JAKARTA – Lobby sebuah hotel biasanya dipadati oleh hilir mudik tamu yang membawa koper atau sekadar duduk santai menunggu kerabat. Namun, pemandangan di ARTOTEL Gelora Senayan Jakarta pada Senin sore kemarin tampak jauh berbeda. Area publik tersebut mendadak disulap menjadi panggung catwalk yang dinamis melalui gelaran trunk show bertajuk THE EXPRESSION. Langkah ini diambil manajemen bukan tanpa alasan, melainkan sebagai selebrasi estetik untuk menandai hari jadi hotel yang kedua.
Memasuki tahun kedua operasionalnya, hotel yang terletak di kawasan strategis Senayan ini mengusung narasi besar GELORAFIED: The Continuum of the Second Chapter. Lewat payung tema tersebut, mereka ingin menegaskan posisi sebagai akomodasi yang tidak hanya menjual ruang kamar, tetapi juga merawat pertumbuhan budaya, kreativitas, dan identitas seni kontemporer.

Momentum perayaan ini pun dipertegas lewat perombakan visual para staf garis depan mereka yang kini tampil lebih modis dan segar. Untuk mewujudkan ambisi tersebut, pihak hotel menggandeng dua nama besar dalam industri mode tanah air, yakni Danjyo Hiyoji dan Prazukyo. Kolaborasi ini melahirkan deretan seragam karyawan baru yang mengaburkan batas antara pakaian kerja konvensional dan karya seni siap pakai. Di tangan para desainer ini, aspek fungsionalitas perhotelan berhasil dikemas ulang dengan pendekatan gaya hidup urban yang sangat kental.
Danjyo Hiyoji, yang terkenal dengan garis desainnya yang berani dan modern, berhasil menerjemahkan filosofi visual hotel ke dalam potongan pakaian yang berkarakter. Sang desainer menyatukan elemen supergrafik khas hotel yang memadukan harmonisasi cincin Olimpiade dengan pola Batik Kawung. Perpaduan ini melambangkan sebuah oase kemenangan dan kesucian budaya yang tetap relevan dengan selera zaman sekarang. Sementara itu, Prazukyo memberikan penyeimbang lewat eksplorasi tekstur ekspresif dan potongan kontemporer yang elegan, sehingga profesionalisme perhotelan tetap terjaga tanpa terasa kaku.

General Manager ARTOTEL Gelora Senayan Jakarta, Yana Nuraga, menjelaskan bahwa transformasi ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang mereka dalam memadukan berbagai unsur industri kreatif. Kehadiran pakaian kerja baru ini diharapkan mampu memberikan pengalaman visual yang lebih segar dan immersive bagi setiap tamu yang datang berkunjung.
“Melalui GELORAFIED: The Continuum of the Second Chapter sebagai perayaan ulang tahun kedua ARTOTEL Gelora Senayan Jakarta, kami ingin menghadirkan THE EXPRESSION sebagai refleksi dari perjalanan kreatif kami yang terus berkembang. Lebih dari sekadar peluncuran seragam baru, showcase ini memadukan fashion, seni, budaya, dan hospitality dalam satu pengalaman immersive yang merepresentasikan komitmen kami terhadap kreativitas, inovasi, dan kolaborasi yang bermakna,” ujar Yana.

Sebelum puncak perayaan mode di area lobby tersebut digelar, manajemen hotel sebenarnya telah meluncurkan rangkaian kegiatan sosial yang menyasar area sekitar. Mulai dari agenda berbagi lewat buka puasa bersama anak yatim dan program Jumat Berkah, hingga aksi nyata peduli lingkungan berupa kegiatan plogging atau berlari kecil sembari memungut sampah di sekitar kawasan Gelora Bung Karno (GBK).
Melalui rangkaian aktivitas tersebut, selebrasi tahun kedua ini tidak hanya berpusat pada estetika visual semata, namun juga menitikberatkan pada kontribusi sosial dan kelestarian lingkungan sekitar./ JOURNEY OF INDONESIA | iBonk

















