaksian Sang Brahmacari”

by Ibonk
03/02/2024
Reading Time: 4 mins read
Ramayana The Musical Padukan Tradisi dan Broadway Lewat Kisah “Kesaksian Sang Brahmacari”

Ramayana The Musical Kesaksian Sang Brahmacari (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Drama musikal bertajuk Ramayana The Musical sukses digelar di Gedung Kesenian Jakarta pada Jumat, 2 Februari 2024. Pertunjukan yang disutradarai dan ditulis oleh Mikail Edwin Rizki, seorang remaja yang juga bertindak sebagai pemeran. Selain Mikail, Ramayana The Musical juga menghadirkan pemain lain seperti Irwan Adhy Rusmantyo, Ari Raditya Widinugroho, dan Asti Oktavia Andayani.

Tak melulu menghadirkan nuansa tradisional, di dalam karya Ramayana The Musical, Mikail coba menggabungkan unsur wayang dengan unsur broadway sehingga anak-anak muda bisa merasa dekat dengan pertunjukannya. “BroadWayang adalah tajuk pertunjukan wayang orang yang dikemas dengan musical theatre standar pertunjukan Broadway. Tujuannya agar gampang mengenalkan wayang ke anak-anak muda,” ungkap Mikail di Jakarta seusai melakukan latihan terakhir kisah Ramayana ini.

Baca juga :

“Penerbangan Terakhir” Ketika Karisma di Balik Kokpit Menjadi Jerat Manipulasi

Strategi Berani Inchcape GWM Indonesia, Memikat Pasar Lewat Inovasi Diesel dan Listrik

Menakar Masa Depan Sinema Mistik Indonesia, Dominasi “Janur Ireng” dan Tantangan Inovasi di Tahun 2026

Melibatkan sekitar 100 penari terlatih dari kelompok wayang orang Bharata, Swargaloka dan sanggar seni lainnya, pentas ini menjadi bagian dari usaha pengembangan wayang. Sehingga harapannya membuat peran pentingnya disadari oleh lapisan masyarakat terutama generasi z dan milenial.

Mikail juga menjelaskan jika dirinya sudah mempersiapkan konsep cerita ini sejak Agustus 2023 lalu. Disitu dirinya mulai mengolah cerita dan melakukan diskusi dengan sang Ayahanda serta beberapa pelatih tari wayang profesional. “Saya juga merujuk kepada beberapa pelatih tari dan penata musik. Disini kami memang melibatkan pelatih tari dan musik yang sudah berpengalaman dari wayang barata,” ungkap Mikail.

Mikail Edwin Rizki dan rekan seusai temu media (iBonk)

Mikail melanjutkan bahwa wayang orang sudah memiliki pakem sendiri. “Nah disini saya benar-benar mencoba keluar dari pakem tersebut, dengan memasukkan sajian modern seperti menghadirkan unsur ballet, hip hop, ataupun pop. Sementara untuk musik, saya menggabungkan beberapa alat musik, tak hanya gamelan tapi juga seluruh instrument modern seperti bass, gitar, drum dan keyboard serta DJ set juga untuk memasukkan unsur modern sesungguhnya. Ini lumayan challange dan jarang dilakukan sebelumnya”, akunya.

Sementara untuk proses latihannya sendiri, Mikail mengaku tidak membutuhkan waktu lama. “Kita baru latihan sejak Januari 2024 awal. Dimulai dengan proses rekaman atau membuat musik. Kemudian dipertengahan Januari kita baru mengulik tarian dan koreo, dan sampai di H-5 kita sudah bisa menggabungkan itu semua menjadi sebuah sajian utuh”, ungkap Mikail.

Untuk memotong waktu dari proses panjang persiapan Ramayana The Musical ini, Mikail dan tim kreatif sengaja menyertakan para penari tradisi profesional, salah satunya adalah Asti Oktavia Andayani.

“Ini menjadi tantangan sendiri bagi kami”, ungkap Asti yang mengambil peran sebagai Dewi Shinta. Ia menjabarkan bahwa sebagai penari dirinya mencoba bagaimana menyatukan rasa Jawa dengan rasa Broadway (modern).

“Apalagi disaat masa transisi dari konsep modern ke tradisi atau sebaliknya. Disini butuh rasa yang khusus agar tarian yang disajikan bisa ditampilkan secara smooth. Ini menjadi tantangan terberat di tiap adegan, tapi kami mampu menyelesaikannya” ujar penari berwajah manis ini.

Adegan Ramayana The Musical “Kesaksian Sang Brahmacari” (Ist)

Mikail sendiri mengaku sudah menggemari dunia wayang sejak kecil. Melalui pertunjukan semacam ini, dia ingin menunjukkan jika masih banyak anak muda yang peduli dengan seni tradisional asal Indonesia. “Dengan generasi muda yang terus mendapat ruang ekspresi yang positif, kita bisa menyiapkan langkah edukasi sosial dan kultural yang menghadirkan manusia-manusia baru yang berkepribadian, beradab dan berbudaya,” ungkapnya.

Menurut Irwin, sang Ayahanda, talenta yang dimiliki oleh Mikail adalah sesuatu yang luar biasa. Sehingga dirinya tak sanggup menolak ketika Mikail menyodorkan konsep pertunjukan tradisional modern kisah Ramayana dari sudut berbeda.

Tidak melulu menampilkan cerita Rama & Shinta, namun lewat sudut tokoh Lesmana, penonton diajak merenung tentang nilai-nilai seperti penghormatan kepada yang lebih tua, tenggang rasa, serta kesetiaan dan pengabdian. Lesmana menjadi representasi proses pembelajaran tentang makna-nilai di sekitar kita. Dengan kreativitas sebagai senjata utama, “Kesaksian Sang Brahmacari” menjadi bagian dari proyek edukasi nilai seni dan sains di Erudio Indonesia.

Pentingnya pelestarian wayang sebagai warisan budaya juga ditekankan dalam pertunjukan ini. Wayang bukan hanya sebuah pertunjukan, tetapi seni pertunjukan lengkap yang memadukan estetika, etika, teknik presentasi, dan konteks sosio-kulturalnya. Cerita Ramayana dipilih karena memberikan fleksibilitas yang lebih besar dalam penggarapan dan pemaknaan.

Melalui “Ramayana the Musical,” Mikail Edwin Rizki memberikan wahana dan sarana bagi para pemainnya untuk berekspresi, berdialektika, dan berwacana secara kreatif, estetis, dan etis. Dengan demikian, pertunjukan ini tidak hanya menjadi hiburan semata, tetapi juga menjadi bagian dari pembentukan pribadi dan karakter generasi muda./ JOURNEY OF INDONESIA

Tags: Asti Oktavia AndayaniEventJourney of IndonesiaMikail Edwin RizkiNewsPesona IndonesiaRamayana The MusicalShowWayang Orang
Share113Tweet71

Related Posts

CALYARA “The Power of Grace”, Ketika Keanggunan Menjadi Sumber Kekuatan
Fashion

CALYARA “The Power of Grace”, Ketika Keanggunan Menjadi Sumber Kekuatan

11/11/2025
Dari Nirvana hingga Foo Fighters, Rockafella’s Music & Talk Show Vol.15 Rayakan Nostalgia dalam Format Akustik
Music

Dari Nirvana hingga Foo Fighters, Rockafella’s Music & Talk Show Vol.15 Rayakan Nostalgia dalam Format Akustik

24/10/2025
All U Can Hear Gigs Vol. 2: “Pop Rock United” Satukan 25 Musisi Lintas Generasi di Stadion Pakansari
Music

All U Can Hear Gigs Vol. 2: “Pop Rock United” Satukan 25 Musisi Lintas Generasi di Stadion Pakansari

13/10/2025
Somplak Family “Kerajaan Tawa” di Dunia Digital
Show

Somplak Family “Kerajaan Tawa” di Dunia Digital

01/10/2025
Solo City Jazz 2025, Meriahnya Festival Jazz ke 13 Walau Tanpa Dukungan Pemkot Solo
Music

Solo City Jazz 2025, Meriahnya Festival Jazz ke 13 Walau Tanpa Dukungan Pemkot Solo

28/09/2025
Next Post
Anis Sebutkan Agar Bansos Jangan Jadikan Alat Pemilu Untuk Kepentingan Penguasa

Anis Sebutkan Agar Bansos Jangan Jadikan Alat Pemilu Untuk Kepentingan Penguasa

ADVERTISEMENT

Recomended

“Penerbangan Terakhir” Ketika Karisma di Balik Kokpit Menjadi Jerat Manipulasi
FIlm

“Penerbangan Terakhir” Ketika Karisma di Balik Kokpit Menjadi Jerat Manipulasi

14/01/2026
Strategi Berani Inchcape GWM Indonesia, Memikat Pasar Lewat Inovasi Diesel dan Listrik
Uncategorized

Strategi Berani Inchcape GWM Indonesia, Memikat Pasar Lewat Inovasi Diesel dan Listrik

14/01/2026
Menakar Masa Depan Sinema Mistik Indonesia, Dominasi “Janur Ireng” dan Tantangan Inovasi di Tahun 2026
FIlm

Menakar Masa Depan Sinema Mistik Indonesia, Dominasi “Janur Ireng” dan Tantangan Inovasi di Tahun 2026

14/01/2026
Telusuri Labirin Kekuasaan dan Mistik Lewat Film “Ratu Malaka” Karya Angga Dwimas Sasongko
FIlm

Telusuri Labirin Kekuasaan dan Mistik Lewat Film “Ratu Malaka” Karya Angga Dwimas Sasongko

13/01/2026
Inovasi di Balik Meja Dapur: Membedah Fitur Krusial Kompor Tanam untuk Hasil Masakan Konsisten
Lifestyle

Inovasi di Balik Meja Dapur: Membedah Fitur Krusial Kompor Tanam untuk Hasil Masakan Konsisten

13/01/2026
Menderu di Jalur Inovasi, Langkah Nyata Audi Menuju Lintasan Formula 1 2026
Automotive

Menderu di Jalur Inovasi, Langkah Nyata Audi Menuju Lintasan Formula 1 2026

12/01/2026
Journey of Indonesia

Journey of Indonesia is a popular online newsportal and going source for technical and digital content for its influential audience around the globe. You can reach us via email.


journeyofid@gmail.com

  • Journey of Indonesia
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Editorial
  • Kontak

© 2024 Journey of Indonesia.

No Result
View All Result
  • Journey of Indonesia
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile

© 2024 Journey of Indonesia.