JAKARTA – Bagi masyarakat urban Jakarta, urusan penampilan kini bukan lagi sekadar mengikuti tren mode yang berputar cepat di media sosial. Ada kesadaran baru yang tumbuh, yakni keinginan untuk tampil autentik dan mengenali karakter diri secara mendalam. Salah satu metodenya adalah melalui pemahaman terhadap warna personal atau personal color analysis, sebuah tren yang belakangan ini kian digandrungi.
Menangkap fenomena tersebut, ARTOTEL Harmoni Jakarta mengambil langkah kreatif dengan mengubah ruang hotel menjadi wadah edukasi gaya hidup. Berkolaborasi dengan jenama kacamata lokal, Heykama, mereka menggelar sebuah lokakarya eksklusif bertajuk “COLOR ME CONFIDENT” pada Sabtu akhir pekan lalu.
Suasana hangat langsung terasa begitu puluhan pencinta mode dan pembuat konten kecantikan berkumpul di area acara. Mereka tidak hanya datang untuk berkumpul, melainkan untuk membongkar rahasia palet warna yang paling selaras dengan diri mereka. Proses pencarian ini dimulai lewat metode Twelve Season, sebuah analisis komprehensif untuk mengidentifikasi warna dasar kulit atau undertone.
Melalui bentangan kain multiwarna, para peserta dapat melihat langsung bagaimana warna tertentu bisa membuat wajah terlihat lebih cerah secara alami, sementara warna yang salah justru memberikan kesan kusam.

Pilihan ARTOTEL Harmoni Jakarta untuk menghadirkan ruang kreatif seperti ini bukan tanpa alasan. Industri perhotelan modern kini memang dituntut untuk bergerak dinamis, tidak lagi sekadar menawarkan tempat menginap yang nyaman, tetapi juga menjadi pusat interaksi komunitas urban.
Arbiter Gerhard, General Manager ARTOTEL Harmoni Jakarta mengungkapkan bahwa acara ini merupakan bentuk nyata komitmen hotel dalam mendukung tren gaya hidup urban yang positif. Kebutuhan masyarakat urban saat ini tidak lagi sekadar tentang tampil modis, melainkan bagaimana menemukan karakter diri yang autentik.
“Melalui ‘COLOR ME CONFIDENT’, ARTOTEL Harmoni Jakarta ingin menjadi wadah kreatif yang memberikan inspirasi sekaligus ruang bagi para tamu untuk mengeksplorasi potensi terbaik mereka”, sebut Arbiter.
Sentuhan personal ini kemudian diperdalam lewat sesi berbagi kiat bersama perias wajah profesional, Wickky Halim. Di tangan Wickky, teori warna yang baru saja dipelajari peserta langsung dipraktikkan ke dalam teknik riasan harian. Caranya terbilang taktis dan mudah ditiru, di mana setiap sapuan produk kosmetik disesuaikan dengan hasil analisis warna masing-masing individu, sehingga menonjolkan fitur terbaik wajah tanpa terkesan berlebihan.

Dimensi personalisasi ini menjadi semakin lengkap ketika Heykama membuka sesi konsultasi kacamata. Memilih bingkai kacamata sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi banyak orang. Melalui sesi ini, peserta dipandu untuk menemukan harmoni antara bentuk wajah, personal color, dan desain bingkai. Kacamata pun bergeser fungsi, tidak lagi hanya sebagai alat bantu baca atau sekadar aksesori fungsional, melainkan sebagai penegas karakter personal yang kuat.
Setelah menyelami dunia warna dan estetika, keseruan lokakarya ditutup dengan momen kebersamaan di meja makan. Tim kuliner hotel telah menyiapkan rangkaian hidangan pilihan yang menyegarkan, menemani obrolan santai antarpeserta sembari menunggu pengundian hadiah kejutan.
Melalui kolaborasi berkala seperti ini, hotel yang terletak di kawasan strategis Jakarta Pusat ini tampaknya ingin terus menegaskan posisinya sebagai rumah bagi komunitas kreatif di ibu kota. Informasi mengenai kegiatan dan kolaborasi kreatif berikutnya dapat dipantau melalui situs resmi artotelharmonijakarta.com atau laman Instagram @artotelharmoni./ JOURNEY OF INDONESIA | Nuhaa


















