JAKARTA – Pelanggan truk dan bus Mercedes-Benz di Indonesia kini mendapat jaminan tambahan atas ketersediaan suku cadang, setelah Daimler Truck resmi mengoperasikan fasilitas logistik terbesarnya, Global Parts Center (GPC), secara penuh di Halberstadt, Jerman. Pusat distribusi raksasa ini menjadi tulang punggung baru rantai pasok suku cadang Mercedes-Benz Truck untuk lebih dari 170 negara, dan Indonesia termasuk di antara pasar yang sudah mulai menerima manfaatnya.
PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI) menyambut baik pengoperasian penuh GPC tersebut. Bagi DCVI, kehadiran fasilitas ini melengkapi infrastruktur layanan purna jual yang selama ini sudah dibangun di dalam negeri melalui Daimler Truck Parts Center di Cikarang dan Balikpapan, sehingga jaringan distribusi suku cadang kini terhubung langsung dari hulu di Jerman hingga ke tangan dealer di Tanah Air.
Skala operasi GPC Halberstadt tergolong masif. Fasilitas yang berdiri di Kawasan Industri Halberstadt Timur ini memiliki luas bangunan sekitar 270.000 meter persegi, dan dirancang dengan teknologi pergudangan serta sistem konveyor otomatis sehingga setiap suku cadang dapat diambil kapan saja dari gudang bertingkat tinggi. Penyimpanan barang pun tidak menggunakan lokasi tetap, melainkan mengandalkan manajemen penyimpanan dinamis berbasis kecerdasan logistik, sehingga setiap suku cadang yang masuk akan ditempatkan oleh sistem ke posisi paling optimal dan dicatat secara digital.

Dari satu lokasi ini, lebih dari 300.000 jenis suku cadang yang dipasok oleh sekitar 2.600 mitra pemasok siap didistribusikan ke 20 Regional Logistics Center di berbagai belahan dunia. Variasi barangnya pun sangat luas, mulai dari sekrup berukuran kecil hingga kabin truk yang sudah jadi secara utuh. Sesuai dengan proses logistik purna jual tiga tingkat yang diterapkan Daimler Truck, yaitu global, regional, dan lokal, suku cadang dari GPC akan diteruskan ke pusat regional sebelum akhirnya sampai ke hampir 3.000 dealer resmi yang melayani pelanggan Mercedes-Benz Truck di seluruh dunia.
Proses pengalihan distribusi global ke Halberstadt sendiri sudah berjalan secara bertahap. Sejak November 2025, truk pengangkut suku cadang pertama dari fasilitas ini mulai menyuplai Spanyol, Prancis, dan Italia. Hingga pertengahan Februari, seluruh kebutuhan suku cadang pengganti di Eropa sudah dipasok dari Halberstadt, sebelum jangkauannya diperluas ke pasar di benua lain, termasuk Brasil, Afrika Selatan, dan Indonesia, dalam beberapa bulan terakhir.
Andreas Spreter, Head of Global Parts Operations Daimler Truck di Halberstadt, menjelaskan bahwa peresmian penuh GPC menjadi pencapaian penting setelah melalui proses transisi yang panjang. Menurutnya, kelancaran pasokan suku cadang berkaitan langsung dengan tingkat operasional truk pelanggan di jalan.
“Global Parts Center ini adalah kunci kami untuk kepuasan pelanggan. Mereka adalah prioritas utama kami, karena pasokan suku cadang yang andal dan cepat memastikan truk-truk pelanggan kami dapat beroperasi di jalan sebanyak mungkin. Peresmian fasilitas logistik ini merupakan momen yang sangat istimewa. Proses-proses baru berpadu dengan sistem dan fasilitas baru,” ujar Spreter.

Ia menambahkan bahwa status Halberstadt sebagai satu-satunya pusat pasokan global saat ini menjadi tonggak baru bagi perusahaan, sekaligus mendorong tim untuk terus menyempurnakan proses dan sistem yang berjalan.
“Kini kami memasok ke seluruh dunia secara eksklusif dari Halberstadt. Ini merupakan tonggak penting bagi kami. Saat ini kami bekerja dengan kecepatan penuh untuk mengoptimalkan proses serta sistem guna terus meningkatkan kinerja logistik suku cadang di lokasi ini. Inilah cara kami berupaya memenuhi harapan pelanggan sesuai dengan motto kami: ‘Trucks you can trust,” kata Spreter.
Selain mengandalkan otomasi untuk mengejar efisiensi dan kecepatan, GPC Halberstadt juga dibangun dengan konsep energi yang sejak awal menghindari penggunaan bahan bakar fosil sama sekali. Kebutuhan listrik di fasilitas ini dipasok oleh salah satu sistem fotovoltaik atap terbesar di Eropa, dengan lebih dari 90 persen dari total luas atap, atau sekitar 250.000 meter persegi, sudah dilengkapi modul panel surya.

Transisi energi tidak berhenti di atap gudang. Daimler Truck juga menyiapkan infrastruktur pengisian daya bagi truk-truk pemasok yang nantinya akan beralih ke kendaraan listrik secara bertahap, melalui 16 titik pengisian berkapasitas 200 kW dan empat titik dengan kapasitas 400 kW.
Bagi pasar Indonesia, penguatan rantai pasok global ini langsung bersinggungan dengan operasional Daimler Truck Parts Center yang sudah berjalan di Cikarang dan Balikpapan sejak 2022. Kedua pusat distribusi tersebut selama ini berperan sebagai penyalur suku cadang truk dan bus Mercedes-Benz bagi lebih dari 20 jaringan dealer resmi di seluruh Indonesia. Dengan luas fasilitas 6.584 meter persegi di Cikarang dan 4.320 meter persegi di Balikpapan, kedua lokasi ini menjadi penopang kebutuhan suku cadang bagi pelanggan dari berbagai sektor, mulai dari logistik, konstruksi, pertambangan, hingga transportasi.
Dengan masuknya Indonesia sebagai salah satu pasar yang kini disuplai langsung dari Halberstadt, DCVI menilai mata rantai distribusi suku cadang dari tingkat global hingga lokal menjadi semakin terintegrasi. Hal ini sejalan dengan komitmen DCVI untuk menjaga layanan purna jual yang cepat, andal, dan berstandar global bagi pelanggan truk dan bus Mercedes-Benz di Tanah Air, sekaligus mendukung upaya Daimler Truck AG secara keseluruhan dalam menghadirkan solusi kendaraan niaga yang didukung jaringan distribusi suku cadang yang kuat, baik secara internasional maupun nasional./ JOURNEY OF INDONESIA | iBonk

















