JAKARTA – Lanskap industri pariwisata Indonesia kembali menunjukkan taringnya di kancah internasional. Platform perjalanan digital global, Agoda, baru saja merilis daftar pemenang Gold Circle Awards (GCA) 2025. Dalam edisi ke-17 ini, Indonesia berhasil mengukuhkan posisinya di peringkat ketiga global, bersanding ketat dengan destinasi favorit lainnya seperti Jepang, Malaysia, Thailand, dan Korea Selatan.
Penghargaan bergengsi ini diberikan kepada lebih dari 3.000 mitra akomodasi di seluruh dunia yang dinilai unggul dalam konsistensi operasional, layanan berkualitas tinggi, serta kemampuan adaptasi digital yang mumpuni. Di level nasional, Pulau Dewata kembali membuktikan diri sebagai magnet utama pariwisata tanah air. Bali mencatatkan lebih dari 60 akomodasi yang menerima penghargaan, menjadikannya kota dengan koleksi GCA terbanyak di Indonesia, disusul oleh Jakarta dan Bandung.
Fenomena ini menarik perhatian karena terjadi di tengah persaingan pasar yang kian kompetitif. Keberhasilan hotel-hotel di destinasi dengan tingkat kunjungan tinggi seperti Bali menunjukkan bahwa para pengelola properti mampu menjaga ritme operasional harian tanpa mengesampingkan inovasi digital. Hal ini menjadi kunci penting untuk menarik minat wisatawan yang kini semakin selektif dan bergantung pada platform daring.
Gede Gunawan, Senior Country Director Agoda untuk Indonesia, menekankan bahwa penghargaan ini merupakan cerminan dari disiplin yang kuat. “Pemenang Gold Circle Award Indonesia mencerminkan bagaimana konsistensi diterapkan secara nyata,” ujar Gede Gunawan.
Menurutnya, para mitra tersebut tetap tangguh dalam eksekusi digital sehingga memberikan rasa aman bagi pelancong. “Para partner ini tetap disiplin dalam operasional dasar sekaligus kuat dalam eksekusi digital, sehingga membantu wisatawan memesan dengan lebih percaya diri dan mendapatkan pengalaman yang dapat diandalkan saat tiba. Seiring minat terhadap Indonesia yang tetap terjaga di kawasan, hotel-hotel yang mampu menjaga standar, responsif terhadap kebutuhan tamu, serta memudahkan proses pemilihan akan lebih mudah dipilih di tengah banyaknya opsi. Kami bangga mengapresiasi para pemenang tahun ini dan akan terus menghadirkan dukungan serta solusi untuk membantu para partner berkembang.”
Lonjakan minat terhadap Indonesia memang bukan isapan jempol semata. Data internal Agoda mencatat adanya pertumbuhan pencarian akomodasi di Indonesia hingga 489% secara tahunan. Angka yang fantastis ini menandakan bahwa Indonesia tetap menjadi top of mind bagi wisatawan regional dengan profil yang semakin beragam. Kondisi ini menuntut para pemilik hotel untuk lebih jeli dalam melakukan lokalisasi, mulai dari akurasi data di platform, pilihan bahasa, hingga komunikasi yang lebih personal kepada calon tamu.
Tren perjalanan di kawasan Asia saat ini memang tengah bergeser. Berdasarkan laporan “Tailored to Win” dari Agoda, perjalanan intra-Asia menjadi penggerak utama industri. Wisatawan kini mendambakan pengalaman digital yang mulus dan tanpa hambatan. Oleh karena itu, Gold Circle Awards hadir untuk mengapresiasi mereka yang mampu menjaga fondasi operasional yang kokoh sekaligus optimal dalam menjangkau pasar melalui platform digital dalam skala besar.
Secara global, perolehan penghargaan tahun ini dipimpin oleh Taiwan dengan 266 pemenang, diikuti Vietnam dengan 236 pemenang. Indonesia sendiri berada di kelompok elite bersama Jepang, Malaysia, Korea Selatan, dan Thailand yang masing-masing mencatatkan 215 pemenang. Sementara itu, Filipina dan India membuntuti dengan 208 pemenang, serta Australia dengan 153 pemenang. Capaian ini menjadi sinyal positif bahwa industri perhotelan Indonesia siap menyongsong lonjakan pariwisata dengan standar kelas dunia./ JOURNEY OFINDONESIA | iBonk


















