JAKARTA — Alunan saksofon dan dentum bas akan kembali memecah kesunyian malam di Menteng. Remaja Islam Masjid Cut Meutia (RICMA) bersama WartaJazz resmi mengumumkan kembalinya gelaran ikonik, Ramadhan Jazz Festival (RJF) 2026. Memasuki penyelenggaraan ke-15, festival ini tetap teguh memegang predikat sebagai satu-satunya festival jazz di dunia yang dihelat di pelataran masjid selama bulan suci Ramadhan.
Tahun ini, RJF 2026 mengusung tema “Harmoni Untuk Negeri”. Sebuah tajuk yang tidak sekadar menjadi pelengkap estetika panggung, namun merupakan refleksi solidaritas pemuda Indonesia terhadap bencana yang menimpa wilayah Sumatera. Festival yang akan berlangsung pada 1447 Hijriah ini memadukan keindahan seni musik dengan ketulusan nilai-nilai spiritual.
Managing Director WartaJazz sekaligus Artistic Director dan penggagas RJF, Agus Setiawan Basuni, menegaskan bahwa sejak awal konsep ini dibangun di atas landasan sedekah. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar konser musik biasa, melainkan sebuah gerakan sosial. Seluruh keuntungan dari penjualan tiket akan didonasikan 100 persen untuk misi kemanusiaan, dengan fokus utama tahun ini pada program reboisasi hutan dan renovasi masjid di Sumatera Barat.

Nilai religiusitas festival ini merujuk pada pesan mendalam dalam Al-Qur’an Surah Ibrahim ayat 4. Ayat tersebut menekankan pentingnya menyampaikan pesan dalam bahasa yang dipahami kaumnya. Melalui bahasa musik jazz yang universal, diharapkan pesan damai dan harmoni Ramadhan dapat meresap ke seluruh elemen masyarakat, tidak hanya di Jakarta namun hingga ke mancanegara.
Hal senada juga disampaikan Ketua Ramadhan Masjid Cut Meutia, M. Pradana Indraputra, bersama Project Officer RJF 2026, Ali Akbar Hasyemi, mengonfirmasi bahwa perhelatan akbar ini akan digelar pada 6 dan 7 Maret 2026. Bertempat di Plataran Masjid Cut Meutia yang bersejarah, acara ini diprediksi akan menyedot perhatian sedikitnya 5.000 pengunjung. Mekanisme kehadiran penonton masih mempertahankan tradisi donasi, di mana masyarakat dapat berkontribusi melalui aplikasi Goers atau langsung di lokasi acara (on the spot).

Struktur penampil tahun ini pun tidak main-main, sederetan maestro dan musisi lintas generasi telah mengonfirmasi kehadirannya. Nama-nama besar seperti Candra Darusman, Nikita Dompas & Detik Waktu Quartet feat. Andien & Adira Kania, hingga kolaborasi bertenaga dari Krakatau X Andre Dinuth X Barry Likumahuwa dipastikan akan memanjakan telinga pengunjung. Tak ketinggalan, Galaxy Big Band Jazz Orchestra, Societeit de Harmonie x Natasya Elvira, Sore, serta Sisitipsi akan menambah keberagaman warna musik di atas panggung.
Kehadiran WartaJazz sebagai mitra strategis selama 25 tahun terakhir telah memperkuat ekosistem jazz di Indonesia. Dengan rekam jejak menggelar sedikitnya delapan festival jazz dalam setahun, kolaborasi bersama RICMA ini menjadi bukti bahwa dakwah kreatif dapat dilakukan melalui medium apa pun, termasuk melodi jazz yang inklusif.
Main event 15th Ramadhan Jazz Festival juga diharapkan menjadi titik temu berbagai kalangan. Selain penikmat musik, acara ini ditargetkan akan dihadiri oleh tokoh-tokoh politik, tokoh masyarakat, hingga duta besar negara sahabat. Melalui nada-nada yang meluncur di bawah naungan menara masjid, Indonesia kembali menunjukkan wajahnya yang moderat, kreatif, dan penuh kasih kepada sesama./ JOURNEY OF INDONESIA | iBonk

















