JAKARTA – Ribuan pengunjung GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 tak cuma datang melihat mobil baru, tapi banyak yang pulang membawa surat pemesanan kendaraan. Sebelas hari pameran di ICE BSD City, Tangerang, membuat arus pembiayaan otomotif mengalir deras lewat dua nama besar di bawah Astra Financial yakni Astra Credit Companies (ACC) dan Toyota Astra Financial Services (TAF).
Data yang dirilis Astra Financial, Rabu, 12 Agustus 2026, menunjukkan ACC dan TAF membukukan nilai pembiayaan Rp2,4 triliun sepanjang GIIAS 2026 yang berlangsung 30 Juli-9 Agustus. Angka itu setara 129,3 persen dari target. Jumlah Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) yang dihimpun mencapai 5.602 unit, melampaui target 4.781 SPK.
Pencapaian itu tak berdiri sendiri. Delapan kali berturut-turut menyandang status Platinum Financial Partner GIIAS, ACC dan TAF kali ini menggandeng lima unit bisnis Astra Financial lainnya, yakni FIFGROUP, Asuransi Astra, Astra Life, AstraPay, dan Bank Saqu, membentuk satu ekosistem yang menemani pengunjung mulai dari pembelian kendaraan, proteksi, hingga transaksi digital di area pameran.
Project Director ACC-TAF GIIAS 2026 yang juga Chief Marketing and Sales Officer ACC, Tan Chian Hok, menilai lonjakan transaksi ini sebagai sinyal kepercayaan publik. Capaian yang melampaui target ini dimaknai sebagai bentuk kepercayaan masyarakat terhadap ACC, TAF, dan berbagai solusi keuangan yang dihadirkan Astra Financial.
“Di tengah semakin beragamnya pilihan kendaraan, konsumen tidak hanya membutuhkan akses pembiayaan, tetapi juga skema yang sesuai kemampuan, proses yang transparan, serta perlindungan dan kemudahan transaksi selama masa kepemilikan kendaraan. Melalui kolaborasi tujuh unit bisnis Astra Financial, kami berupaya menghadirkan pengalaman yang semakin mudah, aman, dan nyaman bagi pelanggan sekaligus berkontribusi terhadap pertumbuhan industri otomotif nasional,” ujar Tan Chian Hok.
Seperti yang disebutkan Sherly Margaretha S., yang membeli kendaraan lewat pembiayaan TAF, mengaku prosesnya lebih ringkas karena terintegrasi langsung dengan unit yang dibelinya. “Setelah mendapatkan penjelasan mengenai pilihan pembiayaan, saya merasa penawaran dan layanan TAF sangat membantu. Program pembiayaannya terintegrasi dengan kendaraan yang saya beli, sehingga prosesnya lebih mudah dalam satu rangkaian layanan. Berada dalam ekosistem Astra juga membuat saya semakin nyaman dan percaya,” katanya.

Pengalaman serupa disampaikan Inge Sifa, pelanggan ACC yang sudah menjadi nasabah setia hampir tujuh tahun. “Hampir tujuh tahun saya menggunakan layanan ACC. Selama proses pengajuan SPK, sales ACC selalu informatif dan mampu memberikan solusi yang sesuai dengan kebutuhan saya. Pengalaman tersebut membuat saya merasa nyaman dan percaya menggunakan ACC,” ujarnya.
Di luar kredit kendaraan, proteksi juga mencatat performa positif. Asuransi Astra lewat Garda Oto membukukan transaksi Rp2,7 miliar atau 128,9 persen dari target, lengkap perluasan Jaminan Pihak Ketiga hingga Rp70 juta bagi pelanggan yang memenuhi syarat. Astra Life mencatat capaian Rp2,5 miliar, setara 109,7 persen dari target, lewat program Asuransi Jiwa Kredit bagi pelanggan pembiayaan ACC maupun TAF.
Manfaat proteksi ini dirasakan langsung oleh Sigit Setiawan, pelanggan Garda Oto yang pernah mengalami kendala teknis di tengah perjalanan dan menghubungi layanan darurat Garda Siaga lewat aplikasi. Ia menceritakan pengalamannya dalam sesi “Bincang-bincang bersama Garda Oto dari Asuransi Astra” pada 8 Agustus 2026. “Prosesnya sangat mudah dan petugas Garda Siaga cepat datang membantu. Yang paling saya apresiasi, petugas tidak langsung menangani kendaraan, tapi memastikan kondisi saya terlebih dahulu,” ujar Sigit.
AstraPay mencatatkan nilai transaksi Rp9,12 miliar dari 134.310 transaksi, realisasi 172,8 persen dari target, menjadi kanal andalan pengunjung untuk membeli tiket, membayar booking kendaraan, hingga mengakses program Tebus Hemat. Bank Saqu turut membukukan transaksi Rp9,6 miliar dari 17.204 transaksi lewat layanan perbankan digitalnya, mulai dari tiket hingga makanan dan minuman selama pameran.
Astra Financial juga menyisipkan misi literasi keuangan di sela pameran lewat “Fieldtrip GIIAS Tour with Astra Group”, yang mengajak keluarga jurnalis mengenal pengelolaan keuangan, perlindungan aset, hingga kebiasaan finansial sehat untuk anak-anak, remaja, dan orang tua, selain sesi Bincang-Bincang Bersama insan media dan komunitas.
Tan Chian Hok menegaskan literasi keuangan mesti hadir dekat dengan keputusan sehari-hari masyarakat. “Literasi keuangan perlu hadir dekat dengan keputusan sehari-hari masyarakat, termasuk ketika memilih kendaraan, menentukan pembiayaan, dan mempersiapkan perlindungan. Melalui kegiatan bersama keluarga dan insan media, kami ingin mendorong masyarakat agar semakin memahami manfaat, kewajiban, dan risiko dari setiap produk keuangan yang dipilih,” ujarnya.
Rangkaian GIIAS 2026 Jakarta boleh usai, tapi langkah ACC dan TAF belum berhenti. Astra Financial dipastikan melanjutkan kiprahnya di GIIAS The Series 2026 di Surabaya, Bandung, dan Semarang, membawa formula serupa: pembiayaan mudah diakses, proteksi menyeluruh, dan edukasi keuangan bagi masyarakat./ JOURNEY OF INDONESIA | eR Bee


















