JAKARTA – Segmen mobil sport premium Tanah Air kembali diramaikan kehadiran pemain baru. BMW Group Indonesia resmi memasarkan dua model performa tinggi terbarunya, BMW M2 dan BMW M2 CS, dalam acara peluncuran yang digelar di Jakarta, Kamis (25/6/2026). Kehadiran keduanya langsung menjadi perbincangan di kalangan penggemar otomotif, sekaligus mempertegas posisi BMW M di tengah persaingan kendaraan performa tinggi yang kian ketat di Indonesia.
Peluncuran ini tidak berdiri sendiri. BMW M2 dan M2 CS hadir berdampingan dengan model M lain yang juga diperkenalkan pada kesempatan yang sama, menandakan bahwa divisi performa BMW tengah gencar memperluas portofolionya di pasar domestik menjelang gelaran GIIAS 2026 mendatang.
President Director BMW Group Indonesia, Peter “Sunny” Medalla, mengatakan kehadiran sejumlah model M sekaligus ini merupakan bentuk komitmen BMW terhadap karakter khas yang selama ini melekat pada divisi performanya. “Bukan hanya satu mobil yang kami bawa, tapi tiga model M yang indah,” ujar Sunny di sela acara peluncuran. Ia menambahkan bahwa setiap model M dikembangkan dari filosofi teknologi yang telah teruji di lintasan balap, sehingga performa tinggi tetap bisa berjalan beriringan dengan kepraktisan penggunaan sehari-hari.

Dari sisi jantung pacu, BMW M2 mengusung mesin 3.0 liter enam silinder segaris M TwinPower Turbo yang kini mampu menghasilkan tenaga hingga 480 hp dengan torsi 600 Nm, naik dibanding generasi sebelumnya. Tenaga tersebut disalurkan ke roda belakang melalui transmisi 8-percepatan M Steptronic dengan Drivelogic, menghasilkan catatan akselerasi 0–100 km/jam dalam 4,0 detik. Kombinasi penggerak roda belakang, distribusi bobot yang seimbang, serta perangkat M Sport Differential dan Adaptive M Suspension membuat coupe kompak ini tetap lincah dan mudah dikendalikan meski dipacu di jalan harian.
Cerita berbeda ditawarkan BMW M2 CS, yang diposisikan sebagai varian paling ekstrem sekaligus paling bertenaga di keluarga M2. Mesin 3.0 liter yang sama telah di-tune ulang hingga menghasilkan 530 hp dan torsi 650 Nm. Bobotnya pun dipangkas sekitar 30 kg lewat penggunaan material Carbon Fibre Reinforced Plastic (CFRP) pada sejumlah komponen eksterior dan interior. Hasilnya, M2 CS sanggup melesat dari diam ke 100 km/jam hanya dalam 3,8 detik, dengan kecepatan puncak yang dilepas hingga 302 km/jam.

Selain urusan tenaga, penyempurnaan pada M2 CS juga menyentuh sektor kaki-kaki. Suspensinya diturunkan 8 mm dari standar, sistem kemudi M Servotronic disetel ulang, dan pengereman mengandalkan sistem M Compound demi menjaga stabilitas saat mobil dipacu agresif. Di kabin, pengalaman berkendara semakin sporty berkat kehadiran M Carbon Bucket Seats, fitur M Drive Professional, M Drift Analyser, hingga M Laptimer yang relevan bagi pemilik yang gemar membawa mobilnya ke lintasan sirkuit.
Kedua model sama-sama dibekali BMW Operating System 8.5 dan BMW Curved Display, menghadirkan sistem infotainment yang lebih intuitif dibanding generasi sebelumnya. Paduan antara teknologi kabin modern dan karakter mesin balap inilah yang menurut BMW menjadi alasan basis penggemar M Series terus bertambah, termasuk di Indonesia.
Soal harga, BMW M2 dilepas mulai Rp1,987 miliar off the road, menegaskan posisinya sebagai pintu masuk yang relatif terjangkau ke dunia sports coupe premium tanpa mengorbankan performa. Sementara BMW M2 CS, dengan karakter balap yang lebih kental dan produksi yang cenderung lebih eksklusif, dibanderol sekitar Rp2,7 miliar off the road – menyasar konsumen yang menginginkan pengalaman berkendara paling murni dari lini M.
Dengan peluncuran ini, BMW Indonesia mempertegas arah pengembangan lini performanya: bukan sekadar mengejar kecepatan, melainkan juga presisi, teknologi kabin yang relevan dengan kebutuhan modern, dan pengalaman berkendara khas motorsport yang menjadi identitas BMW M sejak awal./ JOURNEY OF INDONESIA | iBonk













